Senin, 21 Mei 2018 | 00.13 WIB
Metro24Jam>News>Siantar 24 Jam>Aniaya Remaja 13 Tahun, Pangulu & Sekdes Mariah Jambi Masuk Sel

Aniaya Remaja 13 Tahun, Pangulu & Sekdes Mariah Jambi Masuk Sel

Senin, 12 Februari 2018 - 04:58 WIB

IMG-51927

Pangulu (berjenggot), Sekdes (tengah) dan SP (Ga/metro24jam.com)

SIMALUNGUN, metro24jam.com – Oknum Sekretaris Nagori (desa) Mariah Jambi, Kecamatan Jawa Maraja Bah Jambi, Kabupaten Simalungun berinisial KM (45) terancam dipecat sebagai ASN (Aparatur Sipil Negeri).

Pasalnya, bersama oknum pangulu berinisial, S (49) dan seorang warga, SP (42) dituduh melakukan persekusi atau tindakan kekerasan secara sistimatis alias penganiayaan terhadap seorang remaja, JS (13). Ketinya diciduk tim unit PPA dibantu personel Jahtanras Sat Reskrim Polres Simalungun, Sabtu (10/2/2018) kemarin.

“Tadi malam, ketiganya dijemput langsung dari rumah masing-masing,” kata Kapolres Simalungun, AKBP Marudut Liberty Panjaitan, melalui Kasat Reskrim, AKP Damos C Aritonang, didampingi Kanit PPA, Iptu Bottor Tobing di Aspol, Minggu (11/2/2018), sekira jam 09.30 wib.

Diketahui bahwa korban adalah pelajar salah satu SMP yang juga tinggal di Huta Raya Timuran, Nagori Mariah Jambi bersama orangtuanya.

“Berdasarkan laporan orangtua korban dan penyelidikan, dilakukan penangkapan ketiganya yang diduga melakukan penganiayaan terhadap seorang anak di bawah umur,” jelas perwira tiga balok emas itu.

Kasat mengatakan, bahwa oknum pangulu bersama Sekdes dan SP dijerat pasal 80 ayat 1 UU (Undang-Undang) 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak atau pasal 333 KUHPidana dengan ancaman 8 tahun penjara.

Informasi diperoleh, tindak persekusi yang dialami JS sebenarnya terjadi Selasa (25/10/2016) silam, di rumah berwarna kuning muda milik SP.

Peristiwa itu berawal kecurigaan SP bahwa JS telah mencuri uang miliknya. Saat itu, SP mendatangi JS di rumah orangtuanya dan langsung melakukan pemukulan. Selanjutnya SP menggiring JS ke rumahnya.

Di rumah SP itu lah, JS kembali mendapatkan pukulan dan saat itu juga diduga turut dilakukan oknum pangulu dan Sekdes dimaksud.

“Makanya terlibat oknum pangulu sama Sekdesnya. Karena ikut melakukan pemukulan setelah di rumah si SP itu ,” kata seorang polisi yang ditemui di Aspol (Asrama Polisi) Jalan Sangnaualuh, Kelurahan Siopat Suhu, Kecamatan Siantar Timur.

Tak puas memukul, ketiganya kemudian mengikatkan sebuah batu besar ke tubuh JS dan merendam remaja itu dalam kolam yang berada di sekitar rumah tersebut.

“Habis dipukul, diikat batu di tubuhnya. Kemudian, direndam dalam air kolam komplek rumah itu. Makanya, sudah seperti persekusilah,” jelas polisi berkulit putih itu.

Penyiksaan yang dialami JS belum berhenti. Remaja itu kemudian dimasukan ke sebuah ruangan dan dikurung lebih dari satu jam. “Habis direndam, disekap lagi ke dalam sebuah ruangan,” ujar polisi yang turut menangkap ketiga oknum tersebut.

Selain meringkus ketiga oknum tersebut, polisi juga mengamankan satu buah kursi plastik warna merah maron yang sudah pudar sebagai barang bukti.

Sementara, oknum pangulu ketika ditanya mengaku tidak ada melakukan pemukulan. “Gak ada saya pukul,” kilahnya, meski sudah berpakaian warna oranye bertuliskan Tahanan Polres Simalungun.

Sedangkan, oknum Sekdes dan SP mengaku silap. “Silap,” ucap keduanya singkat sembari berjalan menuju mobil untuk dibawa ke sel Polres Simalungun di Kecamatan Raya. (ga)


Loading...
KOMENTAR ANDA
Berita Terkini Lainnya
Sihar Sitorus: Kesampingkan Kecewa Gunakan Hak Suara
Metro 24 Jam - Minggu, 20 Mei 2018 - 23:56 WIB

Sihar Sitorus: Kesampingkan Kecewa Gunakan Hak Suara

Calon Wakil Gubernur (Cawagub) Sumatera Utara (Sumut) Sihar Sitorus mengharapkan masyarakat menggunakan hak suaranya dengan baik. Selain itu harus membuang ...
Buka Puasa Bersama Menjadi Momen Reuni Alumni SMK Swasta Padamu Negeri TA 2010
Metro 24 Jam - Minggu, 20 Mei 2018 - 23:53 WIB

Buka Puasa Bersama Menjadi Momen Reuni Alumni SMK Swasta Padamu Negeri TA 2010

Buka puasa bersama alias Bukber memang dijadikan ajang kebersamaan, silaturahmi, sekaligus moment reuni bagi orang-orang yang sudah lama tidak berjumpa ...
Gara-Gara Copy Paste Status, Dosen USU Itu Akhirnya Menyesal
Metro 24 Jam - Minggu, 20 Mei 2018 - 22:04 WIB

Gara-Gara Copy Paste Status, Dosen USU Itu Akhirnya Menyesal

Himma Dewiyana Lubis (46), warga Jalan Melinjo Komplek Johor Indah Kelurahan Gedung Johor Kecamatan Medan Johor, menyatakan penyesalannya setelah ditahan ...
Jamaah Mesjid Ar Ridho Demo dan Grebek Judi Berkedok Game di Titipapan
Metro 24 Jam - Minggu, 20 Mei 2018 - 19:05 WIB

Jamaah Mesjid Ar Ridho Demo dan Grebek Judi Berkedok Game di Titipapan

Seratusan umat Islam spontan melakukan demo dan menggrebek lokasi perjudian game online Golden, di Jalan Platina Raya, Lingkungan II Kelurahan ...
Periode April-Mei, Polres Asahan Ungkap 48 Kasus Narkoba dan Sita Ribuan Botol Miras
Metro 24 Jam - Minggu, 20 Mei 2018 - 18:23 WIB

Periode April-Mei, Polres Asahan Ungkap 48 Kasus Narkoba dan Sita Ribuan Botol Miras

Satuan Reserse Narkoba Polres Asahan berhasil mengungkap 48 kasus tindak pidana penyalahgunaan narkotika. Hasil pengungkapan itu, polisi menyita 25 batang ...
Resmi Ditahan, Dosen USU Himma Lubis Sempat Pingsan
Metro 24 Jam - Minggu, 20 Mei 2018 - 17:22 WIB

Resmi Ditahan, Dosen USU Himma Lubis Sempat Pingsan

Sehari pasca dijemput dari kediamannya, Himma Dewiyana Lubis (45), akhirnya resmi ditahan Subdit II/Cybercrime Ditreskrimsus Poldasu, Minggu (20/5/2018) sore.Himma, resmi ...