Kamis, 26 April 2018 | 07.03 WIB
Metro24Jam>News>Siantar 24 Jam>Pengedar Dipenjara 8 Tahun, 2 Pembeli Dihukum Berbeda

Pengedar Dipenjara 8 Tahun, 2 Pembeli Dihukum Berbeda

Selasa, 13 Februari 2018 - 07:13 WIB

IMG-52019

Zulmi Azis di giring dari ruang tahanan. (Ferry/metro24jam.com)

PN SIMALUNGUN, metro24jam.com – Zulmi Azis Rangkuti (27), pengedar sabu divonis dengan pidana penjara selama 8 tahun, sedangkan 2 pembelinya, Ilham Syahputra alias Busuk (23) dan Bambang Suseno (20) dihukum berbeda. Pembacaan putusan terhadap ketiga terdakwa digelar di Pengadilan Negeri (PN) Simalungun, Senin (12/2/2018).

Dalam amar putusannya, majelis hakim yang dipimpin Abdul Hadi Nasution, menyatakan ketiga warga Nagori Purbasari, Kecamatan Tapian Dolok, Kabupaten Simalungun itu terbukti bersalah melanggar Pasal 114 ayat 1 jo Pasal 132 UU No.35 Tahun 2009 Tentang Narkotika.

Zulmi divonis 8 tahun penjara, Ilham 6 tahun penjara dan Bambang 5 tahun 6 bulan penjara. Selain itu, ketiganya dijatuhi pidana denda senilai Rp1 miliar. Bila denda tidak dibayar, diganti dengan pidana penjara selama 6 bulan.

Hukuman itu lebih ringan dari tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) yang menuntut Zulmi pidana penjara selama 9 tahun, Ilham dan Bambang dituntut penjara selama 8 tahun.

Sekadar diketahui, ketiganya diringkus personil Satuan Reserse (Satres) Narkoba Polres Simalungun pada 8 September 2017 lalu. Polisi mengamankan Zulmi dari rumahnya.

Saat digeledah, ditemukan barang bukti berupa 1 bungkus plastik sedang berisi 1 bungkus plastik klip kecil berisi sabu seberat 0,14 gram.

Ketika diinterogasi, Zulmi mengaku, sabu tersebut dibelinya dari Dede (DPO) seharga Rp500 ribu. Usai membeli sabu, Zulmi memaketinya menjadi beberapa paket kecil. Lalu, 2 bungkus plastik klip kecil berisi sabu dijual kepada Ilham dan Bambang seharga Rp350 ribu.

Selain sabu tersebut, turut diamankan 1 bungkus plastik klip kosong dan 1 unit handphone merk Samsung warna putih sebagai barang bukti. (fer)


Loading...
KOMENTAR ANDA
Berita Terkini Lainnya
PN Medan Ricuh ! Terdakwa dan Saksi Korban Baku Hantam
Metro 24 Jam - Kamis, 26 April 2018 - 04:59 WIB

PN Medan Ricuh ! Terdakwa dan Saksi Korban Baku Hantam

Ruang Kartika, Gedung Pengadilan Negeri (PN) Medan, mendadak ricuh, Rabu (25/4/2018) sore. Pasalnya, terdakwa kasus dugaan penganiayaan, Fery Syahputra bersama ...
Oplos Gas Subsidi ke Tabung 12 Kg, Empat Orang Diringkus Polisi
Metro 24 Jam - Kamis, 26 April 2018 - 04:54 WIB

Oplos Gas Subsidi ke Tabung 12 Kg, Empat Orang Diringkus Polisi

Satuan Reserse Kriminal Polres Deliserdang melalui Unit Tindak Pidana Tertentu (Tipiter) berhasil menangkap empat orang pelaku pengoplosan gas bersubsidi ukuran ...
Perbaikan Cross Drain di Berastagi Dikerjakan
Metro 24 Jam - Kamis, 26 April 2018 - 04:44 WIB

Perbaikan Cross Drain di Berastagi Dikerjakan

Perbaikan cross drain (saluran drainase melintang) di Km 63, tepatnya di simpang Jalan Listrik Atas-Jalan Djamin Ginting, Berastagi, yang dimulai Selasa ...
Sambut HUT Polri ke-72, Polsek dan Muspika Percut Sei Tuan Tanding Futsal dengan Wartawan
Metro 24 Jam - Kamis, 26 April 2018 - 04:39 WIB

Sambut HUT Polri ke-72, Polsek dan Muspika Percut Sei Tuan Tanding Futsal dengan Wartawan

Menyambut Hut Polri ke-72, Kepolisian Sektor Percut Sei Tuan menggelar olahraga bersama dengan Muspika, unsur TNI dari Koramil serta wartawan ...
Remas Payudara Siswi SMA Lalu Puaskan Birahi Sendiri, Pria Ini Terancam 15 Tahun Penjara
Metro 24 Jam - Rabu, 25 April 2018 - 22:13 WIB

Remas Payudara Siswi SMA Lalu Puaskan Birahi Sendiri, Pria Ini Terancam 15 Tahun Penjara

Syahputra (34), warga Sei Kambing B II, Kecamatan Helvetia terancam dibui lama. Pria yang hidup melajang itu ditangkap lantaran melakukan ...
Inacraft 2018, Stand Deliserdang Dipadati Pengunjung, Tenun Sutra Paling Diminati
Metro 24 Jam - Rabu, 25 April 2018 - 21:05 WIB

Inacraft 2018, Stand Deliserdang Dipadati Pengunjung, Tenun Sutra Paling Diminati

Kabupaten Deliserdang mengikuti pameran International Handicraft (Inacraft) 2018 di Assembly Hall JCC Senayan, Jakarta. Pameran dibuka oleh Wakil Presiden RI ...