Sabtu, 21 April 2018 | 14.59 WIB
Metro24Jam>News>Metro 24 Jam>Main Catur Sambil Sedot Sabu, Warga Binaan Diamankan Sipir

Main Catur Sambil Sedot Sabu, Warga Binaan Diamankan Sipir

Sabtu, 13 Januari 2018 - 14:33 WIB

IMG-49804

Apek (jongkok) diamankan petugas. (ist/metro24jam,com)

LUBUKPAKAM, metro24jam.com – Berada dalam tahanan, tak menjamin seseorang tak lagi berbuat tindak pidana. Hal itu terbukti dengan ditangkapnya, Rudi Hartono alias Apek (43), seorang warga binaan penghuni Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Lubukpakam tidak berbuat kejahatan.

Warga Kelurahan Cemara, Kecamatan Lubukpakam yang sedang menjalani masa hukumannya itu justru nekat memesan sabu sebanyak 2 gram. Namun, aksi mantan pedagang CD (Compact Disc) ini dipergoki petugas saat dia menghisap sabu yang dipesannya sambil main catur di kamar Dahlia III.

Ayah tiga anak itu akhirnya diamankan sipir Lapas Kelas II B Lubukpakam, Kamis (11/1/2018) sekira jam 21.00 Wib.

Informasi diperoleh pada Jumat (11/1/2018), tiga sebelumnya, Apek memesan sabu seberat 2 gram kepada Jul, mantan napi kasus narkoba yang sudah bebas saat Apek ditahan di Lapas sekira 3 sampai 4 bulan lalu lewat telepon.

Apek memberikan uang Rp 1,6 juta kepada Jul yang ketika itu sedang bertamu ke Lapas Kelas II B Lubukpakam. Saat Jul bertamu, sabu pesanan Apek dibawanya dan dititipkan kepada Egi, warga binaan kasus narkoba, yang tiga bulan lagi bakal menghirup udara segar.

Lalu, Egi warga binaan yang menghuni kamar Flamboyan III memberikan sabu titipan tersebut kepada Apek.

Malamnya, Apek pun menikmati sabu yang dipesannya di kamarnya. Namun tanpa sepengetahuannya, sipir penjara mendapat info jika Apek mengkonsumsi sabu di kamarnya.

Tanpa membuang waktu, sejumlah sipir Lapas langsung melakukan razia dan mengamankan Apek yang ketika itu sedang main catur sambil mengkonsumsi sabu. Saat diinterogasi, Apek mengaku sabu dipesan dari Jul dan dititip lewat Egi.

Untuk pemeriksaan lebih lanjut Apek dan Egi diserahkan ke Sat Narkoba Polres Deliserdang.

Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP) Anom Kuswandhono kepada wartawan membenarkan Apek dan Egi diamankan dan diserahkan ke Sat Narkoba Polres Deliserdang. Menurutnya, sesuai prosedur, di Lapas Kelas II B Lubukpakam tidak diperbolehkan warga binaan memakai telefon selular.

Sebagai upaya, lanjutnya, pihaknya melakukan penggeledahan bagi tamu yang membesuk. “Namanya juga manusia, kita tidak luput dari kesalahan. Penjaga pintu utama cuma dua orang sedangka pembesuk setiap harinya membludak. Kita sedang melakukan penyelidikan internal kenapa narkoba bisa masuk ke dalam Lapas. Kita investigasi pegawai pengamanan dan pemeriksaan CCTV. Sarana dan prasarana juga terbatas,” pungkasnya

Sementara itu, Sat Narkoba Polres Deliserdang melakukan pengembangan usai menerima Apek dari petugas Lapas Kelas II B Lubukpakam. Dipimpin Kasat Narkoba Polres Deliserdang, AKP Erwin Tito, sejumlah personel melakukan penggeledahan ke rumah Apek.

Namun, hingga sejam penggeledahan dilakukan, barang bukti narkoba tidak ditemukan di rumah Apek. “Kita masih melakukan pengembangan kasus ini. Apek dan Egi masih diperiksa,” pungkasnya. (Walsa)


Loading...
KOMENTAR ANDA
Berita Terkini Lainnya
Hadiah Akhir Pekan Bertemu Sihar
Metro 24 Jam - Sabtu, 21 April 2018 - 05:05 WIB

Hadiah Akhir Pekan Bertemu Sihar

Waktu makan siang yang dimanfaatkan Sihar Sitorus untuk mengunjungi pusat perbelanjaan di Medan ternyata mengundang perhatian sejumlah pengunjung. Kedatangan Calon ...
Hukuman Mantan Bendahara Pemenangan Ramadhan Pohan Diperberat
Metro 24 Jam - Sabtu, 21 April 2018 - 04:59 WIB

Hukuman Mantan Bendahara Pemenangan Ramadhan Pohan Diperberat

Hukuman Savita Linda Hora Panjaitan selaku mantan bendahara pemenangan pasangan calon Walikota/Wakil Walikota Medan Periode 2015-2020 yakni Ramadhan Pohan-Eddie Kusuma, ...
Kreta Tak Kunjung Ditemukan, Aktivis Pemulung Lapor Kapolda Sumut
Metro 24 Jam - Sabtu, 21 April 2018 - 02:35 WIB

Kreta Tak Kunjung Ditemukan, Aktivis Pemulung Lapor Kapolda Sumut

Sudah lebih seminggu kreta milik Uba Pasaribu hilang digasak maling. Hingga kini, Polsek Medan Sunggal tak kunjung berhasil menemukan pelaku ...
Jaksa dan Hakim Kompak, Tompel Dipenjara 6 Tahun
Siantar 24 Jam - Sabtu, 21 April 2018 - 02:27 WIB

Jaksa dan Hakim Kompak, Tompel Dipenjara 6 Tahun

Wira Pranata alias Tompel, terdakwa pemilik 8 paket sabu, divonis selama 6 tahun penjara oleh majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) ...
Walikota Abaikan Rekomendasi KASN dan DPRD, Pelantikan Pejabat Pemko Siantar Diprotes
Siantar 24 Jam - Sabtu, 21 April 2018 - 02:18 WIB

Walikota Abaikan Rekomendasi KASN dan DPRD, Pelantikan Pejabat Pemko Siantar Diprotes

Pemerintahan Kota (Pemko) Siantar melantik pejabat Eselon III dan IV di ruang data Balai Kota, Jalan Merdeka. Komite Pemerhati Aparatur ...
Bahas Revitalisasi Pasar Horas ‘Panas’, Pedagang Menolak, PD PHJ Tetap Lanjut
Siantar 24 Jam - Sabtu, 21 April 2018 - 02:05 WIB

Bahas Revitalisasi Pasar Horas ‘Panas’, Pedagang Menolak, PD PHJ Tetap Lanjut

Pertemuan pembahasan rencana revitalisasi Pasar Horas antara Aliansi Pedagang Balerong, Kaki Lima dan Kios Tempel (Balimbel) dengan Perusahaan Daerah Pasar ...