Minggu, 20 Mei 2018 | 20.49 WIB
Metro24Jam>News>Siantar 24 Jam>Usai Dirazia, Warga Perdagangan Desak Aparat Tutup Hotel & Wisma Sarang Mesum

Usai Dirazia, Warga Perdagangan Desak Aparat Tutup Hotel & Wisma Sarang Mesum

Senin, 12 Maret 2018 - 21:35 WIB

IMG-54054

Wisma P di Jalan Besar Perdagangan-Limapuluh. (Agus Suhendra/metro24jam.com)

BANDAR, metro24jam.com – Warga di Kecamatan Bandar, Simalungun mendesak aparat hukum melakukan razia terhadap sejumlah hotel dan wisma di wilayah mereka yang diduga kerap digunakan sebagai lokasi mesum.

Selain usulan razia, warga juga mendesak izin operasional penginapan dimaksud dicabut, bila terbukti melanggar aturan. Tindakan itu dilakukan demi mengeliminir perilaku maksiat lebih jauh.

Salah satu penginapan yang diminta dirazia, seperti Wisma P, di Jalan Besar Perdagangan-Limapuluh, Nagori Perlanaan, Kecamatan Bandar. Wisma itu berdampingan dengan Masjid Al-Ilham, Kampung Pompa Perlanaan.

Berdasarkan laporan warga sekitar, wisma tersebut kerap digunakan pasangan tak jelas untuk menginap melakukan perbuatan mesum di sana. Bahkan, warga mengatakan, ada beberapa di antaranya merupakan oknum PNS dari Kabupaten Simalungun.

“Guna memuluskan operasional wisma itu, beberapa oknum katanya mendapat upeti dari pengusaha penginapan,” ungkap Aslan, salah seorang tokoh masyarakat Kecamatan Bandar, Senin (12/3/2018) siang.

Untuk itu, Aslan mendesak dilakukan razia secara serius oleh aparat hukum, guna menghindari ada anggapan sengaja dibiarkan begitu saja praktik tak baik di wisma tersebut.

“Bahwa masih banyak ditemukan lagi pembiaran untuk melakukan maksiat. Sepertinya razia yang dilakukan pihak kepolisian tidak berdampak efek jera kepada pengusaha penginapan,” tukas Aslan.

Aslan mengakui, sempat ada razia dipimpin Kabag Ops Polres Simalungun, Kompol Bonggas Simarmata, beberapa hari lalu. Informasinya razia diawali dengan menggeledah Wisma P.

Dari Wisma P ini petugas memergoki lima pasangan mesum, yaitu MM (27), warga Pengkolan Perdagangan II, dengan NS (20), warga Jalan Merdeka, Kelurahaan Perdagangan I, IN (47), warga Jalan Karya Bakti, Kelurahan Perdagangan I, dengan Su (48), warga Pasar 1A, Kelurahan Perdagangan III, semuanya di Kecamatan Bandar.

Selain itu, ada Po (44), warga Kampung Rejo Tani, Kelurahaan Sei Mangkei, Kecamatan Bosar Maligas, Kabupaten Simalungun dengan AA (32), warga Pasar Bengkel, Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai.

Selanjutnya, ASN (35), warga Jalan Amal, Kelurahaan Perdagangan I, Kecamatan Bandar, dengan Su (36), warga Perkebunan Tanah Gambus, Kecamatan 50, Kabupaten Batu Bara. Selain itu, APH (27), warga Huta II Bandar Sawah, Kecamatan Bandar, dengan San (20), warga Simpang Dolok, Kecamatan 50, Kabupaten Batu Bara.

Kemudian, dari sana petugas bergerak ke Penginapan MCA di Jalan Sisingamagaraja, Perdangan. Dari sana, terjaring satu pasangan, FH (33), warga Jalan Sisingamangaraja nomor 88, Kelurahan Perdagangan 1, Kecamatan Bandar, dengan KS (25), warga Jalan Wahidin, Gang Pemilu, Kisaran, Kabupaten Asahan.

Berikutnya, petugas menyisir penginapan Sundari di jalan umum Perdagangan-Lima Puluh, Nagori Perlanaan, Kecamatan Bandar. Di sana terjaring dua pasangan tak jelas atau bukan suami istri dari dalam kamar.

Selanjutnya, lima pasangan terjaring dari Hotel SAS, Jalan Asahan, Nagori Siantar Estate, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun.

Namun, polisi luput merazia PJ Hotel yang terletak di Jalan Rajamin Purba, Kelurahan Perdagangan 3, Kecamatan Bandar, PG Hotel yang terletak di Jalan Sisingamangaraja dan Hotel A di Jalan Sudirman.

