Minggu, 20 Mei 2018 | 21.01 WIB
Metro24Jam>News>Metro 24 Jam>Ayah Tewas Gantung Diri, Anak di Sel Belum Tau

Ayah Tewas Gantung Diri, Anak di Sel Belum Tau

Minggu, 11 Maret 2018 - 21:19 WIB

IMG-53984

Suasana di rumah duka. (Barus/metro24jam.com)

DELITUA, metro24jam.com – Kematian Supadi (59), warga Jalan Besar, Medan Delitua, Gang Tanjung, Kelurahan Mekar Sari, Kecamatan Delitua Sabtu (10/3/2018) sekira 17.30 wib, akibat nekat bunuh diri, belum diketahui anaknya Supajarianto alias Fajar (33).

Fajar yang ditangkap polisi akibat terlibat dalam pencurian kendaraan bermotor, dari halaman sebuah masjid yang tak jauh dari kediamannya, saat ini masih mendekam di sel tahanan Mapolsek Delitua.

Informasi yang diperoleh di rumah duka, Minggu (11/3/2018) sekira jam 15.30 wib, pagi setelah Fajar diamankan polisi, Supadi mendatangi Mapolsek Delitua hendak bertemu.

Namun, saat itu petugas kepolisian tidak mengizinkan Supadi bertemu dengan anaknya, karena Fajar belum diperiksa. Hal itu diduga membuat Supadi semakin depresi dan langsung mengakhiri hidupnya.

Sementara itu, menantu Supadi yang merupakan istri Fajar, bernama Juminem (30) mengatakan, suaminya itu belum mengetahui orangtuanya yang tewas gantung diri.

“Saya bersama keluarga belum berani mengabari Fajar, karena takut dia shok berat. Karena, Fajar terbilang sangat disayangi bapak semasa hidup, begitu juga dengan Fajar,” sebutnya.

Menurut Juminem, begitu Supadi meninggal dunia, mereka sudah mendatangi pemilik kreta yang dicuri Fajar untuk melakukan perdamaian.

“Rencananya besok kita sampaikan ke polisi, sekaligus mengabarkan [kematian Supadi] ke Fajar,” beber istri Fajar berlinang air mata.

Sedagkan Sri Nurhayati (27), adik bungsu Fajar, merasa sangat kecewa terhadap pihak Polsek Delitua yang tidak mengizinkan Fajar agar bisa pulang sejenak untuk melihat jenazah orangtuanya yang terakhir kali.

Pun begitu, Sri berharap pihak kepolisian bisa menengahi dalam penyelesaian kasus Fajar, karena mereka sudah mencapai kata sepakat pemilik kreta.

“Kita tadi pagi sudah ke Polsek Delitua berharap Fajar bisa melihat jenazah korban saat dimandikan dan di kafani. Tetapi polisi tak memberi ijzn,” kata Sri.

Pantauan di lokasi, keluarga dan ratusan warga datang melayat untuk mengantarkan jenazah Supadi ke peristirahatan terakhirnya.

Banyak pihak keluarga merasa terkejut dengan tindakan nekat Supadi untuk mengakhiri hidupnya hanya karena Fajar ditangkap polisi.

Sementara itu Kapolsek Delitua kompol BL Malau SH SIK saat di konfirmasi, mengatakan, pihaknya bukan tidak memberi izin.

“Kita bukan tidak memberi izin penangguhan sementara kepada Fajar, pelaku curanmor di Masjid. Hanya saja tidak ada yang mau bertanggungjawab seandainya Fajar melarikan diri,” sebut Kapolsek.

“Tadi malam setelah orangtuanya tewas gantung diri, kita langsung bertemu dengan Kanit Reskrim dan penyidiknya. Dan langsung saya tanya, siapa yang bertanggungjawab, tidak ada satu pun yang berani menanggungjawabinya,” pungkasnya. (bar)

BACA JUGA:
Anak Ditangkap Lantaran Curi Kreta, Ayahnya Gantung Diri


Loading...
KOMENTAR ANDA
Berita Terkini Lainnya
Jamaah Mesjid Ar Ridho Demo dan Grebek Judi Berkedok Game di Titipapan
Metro 24 Jam - Minggu, 20 Mei 2018 - 19:05 WIB

Jamaah Mesjid Ar Ridho Demo dan Grebek Judi Berkedok Game di Titipapan

Seratusan umat Islam spontan melakukan demo dan menggrebek lokasi perjudian game online Golden, di Jalan Platina Raya, Lingkungan II Kelurahan ...
Periode April-Mei, Polres Asahan Ungkap 48 Kasus Narkoba dan Sita Ribuan Botol Miras
Metro 24 Jam - Minggu, 20 Mei 2018 - 18:23 WIB

Periode April-Mei, Polres Asahan Ungkap 48 Kasus Narkoba dan Sita Ribuan Botol Miras

Satuan Reserse Narkoba Polres Asahan berhasil mengungkap 48 kasus tindak pidana penyalahgunaan narkotika. Hasil pengungkapan itu, polisi menyita 25 batang ...
Resmi Ditahan, Dosen USU Himma Lubis Sempat Pingsan
Metro 24 Jam - Minggu, 20 Mei 2018 - 17:22 WIB

Resmi Ditahan, Dosen USU Himma Lubis Sempat Pingsan

Sehari pasca dijemput dari kediamannya, Himma Dewiyana Lubis (45), akhirnya resmi ditahan Subdit II/Cybercrime Ditreskrimsus Poldasu, Minggu (20/5/2018) sore.Himma, resmi ...
Dikejar dan Dipukuli Begal, Pemuda Ini Selamat Setelah Pak Polisi Lewat
Metro 24 Jam - Minggu, 20 Mei 2018 - 17:01 WIB

Dikejar dan Dipukuli Begal, Pemuda Ini Selamat Setelah Pak Polisi Lewat

Dengan wajah tampak memar terkenal pukulan dan bagian mulut mengeluarkan darah, Safrizal (19) tiba di Mapolsek Percut Sei Tuan, dengan ...
Dugaan ’86′ Kasus Pemerasan 11 Kepsek, Oknum Jaksa Kejari Siantar Bakal Dilapor ke Komjak
Siantar 24 Jam - Minggu, 20 Mei 2018 - 16:26 WIB

Dugaan ’86′ Kasus Pemerasan 11 Kepsek, Oknum Jaksa Kejari Siantar Bakal Dilapor ke Komjak

Jaksa di Kejaksaan Negeri Siantar, yang dibentuk dalam satu tim, di antaranya, Kasubbag Pembinaan, Kasi Pidsus, Kasi Intel dan Kasi ...
Kapoldasu Interogasi Oknum Polisi Terduga Perusak Al-Qur’an: Ancamannya Pecat!
Metro 24 Jam - Minggu, 20 Mei 2018 - 15:46 WIB

Kapoldasu Interogasi Oknum Polisi Terduga Perusak Al-Qur’an: Ancamannya Pecat!

Brigadir TH, oknum polisi yang bertugas di Dokkes Polrestabes Medan yang diduga melakukan pengrusakan Al-Quran di Masjid Nurul Iman RSUP ...