Rabu, 18 Juli 2018 | 02.15 WIB
Metro24Jam>News>Metro 24 Jam>Kapal Karam di Perairan Pantai Labu, 4 Nelayan Belawan Dihantam Badai

Kapal Karam di Perairan Pantai Labu, 4 Nelayan Belawan Dihantam Badai

Sabtu, 13 Januari 2018 - 12:03 WIB

IMG-49771

Kapal alat tangkap pukat langgei yang tenggelam setelah ditarik ke Belawan. (Syahril/metro24jam.com)

BELAWAN, metro24jam.com – Cuaca buruk disertai hujan deras dan gelombang tinggi membuat sebuah kapal kecil nelayan asal Belawan tenggelam di perairan Pantai Labu, Deliserdang, Jumat (12/1/2018) dinihari.

Atas musibah kapal dengan alat tangkap pukat langgei itu, sang tekong, Hasan Lubis (51) bersama 3 awaknya, Adi (21), Zul (28) dan Leman (31) selamat setelah dibantu awak kapal nelayan lain. Kerugian ditaksir sekira Rp20 juta. Ketua Aliansi Nelayan Selat Malaka, Abdul Rahman alias Atan bercerita.

Para nelayan malang itu berangkat dari Kampung Kurnia, Belawan, Kamis (11/1/2018) sore lalu. Mereka mencari udang di perairan Pantai Labu.

Namun ketika mencari hasil tangkapan di zona tangkap, cuaca buruk melanda mereka, hujan disertai gelombang membuat kapal yang mereka gunakan tak mampu menahan ombak.

Akibatnya, kapal skala kecil itu terombang ambing tenggelam dihantam ombak. Dengan kondisi itu, para awak kapal berusaha menyelamatkan diri dengan mengarungi laut.

Dengan susah payah mengarungi laut, para awak kapal diselamatkan kapal nelayan lain. Nelayan asal Belawan yang diselamatkan dengan kondisi lemas dibawa ke dermaga Pantai Labu.

“Kapal yang tenggelam sudah ditarik ke Belawan, tekong dan ABK nya selamat, sekarang mereka sudah kembali ke Belawan,” kata Atan.

Kasubdit Gakkum Ditpolair Polda Sumut, AKBP Den Martin membenarkan peristiwa tersebut, pihaknya masih mengecek dan menyelidiki di lapangan.

“Anggota kita sudah turun ke lapangan, awak kapal dari kapal yang tenggelam itu selamat. Kita masih menyelidiki dan mengecek peristiwa itu,” kata Den Martin.

Sementara itu, Kepala Stasiun Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Maritim Belawan, Abdul Azis mengatakan, cuaca yang melanda sekitaran perairan laut masih normal, dengan gelombang 0,5 meter hingga 0,8 meter.

“Hanya saja pada malam hari hingga tengah malam terjadi hujan, cuaca normal ini disertai dengan angin yang bergerak dari Timur Laut ke Tenggara dengan kecepatan 05 sampai 15 knot,’ jelas Abdul Azis. (ril)


Loading...
KOMENTAR ANDA
Berita Terkini Lainnya
Relokasi Mandiri Jalan Veteran Terbengkalai, Isu ‘Suap’ Mencuat
Metro 24 Jam - Rabu, 18 Juli 2018 - 02:11 WIB

Relokasi Mandiri Jalan Veteran Terbengkalai, Isu ‘Suap’ Mencuat

Relokasi Mandiri tahap II pembangunan 2016, di Jalan Veteran, Gang Garuda, Kabupaten Karo masih meninggalkan berbagai persoalan, termasuk isu dugaan ...
Upacara Kesadaran Nasional di Deliserdang, Bupati Ingatkan Hari Aksara Internasional
Metro 24 Jam - Rabu, 18 Juli 2018 - 02:01 WIB

Upacara Kesadaran Nasional di Deliserdang, Bupati Ingatkan Hari Aksara Internasional

Bupati Deliserdang H Ashari Tambunan pimpin upacara Hari Kesadaran Nasional Pemerintah Kabupaten Deliserdang, Selasa (17/7), di Lapangan Kantor Bupati, bersamaan ...
DPC Partai Garuda Serahkan Berkas Bacaleg ke KPUD Siantar
Metro 24 Jam - Rabu, 18 Juli 2018 - 01:45 WIB

DPC Partai Garuda Serahkan Berkas Bacaleg ke KPUD Siantar

Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Garuda Pematangsiantar hadir di Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kota Pematangsiantar, untuk menyerahkan berkas pengajuan ...
Sambut HBA-58 dan HUT IAD-18, Kejari Deliserdang Bagikan 1.000 Nasi Bungkus
Metro 24 Jam - Rabu, 18 Juli 2018 - 01:36 WIB

Sambut HBA-58 dan HUT IAD-18, Kejari Deliserdang Bagikan 1.000 Nasi Bungkus

Banyak cara yang dapat dilakukan untuk mencari simpatik masyarakat dalam menyambut Hari Bakti Adhyaksa (HBA) ke-58 tahun dan HUT Ikatan ...
Pengedar Sabu Ditembak Mati: Jaringan Rizal Cs dan Kasus 14 Kg Sabu di Namorambe
Metro 24 Jam - Rabu, 18 Juli 2018 - 01:23 WIB

Pengedar Sabu Ditembak Mati: Jaringan Rizal Cs dan Kasus 14 Kg Sabu di Namorambe

Salah satu terduga jaringan pengedari sabu yang ditembak mati oleh polisi, Selasa (17/7/2018), merupakan bagian dari jaringan Rizal, yang sebelumnya ...
Maling Kreta Kualat! Sering Beraksi di Masjid, Ditembak Polisi
Metro 24 Jam - Rabu, 18 Juli 2018 - 00:57 WIB

Maling Kreta Kualat! Sering Beraksi di Masjid, Ditembak Polisi

Sekali maen berhasil, duo kawanan maling kreta jadi ketagihan. Kemarin, aksi keduanya berakhir setelah ditembak tim anti bandit Polres Binjai ...