Jumat, 20 Juli 2018 | 05.48 WIB
Metro24Jam>News>Metro 24 Jam>Sadis!!! Suami Pergi, Penjaga Kantin SMK Merek Tewas Ditikami, Mulut Dilakban

Sadis!!! Suami Pergi, Penjaga Kantin SMK Merek Tewas Ditikami, Mulut Dilakban

Kamis, 8 Maret 2018 - 23:22 WIB

IMG-53784

Jasad Haerani saat akan dievakuasi. (ist/metro24jam.com)

MEREK, metro24jam.com – Seorang perempuan yang sehari-hari bekerja sebagai penjaga kantin di SMKN Merek, Kecamatan Merek, Kabupaten Karo, ditemukan tewas dengan kondisi mengenaskan. Jasad wanita tersebut ditemukan dalam keadaan mulut dibalut lakban, serta tubuh penuh luka tikaman, Kamis (8/3/2018) sekira jam 10.00 Wib.

Temuan jasad Haerani (30), sontak membuat geger seisi sekolah, Kamis pagi itu.

Informasi yang diterima, wanita yang juga merangkap sebagai petugas kebersihan di sekolah tersebut, diketahui tewas, setelah guru dan siswa sekolah mendatangi kantin.

Mereka curiga, karena tak seperti biasanya, kantin itu tetap tutup hingga siang hari. Selain itu, Haerani juga tak kelihatan batang hidungnya sedari pagi.

Para guru dan siswa pun sempat menggedor pintu kantin itu sembari memanggil nama Haerani dari luar. Tapi, setelah beberapa kali digedor, mereka tak kunjung mendapat jawaban dari orang yang dipanggil.

Keanehan itu pun kemudian dilaporkan kepada Kepala Sekolah (Kepsek), Eduard Ginting, yang saat itu sedang mengikuti rapat di Kabanjahe.

Menerima laporan tersebut, Kepsek pun langsung menyuruh mereka mendobrak pintu kantin. Begitu pintu terbuka setelah didobrak, para guru dan siswa akhirnya menemukan Haerani sudah tewas dengan tubuh ditutupi selimut.

Temuan itu pun sontak membuat para guru dan siswa langsung menjerit histeris. Selain mulut ditutup dengan lakban, di leher dan dada terlihat luka menganga bekas tikaman. Selanjutnya salah seorang guru menghubungi Polsek Tigapanah.

Setelah polisi tiba, jenazah korban pun langsung dibawa ke Rumah Sakit Umum Kabanjahe untuk dilakukan visum.

Kepala SMKN Merek, Eduard Ginting, ketika dihubungi melalui ponselnya membenarkan peristiwa yang terjadi di lingkungan sekolahnya.

Dijelaskan Kepsek, Haerani sudah lebih kurang setahun tinggal di sekolah tersebut. Saat kejadian itu, suaminya sedang berada di luar kota karena mengunjungi keluarganya.

“Kami juga tidak menyangka hal itu bisa terjadi. Padahal, setau kami dia itu sangat baik,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolsek Tiga Panah, AKP B Manurung, melalui Kanit Reskrim, Aiptu R Situmeang SSos, yang dikonfirmasi lewat aplikasi WhatsApp, mengatakan, bahwa kasus tersebut sedang dalam penanganan polisi

“Motifnya pembunuhan belum diketahui sama sekali,” ujarnya.

Dikatakannya, dari keterangan beberapa orang saksi, terduka pelakunya sudah diketahui identitasnya, yaitu PM (16), warga Desa Pertibi Tembe, Kecamatan Merek dan R (20), warga Medan.

Dari lokasi, polisi mengamankan barang bukti berupa sebilah parang babat bergagang kayu sepanjang 80 cm yang ada bekas darah, parang sabit bergagang kayu sepanjang 45 cm juga ada bekas darah, gunting yang terdapat bercak darah, pakaian korban dan satu gulungan lakban merek Davis warna hitam. (Ana/Bay)


Loading...
KOMENTAR ANDA
Berita Terkini Lainnya
BRI Gelar Evaluasi dan Monitoring Penyaluran BPNT Bersama Agen Brilink
Metro 24 Jam - Jumat, 20 Juli 2018 - 03:21 WIB

BRI Gelar Evaluasi dan Monitoring Penyaluran BPNT Bersama Agen Brilink

BRI Cabang Kisaran mengajak agen Brilink-nya yang tersebar di tiga kabupaten, masing-masing Asahan, Tanjungbalai dan Batubara untuk duduk bersama dalam ...
Tanding Futsal, Tim Pemenang Katanya Dipukuli Belasan Orang, Nyaris Diamuk Orang Sekampung
Metro 24 Jam - Jumat, 20 Juli 2018 - 03:11 WIB

Tanding Futsal, Tim Pemenang Katanya Dipukuli Belasan Orang, Nyaris Diamuk Orang Sekampung

Suasana di Kenanga Futsal, Jalan Bunga Kenanga, Kelurahan Padang Bulan Selayang II, Kecamatan Medan Selayang, mendadak riuh. Dua tim yang ...
Banting Stir Jadi Pengecer Sabu, Nelayan Terciduk di Rumahnya
Metro 24 Jam - Jumat, 20 Juli 2018 - 02:25 WIB

Banting Stir Jadi Pengecer Sabu, Nelayan Terciduk di Rumahnya

Penghasilan sebagai nelayan mulai seret. Kadang melaut, terkadang tidak. Alhasil Sukma Pauji Hasibuan alias Pauji (21) jadi gelap mata. Tergiur ...
“Abang Sangat Menyayangi Kalian Berdua Sampai Mati”: Lelaki Itu Pun Gantung Diri
Metro 24 Jam - Jumat, 20 Juli 2018 - 02:04 WIB

“Abang Sangat Menyayangi Kalian Berdua Sampai Mati”: Lelaki Itu Pun Gantung Diri

Seorang pria bernama Dedi Siswanto (31) ditemukan tewas dalam kondisi tergantung dengan seutas tali nilon, di kediamannya, Komplek Jakarta, Dusun ...
Ditabrak KA di Lintasan Tanpa Palang, Istri Sekarat, Suami Tewas di Tempat
Metro 24 Jam - Kamis, 19 Juli 2018 - 21:23 WIB

Ditabrak KA di Lintasan Tanpa Palang, Istri Sekarat, Suami Tewas di Tempat

Malang tak dapat ditolak. Itulah yang terjadi pada pasangan suami istri yang sehari-harinya berjualan ikan asin ini. Keduanya tertabrak kereta ...
Air Tirtadeli Mati Lagi, Warga Meminta Bupati Copot Direkturnya
Metro 24 Jam - Kamis, 19 Juli 2018 - 20:28 WIB

Air Tirtadeli Mati Lagi, Warga Meminta Bupati Copot Direkturnya

Air PDAM Tirtadeli Deliserdang kembali 'mandek'. Sebelumnya pada bulan Juni 2018 lalu, yang bertepatan dengan Ramadhan, air dari pipa PDAM ...