Minggu, 22 Juli 2018 | 16.02 WIB
Metro24Jam>News>Siantar 24 Jam>Usai Dirazia, Warga Perdagangan Desak Aparat Tutup Hotel & Wisma Sarang Mesum

Usai Dirazia, Warga Perdagangan Desak Aparat Tutup Hotel & Wisma Sarang Mesum

Senin, 12 Maret 2018 - 21:35 WIB

IMG-54054

Wisma P di Jalan Besar Perdagangan-Limapuluh. (Agus Suhendra/metro24jam.com)

BANDAR, metro24jam.com – Warga di Kecamatan Bandar, Simalungun mendesak aparat hukum melakukan razia terhadap sejumlah hotel dan wisma di wilayah mereka yang diduga kerap digunakan sebagai lokasi mesum.

Selain usulan razia, warga juga mendesak izin operasional penginapan dimaksud dicabut, bila terbukti melanggar aturan. Tindakan itu dilakukan demi mengeliminir perilaku maksiat lebih jauh.

Salah satu penginapan yang diminta dirazia, seperti Wisma P, di Jalan Besar Perdagangan-Limapuluh, Nagori Perlanaan, Kecamatan Bandar. Wisma itu berdampingan dengan Masjid Al-Ilham, Kampung Pompa Perlanaan.

Berdasarkan laporan warga sekitar, wisma tersebut kerap digunakan pasangan tak jelas untuk menginap melakukan perbuatan mesum di sana. Bahkan, warga mengatakan, ada beberapa di antaranya merupakan oknum PNS dari Kabupaten Simalungun.

“Guna memuluskan operasional wisma itu, beberapa oknum katanya mendapat upeti dari pengusaha penginapan,” ungkap Aslan, salah seorang tokoh masyarakat Kecamatan Bandar, Senin (12/3/2018) siang.

Untuk itu, Aslan mendesak dilakukan razia secara serius oleh aparat hukum, guna menghindari ada anggapan sengaja dibiarkan begitu saja praktik tak baik di wisma tersebut.

“Bahwa masih banyak ditemukan lagi pembiaran untuk melakukan maksiat. Sepertinya razia yang dilakukan pihak kepolisian tidak berdampak efek jera kepada pengusaha penginapan,” tukas Aslan.

Aslan mengakui, sempat ada razia dipimpin Kabag Ops Polres Simalungun, Kompol Bonggas Simarmata, beberapa hari lalu. Informasinya razia diawali dengan menggeledah Wisma P.

Dari Wisma P ini petugas memergoki lima pasangan mesum, yaitu MM (27), warga Pengkolan Perdagangan II, dengan NS (20), warga Jalan Merdeka, Kelurahaan Perdagangan I, IN (47), warga Jalan Karya Bakti, Kelurahan Perdagangan I, dengan Su (48), warga Pasar 1A, Kelurahan Perdagangan III, semuanya di Kecamatan Bandar.

Selain itu, ada Po (44), warga Kampung Rejo Tani, Kelurahaan Sei Mangkei, Kecamatan Bosar Maligas, Kabupaten Simalungun dengan AA (32), warga Pasar Bengkel, Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai.

Selanjutnya, ASN (35), warga Jalan Amal, Kelurahaan Perdagangan I, Kecamatan Bandar, dengan Su (36), warga Perkebunan Tanah Gambus, Kecamatan 50, Kabupaten Batu Bara. Selain itu, APH (27), warga Huta II Bandar Sawah, Kecamatan Bandar, dengan San (20), warga Simpang Dolok, Kecamatan 50, Kabupaten Batu Bara.

Kemudian, dari sana petugas bergerak ke Penginapan MCA di Jalan Sisingamagaraja, Perdangan. Dari sana, terjaring satu pasangan, FH (33), warga Jalan Sisingamangaraja nomor 88, Kelurahan Perdagangan 1, Kecamatan Bandar, dengan KS (25), warga Jalan Wahidin, Gang Pemilu, Kisaran, Kabupaten Asahan.

Berikutnya, petugas menyisir penginapan Sundari di jalan umum Perdagangan-Lima Puluh, Nagori Perlanaan, Kecamatan Bandar. Di sana terjaring dua pasangan tak jelas atau bukan suami istri dari dalam kamar.

Selanjutnya, lima pasangan terjaring dari Hotel SAS, Jalan Asahan, Nagori Siantar Estate, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun.

Namun, polisi luput merazia PJ Hotel yang terletak di Jalan Rajamin Purba, Kelurahan Perdagangan 3, Kecamatan Bandar, PG Hotel yang terletak di Jalan Sisingamangaraja dan Hotel A di Jalan Sudirman.

