Jumat, 27 April 2018 | 09.53 WIB
Metro24Jam>News>Metro 24 Jam>Ratusan Masyarakat Ikuti Deklarasi Tolak Politik Uang dan Politisasi SARA

Ratusan Masyarakat Ikuti Deklarasi Tolak Politik Uang dan Politisasi SARA

Rabu, 14 Februari 2018 - 20:17 WIB

IMG-52177

Deklarasi Tolak Politik Uang dan SARA. (ist/metro24jam.com)

MEDAN, metro24jam.com – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Sumatera Utara menggelar Deklarasi Tolak dan Lawan Politik Uang dan Politisasi suku agama ras dan antargolongan (SARA) untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) berkualitas. 

Acara yang digelar di Lapangan Istana Maimun, Jalan Brigjen Katamso Medan ini dihadiri, Gubsu HT Erry Nuradi, Kapoldasu Irjen Pol Paulus Waterpauw, Cawagubsu Sihar Sitorus, Cawagubsu Musa Rajeckshah, partai politik (Parpol), forum komunikasi pimpinan daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, organisasi masyarakat dan berbagai elemen masyarakat lainnya, Rabu (14/2/2018) siang.

“Tolak bersama, tolak dan lawan politik uang, politisasi SARA untuk Pilkada 2018 yang berintegritas,” kata Ketua Bawaslu Sumut, Syafrida R Rasahan.

Dikatakannya, deklarasi ini sebagai langkah mengawal Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara, Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati dan Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota di 8 kabupaten/kota di Sumut.

“Ini merupakan program nasional. Kita di Sumut juga akan melaksanakanya serentak di seluruh Sumatera Utara,” katanya.

Tolak dan lawan politk uang pada Pilkada 2018 ini penting, mengingat politik uang dan politisasi SARA merupakan ancaman besar bagi demokrasi dan kedaulatan rakyat.

“Politik uang tidak memberikan pendidikan politik kepada masyarakat. Mencederai integritas penyelenggaraan Pilkada. Sedangkan politisasi SARA berakibat masyarakat terkotak-kotak. Kita harus lawan bersama,” katanya.

Dalam kesempatan itu Syafrida berkomitmen serta mengajak pemilih untuk menentukan pilihannya secara cerdas berdasarkan visi, misi dan program kerja, bukan karena politik uang dan SARA. 

Untuk itu, dalam mendukung pengawasan dan penanganan pelanggaran terhadap politik uang dan politisasi SARA juga hatus dilakukan oleh pengawas Pemilu. Tidak akan melakukan intimidasi, ujaran kebencian, kekerasan atau aktivitas dalam bentuk apapun yang dapat mengganggu proses penanganan pelanggaran politik uang dan SARA.

Sementara itu, Kapoldasu Irjen Paulus Waterpauw sangat memberikan penghargaan yang sebesar-besarnya kepada Bawaslu yang telah mengadakan kegiatan ini. 

“Tahun 2018 adalah tahun politik dimana di wilayah Sumut ada 8 Kabupaten/kota yang akan mengadakan Pilkada,” kata Irjen Paulus. Menjelang masa kampanye akan kerap digunakan oleh oknum-oknum untuk melakukan politik uang (money politic) maupun politisasi SARA. 

Dalam mengantisipasi hal itu lanjut dikatakannya, polisi telah membentuk Satgas Nusantara yang akan bekerja mengantisipasi hal-hal yang berbau SARA menjadi meluas kemana-kemana. “Jadikan Pilkada ini berjalan dengan damai tanpa harus dikotori dengan politik uang apalagi sampai politisasi SARA,” harapnya. 

Sedangkan Cawagubsu Musa Rajekshah yang turut dalam acara itu menegaskan kalau hal itu sudah menjadi komitmen awal mereka jauh sebelum pelaksanaan Pilgubsu 2018 digelar.

