Jumat, 27 April 2018 | 10.02 WIB
Metro24Jam>News>Metro 24 Jam>Tragedi Pembunuhan Anggi Syahputri Tanjung, Diperkosa Sebelum Dibantai?

EKSKLUSIF

Tragedi Pembunuhan Anggi Syahputri Tanjung, Diperkosa Sebelum Dibantai?

Sabtu, 20 Januari 2018 - 13:04 WIB

IMG-50430

Anni Kholila, ibu kandung Anggi, berulang kali pingsan ketika mengetahui putrinya tewas dibunuh. (Arif/metro24jam.com)

PERCUT, metro24jam.com – Siapa dan apa motif pembunuhan Anggi Syahputri Tanjung (17), siswi kelas 2 Sekolah Menengah Atas Negeri 11 (SMAN 11 Medan), yang ditemukan tewas mengenaskan di dalam rumahnya, di Jalan Bustamam/Jalan Satria, Gang Buntu 4, Desa Bandar Khalipah, Kecamatan Percut Sei Tuan, masih menyisakan sejumlah tanda tanya besar.

Informasi yang dihimpun Metro24Jam di lokasi kejadian, beberapa barang berharga juga hilang usai peristiwa pembunuhan keji itu.

Ucok Tambel, ayah kandung Anggi, sempat histeris usai mengetahui putrinya dibunuh. (Arif/metro24jam.com)

Bahkan, tetangga dan keluarga Anggi menuding, sebelum dibantai, gadis yang dikenal periang itu sempat diperkosa. Sebab, sebelum ditemukan oleh ayahnya yang disapa Ucok Tambel dan ibunya, Anni Kholila, dibantu dengan warga yang mendobrak pintu rumah korban tersebut, Anggi ditemukan hanya mengenakan pakaian dalam.

“Sebelum dibunuh, dia diperkosa lalu diikat dan ditusuk perutnya. Lalu dimasukkan ke dalam bak mandi dengan posisi kaki di atas dan kepala di bawah. Pas udah diangkat, baru dikasih celana ponggol supaya gak dilihati,” kata Novi, kerabat Anggi yang tinggal tak jauh dari rumah itu.

Keluarga korban berharap, kiranya arwah Anggi dapat diterima disisi Allah SWT dengan tenang dan berharap supaya kasus tersebut cepat terungkap dengan ditangkap pelaku pembunuhan keji itu.

“Semoga arwah adek ANGGI SYAHPUTRI TANJUNG diterima di sisi Allah dan pembunuhnya cepat ditemukan. Amiin,” tulis Novi juga dalam akun Facebook pribadinya.

Dari keterangan keluarga korban, rencananya jasad siswi alumni Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTSN-2) Medan yang gemar pramuka itu akan dibawa ke rumah neneknya di Jalan Letda Sujono Tembung dan dikebumikan di perkuburan umum di sana.

“Rencananya siang ini juga jenazahnya dari RS Bhayangkara Medan akan dibawa ke┬árumah neneknya di Jalan Letda Sujono, Gang Budi. Karena rumah korban yang di Tembung (Jalan Satria) masih digaris polisi dan masih dalam penyelidikan,” sebut, Novi lagi.

Hingga berita ini diterbitkan, tim gabungan dari Polrestabes Medan dan Polsek Percut Sei Tuan, belum bersedia memberi keterangan terkait pelaku dan motif pembunuhan Anggi.

Namun, dari keterangan yang diperoleh, sedikitnya ada 3 saksi telah diperiksa polisi terkait pembunuhan itu.

Ketiga saksi itu, yakni, Permina Simanjuntak (60), seorang PNS, rumah No 14, Khariman (33), No rumah No 34 dan Jafar (40) No 18, kesemuanya warga Jalan Satria, Gang Buntu 4, serta Kepala Dusun III, Abdul Hadi (47), warga Jalan M Saman, Desa Bandar Khalipah,

Kasat Reskrim Polrestabes Medan, AKBP Putu Yuda, maupun Kapolsek Percut Sei Tuan, Kompol Pardamean Hutahaen, yang dihubungi juga belum bersedia memberikan penjelasan lebih lanjut saat dikonfirmasi wartawan melalui ponselnya.

