Senin, 22 Januari 2018 | 07.31 WIB
Metro24Jam>News>Metro 24 Jam>Tak Punya Pekerjaan, Pecatan TNI Mencuri di Rumah Mertua

Tak Punya Pekerjaan, Pecatan TNI Mencuri di Rumah Mertua

Sabtu, 13 Januari 2018 - 16:00 WIB

IMG-49811

Zulfikar di Mapolsek Sunggal. (ist/metro24jam.com)

SUNGGAL, metro24jam.com – Mengaku tidak memiliki pekerjaan, Zulfikar (49), warga Jalan Pendidikan, Desa Sumber Melati Diski, Sunggal, Deliserdang nekat mencuri. Mirisnya, yang dicuri adalah barang-barang milik mertuanya sendiri di Komplek Abdul Hamid, Blok IV, Desa Lalang, Sunggal, Deli Serdang.

Akibat perbuatannya, pria yang disebut-sebut merupakan pecatan TNI itu pun harus mendekam di sel tahanan Polsek Sunggal.

Informasi diperoleh, aksi pencurian yang dilakukan Zulfikar itu bermula saat ia mengajak isterinya untuk mencoba peruntungan di Batam. Sesampainya di sana, usaha demi usaha yang di jalani keduanya pun belum menemukan keberhasilan.

Keadaan itu pun membuat ayah beranak dua itu nekat. Rabu (9/1/2018), Zulfikar pun meninggalkan isterinya di Batam, pria yang diketahui terakhir kali berpangkat kopral itu pun pergi ke Medan, tepatnya ke rumah almarhum mertuanya.

Di sana, Zulfikar pun menggondol hampir seisi rumah mertuanya tanpa diketahui sang istri. Sementara para tetangga yang melihat aksi Zulfikar langsung menghubungi istrinya yang berada di Batam.

Sontak, kabar itu pun membuat sang istri berang dan mengadukan perbuatan suaminya pada Erwin Nazar (56), abang kandungnya.

Mendapat kabar itu, Kamis (10/1/2018) Erwin pun mendatangi kediaman orangtuanya untuk mengecek laporan adiknya itu. Benar saja, mata Erwin pun terbelalak melihat hampir seisi rumah orang tuanya telah ludes.

Pria yang tinggal di Jalan Amal Desa Kuala Bingai, Langkat, itu pun segera melaporkan kejadian itu ke Mapolsek Sunggal.

Petugas yang mendapat laporan itu pun bergerak cepat. Hasilnya, petugas mendapat informasi kalau Zulfikar sedang berada di rumah mertuanya dengan maksud untuk menggasak barang yang masih tersisa di dalam rumah.

“Ketika kita amankan, pelaku sedang mengangkat TV dari rumah tersebut untuk dijual,” terang Kapolsek Sunggal, Kompol Wira Prayatna, Sabtu (13/1/2018).

Saat diinterogasi, Zulfikar mengaku menjual barang-barang milik mertuanya itu di daerah Binjai.

“Hasil curian itu dijual kepada seorang yang tak dikenalnya di Binjai seharga Rp2 juta,” tambah Wira.

Lanjut dikatakan alumnus Akpol 2005 itu, hasil penjualan barang curian itu digunakan Zulfikar untuk kehidupan sehari-hari.

“Pengakuan tersangka uang itu untuk biaya hidup. Tersangka juga mengaku nekat karena tak memiliki pekerjaan,” lanjut Wira.

Atas perbuatannya, Zulfikar pun dijerat dengan pasal 362 KUHPidana dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara. (put)


Loading...
KOMENTAR ANDA
Berita Terkini Lainnya
Jembatan Terancam Ambruk, Galian C Terus Berlangsung
Siantar 24 Jam - Senin, 22 Januari 2018 - 03:11 WIB

Jembatan Terancam Ambruk, Galian C Terus Berlangsung

Pengerukan pasir dari Sungai Bah Bolon dituding telah membuat fondasi jembatan antar kabupaten di Perdagangan, Kecamatan Bandar, Simalungun itu, jadi ...
Pembunuh Anggi Habiskan Uang Rampokan untuk Beli Sabu dan Main Judi
Metro 24 Jam - Senin, 22 Januari 2018 - 02:59 WIB

Pembunuh Anggi Habiskan Uang Rampokan untuk Beli Sabu dan Main Judi

Anggi Syahputri Tanjung (17), siswi kelas 2 SMA Negri 11 Medan, akhirnya diketahui tewas akibat dibantai oleh Agung Prasetiyo, Jumat ...
7 Napi Binjai Kabur, Sipir Jaga Segera Dijatuhi Sanksi Berat
Metro 24 Jam - Senin, 22 Januari 2018 - 02:39 WIB

7 Napi Binjai Kabur, Sipir Jaga Segera Dijatuhi Sanksi Berat

Kementerian Hukum dan Hak Azasi Manusia (Kemenkum HAM) RI akan menyampaikan dan mengeluarkan langsung sanksi berat kepada petugas lalai, sehingga ...
Raja Parhata Tewas Ditabrak Mobil
Siantar 24 Jam - Senin, 22 Januari 2018 - 02:30 WIB

Raja Parhata Tewas Ditabrak Mobil

Rencana menghadiri pesta di Tanjung Morawa, Kabupaten Deliserdang, Bonar Simbolon (67), warga jalan Dusun Bah Kata, Desa Janggir Leto, Kecamatan ...
Penyidikan Terkendala Biaya Visum, Warga Bantu Keluarga Bocah Korban Cabul
Siantar 24 Jam - Minggu, 21 Januari 2018 - 23:32 WIB

Penyidikan Terkendala Biaya Visum, Warga Bantu Keluarga Bocah Korban Cabul

SIANTAR, JAM 15.00 WIBKondisi ekonomi keluarga yang pas-pasan membuat orangtua AT (3)--bocah yang dicabuli keluarganya sendiri--tak mampu membayar biaya visum, ...
Pemecatan Bripka Samsul Bahri Tunggu Putusan Hakim
Siantar 24 Jam - Minggu, 21 Januari 2018 - 23:01 WIB

Pemecatan Bripka Samsul Bahri Tunggu Putusan Hakim

Bripka Samsul Bahri, tengah didakwa di Pengadilan Negeri (PN) Simalungun atas keterlibatannya dalam peredaran narkotika. Akibat perbuatannya, pria yang tercatat ...