Senin, 21 Mei 2018 | 00.25 WIB
Metro24Jam>News>Metro 24 Jam>Keluarga Protes JPU, Terdakwa Bantah Lakukan Curanmor

Keluarga Protes JPU, Terdakwa Bantah Lakukan Curanmor

Kamis, 15 Februari 2018 - 09:00 WIB

IMG-52196

Terdakwa Fendri Marulitua Siregar dan Suparman Tanjung. (Reza/metro24jam.com)

PN MEDAN, metro24jam.com – Sidang kasus pencurian kendaraan bermotor di Pengadilan Negeri (PN) Medan ricuh, Rabu (14/2) sore. Keluarga terdakwa Fendri Marulitua Siregar dan Suparman Tanjung memperotes barang bukti yang diperlihatkan Jaksa Penuntut Umum (JPU), Rina Sari Sitepu.

Merrian Cristi Putri Hutagaol, istri terdakwa Fendri mengatakan, dalam sidang pembacaan dakwaan JPU hanya memperlihatkan barang bukti celana dan helm. Namun pada sidang selanjuntnya, JPU menunjukan barang bukti berupa kunci T.

Merrian menyebut saat kedua terdakwa dijemput dari rumah pada 28 Juli 2017 lalu, polisi tidak ada menemukan kunci leter T. “Kami keberatan dengan barang bukti kunci T yang dihadirkan jaksa. Kenapa dari awal persidangan barang bukti itu tidak ditunjkkan? Saya sudah protes, tapi jaksanya tak perduli,” ucap Merrian dengan suara lantang.

Merrian menjelaskan, pada sidang kedua, majelis hakim yang diketuai Janverson Sinaga sempat mempertanyakan berkas kedua terdakwa bisa sampai pengadilan sementara barang buktinya tidak cukup. Merrian pun menduga sidang tersebut dipaksakan pihak kepolisian dan jaksa.

“Hakim sudah bilang, kalau tidak ada buktinya, pulangkan saja terdakwanya. Memang suami saya residivis, tapi suami saya tidak melakukan pencurian sepeda motor itu. Saat korban dihadiri dalam persidangan, korban tidak mengakui suami saya sebagai pelaku,” kata wanita yang berprofesi sebagai juru parkir ini.

Dalam persidangan dengan agenda pembacaan nota pembelaan (pledoi), terdakwa Fendri membantah melakukan pencurian sepeda motor. Fendri juga menyangkal barang bukti yang diperlihatkan jaksa.

Dalam kasus ini, kedua terdakwa ditembak di kedua kakinya dan dipaksa mengaku sebagai pelaku curanmor. “Saya memang seorang residivis. Tapi apa saya tidak boleh bertobat? Sekarang saya harus mengakui perbuatan yang tidak saya lakukan. Kedua kaki saya juga ditembak,” kata Fendri.

Fendri pun terancam hukuman 5 tahun penjara atas tuduhan yang ia bantah.

“Saya mohon dengan hormat kepada jaksa dan hakim untuk mempertimbangkan tuntutan ini. Saya sudah cukup menderita karena pisah dari istri dan tiga anak saya yang masih kecil. Saya ditembak, dipenjara dan dihadili atas perbuatan yang tidak saya lakukan,” ucap warga Jalan Sei Mencirim, Medan ini.

JPU Rina Sari Sitepu yang dikonfirmasi soal pengakuan terdakwa Fendri dan istrinya, enggan menjawab pertanyaan wartawan. “Nanti ya,” katanya dengan langkah tergesa-gesa meninggalkan gedung pengadilan. (rez)


Loading...
KOMENTAR ANDA
Berita Terkini Lainnya
Sihar Sitorus: Kesampingkan Kecewa Gunakan Hak Suara
Metro 24 Jam - Minggu, 20 Mei 2018 - 23:56 WIB

Sihar Sitorus: Kesampingkan Kecewa Gunakan Hak Suara

Calon Wakil Gubernur (Cawagub) Sumatera Utara (Sumut) Sihar Sitorus mengharapkan masyarakat menggunakan hak suaranya dengan baik. Selain itu harus membuang ...
Buka Puasa Bersama Menjadi Momen Reuni Alumni SMK Swasta Padamu Negeri TA 2010
Metro 24 Jam - Minggu, 20 Mei 2018 - 23:53 WIB

Buka Puasa Bersama Menjadi Momen Reuni Alumni SMK Swasta Padamu Negeri TA 2010

Buka puasa bersama alias Bukber memang dijadikan ajang kebersamaan, silaturahmi, sekaligus moment reuni bagi orang-orang yang sudah lama tidak berjumpa ...
Gara-Gara Copy Paste Status, Dosen USU Itu Akhirnya Menyesal
Metro 24 Jam - Minggu, 20 Mei 2018 - 22:04 WIB

Gara-Gara Copy Paste Status, Dosen USU Itu Akhirnya Menyesal

Himma Dewiyana Lubis (46), warga Jalan Melinjo Komplek Johor Indah Kelurahan Gedung Johor Kecamatan Medan Johor, menyatakan penyesalannya setelah ditahan ...
Jamaah Mesjid Ar Ridho Demo dan Grebek Judi Berkedok Game di Titipapan
Metro 24 Jam - Minggu, 20 Mei 2018 - 19:05 WIB

Jamaah Mesjid Ar Ridho Demo dan Grebek Judi Berkedok Game di Titipapan

Seratusan umat Islam spontan melakukan demo dan menggrebek lokasi perjudian game online Golden, di Jalan Platina Raya, Lingkungan II Kelurahan ...
Periode April-Mei, Polres Asahan Ungkap 48 Kasus Narkoba dan Sita Ribuan Botol Miras
Metro 24 Jam - Minggu, 20 Mei 2018 - 18:23 WIB

Periode April-Mei, Polres Asahan Ungkap 48 Kasus Narkoba dan Sita Ribuan Botol Miras

Satuan Reserse Narkoba Polres Asahan berhasil mengungkap 48 kasus tindak pidana penyalahgunaan narkotika. Hasil pengungkapan itu, polisi menyita 25 batang ...
Resmi Ditahan, Dosen USU Himma Lubis Sempat Pingsan
Metro 24 Jam - Minggu, 20 Mei 2018 - 17:22 WIB

Resmi Ditahan, Dosen USU Himma Lubis Sempat Pingsan

Sehari pasca dijemput dari kediamannya, Himma Dewiyana Lubis (45), akhirnya resmi ditahan Subdit II/Cybercrime Ditreskrimsus Poldasu, Minggu (20/5/2018) sore.Himma, resmi ...