Minggu, 20 Mei 2018 | 20.44 WIB
Metro24Jam>News>Siantar 24 Jam>Penyidikan Terkendala Biaya Visum, Warga Bantu Keluarga Bocah Korban Cabul

Penyidikan Terkendala Biaya Visum, Warga Bantu Keluarga Bocah Korban Cabul

Minggu, 21 Januari 2018 - 23:32 WIB

IMG-50526

AT, bocah korban cabul dipangku ayahnya. (Raen/metro24jam.com)

SIANTAR, metro24jam.com – SIANTAR, JAM 15.00 WIB

Kondisi ekonomi keluarga yang pas-pasan membuat orangtua AT (3)–bocah yang dicabuli keluarganya sendiri–tak mampu membayar biaya visum, yang menjadi persyaratan untuk melengkapi berkas laporan ke polisi.

Hal itu menggerakkan simpati dari sejumlah warga yang spontan memberikan bantuan kepada keluarga sang bocah, agar si pelaku cabul segera menjalani proses hukum.

Minggu (21/1/2018), Generasi Muda Tomuan (Gemuman) yang merupakan komunitas para perantau Siantar, memberikan bantuan uang kepada orangtua sang bocah. Bantuan itu disampaikan melalui Sopian Situmorang, didampingi Julia Silalahi sebagai warga Kelurahan Tomuan.

“Kita prihatin atas musibah yang dialami keluarga ini, karena orangtuanya tak punya biaya untuk visum anaknya. Bantuan kita tidak seberapa, tapi kalau untuk biaya visum mungkin cukup,” kata Sopian Situmorang usai menyampaikan bantuan yang langsung diterima ibu korban NB (33) didampingi suami di kediaman mereka.

Lebih lanjut dikatakan, bantuan tersebut akan berlanjut karena ada warga lain yang turut prihatin dan akan memberi bantuan secara pribadi.

“Bantuan yang kita sampaikan juga untuk mempercepat proses hukum. Kalau soal siapa pelakunya kita serahkan kepada aparat polisi untuk diusut sesuai hukum yang berlaku,” kata Sopian.

Dikatakan bahwa, selain dari Gemuman, warga yang tergabung dalam grup Gojek Jalan Pattimura, Kelurahan Tomuan juga berniat memberikan bantuan.

Kedua orangtua korban tak dapat menahan haru saat menerima bantuan dari Gemuman tersebut. Keduanya terlihat sempat meneteskan air mata, karena mereka memang sangat membutuhkan dana untuk melancarkan proses hukum terkait hal yang dialami putri mereka.

Kepada perwakilan Gemuman, ibu korban menceritakan kronologi kejadian yang menimpa AT secara berulang-ulang.

Dikatakannya, bahwa mereka baru sekitar sebulan menempati rumah tersebut, setelah pindah dari Panyabungan, Kabupaten Mandailing Nata (Madina).

Ayah korban yang pernah merantau ke Malaysia menjadi TKI, saat ini hanya bekerja serabutan. Dia kembali ke Indonesia untuk menjalani operasi, dan saat tak lagi bisa melakukan pekerjaan yang terlalu berat.

Diberitakan sebelumnya, Friska dari LSM Penegak Keadilan orangtua korban telah melaporkan peristiwa pencabulan yang dialami AT bersama ke Polres Siantar. Untuk melengkapi berkas laporan tersebut, korban kemudian harus menjalani visum di RSUD Djasamen Saragih.

Namun, karena ketiadaan biaya, orangtua bocah AT kemudian tidak bisa melakukan visum tersebut.

Rencananya, Senin (22/1/2018), berkas AT akan dilimpahkan ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (UPPA) Polres Siantar. (ran)

BACA JUGA:
Bocah 3 Tahun Dicabuli Opung, Penyidikan Terkendala Biaya Visum


Loading...
KOMENTAR ANDA
Berita Terkini Lainnya
Jamaah Mesjid Ar Ridho Demo dan Grebek Judi Berkedok Game di Titipapan
Metro 24 Jam - Minggu, 20 Mei 2018 - 19:05 WIB

Jamaah Mesjid Ar Ridho Demo dan Grebek Judi Berkedok Game di Titipapan

Seratusan umat Islam spontan melakukan demo dan menggrebek lokasi perjudian game online Golden, di Jalan Platina Raya, Lingkungan II Kelurahan ...
Periode April-Mei, Polres Asahan Ungkap 48 Kasus Narkoba dan Sita Ribuan Botol Miras
Metro 24 Jam - Minggu, 20 Mei 2018 - 18:23 WIB

Periode April-Mei, Polres Asahan Ungkap 48 Kasus Narkoba dan Sita Ribuan Botol Miras

Satuan Reserse Narkoba Polres Asahan berhasil mengungkap 48 kasus tindak pidana penyalahgunaan narkotika. Hasil pengungkapan itu, polisi menyita 25 batang ...
Resmi Ditahan, Dosen USU Himma Lubis Sempat Pingsan
Metro 24 Jam - Minggu, 20 Mei 2018 - 17:22 WIB

Resmi Ditahan, Dosen USU Himma Lubis Sempat Pingsan

Sehari pasca dijemput dari kediamannya, Himma Dewiyana Lubis (45), akhirnya resmi ditahan Subdit II/Cybercrime Ditreskrimsus Poldasu, Minggu (20/5/2018) sore.Himma, resmi ...
Dikejar dan Dipukuli Begal, Pemuda Ini Selamat Setelah Pak Polisi Lewat
Metro 24 Jam - Minggu, 20 Mei 2018 - 17:01 WIB

Dikejar dan Dipukuli Begal, Pemuda Ini Selamat Setelah Pak Polisi Lewat

Dengan wajah tampak memar terkenal pukulan dan bagian mulut mengeluarkan darah, Safrizal (19) tiba di Mapolsek Percut Sei Tuan, dengan ...
Dugaan ’86′ Kasus Pemerasan 11 Kepsek, Oknum Jaksa Kejari Siantar Bakal Dilapor ke Komjak
Siantar 24 Jam - Minggu, 20 Mei 2018 - 16:26 WIB

Dugaan ’86′ Kasus Pemerasan 11 Kepsek, Oknum Jaksa Kejari Siantar Bakal Dilapor ke Komjak

Jaksa di Kejaksaan Negeri Siantar, yang dibentuk dalam satu tim, di antaranya, Kasubbag Pembinaan, Kasi Pidsus, Kasi Intel dan Kasi ...
Kapoldasu Interogasi Oknum Polisi Terduga Perusak Al-Qur’an: Ancamannya Pecat!
Metro 24 Jam - Minggu, 20 Mei 2018 - 15:46 WIB

Kapoldasu Interogasi Oknum Polisi Terduga Perusak Al-Qur’an: Ancamannya Pecat!

Brigadir TH, oknum polisi yang bertugas di Dokkes Polrestabes Medan yang diduga melakukan pengrusakan Al-Quran di Masjid Nurul Iman RSUP ...