Rabu, 21 Februari 2018 | 18.07 WIB
Metro24Jam>News>Siantar 24 Jam>Penyidikan Terkendala Biaya Visum, Warga Bantu Keluarga Bocah Korban Cabul

Penyidikan Terkendala Biaya Visum, Warga Bantu Keluarga Bocah Korban Cabul

Minggu, 21 Januari 2018 - 23:32 WIB

IMG-50526

AT, bocah korban cabul dipangku ayahnya. (Raen/metro24jam.com)

SIANTAR, metro24jam.com – SIANTAR, JAM 15.00 WIB

Kondisi ekonomi keluarga yang pas-pasan membuat orangtua AT (3)–bocah yang dicabuli keluarganya sendiri–tak mampu membayar biaya visum, yang menjadi persyaratan untuk melengkapi berkas laporan ke polisi.

Hal itu menggerakkan simpati dari sejumlah warga yang spontan memberikan bantuan kepada keluarga sang bocah, agar si pelaku cabul segera menjalani proses hukum.

Minggu (21/1/2018), Generasi Muda Tomuan (Gemuman) yang merupakan komunitas para perantau Siantar, memberikan bantuan uang kepada orangtua sang bocah. Bantuan itu disampaikan melalui Sopian Situmorang, didampingi Julia Silalahi sebagai warga Kelurahan Tomuan.

“Kita prihatin atas musibah yang dialami keluarga ini, karena orangtuanya tak punya biaya untuk visum anaknya. Bantuan kita tidak seberapa, tapi kalau untuk biaya visum mungkin cukup,” kata Sopian Situmorang usai menyampaikan bantuan yang langsung diterima ibu korban NB (33) didampingi suami di kediaman mereka.

Lebih lanjut dikatakan, bantuan tersebut akan berlanjut karena ada warga lain yang turut prihatin dan akan memberi bantuan secara pribadi.

“Bantuan yang kita sampaikan juga untuk mempercepat proses hukum. Kalau soal siapa pelakunya kita serahkan kepada aparat polisi untuk diusut sesuai hukum yang berlaku,” kata Sopian.

Dikatakan bahwa, selain dari Gemuman, warga yang tergabung dalam grup Gojek Jalan Pattimura, Kelurahan Tomuan juga berniat memberikan bantuan.

Kedua orangtua korban tak dapat menahan haru saat menerima bantuan dari Gemuman tersebut. Keduanya terlihat sempat meneteskan air mata, karena mereka memang sangat membutuhkan dana untuk melancarkan proses hukum terkait hal yang dialami putri mereka.

Kepada perwakilan Gemuman, ibu korban menceritakan kronologi kejadian yang menimpa AT secara berulang-ulang.

Dikatakannya, bahwa mereka baru sekitar sebulan menempati rumah tersebut, setelah pindah dari Panyabungan, Kabupaten Mandailing Nata (Madina).

Ayah korban yang pernah merantau ke Malaysia menjadi TKI, saat ini hanya bekerja serabutan. Dia kembali ke Indonesia untuk menjalani operasi, dan saat tak lagi bisa melakukan pekerjaan yang terlalu berat.

Diberitakan sebelumnya, Friska dari LSM Penegak Keadilan orangtua korban telah melaporkan peristiwa pencabulan yang dialami AT bersama ke Polres Siantar. Untuk melengkapi berkas laporan tersebut, korban kemudian harus menjalani visum di RSUD Djasamen Saragih.

Namun, karena ketiadaan biaya, orangtua bocah AT kemudian tidak bisa melakukan visum tersebut.

Rencananya, Senin (22/1/2018), berkas AT akan dilimpahkan ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (UPPA) Polres Siantar. (ran)

BACA JUGA:
Bocah 3 Tahun Dicabuli Opung, Penyidikan Terkendala Biaya Visum


Loading...
KOMENTAR ANDA
Berita Terkini Lainnya
Tuang Bensin Dekat Kompor, Tabung Gas Meledak, 14 Rumah Hangus di Pancurbatu
Metro 24 Jam - Rabu, 21 Februari 2018 - 16:51 WIB

Tuang Bensin Dekat Kompor, Tabung Gas Meledak, 14 Rumah Hangus di Pancurbatu

Suasana pagi di Jalan Persatuan, Dusun I, Desa Tuntungan (Pondok Keling), Kecamatan Pancurbatu mendadak heboh dan haru biru. Pasalnya, empatbelas ...
DIdampingi Tim Advokasi, Yuli Simanjuntak Diperiksa di Polres Deliserdang
Metro 24 Jam - Rabu, 21 Februari 2018 - 16:01 WIB

DIdampingi Tim Advokasi, Yuli Simanjuntak Diperiksa di Polres Deliserdang

Susi Juliana Simanjuntak alias Yuli akhirnya dimintai keterangan lebih lanjut terkait laporan tindak kekerasan dalam rumah tangga yang dilakukan yang ...
Trading Coy & UD Sungai Mas Ajari Siswa SMK Berkendara yang Baik
Metro 24 Jam - Rabu, 21 Februari 2018 - 15:25 WIB

Trading Coy & UD Sungai Mas Ajari Siswa SMK Berkendara yang Baik

Puluhan siswa-siswi SMK Negeri 1 Galang mendapatkan edukasi cara berkendara sepeda motor yang baik dari PT Indako Trading Coy Medan ...
Tertutup Debu Vulkanik Sinabung, Tanaman Petani Rusak
Metro 24 Jam - Rabu, 21 Februari 2018 - 13:43 WIB

Tertutup Debu Vulkanik Sinabung, Tanaman Petani Rusak

Erupsi gunung Sinbaung menyemburkan awan panas pada Senin (19/2/2018) pagi, berimbas pada pertanian di beberapa desa yang berada persis di ...
Ratusan Mahasiswa USU Melakukan PBL ke Sergai
Metro 24 Jam - Rabu, 21 Februari 2018 - 13:32 WIB

Ratusan Mahasiswa USU Melakukan PBL ke Sergai

Sebanyak 324 mahasiswa dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sumatra Utara (FKM USU) melakukan Pengalaman Belajar Lapangan (PBL) Nusantara. Mereka akan ...
Bikin Heboh Sun Plaza, Pengunjung: “Pak Sihar Kok Gitu?”
Metro 24 Jam - Rabu, 21 Februari 2018 - 13:28 WIB

Bikin Heboh Sun Plaza, Pengunjung: “Pak Sihar Kok Gitu?”

Calon Wakil Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Sihar Sitorus bikin heboh Sun Plaza. Pasalnya, pasangan Djarot Saiful Hidayat itu tak terlihat ...