Minggu, 20 Mei 2018 | 21.02 WIB
Metro24Jam>News>Metro 24 Jam>Uang Tabungan Rp85 Juta Tiba-tiba Raib di Bank Sumut, Ibu Muallaf Ini Gagal Umroh

Uang Tabungan Rp85 Juta Tiba-tiba Raib di Bank Sumut, Ibu Muallaf Ini Gagal Umroh

Senin, 12 Maret 2018 - 17:19 WIB

IMG-54020

Ny Asni memperlihatkan buku tabungannya. (Arvin/metro24jam.com)

POLRESTABES, metro24jam.com – Ibu Asni (72), warga Jalan Letda Sujono No.153-A, Kelurahan Tembung, Kecamatan Medan Tembung, untuk kesekian kalinya mendatangi Polrestabes Medan, Senin (12/3/2018)

Kedatangannya, sesuai panggilan pihak Polrestabes Medan mengenai upaya konfrontir terhadap dirinya selaku pelapor dan pihak Bank Sumut, Jalan Imam Bonjol, selaku terlapor atas raibnya uang tabungan Asni, yang berjumlah Rp85.147.189 rupiah.

“Ini udah sekitar 6 kali panggilan untuk konfrontir dan lainnya, tapi pihak Bank Sumut gak datang. Seperti hari ini, saya dan pihak bank dipanggil penyidik dan setelah saya jumpai penyidiknya, Aipda Krisman Cokro Pranolo, SP, penyidik bilang kalau pihak bank gak datang dengan alasan cuti,” kata, Asni kepada wartawan, usai keluar dari halaman Polrestabes Medan, Senin siang.

Diceritakan ibu rumah tangga ini, peristiwa kehilangan uang tabungannya itu diketahui sekitar 2 tahun silam. Sada itu, dia mendatangi Bank Sumut di Jalan Imam Bonjol Medan, guna menarik seluruh uang tabungannya untuk biaya tiket perjalanan umroh ke Makkah.

Akan tetapi, saat menunjukkan buku rekening bank, KTP serta berkas atas dirinya kepada pihak kasir, uang tabungan yang berjumlah lebih dari Rp85 juta itu disebut pihak bank sudah tidak ada.

“Saya sempat syok saat itu sambil menangis. Saya jumpai Direksi bank Sumutnya, tapi orang direksinya itu malah mengatakan ke saya kalau tak ada urusan mereka pihak bank SUMUT atas hilangnya uang saya di rekening. Padahal, beberapa hari sebelumnya uang saya masih utuh 85.147,189 rupiah,” kenangnya.

Tak terima atas kehilangan itu serta jawaban dari pihak Bank Sumut, wanita yang telah menjanda selama 20 tahun ini, lantas mendatangi Polresta (kini berganti Polrestabes Medan) dan melaporkan kasusnya dengan bukti laporan polisi Nomor: LP/1087/K/IV/2016/SPKT RESTA MEDAN, tanggal 26 April 2016

“Selama ini saya menabung di bank Sumut untuk keperluan masa tua saya yang tinggal seorang diri, tapi sejak kejadian itu sampai sekarang laporan saya mengendap dan tak ada kejelasannya. Sepeser pun uang saya tak kunjung dikembalikan. Ada apa ini? Kenapa polisi tak tegas memanggil pihak bank Sumut? Saya cuma minta keadilan,” ucap Ny Asni dengan uraian air mata.

Padahal, beber Asni lagi sambil duduk termenung di depan pintu masuk Mapolrestabes Medan, dia sudah bersusah payah untuk mengumpulkan uang sebanyak itu.

Uang itu pun didapatnya dari hasil penjualan tanah miliknya yang berada di kawasan Jalan Letda Sujono, Tembung, sekira 2 tahun lalu.

“Awalnya saya jual tanah di Letda Sujono seharga Rp 150 juta. Tapi itulah, saya pengen sekali berangkat umroh, karena dulunya saya muallaf. Jadi, saya tabungkan ke Bank Sumut Rp120 juta, kemudian untuk kebutuhan saya terpakai hingga total ditabungan saya menjadi sekitar Rp86 juta. Tapi pas saya mau ambil, kok kata orang Bank gak ada? Saya gak terima dunia dan akhirat,” imbuh Ny Asni berlinang air mata.