Sebelumnya, Kabag Ops Polres Simalungun, Kompol Bonggas Simarmata, membenarkan razia tersebut. Dia menyebut, seluruh pasangan yang tak jelas itu dibawa ke Aspol Polres Simalungun.

“Untuk memberi efek jera kepada pemilik hotel maupun wisma yang masih membiarkan adanya pasangan ilegal menginap, kita minta dinas terkait dan Satpol PP dapat memberikan tindakan tegas terhadap pengusaha perhotelan maupun wisma yang melanggar aturan dan tidak sensitif dengan maksiat,” tutur Aslan.

Sementara itu, Aguan pemilik Wisma P di jalan umum Perdagangan-Lima Puluh, Nagori Perlanaan, Kecamatan Bandar, ketika dikonfirmasi membenarkan beberapa pengunjung wismanya diamankan pihak kepolisian. Aguan berdalih, pasangan yang diamankan, hanya dibawa ke Perdagangan.

“Ia bang, tapi dibawa ke Perdagangan, tidak dibawa ke Polres,” katanya melalui sambungan telepon selulernya, Senin (12/3) sekira jam 13.03 Wib.

Terpisah, pihak penginapan MCA Perdagangan belum memberikan keterangan. Ketika hal itu dipertanyakan kepada salah seorang pegawai, Siska, dia mengaku tak mengetahui hal itu. (ag)


Loading...
KOMENTAR ANDA
Berita Terkini Lainnya
Deklarasi Ganti & Dukung Presiden di Medan, Spanduk Eramas Dukung Jokowi Bertebaran
Metro 24 Jam - Minggu, 22 Juli 2018 - 15:26 WIB

Deklarasi Ganti & Dukung Presiden di Medan, Spanduk Eramas Dukung Jokowi Bertebaran

Polrestabes Medan mengambil langkah pengamanan khusus terkait deklarasi dua kelompok massa pendukung Jokowi Dua Periode dan massa pendukung Ganti Presiden ...
Bawa Sabu 3 Kg dari Malaysia Lewat Tanjungbalai, Warga Tanjungpinag Ditembak
Metro 24 Jam - Minggu, 22 Juli 2018 - 14:34 WIB

Bawa Sabu 3 Kg dari Malaysia Lewat Tanjungbalai, Warga Tanjungpinag Ditembak

Personel Satuan Reserse Narkoba Tanjungbalai berhasil meringkus seorang pria yang membawa sabu seberat 3 kilogram, Sabtu (21/7/2018) sekira jam 5.00 ...
3 Kelompok Massa Sampaikan Aspirasi Pilpres
Metro 24 Jam - Minggu, 22 Juli 2018 - 14:08 WIB

3 Kelompok Massa Sampaikan Aspirasi Pilpres

Tiga kelompok massa melakukan aksi untuk menyampaikan aspirasi mereka serta mendeklarasikan sikap politik, terkait Pilpres 2019, di Medan, Minggu (22/7/2018). ...
Pengadaan Ternak Sapi di Dinas Pertanian Deliserdang Diperiksa Kejari?
Metro 24 Jam - Minggu, 22 Juli 2018 - 09:34 WIB

Pengadaan Ternak Sapi di Dinas Pertanian Deliserdang Diperiksa Kejari?

Dinas Pertanian Deliserdang dikabarkan diperiksa Kejari Deliserdang. Hal itu disebutkan oleh seorang sumber metro24jam.com, Sabtu (21/7/2018), di Lubukpakam. Pemeriksaan dikatakan ...
Gol! Penghina Suku Batak Ditangkap Polisi
Metro 24 Jam - Minggu, 22 Juli 2018 - 00:43 WIB

Gol! Penghina Suku Batak Ditangkap Polisi

Faisal Abdi alias Bombay alias Memet, terduga pelaku ujaran kebencian terhadap suku Batak, ditangkap polisi, Jumat (20/7/2018) sekira jam 22.00 ...
Aziz Mirza Korban Kebakaran Meninggal Dunia, Pemilik Gina Cafe & Resto Berduka
Metro 24 Jam - Sabtu, 21 Juli 2018 - 21:00 WIB

Aziz Mirza Korban Kebakaran Meninggal Dunia, Pemilik Gina Cafe & Resto Berduka

Peristiwa kebakaran di Cafe Gina & Resto, Kamis (19/7/2018) lalu akhirnya mengambil korban jiwa. Aziz Mirza (17) salam seorang karyawan ...