Saat ditanya apakah pelakunya sudah ditangkap, AKBP Putu Yuda hanya membalas singkat, “Masih lidik.”

Anggi Syahputri Tanjung (17), ditemukan tewas dalam kondisi bersimbah darah dengan kepala dimasukkan ke dalam ember penampung air, Jumat (19/1/2018) sekira jam 19.00 Wib kemarin. (vin)

BACA JUGA:
Siapa dan Apa Motif Pembunuh Anggi? Usai Dihabisi Barang Berharga Juga Dijarah
Pesan Terakhir Anggi di FB: Kangen Masakan Ibuk..!
Sebelum Ditemukan Tewas di Kamar Mandi, 2 Pemuda Datang ke Rumah Anggi


Loading...
KOMENTAR ANDA
Berita Terkini Lainnya
Baru Beli Sabu Ditangkap Polisi, Bandarnya Terciduk di Dalam Rumah
Metro 24 Jam - Jumat, 27 April 2018 - 06:44 WIB

Baru Beli Sabu Ditangkap Polisi, Bandarnya Terciduk di Dalam Rumah

Personel Polsek Tanjungbalai Selatan meringkus seorang pembeli sabu berikut bandarnya bernama Fauzi (46), warga Jalan Anwar Idris, Lingkungan IV, Kelurahan ...
Resmikan Posko Patriot, Sihar Disambut Barongsai dan Reog
Metro 24 Jam - Jumat, 27 April 2018 - 05:49 WIB

Resmikan Posko Patriot, Sihar Disambut Barongsai dan Reog

Calon Wakil Gubernur (Cawagub) Sumatera Utara Sihar Sitorus disambut barongsai dan reog diarak untuk menyapa warga Desa Helvetia Kecamatan Labuhan ...
Ali Ngabalin: Kalau Sumut tak Bisa Pilkada Damai, Biar Kami Orang Papua yang Jaga
Metro 24 Jam - Jumat, 27 April 2018 - 00:00 WIB

Ali Ngabalin: Kalau Sumut tak Bisa Pilkada Damai, Biar Kami Orang Papua yang Jaga

Ketua Badan Koordinator Mubaligh Indonesia, Dr H Ali Muchtar Ngabalin MA, menyebut Sumatera Utara (Sumut) adalah barometer Indonesia. Maka, mengantisipasi ...
Pulas Tertidur, HP Disikat Maling, Rekaman CCTV pun Hilang, Ali Toho Lapor Polisi
Metro 24 Jam - Kamis, 26 April 2018 - 23:33 WIB

Pulas Tertidur, HP Disikat Maling, Rekaman CCTV pun Hilang, Ali Toho Lapor Polisi

Tiga unit HP milik Ali Toho (56), yang sedang di-charger di warung Jalan Pahlawan,Gang Roso, Kelurahan Kedai Durian, Kecamatan Delitua ...
Ketangkap CCTV Curi Besi, Bulu Terciduk Rekannya Buron
Metro 24 Jam - Kamis, 26 April 2018 - 22:59 WIB

Ketangkap CCTV Curi Besi, Bulu Terciduk Rekannya Buron

'Gelap' tak punya uang, Budianto alias Bulu nekat mencuri besi di bengkel las PT Cahaya Casindo Cemerlang. Sial bagi Bulu, ...
Divonis 5 Tahun 6 Bulan, Bayar UP Rp5 M Lebih, OK Arya: “Pusing Kepala Ku!”
Metro 24 Jam - Kamis, 26 April 2018 - 22:45 WIB

Divonis 5 Tahun 6 Bulan, Bayar UP Rp5 M Lebih, OK Arya: “Pusing Kepala Ku!”

Bupati Batubara non aktif, OK Arya Zulkarnaen, mengaku pusing setelah dijatuhi vonis 5 tahun 6 bulan penjara dan denda Rp200 ...