Sebelumnya, Kabag Ops Polres Simalungun, Kompol Bonggas Simarmata, membenarkan razia tersebut. Dia menyebut, seluruh pasangan yang tak jelas itu dibawa ke Aspol Polres Simalungun.

“Untuk memberi efek jera kepada pemilik hotel maupun wisma yang masih membiarkan adanya pasangan ilegal menginap, kita minta dinas terkait dan Satpol PP dapat memberikan tindakan tegas terhadap pengusaha perhotelan maupun wisma yang melanggar aturan dan tidak sensitif dengan maksiat,” tutur Aslan.

Sementara itu, Aguan pemilik Wisma P di jalan umum Perdagangan-Lima Puluh, Nagori Perlanaan, Kecamatan Bandar, ketika dikonfirmasi membenarkan beberapa pengunjung wismanya diamankan pihak kepolisian. Aguan berdalih, pasangan yang diamankan, hanya dibawa ke Perdagangan.

“Ia bang, tapi dibawa ke Perdagangan, tidak dibawa ke Polres,” katanya melalui sambungan telepon selulernya, Senin (12/3) sekira jam 13.03 Wib.

Terpisah, pihak penginapan MCA Perdagangan belum memberikan keterangan. Ketika hal itu dipertanyakan kepada salah seorang pegawai, Siska, dia mengaku tak mengetahui hal itu. (ag)


Loading...
KOMENTAR ANDA
Berita Terkini Lainnya
Jamaah Mesjid Ar Ridho Demo dan Grebek Judi Berkedok Game di Titipapan
Metro 24 Jam - Minggu, 20 Mei 2018 - 19:05 WIB

Jamaah Mesjid Ar Ridho Demo dan Grebek Judi Berkedok Game di Titipapan

Seratusan umat Islam spontan melakukan demo dan menggrebek lokasi perjudian game online Golden, di Jalan Platina Raya, Lingkungan II Kelurahan ...
Periode April-Mei, Polres Asahan Ungkap 48 Kasus Narkoba dan Sita Ribuan Botol Miras
Metro 24 Jam - Minggu, 20 Mei 2018 - 18:23 WIB

Periode April-Mei, Polres Asahan Ungkap 48 Kasus Narkoba dan Sita Ribuan Botol Miras

Satuan Reserse Narkoba Polres Asahan berhasil mengungkap 48 kasus tindak pidana penyalahgunaan narkotika. Hasil pengungkapan itu, polisi menyita 25 batang ...
Resmi Ditahan, Dosen USU Himma Lubis Sempat Pingsan
Metro 24 Jam - Minggu, 20 Mei 2018 - 17:22 WIB

Resmi Ditahan, Dosen USU Himma Lubis Sempat Pingsan

Sehari pasca dijemput dari kediamannya, Himma Dewiyana Lubis (45), akhirnya resmi ditahan Subdit II/Cybercrime Ditreskrimsus Poldasu, Minggu (20/5/2018) sore.Himma, resmi ...
Dikejar dan Dipukuli Begal, Pemuda Ini Selamat Setelah Pak Polisi Lewat
Metro 24 Jam - Minggu, 20 Mei 2018 - 17:01 WIB

Dikejar dan Dipukuli Begal, Pemuda Ini Selamat Setelah Pak Polisi Lewat

Dengan wajah tampak memar terkenal pukulan dan bagian mulut mengeluarkan darah, Safrizal (19) tiba di Mapolsek Percut Sei Tuan, dengan ...
Dugaan ’86′ Kasus Pemerasan 11 Kepsek, Oknum Jaksa Kejari Siantar Bakal Dilapor ke Komjak
Siantar 24 Jam - Minggu, 20 Mei 2018 - 16:26 WIB

Dugaan ’86′ Kasus Pemerasan 11 Kepsek, Oknum Jaksa Kejari Siantar Bakal Dilapor ke Komjak

Jaksa di Kejaksaan Negeri Siantar, yang dibentuk dalam satu tim, di antaranya, Kasubbag Pembinaan, Kasi Pidsus, Kasi Intel dan Kasi ...
Kapoldasu Interogasi Oknum Polisi Terduga Perusak Al-Qur’an: Ancamannya Pecat!
Metro 24 Jam - Minggu, 20 Mei 2018 - 15:46 WIB

Kapoldasu Interogasi Oknum Polisi Terduga Perusak Al-Qur’an: Ancamannya Pecat!

Brigadir TH, oknum polisi yang bertugas di Dokkes Polrestabes Medan yang diduga melakukan pengrusakan Al-Quran di Masjid Nurul Iman RSUP ...