Sabtu, 21 April 2018 | 14.52 WIB
Metro24Jam>News>Metro 24 Jam>Bantah Nikahi Adik Kandung, Lucen Aritonang Tantang Uji DNA

Bantah Nikahi Adik Kandung, Lucen Aritonang Tantang Uji DNA

Senin, 19 Februari 2018 - 12:08 WIB

IMG-52378

Foto pernikahan Lucen dan Yuli. (Facebook)

MEDAN, metro24jam.com – Kasus dugaan pernikahan sedarah yang pekan ini menjadi viral di media sosial akhirnya membuat Lucen Aritonang, laki dalam kisah itu angkat bicara. Dari hasil rekaman pihak Pomparan Aritonang Sumut yang didapat Harian Metro24Jam secara eksklusif, inilah pengakuan Lucen Aritonang.

“Saya membantah keras adanya pernikahan sedarah itu. Itu hanya untuk membantu biaya pengobatan anak ito ku saja. Karena anaknya sakit-sakitan jadi saya bantu biaya pengobatan dengan membuat kartu keluarga yang hanya berupa fotocopy saja,” kata Luncen, kemarin (18/2/2018).

“Sekitar 5 bulan yang lalu anak ito ku itu sakit serta pernah dirawat di (rumah sakit) Mandau (Riau) dan masuk ICU. Karena biaya pengobatan yang budgaet besar memang ada Jamkesda, tapi itu sekali saja digunakan. Sementara dia harus kontrol rutin, maka saya bantu,” imbuhnya.

Lucen mengaku membuat kartu keluarga itu agar biaya pengobatan anak lelaki Erlinda boru Aritonang, adik Lucen yang dituding berstatus istrinya, bisa ditanggung perusahaan asuransi.

Menurut Yuli boru Simanjuntak, wanita yang 7 bulan lalu dinikahi Lucen, anak Erlinda yang mengalami cacat itu bahkan dituding sebagai anak hasil pernikahan sedarah Lucen dengan adik perempuannya tersebut.

“Jadi dibuat itu agar biayanya ditanggung karena kita punya Jamsostek. Jadi biaya pengobatan bisa ditanggung karena saya kerja di perusahaan swasta, serta kartu keluarga itu hanya fotocopy saja seperti yang dibuat di akun itu,” paparnya. Ia terus bercerita.

Menurut Lucen, adiknya, Erlinda boru Aritonang, sudah pernah menikah dan mendapat anak. Tapi ia mengaku tidak tahu kapan adik perempuannya itu menikah.

“Adik ku itu menikah dengan (laki) suku Jawa bernama Rian dan memperoleh anak. Tapi suaminya sudah meninggal. Saya tidak tahu kapan pernikahan (mereka) itu,” katanya.

Adakah bukti anak Erlinda bukan hasil hubungannya dengan sang abang, Lucen? “Saya siap untuk tes DNA,” tantang Lucen.

Kasus ini awalnya dibongkar Susi Yuli Simanjutak lewat akun Facebook Dek Yuli S. Belakangan, Yuli memposting status yang isinya tidak pernah menyebut pernikahan sedarah dalam postingan yang berjudul SEKEDAR BERBAGI tersebut.

Meski begitu, Yuli mengatakan bahwa dia menganggap Lucen dan Erlinda telah menikah berdasarkan Kartu Keluarga yang didapat dari kantor tempat suaminya itu bekerja.

Kartu keluarga Lucen dan Erlinda yang sempat diposting Yuli di Facebook. (Facebook)

Pernyataan itu diposting Sekretaris Persatuan Toga Aritonang Sumut, Rion Aritonang. Banyak yang mendukung postingan itu, tapi tidak sedikit pula warganet yang mengecam.

Akun Happy Marida Aritonang, misalnya. Dia mengaku kurang sependapat dengan cara Punguan Aritonang dalam menyelesaikan masalah tersebut.

