Jumat, 20 Juli 2018 | 05.41 WIB
Metro24Jam>News>Metro 24 Jam>Tragedi Pembunuhan Anggi Syahputri Tanjung, Diperkosa Sebelum Dibantai?

EKSKLUSIF

Tragedi Pembunuhan Anggi Syahputri Tanjung, Diperkosa Sebelum Dibantai?

Sabtu, 20 Januari 2018 - 13:04 WIB

IMG-50430

Anni Kholila, ibu kandung Anggi, berulang kali pingsan ketika mengetahui putrinya tewas dibunuh. (Arif/metro24jam.com)

PERCUT, metro24jam.com – Siapa dan apa motif pembunuhan Anggi Syahputri Tanjung (17), siswi kelas 2 Sekolah Menengah Atas Negeri 11 (SMAN 11 Medan), yang ditemukan tewas mengenaskan di dalam rumahnya, di Jalan Bustamam/Jalan Satria, Gang Buntu 4, Desa Bandar Khalipah, Kecamatan Percut Sei Tuan, masih menyisakan sejumlah tanda tanya besar.

Informasi yang dihimpun Metro24Jam di lokasi kejadian, beberapa barang berharga juga hilang usai peristiwa pembunuhan keji itu.

Ucok Tambel, ayah kandung Anggi, sempat histeris usai mengetahui putrinya dibunuh. (Arif/metro24jam.com)

Bahkan, tetangga dan keluarga Anggi menuding, sebelum dibantai, gadis yang dikenal periang itu sempat diperkosa. Sebab, sebelum ditemukan oleh ayahnya yang disapa Ucok Tambel dan ibunya, Anni Kholila, dibantu dengan warga yang mendobrak pintu rumah korban tersebut, Anggi ditemukan hanya mengenakan pakaian dalam.

“Sebelum dibunuh, dia diperkosa lalu diikat dan ditusuk perutnya. Lalu dimasukkan ke dalam bak mandi dengan posisi kaki di atas dan kepala di bawah. Pas udah diangkat, baru dikasih celana ponggol supaya gak dilihati,” kata Novi, kerabat Anggi yang tinggal tak jauh dari rumah itu.

Keluarga korban berharap, kiranya arwah Anggi dapat diterima disisi Allah SWT dengan tenang dan berharap supaya kasus tersebut cepat terungkap dengan ditangkap pelaku pembunuhan keji itu.

“Semoga arwah adek ANGGI SYAHPUTRI TANJUNG diterima di sisi Allah dan pembunuhnya cepat ditemukan. Amiin,” tulis Novi juga dalam akun Facebook pribadinya.

Dari keterangan keluarga korban, rencananya jasad siswi alumni Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTSN-2) Medan yang gemar pramuka itu akan dibawa ke rumah neneknya di Jalan Letda Sujono Tembung dan dikebumikan di perkuburan umum di sana.

“Rencananya siang ini juga jenazahnya dari RS Bhayangkara Medan akan dibawa ke┬árumah neneknya di Jalan Letda Sujono, Gang Budi. Karena rumah korban yang di Tembung (Jalan Satria) masih digaris polisi dan masih dalam penyelidikan,” sebut, Novi lagi.

Hingga berita ini diterbitkan, tim gabungan dari Polrestabes Medan dan Polsek Percut Sei Tuan, belum bersedia memberi keterangan terkait pelaku dan motif pembunuhan Anggi.

Namun, dari keterangan yang diperoleh, sedikitnya ada 3 saksi telah diperiksa polisi terkait pembunuhan itu.

Ketiga saksi itu, yakni, Permina Simanjuntak (60), seorang PNS, rumah No 14, Khariman (33), No rumah No 34 dan Jafar (40) No 18, kesemuanya warga Jalan Satria, Gang Buntu 4, serta Kepala Dusun III, Abdul Hadi (47), warga Jalan M Saman, Desa Bandar Khalipah,

Kasat Reskrim Polrestabes Medan, AKBP Putu Yuda, maupun Kapolsek Percut Sei Tuan, Kompol Pardamean Hutahaen, yang dihubungi juga belum bersedia memberikan penjelasan lebih lanjut saat dikonfirmasi wartawan melalui ponselnya.

