Senin, 22 Januari 2018 | 07.32 WIB
Metro24Jam>News>Siantar 24 Jam>Nenek Lumpuh Dicekik 2 Cucunya

Nenek Lumpuh Dicekik 2 Cucunya

Minggu, 14 Januari 2018 - 17:31 WIB

IMG-49870

Sentina br Siadari (Agus Suhendra/metro24jam.com)

BANDAR ULUAN, metro24jam.com – Seorang nenek lumpuh, Sentina br Siadari (84), warga Huta Samosir, Nagori Naga Jaya II, Kacamatan Bandar Huluan, Kabupaten Simalungun, yang hanya bisa terbaring di tempat tidur, nyaris tewas dicekik dua ABG. Ironisnya, kedua pelaku adalah cucunya sendiri.

Informasi yang dihimpun Siantar24Jam, Sabtu siang (13/1/2018) dari seorang warga setempat bermarga Butarbutar, Jumat (12/1/2018) sore sebelum kejadian, rumah nenek tua renta yang mengalami kelumpuhan sejak empat tahun terakhir itu memang sepi, karena anaknya, Paatule Waruhu, bersama menantunya Samaidah Tambunan atau sedang pergi menghadiri pesta.

Sekira jam 16.00 Wib, tiga pemuda kemudian mendekati rumah melalui pintu belakang. Satu orang di antaranya berjaga untuk melihat kondisi sekitar. Sementara, dua lagi berusaha masuk melalui pintu dapur.

Karena pintu dapur dalam keadaan terkunci dari dalam, keduanya pun bergerak ke samping rumah dan mencongkel jendela kamar tengah. Setelah berhasil, keduanya masuk dan mengendap-endap menuju kamar tempat Boru Siadari biasa berbaring.

Setiba di kamar tersebut, kedua pelaku langsung mendekati nenek renta tersebut dan langsung mencekik lehernya. Merasa kesakitan dan kaget, sang nenek lantas berteriak sekuatnya untuk meminta tolong.

Beruntung, saat bersamaan, anak dan menantu Boru Siadari yang baru pulang dari pesta sudah berada di depan rumah. Mendengar teriakan tersebut, sambil berlari, keduanya langsung membuka pintu depan dan masuk ke rumah.

Di dalam rumah, mereka kemudian melihat dua orang lelaki berada di bagian dapur dan berlari keluar lewat pintu belakang. Ketika dikejar, kedua pelaku sudah tak terlihat lagi.

Selanjutnya, anak dan menantu korban langsung menghubungi Kapos Laras Aiptu L Sianipar. Melalui telepon selulernya, dikatakan ada dua orang lelaki masuk ke rumah dan melakukan penganiayaan dengan mencekik leher orangtua mereka.

Masih menurut Butarbutar, kedua lelaki yang melakukan penganiayaan itu ternyata cucu kandung Boru Siadari, abang adik berinisial JT (18) dan JT (19). Selanjutnya, Butarbutar bersama pihak keluarga korban melaporkan masalah itu ke Polsek Perdagangan.

Hingga saat ini, belum diketahui dengan jelas apa motif kedua pemuda itu mencekik sang nenek.

Kapolsek Perdagangan, AKP Daniel ketika dikonfirmasi, Sabtu (13/1/2018) jam 16.30 Wib, belum mendapat laporan. “Nanti saya tanya dulu kepada SPK, kalau memang masuk laporannya, pasti kita tindak lanjuti,” katanya. (ag)


Loading...
KOMENTAR ANDA
Berita Terkini Lainnya
Jembatan Terancam Ambruk, Galian C Terus Berlangsung
Siantar 24 Jam - Senin, 22 Januari 2018 - 03:11 WIB

Jembatan Terancam Ambruk, Galian C Terus Berlangsung

Pengerukan pasir dari Sungai Bah Bolon dituding telah membuat fondasi jembatan antar kabupaten di Perdagangan, Kecamatan Bandar, Simalungun itu, jadi ...
Pembunuh Anggi Habiskan Uang Rampokan untuk Beli Sabu dan Main Judi
Metro 24 Jam - Senin, 22 Januari 2018 - 02:59 WIB

Pembunuh Anggi Habiskan Uang Rampokan untuk Beli Sabu dan Main Judi

Anggi Syahputri Tanjung (17), siswi kelas 2 SMA Negri 11 Medan, akhirnya diketahui tewas akibat dibantai oleh Agung Prasetiyo, Jumat ...
7 Napi Binjai Kabur, Sipir Jaga Segera Dijatuhi Sanksi Berat
Metro 24 Jam - Senin, 22 Januari 2018 - 02:39 WIB

7 Napi Binjai Kabur, Sipir Jaga Segera Dijatuhi Sanksi Berat

Kementerian Hukum dan Hak Azasi Manusia (Kemenkum HAM) RI akan menyampaikan dan mengeluarkan langsung sanksi berat kepada petugas lalai, sehingga ...
Raja Parhata Tewas Ditabrak Mobil
Siantar 24 Jam - Senin, 22 Januari 2018 - 02:30 WIB

Raja Parhata Tewas Ditabrak Mobil

Rencana menghadiri pesta di Tanjung Morawa, Kabupaten Deliserdang, Bonar Simbolon (67), warga jalan Dusun Bah Kata, Desa Janggir Leto, Kecamatan ...
Penyidikan Terkendala Biaya Visum, Warga Bantu Keluarga Bocah Korban Cabul
Siantar 24 Jam - Minggu, 21 Januari 2018 - 23:32 WIB

Penyidikan Terkendala Biaya Visum, Warga Bantu Keluarga Bocah Korban Cabul

SIANTAR, JAM 15.00 WIBKondisi ekonomi keluarga yang pas-pasan membuat orangtua AT (3)--bocah yang dicabuli keluarganya sendiri--tak mampu membayar biaya visum, ...
Pemecatan Bripka Samsul Bahri Tunggu Putusan Hakim
Siantar 24 Jam - Minggu, 21 Januari 2018 - 23:01 WIB

Pemecatan Bripka Samsul Bahri Tunggu Putusan Hakim

Bripka Samsul Bahri, tengah didakwa di Pengadilan Negeri (PN) Simalungun atas keterlibatannya dalam peredaran narkotika. Akibat perbuatannya, pria yang tercatat ...