Senin, 22 Januari 2018 | 07.36 WIB
Metro24Jam>News>Metro 24 Jam>Dikibusi! Pesta Sabu di Ladang Warga, Guru SD Satu Sel Sama Mantan Murid

Dikibusi! Pesta Sabu di Ladang Warga, Guru SD Satu Sel Sama Mantan Murid

Sabtu, 13 Januari 2018 - 21:02 WIB

IMG-49826

Pak Guru Lukman dan 2 temannya saat digiring petugas di Mapolres Deliserdang. (Walsa/metro24jam,com)

LUBUKPAKAM, metro24jam.com – Perilaku guru satu ini memang tak pantas diikuti. Sebagai tenaga pendidik, Lukman alias Pak Guru (53), bukannya berupaya mendukung program pemerintah dalam pemberantasan narkoba, tapi malah sebaliknya.

Ironisnya, warga Jalan Irian, Gang Karya, Kelurahan Tanjungmorawa Pekan, Kecamatan Tanjungmorawa itu, malah berpesta sabu dengan dua mantan muridnya. Alhasil, PNS yang sudah 31 tahun mengajar itu, diringkus Sat Narkoba Polres Deliserdang di perladangan di Jalan Irian Gang Karya, Jumat (12/1/2018) kemarin, sekira jam 12.30 Wib.

Bersama dua mantan anak didiknya, Endang Purwoko (30) dan Doni (31), yang masih tetangganya, Lukman pun terpasksa mendekam di sel Mapolres Deliserdang. Selain itu, Lukman juga terancam tak mendapat pensiun, karena kemungkinan besar akan dipecat sebagai PNS.

Informasi diperoleh, Sabtu (13/1/2018), penangkapan Lukman dan dua ‘kedan’nya itu dilakukan setelah Sat Narkoba Polres Deliserdang mendapat laporan dari warga sekitar, bahwa di lokasi perladangan milik warga kerap dijadikan lokasi pesta narkoba.

Dipimpin Kanit II, Ipda Joni Damanik, sejumlah personel dari Sat Narkoba Polres Deliserdang lansung bergerak ke lokasi. Tiba disana, petugas langsung melakukan penggerebekan dan mengamankan Lukman, Endang dan Doni, mantan napi yang pernah dihukum setahun penjara pada 2013 kasus penganiayaan dan kini menjadi mandor supir Nitra 01, bersama barang bukti sepaket sabu seberat 0,19 gram.

Untuk penyelidikan, ketiga pria dan barang bukti diamankan ke Sat Narkoba Polres Deliserdang.

Kepada wartawan, Lukman mengaku bahwa dia sudah setahun terakhir mengkonsumsi sabu. Guru yang mengajar di salah satu SD Negeri di Desa Dagang Krawan, Kecamatan Tanjung Morawa itu mengaku selalu memakai sabu setelah pulang mengajar dari sekolah.

“Sabu yang kami pakai dari Endang Purwoko,” sebut PNS golongan III/d itu.

Sementara, Endang Purwoko, yang sehari-hari bekerja sebagai pengantar catering mengaku, jika sabu yang dikonsumsi mereka diperoleh dari seorang pria yang sering dipanggil Kulon yang dijumpainya di Jalan Dagang Krawan sekira 1,5 jam sebelum mereka diringkus.

Kapolres Deliserdang, AKBP Eddy Suryantha Tarigan, melalui Kasat Narkoba, AKP Erwin Tito, menegaskan bahwa pihaknya masih melakukan pengembangan.

“Ketiga tersangka dijerat pasal 114, 112, 127 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 dengan ancaman minimal empat tahun penjara,” tegasnya. (Walsa)


Loading...
KOMENTAR ANDA
Berita Terkini Lainnya
Jembatan Terancam Ambruk, Galian C Terus Berlangsung
Siantar 24 Jam - Senin, 22 Januari 2018 - 03:11 WIB

Jembatan Terancam Ambruk, Galian C Terus Berlangsung

Pengerukan pasir dari Sungai Bah Bolon dituding telah membuat fondasi jembatan antar kabupaten di Perdagangan, Kecamatan Bandar, Simalungun itu, jadi ...
Pembunuh Anggi Habiskan Uang Rampokan untuk Beli Sabu dan Main Judi
Metro 24 Jam - Senin, 22 Januari 2018 - 02:59 WIB

Pembunuh Anggi Habiskan Uang Rampokan untuk Beli Sabu dan Main Judi

Anggi Syahputri Tanjung (17), siswi kelas 2 SMA Negri 11 Medan, akhirnya diketahui tewas akibat dibantai oleh Agung Prasetiyo, Jumat ...
7 Napi Binjai Kabur, Sipir Jaga Segera Dijatuhi Sanksi Berat
Metro 24 Jam - Senin, 22 Januari 2018 - 02:39 WIB

7 Napi Binjai Kabur, Sipir Jaga Segera Dijatuhi Sanksi Berat

Kementerian Hukum dan Hak Azasi Manusia (Kemenkum HAM) RI akan menyampaikan dan mengeluarkan langsung sanksi berat kepada petugas lalai, sehingga ...
Raja Parhata Tewas Ditabrak Mobil
Siantar 24 Jam - Senin, 22 Januari 2018 - 02:30 WIB

Raja Parhata Tewas Ditabrak Mobil

Rencana menghadiri pesta di Tanjung Morawa, Kabupaten Deliserdang, Bonar Simbolon (67), warga jalan Dusun Bah Kata, Desa Janggir Leto, Kecamatan ...
Penyidikan Terkendala Biaya Visum, Warga Bantu Keluarga Bocah Korban Cabul
Siantar 24 Jam - Minggu, 21 Januari 2018 - 23:32 WIB

Penyidikan Terkendala Biaya Visum, Warga Bantu Keluarga Bocah Korban Cabul

SIANTAR, JAM 15.00 WIBKondisi ekonomi keluarga yang pas-pasan membuat orangtua AT (3)--bocah yang dicabuli keluarganya sendiri--tak mampu membayar biaya visum, ...
Pemecatan Bripka Samsul Bahri Tunggu Putusan Hakim
Siantar 24 Jam - Minggu, 21 Januari 2018 - 23:01 WIB

Pemecatan Bripka Samsul Bahri Tunggu Putusan Hakim

Bripka Samsul Bahri, tengah didakwa di Pengadilan Negeri (PN) Simalungun atas keterlibatannya dalam peredaran narkotika. Akibat perbuatannya, pria yang tercatat ...