Rabu, 18 Juli 2018 | 02.02 WIB
Metro24Jam>News>Metro 24 Jam>Ratusan Masyarakat Ikuti Deklarasi Tolak Politik Uang dan Politisasi SARA

Ratusan Masyarakat Ikuti Deklarasi Tolak Politik Uang dan Politisasi SARA

Rabu, 14 Februari 2018 - 20:17 WIB

IMG-52177

Deklarasi Tolak Politik Uang dan SARA. (ist/metro24jam.com)

MEDAN, metro24jam.com – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Sumatera Utara menggelar Deklarasi Tolak dan Lawan Politik Uang dan Politisasi suku agama ras dan antargolongan (SARA) untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) berkualitas. 

Acara yang digelar di Lapangan Istana Maimun, Jalan Brigjen Katamso Medan ini dihadiri, Gubsu HT Erry Nuradi, Kapoldasu Irjen Pol Paulus Waterpauw, Cawagubsu Sihar Sitorus, Cawagubsu Musa Rajeckshah, partai politik (Parpol), forum komunikasi pimpinan daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, organisasi masyarakat dan berbagai elemen masyarakat lainnya, Rabu (14/2/2018) siang.

“Tolak bersama, tolak dan lawan politik uang, politisasi SARA untuk Pilkada 2018 yang berintegritas,” kata Ketua Bawaslu Sumut, Syafrida R Rasahan.

Dikatakannya, deklarasi ini sebagai langkah mengawal Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara, Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati dan Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota di 8 kabupaten/kota di Sumut.

“Ini merupakan program nasional. Kita di Sumut juga akan melaksanakanya serentak di seluruh Sumatera Utara,” katanya.

Tolak dan lawan politk uang pada Pilkada 2018 ini penting, mengingat politik uang dan politisasi SARA merupakan ancaman besar bagi demokrasi dan kedaulatan rakyat.

“Politik uang tidak memberikan pendidikan politik kepada masyarakat. Mencederai integritas penyelenggaraan Pilkada. Sedangkan politisasi SARA berakibat masyarakat terkotak-kotak. Kita harus lawan bersama,” katanya.

Dalam kesempatan itu Syafrida berkomitmen serta mengajak pemilih untuk menentukan pilihannya secara cerdas berdasarkan visi, misi dan program kerja, bukan karena politik uang dan SARA. 

Untuk itu, dalam mendukung pengawasan dan penanganan pelanggaran terhadap politik uang dan politisasi SARA juga hatus dilakukan oleh pengawas Pemilu. Tidak akan melakukan intimidasi, ujaran kebencian, kekerasan atau aktivitas dalam bentuk apapun yang dapat mengganggu proses penanganan pelanggaran politik uang dan SARA.

Sementara itu, Kapoldasu Irjen Paulus Waterpauw sangat memberikan penghargaan yang sebesar-besarnya kepada Bawaslu yang telah mengadakan kegiatan ini. 

“Tahun 2018 adalah tahun politik dimana di wilayah Sumut ada 8 Kabupaten/kota yang akan mengadakan Pilkada,” kata Irjen Paulus. Menjelang masa kampanye akan kerap digunakan oleh oknum-oknum untuk melakukan politik uang (money politic) maupun politisasi SARA. 

Dalam mengantisipasi hal itu lanjut dikatakannya, polisi telah membentuk Satgas Nusantara yang akan bekerja mengantisipasi hal-hal yang berbau SARA menjadi meluas kemana-kemana. “Jadikan Pilkada ini berjalan dengan damai tanpa harus dikotori dengan politik uang apalagi sampai politisasi SARA,” harapnya. 

Sedangkan Cawagubsu Musa Rajekshah yang turut dalam acara itu menegaskan kalau hal itu sudah menjadi komitmen awal mereka jauh sebelum pelaksanaan Pilgubsu 2018 digelar.

“Tanpa ada hal seperti hari ini, kita komitmen untuk tidak ada politik uang, dan tidak menyetujui politik SARA,” tegas Ijeck usai deklarasi bersama seluruh partai pengusungnya.

Akan tetapi, sambung Ijeck, pemahaman seperti ini hendaknya ditularkan kepada seluruh masyarakat dengan harapan tugas Bawaslu Sumut dalam mengawasi tahapan Pilgubsu menjadi lebih ringan. “Lebih ringan pekerjaannya kalau masyarakat paham apa yang dimaksud politik uang dan politik SARA,” singgungnya.

Tak hanya itu, saat berada di atas panggung, Ijeck mendaklarasikan diri akan mengawasi praktik politik uang dan politik SARA, karena akan menjadi ancaman besar bagi demokrasi dan kedaulatan rakyat. (vin)


Loading...
KOMENTAR ANDA
Berita Terkini Lainnya
Upacara Kesadaran Nasional di Deliserdang, Bupati Ingatkan Hari Aksara Internasional
Metro 24 Jam - Rabu, 18 Juli 2018 - 02:01 WIB

Upacara Kesadaran Nasional di Deliserdang, Bupati Ingatkan Hari Aksara Internasional

Bupati Deliserdang H Ashari Tambunan pimpin upacara Hari Kesadaran Nasional Pemerintah Kabupaten Deliserdang, Selasa (17/7), di Lapangan Kantor Bupati, bersamaan ...
DPC Partai Garuda Serahkan Berkas Bacaleg ke KPUD Siantar
Metro 24 Jam - Rabu, 18 Juli 2018 - 01:45 WIB

DPC Partai Garuda Serahkan Berkas Bacaleg ke KPUD Siantar

Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Garuda Pematangsiantar hadir di Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kota Pematangsiantar, untuk menyerahkan berkas pengajuan ...
Sambut HBA-58 dan HUT IAD-18, Kejari Deliserdang Bagikan 1.000 Nasi Bungkus
Metro 24 Jam - Rabu, 18 Juli 2018 - 01:36 WIB

Sambut HBA-58 dan HUT IAD-18, Kejari Deliserdang Bagikan 1.000 Nasi Bungkus

Banyak cara yang dapat dilakukan untuk mencari simpatik masyarakat dalam menyambut Hari Bakti Adhyaksa (HBA) ke-58 tahun dan HUT Ikatan ...
Pengedar Sabu Ditembak Mati: Jaringan Rizal Cs dan Kasus 14 Kg Sabu di Namorambe
Metro 24 Jam - Rabu, 18 Juli 2018 - 01:23 WIB

Pengedar Sabu Ditembak Mati: Jaringan Rizal Cs dan Kasus 14 Kg Sabu di Namorambe

Salah satu terduga jaringan pengedari sabu yang ditembak mati oleh polisi, Selasa (17/7/2018), merupakan bagian dari jaringan Rizal, yang sebelumnya ...
Maling Kreta Kualat! Sering Beraksi di Masjid, Ditembak Polisi
Metro 24 Jam - Rabu, 18 Juli 2018 - 00:57 WIB

Maling Kreta Kualat! Sering Beraksi di Masjid, Ditembak Polisi

Sekali maen berhasil, duo kawanan maling kreta jadi ketagihan. Kemarin, aksi keduanya berakhir setelah ditembak tim anti bandit Polres Binjai ...
Pengedar Sabu Ditembak Mati, Ini Penjelasan Kapolrestabes Medan
Metro 24 Jam - Selasa, 17 Juli 2018 - 21:50 WIB

Pengedar Sabu Ditembak Mati, Ini Penjelasan Kapolrestabes Medan

Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Medan meringkus 3 pengedar sabu asal Aceh di Jalan Rakyat, Kecamatan Medan Timur, Selasa (17/7/2018) pagi ...