“Tanpa ada hal seperti hari ini, kita komitmen untuk tidak ada politik uang, dan tidak menyetujui politik SARA,” tegas Ijeck usai deklarasi bersama seluruh partai pengusungnya.

Akan tetapi, sambung Ijeck, pemahaman seperti ini hendaknya ditularkan kepada seluruh masyarakat dengan harapan tugas Bawaslu Sumut dalam mengawasi tahapan Pilgubsu menjadi lebih ringan. “Lebih ringan pekerjaannya kalau masyarakat paham apa yang dimaksud politik uang dan politik SARA,” singgungnya.

Tak hanya itu, saat berada di atas panggung, Ijeck mendaklarasikan diri akan mengawasi praktik politik uang dan politik SARA, karena akan menjadi ancaman besar bagi demokrasi dan kedaulatan rakyat. (vin)


Loading...
KOMENTAR ANDA
Berita Terkini Lainnya
Baru Beli Sabu Ditangkap Polisi, Bandarnya Terciduk di Dalam Rumah
Metro 24 Jam - Jumat, 27 April 2018 - 06:44 WIB

Baru Beli Sabu Ditangkap Polisi, Bandarnya Terciduk di Dalam Rumah

Personel Polsek Tanjungbalai Selatan meringkus seorang pembeli sabu berikut bandarnya bernama Fauzi (46), warga Jalan Anwar Idris, Lingkungan IV, Kelurahan ...
Resmikan Posko Patriot, Sihar Disambut Barongsai dan Reog
Metro 24 Jam - Jumat, 27 April 2018 - 05:49 WIB

Resmikan Posko Patriot, Sihar Disambut Barongsai dan Reog

Calon Wakil Gubernur (Cawagub) Sumatera Utara Sihar Sitorus disambut barongsai dan reog diarak untuk menyapa warga Desa Helvetia Kecamatan Labuhan ...
Ali Ngabalin: Kalau Sumut tak Bisa Pilkada Damai, Biar Kami Orang Papua yang Jaga
Metro 24 Jam - Jumat, 27 April 2018 - 00:00 WIB

Ali Ngabalin: Kalau Sumut tak Bisa Pilkada Damai, Biar Kami Orang Papua yang Jaga

Ketua Badan Koordinator Mubaligh Indonesia, Dr H Ali Muchtar Ngabalin MA, menyebut Sumatera Utara (Sumut) adalah barometer Indonesia. Maka, mengantisipasi ...
Pulas Tertidur, HP Disikat Maling, Rekaman CCTV pun Hilang, Ali Toho Lapor Polisi
Metro 24 Jam - Kamis, 26 April 2018 - 23:33 WIB

Pulas Tertidur, HP Disikat Maling, Rekaman CCTV pun Hilang, Ali Toho Lapor Polisi

Tiga unit HP milik Ali Toho (56), yang sedang di-charger di warung Jalan Pahlawan,Gang Roso, Kelurahan Kedai Durian, Kecamatan Delitua ...
Ketangkap CCTV Curi Besi, Bulu Terciduk Rekannya Buron
Metro 24 Jam - Kamis, 26 April 2018 - 22:59 WIB

Ketangkap CCTV Curi Besi, Bulu Terciduk Rekannya Buron

'Gelap' tak punya uang, Budianto alias Bulu nekat mencuri besi di bengkel las PT Cahaya Casindo Cemerlang. Sial bagi Bulu, ...
Divonis 5 Tahun 6 Bulan, Bayar UP Rp5 M Lebih, OK Arya: “Pusing Kepala Ku!”
Metro 24 Jam - Kamis, 26 April 2018 - 22:45 WIB

Divonis 5 Tahun 6 Bulan, Bayar UP Rp5 M Lebih, OK Arya: “Pusing Kepala Ku!”

Bupati Batubara non aktif, OK Arya Zulkarnaen, mengaku pusing setelah dijatuhi vonis 5 tahun 6 bulan penjara dan denda Rp200 ...