Rabu, 18 Juli 2018 | 02.08 WIB
Metro24Jam>News>Metro 24 Jam>Fredrich Yunadi Resmi Jadi Tahanan KPK

Fredrich Yunadi Resmi Jadi Tahanan KPK

Sabtu, 13 Januari 2018 - 16:08 WIB

IMG-49813

Fredrich Yunadi saat digiring dari Gedung KPK menuju tahanan. (Detikcom)

JAKARTA, metro24jam.com – Fredrich Yunadi resmi menjadi tahanan KPK. Mantan pengacara Setya Novanto itu ditangkap tadi malam. Fredrich ditangkap KPK pada Jumat (12/1/2018) malam dan langsung dibawa ke Gedung KPK, Sabtu (13/1/2018) dinihari sekira jam 00.10 Wib.

Setelah diperiksa selama sekitar 11 jam, Fredrich akhirnya resmi berstatus tahanan dan keluar dari KPK mengenakan rompi oranye.

“Saya sebagai seorang advokat, saya melakukan tugas dan kewajiban saya membela Pak Setya Novanto. Sesuai putusan MK tahun 2013 ditegaskan lagi advokat tidak dapat dituntut baik secara perdata maupun pidana,” kata Fredrich sebelum masuk mobil tahanan di depan gedung KPK, Jakarta, mengutip Liputan6, Sabtu (13/1/2018).

Lanjut Fredrich, langkah KPK ini mungkin saja akan diikuti oleh lembaga penegak hukum lainnya, yaitu memperkarakan advokat yang tengah membela kliennya. Dengan dijebloskannya dia ke tahanan, maka bisa menjadi awal kehancuran bagi profesi advokat.

“Hari ini saya diperlakukan begini oleh KPK, berarti semua advokat diperlakukan hal yang sama. Dan ini akan diikuti jejak oleh kepolisian maupun jaksa. Jadi nanti advokat dikit-dikit disebut menghalangi,” ujar Fredrich.

Fredrich dengan lantang mengatakan apa yang dilakukan KPK terhadap dirinya merupakan praktik membumihanguskan profesi advokat.

“Sekarang saya dibumihanguskan. Ini suatu pekerjaan yang diperkirakan ingin menghabiskan profesi advokat,” kata Fredrich.

“Kok, saya difitnah. Katanya melakukan pelanggaran, sedangkan Pasal 16 UU 18 Tahun 2003 tentang advokat, itu sangat jelas mengatakan advokat tidak dapat dituntut baik secara perdata maupun pidana,” terang Fredrich.

Sebelumnya, penyidik KPK menangkap tersangka kasus dugaan menghalangi penyidikan e-KTP, Fredrich Yunadi, di Kawasan Jakarta Selatan, Jumat, 12 Januari 2018. Saat ditangkap, mantan pengacara Setya Novanto itu tidak melakukan perlawanan.

“Tadi penangkapan berjalan dengan baik yang kami lakukan adalah membagi tim di beberapa lokasi. Tidak ada perlawanan tadi dan sudah dibawa ke kantor KPK,” jelas juru bicara KPK, Febri Diansyah, Sabtu (13/1/2018).

Seperti diketahui, Fredrich tak memenuhi panggilan penyidik KPK sebagai tersangka kasus dugaan merintangi penyidikan e-KTP yang mejerat Setya Novanto.

Melalui kuasa hukumnya, dia meminta penundaan pemeriksaan dirinya lantaran proses pemeriksaan etiknya akan dilakukan Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi). (l6/asp)


Loading...
KOMENTAR ANDA
Berita Terkini Lainnya
Upacara Kesadaran Nasional di Deliserdang, Bupati Ingatkan Hari Aksara Internasional
Metro 24 Jam - Rabu, 18 Juli 2018 - 02:01 WIB

Upacara Kesadaran Nasional di Deliserdang, Bupati Ingatkan Hari Aksara Internasional

Bupati Deliserdang H Ashari Tambunan pimpin upacara Hari Kesadaran Nasional Pemerintah Kabupaten Deliserdang, Selasa (17/7), di Lapangan Kantor Bupati, bersamaan ...
DPC Partai Garuda Serahkan Berkas Bacaleg ke KPUD Siantar
Metro 24 Jam - Rabu, 18 Juli 2018 - 01:45 WIB

DPC Partai Garuda Serahkan Berkas Bacaleg ke KPUD Siantar

Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Garuda Pematangsiantar hadir di Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kota Pematangsiantar, untuk menyerahkan berkas pengajuan ...
Sambut HBA-58 dan HUT IAD-18, Kejari Deliserdang Bagikan 1.000 Nasi Bungkus
Metro 24 Jam - Rabu, 18 Juli 2018 - 01:36 WIB

Sambut HBA-58 dan HUT IAD-18, Kejari Deliserdang Bagikan 1.000 Nasi Bungkus

Banyak cara yang dapat dilakukan untuk mencari simpatik masyarakat dalam menyambut Hari Bakti Adhyaksa (HBA) ke-58 tahun dan HUT Ikatan ...
Pengedar Sabu Ditembak Mati: Jaringan Rizal Cs dan Kasus 14 Kg Sabu di Namorambe
Metro 24 Jam - Rabu, 18 Juli 2018 - 01:23 WIB

Pengedar Sabu Ditembak Mati: Jaringan Rizal Cs dan Kasus 14 Kg Sabu di Namorambe

Salah satu terduga jaringan pengedari sabu yang ditembak mati oleh polisi, Selasa (17/7/2018), merupakan bagian dari jaringan Rizal, yang sebelumnya ...
Maling Kreta Kualat! Sering Beraksi di Masjid, Ditembak Polisi
Metro 24 Jam - Rabu, 18 Juli 2018 - 00:57 WIB

Maling Kreta Kualat! Sering Beraksi di Masjid, Ditembak Polisi

Sekali maen berhasil, duo kawanan maling kreta jadi ketagihan. Kemarin, aksi keduanya berakhir setelah ditembak tim anti bandit Polres Binjai ...
Pengedar Sabu Ditembak Mati, Ini Penjelasan Kapolrestabes Medan
Metro 24 Jam - Selasa, 17 Juli 2018 - 21:50 WIB

Pengedar Sabu Ditembak Mati, Ini Penjelasan Kapolrestabes Medan

Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Medan meringkus 3 pengedar sabu asal Aceh di Jalan Rakyat, Kecamatan Medan Timur, Selasa (17/7/2018) pagi ...