Senin, 22 Januari 2018 | 07.31 WIB
Metro24Jam>News>Metro 24 Jam>Main Catur Sambil Sedot Sabu, Warga Binaan Diamankan Sipir

Main Catur Sambil Sedot Sabu, Warga Binaan Diamankan Sipir

Sabtu, 13 Januari 2018 - 14:33 WIB

IMG-49804

Apek (jongkok) diamankan petugas. (ist/metro24jam,com)

LUBUKPAKAM, metro24jam.com – Berada dalam tahanan, tak menjamin seseorang tak lagi berbuat tindak pidana. Hal itu terbukti dengan ditangkapnya, Rudi Hartono alias Apek (43), seorang warga binaan penghuni Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Lubukpakam tidak berbuat kejahatan.

Warga Kelurahan Cemara, Kecamatan Lubukpakam yang sedang menjalani masa hukumannya itu justru nekat memesan sabu sebanyak 2 gram. Namun, aksi mantan pedagang CD (Compact Disc) ini dipergoki petugas saat dia menghisap sabu yang dipesannya sambil main catur di kamar Dahlia III.

Ayah tiga anak itu akhirnya diamankan sipir Lapas Kelas II B Lubukpakam, Kamis (11/1/2018) sekira jam 21.00 Wib.

Informasi diperoleh pada Jumat (11/1/2018), tiga sebelumnya, Apek memesan sabu seberat 2 gram kepada Jul, mantan napi kasus narkoba yang sudah bebas saat Apek ditahan di Lapas sekira 3 sampai 4 bulan lalu lewat telepon.

Apek memberikan uang Rp 1,6 juta kepada Jul yang ketika itu sedang bertamu ke Lapas Kelas II B Lubukpakam. Saat Jul bertamu, sabu pesanan Apek dibawanya dan dititipkan kepada Egi, warga binaan kasus narkoba, yang tiga bulan lagi bakal menghirup udara segar.

Lalu, Egi warga binaan yang menghuni kamar Flamboyan III memberikan sabu titipan tersebut kepada Apek.

Malamnya, Apek pun menikmati sabu yang dipesannya di kamarnya. Namun tanpa sepengetahuannya, sipir penjara mendapat info jika Apek mengkonsumsi sabu di kamarnya.

Tanpa membuang waktu, sejumlah sipir Lapas langsung melakukan razia dan mengamankan Apek yang ketika itu sedang main catur sambil mengkonsumsi sabu. Saat diinterogasi, Apek mengaku sabu dipesan dari Jul dan dititip lewat Egi.

Untuk pemeriksaan lebih lanjut Apek dan Egi diserahkan ke Sat Narkoba Polres Deliserdang.

Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP) Anom Kuswandhono kepada wartawan membenarkan Apek dan Egi diamankan dan diserahkan ke Sat Narkoba Polres Deliserdang. Menurutnya, sesuai prosedur, di Lapas Kelas II B Lubukpakam tidak diperbolehkan warga binaan memakai telefon selular.

Sebagai upaya, lanjutnya, pihaknya melakukan penggeledahan bagi tamu yang membesuk. “Namanya juga manusia, kita tidak luput dari kesalahan. Penjaga pintu utama cuma dua orang sedangka pembesuk setiap harinya membludak. Kita sedang melakukan penyelidikan internal kenapa narkoba bisa masuk ke dalam Lapas. Kita investigasi pegawai pengamanan dan pemeriksaan CCTV. Sarana dan prasarana juga terbatas,” pungkasnya

Sementara itu, Sat Narkoba Polres Deliserdang melakukan pengembangan usai menerima Apek dari petugas Lapas Kelas II B Lubukpakam. Dipimpin Kasat Narkoba Polres Deliserdang, AKP Erwin Tito, sejumlah personel melakukan penggeledahan ke rumah Apek.

Namun, hingga sejam penggeledahan dilakukan, barang bukti narkoba tidak ditemukan di rumah Apek. “Kita masih melakukan pengembangan kasus ini. Apek dan Egi masih diperiksa,” pungkasnya. (Walsa)


Loading...
KOMENTAR ANDA
Berita Terkini Lainnya
Jembatan Terancam Ambruk, Galian C Terus Berlangsung
Siantar 24 Jam - Senin, 22 Januari 2018 - 03:11 WIB

Jembatan Terancam Ambruk, Galian C Terus Berlangsung

Pengerukan pasir dari Sungai Bah Bolon dituding telah membuat fondasi jembatan antar kabupaten di Perdagangan, Kecamatan Bandar, Simalungun itu, jadi ...
Pembunuh Anggi Habiskan Uang Rampokan untuk Beli Sabu dan Main Judi
Metro 24 Jam - Senin, 22 Januari 2018 - 02:59 WIB

Pembunuh Anggi Habiskan Uang Rampokan untuk Beli Sabu dan Main Judi

Anggi Syahputri Tanjung (17), siswi kelas 2 SMA Negri 11 Medan, akhirnya diketahui tewas akibat dibantai oleh Agung Prasetiyo, Jumat ...
7 Napi Binjai Kabur, Sipir Jaga Segera Dijatuhi Sanksi Berat
Metro 24 Jam - Senin, 22 Januari 2018 - 02:39 WIB

7 Napi Binjai Kabur, Sipir Jaga Segera Dijatuhi Sanksi Berat

Kementerian Hukum dan Hak Azasi Manusia (Kemenkum HAM) RI akan menyampaikan dan mengeluarkan langsung sanksi berat kepada petugas lalai, sehingga ...
Raja Parhata Tewas Ditabrak Mobil
Siantar 24 Jam - Senin, 22 Januari 2018 - 02:30 WIB

Raja Parhata Tewas Ditabrak Mobil

Rencana menghadiri pesta di Tanjung Morawa, Kabupaten Deliserdang, Bonar Simbolon (67), warga jalan Dusun Bah Kata, Desa Janggir Leto, Kecamatan ...
Penyidikan Terkendala Biaya Visum, Warga Bantu Keluarga Bocah Korban Cabul
Siantar 24 Jam - Minggu, 21 Januari 2018 - 23:32 WIB

Penyidikan Terkendala Biaya Visum, Warga Bantu Keluarga Bocah Korban Cabul

SIANTAR, JAM 15.00 WIBKondisi ekonomi keluarga yang pas-pasan membuat orangtua AT (3)--bocah yang dicabuli keluarganya sendiri--tak mampu membayar biaya visum, ...
Pemecatan Bripka Samsul Bahri Tunggu Putusan Hakim
Siantar 24 Jam - Minggu, 21 Januari 2018 - 23:01 WIB

Pemecatan Bripka Samsul Bahri Tunggu Putusan Hakim

Bripka Samsul Bahri, tengah didakwa di Pengadilan Negeri (PN) Simalungun atas keterlibatannya dalam peredaran narkotika. Akibat perbuatannya, pria yang tercatat ...