“Saya boru aritonang dan saya kurang setuju dgn cara pihak aritonang yg mengatasnamakan punguan aritonang se SUMUT…kalaw kalian bijak baca dgn pikiran jernih postingan eda boru juntak itu…dia mmg hanya mengatakan oknum dan tidak ada arah k punguan…saya heran ketika br juntak mengadu sama pihak aritonang ga ad yg mau tau…giliran dia curhat d medsos punguan aritonang pun hohar juga…kalau mau bijak bkn br juntak yg harus kalian tanya…tapi itu s LUCEN sama ERLINDA nya….hadehhhh…asal jgn merasa tertekan aja br juntak mengatakannya…salut saya sama eda br juntak nih…sekalipun dia yg jadi korban tapi masih dgn legowo dtg utk klarifikasi k punguan aritonang…horasss.” tulis akun Happy Marida Aritonang.

Menikah di Medan 7 bulan lalu, Lucen Aritonang dan Susi Yuli boru Simanjuntak bermukim di Duri (Mandau), Riau. Begitu pula Erlinda boru Aritonang serta anaknya. (rom)

BACA JUGA:
Heboh Pernikahan Sedarah, Pomparan Aritonang Bentuk TPF dan Siapkan Sanksi
Viral! Istri Berbagi Suami dengan Adik Ipar, Terbongkar Pernikahan Sedarah Aritonang


Loading...
KOMENTAR ANDA
Berita Terkini Lainnya
Hadiah Akhir Pekan Bertemu Sihar
Metro 24 Jam - Sabtu, 21 April 2018 - 05:05 WIB

Hadiah Akhir Pekan Bertemu Sihar

Waktu makan siang yang dimanfaatkan Sihar Sitorus untuk mengunjungi pusat perbelanjaan di Medan ternyata mengundang perhatian sejumlah pengunjung. Kedatangan Calon ...
Hukuman Mantan Bendahara Pemenangan Ramadhan Pohan Diperberat
Metro 24 Jam - Sabtu, 21 April 2018 - 04:59 WIB

Hukuman Mantan Bendahara Pemenangan Ramadhan Pohan Diperberat

Hukuman Savita Linda Hora Panjaitan selaku mantan bendahara pemenangan pasangan calon Walikota/Wakil Walikota Medan Periode 2015-2020 yakni Ramadhan Pohan-Eddie Kusuma, ...
Kreta Tak Kunjung Ditemukan, Aktivis Pemulung Lapor Kapolda Sumut
Metro 24 Jam - Sabtu, 21 April 2018 - 02:35 WIB

Kreta Tak Kunjung Ditemukan, Aktivis Pemulung Lapor Kapolda Sumut

Sudah lebih seminggu kreta milik Uba Pasaribu hilang digasak maling. Hingga kini, Polsek Medan Sunggal tak kunjung berhasil menemukan pelaku ...
Jaksa dan Hakim Kompak, Tompel Dipenjara 6 Tahun
Siantar 24 Jam - Sabtu, 21 April 2018 - 02:27 WIB

Jaksa dan Hakim Kompak, Tompel Dipenjara 6 Tahun

Wira Pranata alias Tompel, terdakwa pemilik 8 paket sabu, divonis selama 6 tahun penjara oleh majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) ...
Walikota Abaikan Rekomendasi KASN dan DPRD, Pelantikan Pejabat Pemko Siantar Diprotes
Siantar 24 Jam - Sabtu, 21 April 2018 - 02:18 WIB

Walikota Abaikan Rekomendasi KASN dan DPRD, Pelantikan Pejabat Pemko Siantar Diprotes

Pemerintahan Kota (Pemko) Siantar melantik pejabat Eselon III dan IV di ruang data Balai Kota, Jalan Merdeka. Komite Pemerhati Aparatur ...
Bahas Revitalisasi Pasar Horas ‘Panas’, Pedagang Menolak, PD PHJ Tetap Lanjut
Siantar 24 Jam - Sabtu, 21 April 2018 - 02:05 WIB

Bahas Revitalisasi Pasar Horas ‘Panas’, Pedagang Menolak, PD PHJ Tetap Lanjut

Pertemuan pembahasan rencana revitalisasi Pasar Horas antara Aliansi Pedagang Balerong, Kaki Lima dan Kios Tempel (Balimbel) dengan Perusahaan Daerah Pasar ...