Sabtu, 21 April 2018 | 14.59 WIB
Metro24Jam>News>Metro 24 Jam>Ditembak Polisi, Spesialis Bongkar Rumah Merengek di Polsek Sunggal

Ditembak Polisi, Spesialis Bongkar Rumah Merengek di Polsek Sunggal

Minggu, 14 Januari 2018 - 19:28 WIB

IMG-49874

Bodong meringis kesakitan di Mapolsek Sunggal. (Putra/metro24jam.com)

SUNGGAL, metro24jam.com – Irwanto alias Bodong (33) hanya bisa menyesali perbuatannya. Pria yang tinggal di Jalan Perjuangan Gang Sedulor, Kelurahan Tanjung Rejo, Kecamatan Medan Sunggal itu diamankan petugas Polsek Sunggal atas aksi pencurian yang dilakukannya bersama rekannya B (BDP).

Selain itu, Betis kanan Bodong pun harus ditembus peluru petugas karena melawan ketika akan dilakukan pengembangan. Aksi pencurian Bodong dilakukan Selasa (21/11) tahun lalu di Jalan Abadi, Kelurahan Tanjung Rejo, Kecamatan Medan Sunggal.

Dengan merusak ventilasi rumah Asni Silalahi (36), bodong bersama rekannya B berhasil masuk ke dalam rumah berlantai dua itu. Aksi itu ternyata berjalan mulus, sang pemilik rumah sedang tidur nyenyak di lantai dua.

Dengan leluasa, Bodong pun berhasil mencuri kereta Scorpio BK 4787 OU yang sudah di modif milik korban. Selain itu, Bodong bersama rekannya juga berhasil menggasak satu unit laptop merk Asus milik korban.

“Kejadiannya tengah malam, kami lagi tidur semua di lantai dua. Kereta di bawah, makanya nggak ada yang dengar dia masuk” beber korban ketika dihadirkan di Mapolsek Sunggal, Minggu (14/1/2018).

Berhasil menggasak barang berharga milik korban, pria beranak satu itu pun tanpa kesulitan keluar dari rumah korban dan kabur. Sementara korban yang terbangun pagi hari terkejut saat melihat barang-barangnya telah raib dari rumah dan melaporkan kejadian itu ke Polsek Sunggal.

Petugas yang mendapat laporan dari korban langsung melakukan penyelidikan. Dibantu oleh korban, petugas pun berhasil mengamankan Bodong di Jalan Setiabudi, tepatnya di depan pintu masuk komplek taman setiabudi indah.

“Pelaku berhasil kita amankan saat akan kabur ke Riau,” terang Kapolsek Sunggal Kompol Daniel Marunduri.

Betis kanan pria bergelimang tato itu juga harus ditembus timah panas. Pasalnya saat akan dilakukan pengembangan untuk mencari barang bukti, Bodong berusaha kabur.

“Barang bukti yang berhasil kita amankan yakni kereta korban dan laptop merk Asus” jelas Wira.

Lanjut dikatakan mantan Kapolsek Delitua itu, ketika diinterogasi Bodong juga mengaku telah melakukan sejumlah kejahatan lainnya di wilayah hukum Polsek Sunggal.

“Pelaku juga pernah melakukan aksi kejahatan sebanyak sembilan kali di wilkum sunggal, antara lain di Komplek Tasbi sebanyak tiga kali, Jalan Perjuanagn Komplek AMC satu kali, Komplek Setiabudi 1 sebanyak satu kali dan Jalan Abadi sebanyak empat kali,” beber Wira.

Amatan Metro24Jam, Bodong yang tangannya masih digari tampak meneteskan air mata ketika hendak dihadirkan di halaman Polsek Sunggal. Pria residivis itu mengaku menyesal telah melakukan aksi kejahatan selama ini. Ayah beranak satu mengaku nekat melakukan aksi kejahatan untuk membiayai kehidupan keluarga.

“Nyesal aku bang, ini semua ku buat untuk hidup anak isteri ku. Aku janji, ini yang terakhir kali,” katanya tertunduk menyesali.

Pun begitu, atas perbuatannya, Bodong dijerat pasal 363 ayat 2 KUHPidana dengan ancaman 9 tahun penjara. (put)


Loading...
KOMENTAR ANDA
Berita Terkini Lainnya
Hadiah Akhir Pekan Bertemu Sihar
Metro 24 Jam - Sabtu, 21 April 2018 - 05:05 WIB

Hadiah Akhir Pekan Bertemu Sihar

Waktu makan siang yang dimanfaatkan Sihar Sitorus untuk mengunjungi pusat perbelanjaan di Medan ternyata mengundang perhatian sejumlah pengunjung. Kedatangan Calon ...
Hukuman Mantan Bendahara Pemenangan Ramadhan Pohan Diperberat
Metro 24 Jam - Sabtu, 21 April 2018 - 04:59 WIB

Hukuman Mantan Bendahara Pemenangan Ramadhan Pohan Diperberat

Hukuman Savita Linda Hora Panjaitan selaku mantan bendahara pemenangan pasangan calon Walikota/Wakil Walikota Medan Periode 2015-2020 yakni Ramadhan Pohan-Eddie Kusuma, ...
Kreta Tak Kunjung Ditemukan, Aktivis Pemulung Lapor Kapolda Sumut
Metro 24 Jam - Sabtu, 21 April 2018 - 02:35 WIB

Kreta Tak Kunjung Ditemukan, Aktivis Pemulung Lapor Kapolda Sumut

Sudah lebih seminggu kreta milik Uba Pasaribu hilang digasak maling. Hingga kini, Polsek Medan Sunggal tak kunjung berhasil menemukan pelaku ...
Jaksa dan Hakim Kompak, Tompel Dipenjara 6 Tahun
Siantar 24 Jam - Sabtu, 21 April 2018 - 02:27 WIB

Jaksa dan Hakim Kompak, Tompel Dipenjara 6 Tahun

Wira Pranata alias Tompel, terdakwa pemilik 8 paket sabu, divonis selama 6 tahun penjara oleh majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) ...
Walikota Abaikan Rekomendasi KASN dan DPRD, Pelantikan Pejabat Pemko Siantar Diprotes
Siantar 24 Jam - Sabtu, 21 April 2018 - 02:18 WIB

Walikota Abaikan Rekomendasi KASN dan DPRD, Pelantikan Pejabat Pemko Siantar Diprotes

Pemerintahan Kota (Pemko) Siantar melantik pejabat Eselon III dan IV di ruang data Balai Kota, Jalan Merdeka. Komite Pemerhati Aparatur ...
Bahas Revitalisasi Pasar Horas ‘Panas’, Pedagang Menolak, PD PHJ Tetap Lanjut
Siantar 24 Jam - Sabtu, 21 April 2018 - 02:05 WIB

Bahas Revitalisasi Pasar Horas ‘Panas’, Pedagang Menolak, PD PHJ Tetap Lanjut

Pertemuan pembahasan rencana revitalisasi Pasar Horas antara Aliansi Pedagang Balerong, Kaki Lima dan Kios Tempel (Balimbel) dengan Perusahaan Daerah Pasar ...