Selasa, 19 Juni 2018 | 23.03 WIB
Metro24Jam>News>Metro 24 Jam>Warga Sekampung Ngawur, Orang Kejar Maling Malah Dibonyokin

Warga Sekampung Ngawur, Orang Kejar Maling Malah Dibonyokin

Senin, 12 Maret 2018 - 16:37 WIB

IMG-54004

MEDAN, metro24jam.com – Tak hanya berhasil mengalihkan amuk massa pada orang tak bersalah, seorang anak plus 2 kreta juga turut ditabrak mobil kawanan maling. Terjadi di Medan Johor, ini memang bukan aksi pelarian biasa.

Aksi pelarian heboh 4 maling batrey tower ini persisnya terjadi di Jalan Besar Delitua, Gang Bangun Sari, Kelurahan Kedai Durian, Kecamatan Medan Johor, Jumat (9/3/2018) malam. Mengendarai mobil Daihatsu Calya silver BK 1810 YU, aksi mereka sebenarnya terjadi di sebuah lokasi di Desa Marendal I, Kecamatan Patumbak, Deliserdang. Tapi karena dipergoki warga di sana, kawanan maling itu pun kabur ke arah Delitua.

Nah, disyaki karena tak hafal medan, pelarian mereka malah masuk ke Gang Bangun Sari. Karena berada di lintasan rel kereta api, badan jalan di situ diketahui sempit. Di sinilah laju ngebut mobil mereka menuai masalah.

Pun memasuki jalan sempit, mobil kawanan itu terus saja tancap gas. Saking tancap gas, seorang murid SD kena tabrak. Begitu pula 2 motor, yakni Honda CB 150 BK 5474 AFM dan Honda Beat yang parkir di tepi lintasan rel. Temuan peristiwa itu kontan membuat warga di sana geger.

Nah, semenit usai menabrak orang dan 2 kendaraan, ban depan mobil kawanan itu masuk ke jurang di sana hingga tak lagi dapat melaju. Peristiwa itu segera membuat 4 orang di mobil itu ke luar dan lari menyelamatkan diri. Aksi itu terjadi di dekat Wahyu Kurniawan (23), warga Gang Bangun Sari. Melihat itu, dia pun kontan mengejar 1 dari 4 cowok itu.

Seorang yang dikejar Wahyu diketahui kabur ke arah Wihara Budi Luhur. Laki yang lari kesetanan itu belakangan diketahui bernama Maikail (33), warga Jalan Simpang Gardu Lauchi, Kecamatan Pancur Batu, Deliserdang. Begitulah. Sempat terpegang Wahyu, Maikail kemudian berhasil berkelit. Dan sejurus kemudian, tanpa diketahui Wahyu, dia berhasil masuk ke sebuah ruangan di wihara itu. Di situ, Maikail mengancam Yansin (60), penjaga wihara itu.

“Udah diam, jangan ribut kau,” Yansin mengulang ancaman Maikail yang menurutnya saat itu menghunus parang. Temuan menakutkan itu kemudian membuat Yansin berhasil kabur.

“Saat itu,” Yansin bercerita, “pelaku datang berlari dan ngos-ngosan yang memegang parang langsung membuka pintu besi dan mengancam aku agar diam sambil lari ke kamar, sampek kemudian pelaku yang di dalam kamar seorang pemuda (Wahyu) datang langsung ngejar pelaku, karena takut aku kena, aku lari keluar tak lama ratusan warga datang,”

Kembali ke aksi Wahyu. Setiba di dalam wihara, Wahyu yang tak bertemu Yansin, mengaku telah curiga dengan sebuah pintu ruangan di situ yang tak bisa dibuka. Tapi karena seisi wihara itu gelap, dia pun tak bisa mengintip ke dalam ruangan tempat sembunyi Maikail yang juga gulita.

Di sinilah petaka Wahyu terjadi. Saat tak menemukan maling yang dikejarnya, puluhan warga lain tiba di wihara gelap itu. Tanpa ba bi bu, massa langsung menghajar Wahyu yang sosok jelasnya saat itu tak bisa terlihat.

Dia dihajar hingga babak belur. Belakangan, setelah telentang berlumur darah, sejumlah warga lain yang baru tiba dan akan turut menghajar Wahyu, segera mengenali sosoknya. Di situlah aksi konyol massa baru berhenti.

Di sela aksi warga yang meminta maaf karena telah salah amuk, Wahyu yang merintih akibat luka bonyok di sekujur tubuh menyebut sang maling bersembunyi dalam ruangan di wihara itu.

