Senin, 22 Januari 2018 | 07.31 WIB
Metro24Jam>News>Metro 24 Jam>Ditembak Polisi, Spesialis Bongkar Rumah Merengek di Polsek Sunggal

Ditembak Polisi, Spesialis Bongkar Rumah Merengek di Polsek Sunggal

Minggu, 14 Januari 2018 - 19:28 WIB

IMG-49874

Bodong meringis kesakitan di Mapolsek Sunggal. (Putra/metro24jam.com)

SUNGGAL, metro24jam.com – Irwanto alias Bodong (33) hanya bisa menyesali perbuatannya. Pria yang tinggal di Jalan Perjuangan Gang Sedulor, Kelurahan Tanjung Rejo, Kecamatan Medan Sunggal itu diamankan petugas Polsek Sunggal atas aksi pencurian yang dilakukannya bersama rekannya B (BDP).

Selain itu, Betis kanan Bodong pun harus ditembus peluru petugas karena melawan ketika akan dilakukan pengembangan. Aksi pencurian Bodong dilakukan Selasa (21/11) tahun lalu di Jalan Abadi, Kelurahan Tanjung Rejo, Kecamatan Medan Sunggal.

Dengan merusak ventilasi rumah Asni Silalahi (36), bodong bersama rekannya B berhasil masuk ke dalam rumah berlantai dua itu. Aksi itu ternyata berjalan mulus, sang pemilik rumah sedang tidur nyenyak di lantai dua.

Dengan leluasa, Bodong pun berhasil mencuri kereta Scorpio BK 4787 OU yang sudah di modif milik korban. Selain itu, Bodong bersama rekannya juga berhasil menggasak satu unit laptop merk Asus milik korban.

“Kejadiannya tengah malam, kami lagi tidur semua di lantai dua. Kereta di bawah, makanya nggak ada yang dengar dia masuk” beber korban ketika dihadirkan di Mapolsek Sunggal, Minggu (14/1/2018).

Berhasil menggasak barang berharga milik korban, pria beranak satu itu pun tanpa kesulitan keluar dari rumah korban dan kabur. Sementara korban yang terbangun pagi hari terkejut saat melihat barang-barangnya telah raib dari rumah dan melaporkan kejadian itu ke Polsek Sunggal.

Petugas yang mendapat laporan dari korban langsung melakukan penyelidikan. Dibantu oleh korban, petugas pun berhasil mengamankan Bodong di Jalan Setiabudi, tepatnya di depan pintu masuk komplek taman setiabudi indah.

“Pelaku berhasil kita amankan saat akan kabur ke Riau,” terang Kapolsek Sunggal Kompol Daniel Marunduri.

Betis kanan pria bergelimang tato itu juga harus ditembus timah panas. Pasalnya saat akan dilakukan pengembangan untuk mencari barang bukti, Bodong berusaha kabur.

“Barang bukti yang berhasil kita amankan yakni kereta korban dan laptop merk Asus” jelas Wira.

Lanjut dikatakan mantan Kapolsek Delitua itu, ketika diinterogasi Bodong juga mengaku telah melakukan sejumlah kejahatan lainnya di wilayah hukum Polsek Sunggal.

“Pelaku juga pernah melakukan aksi kejahatan sebanyak sembilan kali di wilkum sunggal, antara lain di Komplek Tasbi sebanyak tiga kali, Jalan Perjuanagn Komplek AMC satu kali, Komplek Setiabudi 1 sebanyak satu kali dan Jalan Abadi sebanyak empat kali,” beber Wira.

Amatan Metro24Jam, Bodong yang tangannya masih digari tampak meneteskan air mata ketika hendak dihadirkan di halaman Polsek Sunggal. Pria residivis itu mengaku menyesal telah melakukan aksi kejahatan selama ini. Ayah beranak satu mengaku nekat melakukan aksi kejahatan untuk membiayai kehidupan keluarga.

“Nyesal aku bang, ini semua ku buat untuk hidup anak isteri ku. Aku janji, ini yang terakhir kali,” katanya tertunduk menyesali.

Pun begitu, atas perbuatannya, Bodong dijerat pasal 363 ayat 2 KUHPidana dengan ancaman 9 tahun penjara. (put)


Loading...
KOMENTAR ANDA
Berita Terkini Lainnya
Jembatan Terancam Ambruk, Galian C Terus Berlangsung
Siantar 24 Jam - Senin, 22 Januari 2018 - 03:11 WIB

Jembatan Terancam Ambruk, Galian C Terus Berlangsung

Pengerukan pasir dari Sungai Bah Bolon dituding telah membuat fondasi jembatan antar kabupaten di Perdagangan, Kecamatan Bandar, Simalungun itu, jadi ...
Pembunuh Anggi Habiskan Uang Rampokan untuk Beli Sabu dan Main Judi
Metro 24 Jam - Senin, 22 Januari 2018 - 02:59 WIB

Pembunuh Anggi Habiskan Uang Rampokan untuk Beli Sabu dan Main Judi

Anggi Syahputri Tanjung (17), siswi kelas 2 SMA Negri 11 Medan, akhirnya diketahui tewas akibat dibantai oleh Agung Prasetiyo, Jumat ...
7 Napi Binjai Kabur, Sipir Jaga Segera Dijatuhi Sanksi Berat
Metro 24 Jam - Senin, 22 Januari 2018 - 02:39 WIB

7 Napi Binjai Kabur, Sipir Jaga Segera Dijatuhi Sanksi Berat

Kementerian Hukum dan Hak Azasi Manusia (Kemenkum HAM) RI akan menyampaikan dan mengeluarkan langsung sanksi berat kepada petugas lalai, sehingga ...
Raja Parhata Tewas Ditabrak Mobil
Siantar 24 Jam - Senin, 22 Januari 2018 - 02:30 WIB

Raja Parhata Tewas Ditabrak Mobil

Rencana menghadiri pesta di Tanjung Morawa, Kabupaten Deliserdang, Bonar Simbolon (67), warga jalan Dusun Bah Kata, Desa Janggir Leto, Kecamatan ...
Penyidikan Terkendala Biaya Visum, Warga Bantu Keluarga Bocah Korban Cabul
Siantar 24 Jam - Minggu, 21 Januari 2018 - 23:32 WIB

Penyidikan Terkendala Biaya Visum, Warga Bantu Keluarga Bocah Korban Cabul

SIANTAR, JAM 15.00 WIBKondisi ekonomi keluarga yang pas-pasan membuat orangtua AT (3)--bocah yang dicabuli keluarganya sendiri--tak mampu membayar biaya visum, ...
Pemecatan Bripka Samsul Bahri Tunggu Putusan Hakim
Siantar 24 Jam - Minggu, 21 Januari 2018 - 23:01 WIB

Pemecatan Bripka Samsul Bahri Tunggu Putusan Hakim

Bripka Samsul Bahri, tengah didakwa di Pengadilan Negeri (PN) Simalungun atas keterlibatannya dalam peredaran narkotika. Akibat perbuatannya, pria yang tercatat ...