Minggu, 22 Juli 2018 | 16.03 WIB
Metro24Jam>News>Metro 24 Jam>Diteriaki Rampok, 2 Pria Pakai Jaket Go-Jek Tewas Dihakimi Massa di Percut

Diteriaki Rampok, 2 Pria Pakai Jaket Go-Jek Tewas Dihakimi Massa di Percut

Senin, 5 Maret 2018 - 13:51 WIB

IMG-53519

Seorang terduga pelaku yang tewas. (ist/metro24jam.com)

PERCUT, metro24jam.com – Emosi warga Desa Percut tak terbendung begitu mendengar teriakan rampok dari sebuah kilang padi di Jalan Jalan Sudirman, Gang Mulia, Lorong 1, Desa Percut, Senin (5/3/2018) sekira jam 06.00 wib.

Massa yang datang ke lokasi, tanpa dikomandoi langsung menolong, Sugianto alias A Kiaw (60), toke atau pemilik Kilang Padi, yang ditemukan sedang bergumul dan saling serang terhadap 2 orang pria tak dikenal.

Tanpa dikomando, massa langsung menghajar kedua pria yang belum diketahui identitasnya itu tanpa ampun. Dua pria yang mengenakan jaket Go-Jek itupun tewas terkapar bersimbah darah.

Aksi main hakim itu sendiri baru diketahui oleh pihak kepolisian Polsek Percut Sei Tuan, setelah mendengar adanya dua orang diduga pelaku perampok dihakimi massa. Saat polisi tiba di lokasi, kedua pria tersebut sudah tergeletak tak bernyawa.

Kapolsek Percut Sei Tuan, Kompol Hartono, SH saat dikonfirmasi mengungkapkan, aksi diduga perampokan yang dilakukan dua orang pria yang belum diketahui identitasnya itu dialami A Kiaw, pemilik kilang padi di sana.

Saat itu, A Kiaw dari rumahnya di Jalan Cendana, Komplek Cemara Asri No 102, Desa Sampali, baru saja tiba ke Kilang Padi miliknya di Jalan Jalan Sudirman, Gang Mulia, Lorong 1, Desa Percut.

Begitu masuk dan hendak berkemas membuka Kilang Padi miliknya, dua orang tak dikenal mengendarai kreta Honda Vario warna Hitam dengan nomor polisi BK 4601 AHL dan mengenakan jaket Go-Jek mendatangi A Kiaw.

Korban yang ketakutan kemudian berteriak “Rampok…! Rampok…!” Dari dalam kantor panglongnya.

Selanjutnya warga yang mendengar jeritan tersebut, langsung berdatangan dan melihat A Kiaw dan pelaku sedang dalam posisi begumul dengan pelaku.

Satu lagi terduga pelaku yang tewas. (ist/metro24jam.com)

“Polsek Percut Sei Tuan mengetahui hal itu melalui Babimkabtibmas kita, Aiptu Sumarsiiswanto yang memberitahukan bahwa ‘Kilang Padi Fajar Tani’ telah terjadi perampokan yang dilakukan oleh 2 orang laki-laki tak dikenal. Saat itu, korban berusaha melawan sambil meneriaki Rampok…rampok!” kata Kapolsek Percut Sei Tuan kepada wartawan.

Warga dan masyarakat setempat yang mengetahui hal itu, lantas menolong korban dan berhasil menangkap kedua terduga. Di tengah kerumunan massa, kedua terduga dihajar tanpa ampun oleh massa dengan batu, kayu dan sebagainya.

Akibatnya, sekujur tubuh terduga pelaku, kepala hingga kaki penuh luka berlumuran darah. Korban pun tak bergerak hingga tak bernafas.

“Sempat terjadi pergumulan dan perkelahian antara korban dan dua orang tak dikenal tersebut. Korban sempat terluka,” terang Kompol Hartono SH.

Polisi yang tiba di lokasi, langsung membawa jasad kedua pria tak dikenal tersebut ke RS Bhayangkara, Jalan Wahid Hasyim Medan, guna dilakukan otopsi dan penyidikan bagi polisi. Sementara korbannya (A Kiaw) dibawa ke RS Siloam Medan, untuk mengobati lukanya.

Hingga saat ini, situasi dilokasi masih mencekam. Polisi masih melakukan oah tempat kejadian perkara (TKP) guna melakukan penyelidikan.

Dari kejadian itu, petugas turut mengamankan barang bukti kreta milik kedua terduga yang telah tewas tersebut beserta pakaian dan jaket yang dikenakan.

