Jumat, 27 April 2018 | 10.02 WIB
Metro24Jam>News>Metro 24 Jam>Siap Ganti Kerugian, Nelayan Sergai Damai Kapal Jasa Laut

Siap Ganti Kerugian, Nelayan Sergai Damai Kapal Jasa Laut

Selasa, 13 Februari 2018 - 17:44 WIB

IMG-52077

Mediasi antara nelayan Sergai dengan pihak kapal Jasa Laut. (ist/metro24jam.com)

PANTAI CERMIN, metro24jam.com – Kapal Jasa Laut milik nelayan asal Tanjungbalai yang ditangkap nelayan Pantai Cermin, Kecamatan Pantai Cermin, Sergai dan sempat diamankan kekantor Satpol-Air Polres Sergai, bakal dilepas.

Pihak pemilik kapal Jasa Laut dikabarkan sudah melakukan perdamaian dengan para nelayan Sergai di Kantor Desa Kuala Lama, Pantai Cermin, dengan cara mengganti jaring nelayan yang rusak, Selasa (13/2/2018) sekira jam 13.00 wib.

Perdamaian antara pihak kapal Jasa Laut dan nelayan Pantai Cermin disaksikan Kasat Polair Polres Sergai, Kapolsek Pantai Cermin dan Kades Kuala Lama.

Sebelumnya para nelayan pantai Cermin menangkap kapal ‘Tang Kerang’ Jasa Laut telah mengambil kerang di zona 2 mil bibir pantai. Tindakan itu menyebabkan beberapa jaring nelayan rusak akibat tertarik mesin pengambil kerang milik kapal Jasa Laut, Sabtu (10/2) sekira jam 01.00 wib.

Atas kejadian itu, 8 ABK dan 1 tekong dan kapal Jasa Laut diamankan ke Kantor Sat Polair Polres Sergai untuk diproses atas adanya laporan dari nelayan atas kerusakan jaring mereka disebabkan kapal tersebut.

Namun, menurut informasi terakhir yang diterima, pihak kapal Jasa Laut telah bersedia mengganti rugi semua kerusakan jaring milik nelayan sehingga kedua belah pihak melakukan perdamaian.

Usman selaku Kades Kuala Lama mengatakan, dirinya menjembatani pertemuan damai dilakukan para nelayan dan pihak kapal Jasa Laut untuk meminta ganti rugi terhadap kerusakan jaring nelayan.

“Mereka para nelayan minta agar jaring mereka rusak diganti pihak kapal,” paparnya.

Kapolres Sergai, AKBP Nicolas Ary Lilipaly, kepada Metro24Jam ini melalui WhatsApp mengamini perdamaian antara pihak kapal dan para nelayan Sergai itu.

“Perdamaian antara pelaku dan korban untuk pencabutan laporan polisi agar dapat diselesaikan,” terang AKBP Nicolas. (mad)

BACA JUGA:
Curi Kerang dari Pantai Cermin, 9 Nelayan Tanjungbalai Diamankan


Loading...
KOMENTAR ANDA
Berita Terkini Lainnya
Baru Beli Sabu Ditangkap Polisi, Bandarnya Terciduk di Dalam Rumah
Metro 24 Jam - Jumat, 27 April 2018 - 06:44 WIB

Baru Beli Sabu Ditangkap Polisi, Bandarnya Terciduk di Dalam Rumah

Personel Polsek Tanjungbalai Selatan meringkus seorang pembeli sabu berikut bandarnya bernama Fauzi (46), warga Jalan Anwar Idris, Lingkungan IV, Kelurahan ...
Resmikan Posko Patriot, Sihar Disambut Barongsai dan Reog
Metro 24 Jam - Jumat, 27 April 2018 - 05:49 WIB

Resmikan Posko Patriot, Sihar Disambut Barongsai dan Reog

Calon Wakil Gubernur (Cawagub) Sumatera Utara Sihar Sitorus disambut barongsai dan reog diarak untuk menyapa warga Desa Helvetia Kecamatan Labuhan ...
Ali Ngabalin: Kalau Sumut tak Bisa Pilkada Damai, Biar Kami Orang Papua yang Jaga
Metro 24 Jam - Jumat, 27 April 2018 - 00:00 WIB

Ali Ngabalin: Kalau Sumut tak Bisa Pilkada Damai, Biar Kami Orang Papua yang Jaga

Ketua Badan Koordinator Mubaligh Indonesia, Dr H Ali Muchtar Ngabalin MA, menyebut Sumatera Utara (Sumut) adalah barometer Indonesia. Maka, mengantisipasi ...
Pulas Tertidur, HP Disikat Maling, Rekaman CCTV pun Hilang, Ali Toho Lapor Polisi
Metro 24 Jam - Kamis, 26 April 2018 - 23:33 WIB

Pulas Tertidur, HP Disikat Maling, Rekaman CCTV pun Hilang, Ali Toho Lapor Polisi

Tiga unit HP milik Ali Toho (56), yang sedang di-charger di warung Jalan Pahlawan,Gang Roso, Kelurahan Kedai Durian, Kecamatan Delitua ...
Ketangkap CCTV Curi Besi, Bulu Terciduk Rekannya Buron
Metro 24 Jam - Kamis, 26 April 2018 - 22:59 WIB

Ketangkap CCTV Curi Besi, Bulu Terciduk Rekannya Buron

'Gelap' tak punya uang, Budianto alias Bulu nekat mencuri besi di bengkel las PT Cahaya Casindo Cemerlang. Sial bagi Bulu, ...
Divonis 5 Tahun 6 Bulan, Bayar UP Rp5 M Lebih, OK Arya: “Pusing Kepala Ku!”
Metro 24 Jam - Kamis, 26 April 2018 - 22:45 WIB

Divonis 5 Tahun 6 Bulan, Bayar UP Rp5 M Lebih, OK Arya: “Pusing Kepala Ku!”

Bupati Batubara non aktif, OK Arya Zulkarnaen, mengaku pusing setelah dijatuhi vonis 5 tahun 6 bulan penjara dan denda Rp200 ...