Saat ditanya apakah pelakunya sudah ditangkap, AKBP Putu Yuda hanya membalas singkat, “Masih lidik.”

Anggi Syahputri Tanjung (17), ditemukan tewas dalam kondisi bersimbah darah dengan kepala dimasukkan ke dalam ember penampung air, Jumat (19/1/2018) sekira jam 19.00 Wib kemarin. (vin)

BACA JUGA:
Siapa dan Apa Motif Pembunuh Anggi? Usai Dihabisi Barang Berharga Juga Dijarah
Pesan Terakhir Anggi di FB: Kangen Masakan Ibuk..!
Sebelum Ditemukan Tewas di Kamar Mandi, 2 Pemuda Datang ke Rumah Anggi


Loading...
KOMENTAR ANDA
Berita Terkini Lainnya
BRI Gelar Evaluasi dan Monitoring Penyaluran BPNT Bersama Agen Brilink
Metro 24 Jam - Jumat, 20 Juli 2018 - 03:21 WIB

BRI Gelar Evaluasi dan Monitoring Penyaluran BPNT Bersama Agen Brilink

BRI Cabang Kisaran mengajak agen Brilink-nya yang tersebar di tiga kabupaten, masing-masing Asahan, Tanjungbalai dan Batubara untuk duduk bersama dalam ...
Tanding Futsal, Tim Pemenang Katanya Dipukuli Belasan Orang, Nyaris Diamuk Orang Sekampung
Metro 24 Jam - Jumat, 20 Juli 2018 - 03:11 WIB

Tanding Futsal, Tim Pemenang Katanya Dipukuli Belasan Orang, Nyaris Diamuk Orang Sekampung

Suasana di Kenanga Futsal, Jalan Bunga Kenanga, Kelurahan Padang Bulan Selayang II, Kecamatan Medan Selayang, mendadak riuh. Dua tim yang ...
Banting Stir Jadi Pengecer Sabu, Nelayan Terciduk di Rumahnya
Metro 24 Jam - Jumat, 20 Juli 2018 - 02:25 WIB

Banting Stir Jadi Pengecer Sabu, Nelayan Terciduk di Rumahnya

Penghasilan sebagai nelayan mulai seret. Kadang melaut, terkadang tidak. Alhasil Sukma Pauji Hasibuan alias Pauji (21) jadi gelap mata. Tergiur ...
“Abang Sangat Menyayangi Kalian Berdua Sampai Mati”: Lelaki Itu Pun Gantung Diri
Metro 24 Jam - Jumat, 20 Juli 2018 - 02:04 WIB

“Abang Sangat Menyayangi Kalian Berdua Sampai Mati”: Lelaki Itu Pun Gantung Diri

Seorang pria bernama Dedi Siswanto (31) ditemukan tewas dalam kondisi tergantung dengan seutas tali nilon, di kediamannya, Komplek Jakarta, Dusun ...
Ditabrak KA di Lintasan Tanpa Palang, Istri Sekarat, Suami Tewas di Tempat
Metro 24 Jam - Kamis, 19 Juli 2018 - 21:23 WIB

Ditabrak KA di Lintasan Tanpa Palang, Istri Sekarat, Suami Tewas di Tempat

Malang tak dapat ditolak. Itulah yang terjadi pada pasangan suami istri yang sehari-harinya berjualan ikan asin ini. Keduanya tertabrak kereta ...
Air Tirtadeli Mati Lagi, Warga Meminta Bupati Copot Direkturnya
Metro 24 Jam - Kamis, 19 Juli 2018 - 20:28 WIB

Air Tirtadeli Mati Lagi, Warga Meminta Bupati Copot Direkturnya

Air PDAM Tirtadeli Deliserdang kembali 'mandek'. Sebelumnya pada bulan Juni 2018 lalu, yang bertepatan dengan Ramadhan, air dari pipa PDAM ...