Dia berharap, sekiranya pihak Polrestabes Medan yang menangani kasusnya tersebut, dapat segera memberikan titik terang melalui pihak Bank Sumut.

“Saya cuma minta keadilan agar uang saya mau dikembalikan pihak Bank Sumut. Saya mohon kepada bapak Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dadang Hartanto, dapat memprihatikan laporannya yang sudah 2 tahun tak terselesaikan,” harapnya.

Terkait laporan yang tertuang dengan pasal 363 berbunyi “Pencurian dengan Pemberetan” sesuai dalam acara bukti pemanggilan atas korban tersebut, Kasat Reskrim Polrestabes Medan, AKBP Putu Yudha beserta Kanit Pidana Umum (Pidum) Polrestabes Medan, yang dilayangkan pesan konfirmasi dari wartawan belum juga membalasnya. (vin)


Loading...
KOMENTAR ANDA
Berita Terkini Lainnya
Jamaah Mesjid Ar Ridho Demo dan Grebek Judi Berkedok Game di Titipapan
Metro 24 Jam - Minggu, 20 Mei 2018 - 19:05 WIB

Jamaah Mesjid Ar Ridho Demo dan Grebek Judi Berkedok Game di Titipapan

Seratusan umat Islam spontan melakukan demo dan menggrebek lokasi perjudian game online Golden, di Jalan Platina Raya, Lingkungan II Kelurahan ...
Periode April-Mei, Polres Asahan Ungkap 48 Kasus Narkoba dan Sita Ribuan Botol Miras
Metro 24 Jam - Minggu, 20 Mei 2018 - 18:23 WIB

Periode April-Mei, Polres Asahan Ungkap 48 Kasus Narkoba dan Sita Ribuan Botol Miras

Satuan Reserse Narkoba Polres Asahan berhasil mengungkap 48 kasus tindak pidana penyalahgunaan narkotika. Hasil pengungkapan itu, polisi menyita 25 batang ...
Resmi Ditahan, Dosen USU Himma Lubis Sempat Pingsan
Metro 24 Jam - Minggu, 20 Mei 2018 - 17:22 WIB

Resmi Ditahan, Dosen USU Himma Lubis Sempat Pingsan

Sehari pasca dijemput dari kediamannya, Himma Dewiyana Lubis (45), akhirnya resmi ditahan Subdit II/Cybercrime Ditreskrimsus Poldasu, Minggu (20/5/2018) sore.Himma, resmi ...
Dikejar dan Dipukuli Begal, Pemuda Ini Selamat Setelah Pak Polisi Lewat
Metro 24 Jam - Minggu, 20 Mei 2018 - 17:01 WIB

Dikejar dan Dipukuli Begal, Pemuda Ini Selamat Setelah Pak Polisi Lewat

Dengan wajah tampak memar terkenal pukulan dan bagian mulut mengeluarkan darah, Safrizal (19) tiba di Mapolsek Percut Sei Tuan, dengan ...
Dugaan ’86′ Kasus Pemerasan 11 Kepsek, Oknum Jaksa Kejari Siantar Bakal Dilapor ke Komjak
Siantar 24 Jam - Minggu, 20 Mei 2018 - 16:26 WIB

Dugaan ’86′ Kasus Pemerasan 11 Kepsek, Oknum Jaksa Kejari Siantar Bakal Dilapor ke Komjak

Jaksa di Kejaksaan Negeri Siantar, yang dibentuk dalam satu tim, di antaranya, Kasubbag Pembinaan, Kasi Pidsus, Kasi Intel dan Kasi ...
Kapoldasu Interogasi Oknum Polisi Terduga Perusak Al-Qur’an: Ancamannya Pecat!
Metro 24 Jam - Minggu, 20 Mei 2018 - 15:46 WIB

Kapoldasu Interogasi Oknum Polisi Terduga Perusak Al-Qur’an: Ancamannya Pecat!

Brigadir TH, oknum polisi yang bertugas di Dokkes Polrestabes Medan yang diduga melakukan pengrusakan Al-Quran di Masjid Nurul Iman RSUP ...