Sabtu, 21 April 2018 | 14.58 WIB
Metro24Jam>News>Metro 24 Jam>Fredrich Yunadi Resmi Jadi Tahanan KPK

Fredrich Yunadi Resmi Jadi Tahanan KPK

Sabtu, 13 Januari 2018 - 16:08 WIB

IMG-49813

Fredrich Yunadi saat digiring dari Gedung KPK menuju tahanan. (Detikcom)

JAKARTA, metro24jam.com – Fredrich Yunadi resmi menjadi tahanan KPK. Mantan pengacara Setya Novanto itu ditangkap tadi malam. Fredrich ditangkap KPK pada Jumat (12/1/2018) malam dan langsung dibawa ke Gedung KPK, Sabtu (13/1/2018) dinihari sekira jam 00.10 Wib.

Setelah diperiksa selama sekitar 11 jam, Fredrich akhirnya resmi berstatus tahanan dan keluar dari KPK mengenakan rompi oranye.

“Saya sebagai seorang advokat, saya melakukan tugas dan kewajiban saya membela Pak Setya Novanto. Sesuai putusan MK tahun 2013 ditegaskan lagi advokat tidak dapat dituntut baik secara perdata maupun pidana,” kata Fredrich sebelum masuk mobil tahanan di depan gedung KPK, Jakarta, mengutip Liputan6, Sabtu (13/1/2018).

Lanjut Fredrich, langkah KPK ini mungkin saja akan diikuti oleh lembaga penegak hukum lainnya, yaitu memperkarakan advokat yang tengah membela kliennya. Dengan dijebloskannya dia ke tahanan, maka bisa menjadi awal kehancuran bagi profesi advokat.

“Hari ini saya diperlakukan begini oleh KPK, berarti semua advokat diperlakukan hal yang sama. Dan ini akan diikuti jejak oleh kepolisian maupun jaksa. Jadi nanti advokat dikit-dikit disebut menghalangi,” ujar Fredrich.

Fredrich dengan lantang mengatakan apa yang dilakukan KPK terhadap dirinya merupakan praktik membumihanguskan profesi advokat.

“Sekarang saya dibumihanguskan. Ini suatu pekerjaan yang diperkirakan ingin menghabiskan profesi advokat,” kata Fredrich.

“Kok, saya difitnah. Katanya melakukan pelanggaran, sedangkan Pasal 16 UU 18 Tahun 2003 tentang advokat, itu sangat jelas mengatakan advokat tidak dapat dituntut baik secara perdata maupun pidana,” terang Fredrich.

Sebelumnya, penyidik KPK menangkap tersangka kasus dugaan menghalangi penyidikan e-KTP, Fredrich Yunadi, di Kawasan Jakarta Selatan, Jumat, 12 Januari 2018. Saat ditangkap, mantan pengacara Setya Novanto itu tidak melakukan perlawanan.

“Tadi penangkapan berjalan dengan baik yang kami lakukan adalah membagi tim di beberapa lokasi. Tidak ada perlawanan tadi dan sudah dibawa ke kantor KPK,” jelas juru bicara KPK, Febri Diansyah, Sabtu (13/1/2018).

Seperti diketahui, Fredrich tak memenuhi panggilan penyidik KPK sebagai tersangka kasus dugaan merintangi penyidikan e-KTP yang mejerat Setya Novanto.

Melalui kuasa hukumnya, dia meminta penundaan pemeriksaan dirinya lantaran proses pemeriksaan etiknya akan dilakukan Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi). (l6/asp)


Loading...
KOMENTAR ANDA
Berita Terkini Lainnya
Hadiah Akhir Pekan Bertemu Sihar
Metro 24 Jam - Sabtu, 21 April 2018 - 05:05 WIB

Hadiah Akhir Pekan Bertemu Sihar

Waktu makan siang yang dimanfaatkan Sihar Sitorus untuk mengunjungi pusat perbelanjaan di Medan ternyata mengundang perhatian sejumlah pengunjung. Kedatangan Calon ...
Hukuman Mantan Bendahara Pemenangan Ramadhan Pohan Diperberat
Metro 24 Jam - Sabtu, 21 April 2018 - 04:59 WIB

Hukuman Mantan Bendahara Pemenangan Ramadhan Pohan Diperberat

Hukuman Savita Linda Hora Panjaitan selaku mantan bendahara pemenangan pasangan calon Walikota/Wakil Walikota Medan Periode 2015-2020 yakni Ramadhan Pohan-Eddie Kusuma, ...
Kreta Tak Kunjung Ditemukan, Aktivis Pemulung Lapor Kapolda Sumut
Metro 24 Jam - Sabtu, 21 April 2018 - 02:35 WIB

Kreta Tak Kunjung Ditemukan, Aktivis Pemulung Lapor Kapolda Sumut

Sudah lebih seminggu kreta milik Uba Pasaribu hilang digasak maling. Hingga kini, Polsek Medan Sunggal tak kunjung berhasil menemukan pelaku ...
Jaksa dan Hakim Kompak, Tompel Dipenjara 6 Tahun
Siantar 24 Jam - Sabtu, 21 April 2018 - 02:27 WIB

Jaksa dan Hakim Kompak, Tompel Dipenjara 6 Tahun

Wira Pranata alias Tompel, terdakwa pemilik 8 paket sabu, divonis selama 6 tahun penjara oleh majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) ...
Walikota Abaikan Rekomendasi KASN dan DPRD, Pelantikan Pejabat Pemko Siantar Diprotes
Siantar 24 Jam - Sabtu, 21 April 2018 - 02:18 WIB

Walikota Abaikan Rekomendasi KASN dan DPRD, Pelantikan Pejabat Pemko Siantar Diprotes

Pemerintahan Kota (Pemko) Siantar melantik pejabat Eselon III dan IV di ruang data Balai Kota, Jalan Merdeka. Komite Pemerhati Aparatur ...
Bahas Revitalisasi Pasar Horas ‘Panas’, Pedagang Menolak, PD PHJ Tetap Lanjut
Siantar 24 Jam - Sabtu, 21 April 2018 - 02:05 WIB

Bahas Revitalisasi Pasar Horas ‘Panas’, Pedagang Menolak, PD PHJ Tetap Lanjut

Pertemuan pembahasan rencana revitalisasi Pasar Horas antara Aliansi Pedagang Balerong, Kaki Lima dan Kios Tempel (Balimbel) dengan Perusahaan Daerah Pasar ...