“Kondisi kedua pria tersebut meninggal dunia akibat diamuk massa. Kita belum menemukan identitas dari keduanya. Saat ini korban sedang kita mintai keterangannya beserta 3 orang saksi yakni; Nasrul alias A Bun (65), Ricki dan Dedi (31) yang merupakan warga sekitar,” pungkasnya.

Melawan
Perampokan yang digagalkan massa itu berawal saat korban Sugianto alaias Asiong, melawan saat kedua pelaku mau masuk ke kilang padi.

“Kepergok sama korban,” kata salah satu petugas di RS Bhayangkara Medan. Saat itu, korban berteriak ketika para pelaku akan membawa uang dari dalam rumah.

Kreta Honda Vario hancur di lokasi. (Arvin/metro24jam.com)

Melihat korban teriak, kedua pelaku pun menyerang A Kiaw hingga mengalami luka serius.

Begitu aksinya terbongkar, kedua terduga pelaku yang mengendarai kereta Honda Vario warna hitam sudah dihadang ratusan massa di pintu kilang padi.

Aksi massa pun tak terelakan setelah massa mengamuk mengahakimi keduanya hingga tewas di tempat. A Kiaw sendiri dilarikan ke rumah sakit di Medan. Hingga berita ini diunggah, Polsek Percut Sei Tuan belum bisa memastikan apakah kedua terduga memang berprofesi sebagai driver ojek online.

Pihak kepolisian masih melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengamankan satu kereta Honda Vario yang hancur diamuk massa. (vin/zal)


Loading...
KOMENTAR ANDA
Berita Terkini Lainnya
Deklarasi Ganti & Dukung Presiden di Medan, Spanduk Eramas Dukung Jokowi Bertebaran
Metro 24 Jam - Minggu, 22 Juli 2018 - 15:26 WIB

Deklarasi Ganti & Dukung Presiden di Medan, Spanduk Eramas Dukung Jokowi Bertebaran

Polrestabes Medan mengambil langkah pengamanan khusus terkait deklarasi dua kelompok massa pendukung Jokowi Dua Periode dan massa pendukung Ganti Presiden ...
Bawa Sabu 3 Kg dari Malaysia Lewat Tanjungbalai, Warga Tanjungpinag Ditembak
Metro 24 Jam - Minggu, 22 Juli 2018 - 14:34 WIB

Bawa Sabu 3 Kg dari Malaysia Lewat Tanjungbalai, Warga Tanjungpinag Ditembak

Personel Satuan Reserse Narkoba Tanjungbalai berhasil meringkus seorang pria yang membawa sabu seberat 3 kilogram, Sabtu (21/7/2018) sekira jam 5.00 ...
3 Kelompok Massa Sampaikan Aspirasi Pilpres
Metro 24 Jam - Minggu, 22 Juli 2018 - 14:08 WIB

3 Kelompok Massa Sampaikan Aspirasi Pilpres

Tiga kelompok massa melakukan aksi untuk menyampaikan aspirasi mereka serta mendeklarasikan sikap politik, terkait Pilpres 2019, di Medan, Minggu (22/7/2018). ...
Pengadaan Ternak Sapi di Dinas Pertanian Deliserdang Diperiksa Kejari?
Metro 24 Jam - Minggu, 22 Juli 2018 - 09:34 WIB

Pengadaan Ternak Sapi di Dinas Pertanian Deliserdang Diperiksa Kejari?

Dinas Pertanian Deliserdang dikabarkan diperiksa Kejari Deliserdang. Hal itu disebutkan oleh seorang sumber metro24jam.com, Sabtu (21/7/2018), di Lubukpakam. Pemeriksaan dikatakan ...
Gol! Penghina Suku Batak Ditangkap Polisi
Metro 24 Jam - Minggu, 22 Juli 2018 - 00:43 WIB

Gol! Penghina Suku Batak Ditangkap Polisi

Faisal Abdi alias Bombay alias Memet, terduga pelaku ujaran kebencian terhadap suku Batak, ditangkap polisi, Jumat (20/7/2018) sekira jam 22.00 ...
Aziz Mirza Korban Kebakaran Meninggal Dunia, Pemilik Gina Cafe & Resto Berduka
Metro 24 Jam - Sabtu, 21 Juli 2018 - 21:00 WIB

Aziz Mirza Korban Kebakaran Meninggal Dunia, Pemilik Gina Cafe & Resto Berduka

Peristiwa kebakaran di Cafe Gina & Resto, Kamis (19/7/2018) lalu akhirnya mengambil korban jiwa. Aziz Mirza (17) salam seorang karyawan ...