Warga yang semakin geram karena telah salah menganiaya orang, langsung mendobrak pintu kamar terkunci itu. Di sinilah nahas Maikail dimulai. Begitu tertangkap, warga pun memukulinya, lebih parah dari yang dialami Wahyu. Beruntung amuk massa tak membuat Maikail mati. Itu karena polisi cepat tiba di lokasi amuk tersebut.

Seiring Maikail yang bonyok digelandang ke Mapolsek Delitua, polisi lain pun melarikan Wahyu ke RS Hidayah, tak jauh dari lokasi peristiwa.

Sementara, Andre (33) sang pemilik Honda CB yang hancur ditabrak mobil Maikail Cs, hingga kemarin mengaku bingung soal siapa yang bertanggung jawab memperbaiki kendaraannya itu.

“Pertama aku bersama warga nggak tahu kalo para pelaku sedang dikejar warga lain karena mencuri, kami cuman curiga aja kenapa pelaku tancap gas dengan keadaan jalan yang sangat sempit. Yang bikin aku bingung, kretaku yang ditabrak pelaku hancur, minta ganti rugi sama siapa bang,” jelasnya.

Sementara keluarga Wahyu ketika dijumpai koran ini berharap ada yang membantu biaya perobatan Wahyu. Itu karena Wahyu terluka parah dan bagian kepalanya banyak jaitan karena robek.

Kapolsek Delitua Kompol Bernard Malau SH SIK melalui Kanit Reskrim Iptu Parstyo Triwibowo mengamini kejadian itu.

Bernard mengucapakan terimakasih kepada Wahyu karena telah membantu polisi dalam menangkap pelaku pencurian. Seiring 3 temannya masih dicari, hingga kemarin Maikail tampak masih ditahan dan diperiksa di Polsek Delitua. (bar)


Loading...
KOMENTAR ANDA
Berita Terkini Lainnya
Daftar Terbaru,  147 Penumpang KM Sinar Bangun Belum Ditemukan
Metro 24 Jam - Selasa, 19 Juni 2018 - 18:18 WIB

Daftar Terbaru, 147 Penumpang KM Sinar Bangun Belum Ditemukan

Berdasarkan daftar terbaru yang dirilis Posko Bencana Danau Toba, hingga Selasa (19/6/2018), ada 147 penumpang yang dinyatakan hilang dalam musibah ...
KM Sinar Bangun Tenggelam, 94 Korban Belum Ditemukan, Ini Daftarnya
Metro 24 Jam - Selasa, 19 Juni 2018 - 16:41 WIB

KM Sinar Bangun Tenggelam, 94 Korban Belum Ditemukan, Ini Daftarnya

Tim penyelamat gabungan terus melakukan pencarian terhadap para korban yang dinyatakan hilang dalam peristiwa tenggelamnya KM Sinar Bangun, hingga Selasa ...
PDPM Protes Keras Logo Muhammadiyah Dicatut Relawan Ashari-Yusuf
Metro 24 Jam - Selasa, 19 Juni 2018 - 15:54 WIB

PDPM Protes Keras Logo Muhammadiyah Dicatut Relawan Ashari-Yusuf

Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Kabupaten Deliserdang menyayangkan logo Muhammadiyah dicatut untuk mendukung calon Bupati Deliserdang, Ashari Tambunan - Yusuf ...
Pihak Ini Paling Bertanggungjawab Atas Tragedi KM Sinar Bangun
Metro 24 Jam - Selasa, 19 Juni 2018 - 13:21 WIB

Pihak Ini Paling Bertanggungjawab Atas Tragedi KM Sinar Bangun

Tenggelamnya Kapal Motor Penumpang (KMP) Sinar Bangun di perairan Danau Toba sangat disesalkan Sekretaris Komisi D DPRD Sumatera Utara (Sumut), ...
Djoss Diyakini Unggul di Deliserdang
Metro 24 Jam - Selasa, 19 Juni 2018 - 11:53 WIB

Djoss Diyakini Unggul di Deliserdang

Pasangan Djarot Sihar Sitorus diyakini unggul di Deliserdang. Bahkan ditarget 75 persen suara di Deliserdang akan jatuh pada pasangan yang ...
Video: Detik-detik Tenggelamnya KM Sinar Bangun
Metro 24 Jam - Selasa, 19 Juni 2018 - 11:47 WIB

Video: Detik-detik Tenggelamnya KM Sinar Bangun

Awan gelap mengiringi jerit tangis penumpang Kapal Motor Sinar Bangun saat tenggelam di perairan Danau Toba, Senin (18/6/2018) sekira jam ...