Senin, 22 Januari 2018 | 07.36 WIB
Metro24Jam>News>Siantar 24 Jam>Paving Blok Dibongkar, Bupati Simalungun Tak Paham Perundang-undangan

Paving Blok Dibongkar, Bupati Simalungun Tak Paham Perundang-undangan

Jumat, 12 Januari 2018 - 10:44 WIB

IMG-49733

Ribuan paving blok yang sebelumnya menumpuk, kini raib usai dibongkar. (file/metro24jam.com)

SIMALUNGUN, metro24jam.com – Pembongkaran ribuan paving blok di pelataran halaman kantor Bupati Simalungun sekira bulan April 2017 dianggap sebagai bukti bahwa, JR Saragih tak memahami peraturan dan perundang-undangan.

Sesuai Undang-Undang) 18 tahun 1999 tentang Jasa dan Konstruksi pasal 25 ayat 2 bab VII, kegagalan bangunan ditentukan terhitung sejak penyerahan akhir pekerjaan konstruksi dan paling lama 10 tahun.

“Tapi, masih berusia satu tahun paving blok itu sudah dibongkar. Artinya, Bupati tak paham perundang-undangan. Karena, tak mungkin dibongkar, tanpa perintah Bupati,” tegas Bernhard Damanik ketika diminta tanggapannya, Kamis (11/1/2018) sekira jam 11.30 Wib.

Terkait pembongkaran tersebut, penyedia jasa (rekanan) bersama PPK (Pejabat Pembuat Komitmen), PPTK (Pejabat Pembuat Teknis Kegiatan) serta konsultan, wajib diberikan sanksi tegas serta dikenakan ganti rugi.

“Seharusnya, setelah 10 tahun usianya baru layak dibongkar. Jadi, pembongkaran yang dilakukan meski masih 1 tahun, merupakan kebijakan dan kesalahan yang fatal. Maka, PPK, PPTK, konsultan dan penyedia jasa wajib diberikan sanksi serta dikenakan ganti rugi,” papar anggota komisi III DPRD Simalungun tersebut.

Menurut Bernhard, paving blok dimaksud merupakan kegiatan penataan pelataran halaman kantor Bupati yang dikerjakan tahun 2016 dan sekaligus pengadaan sejumlah bunga berkelas.

“Dananya sekira 2 miliar lebih. Pada saat itu, bukan hanya paving blok. Tapi, sekaligus pengadaan bunga yang berkelas atau nilai harganya lumayan mahal,” jelas ketua fraksi NasDem.

Selain itu, ribuan paving blok bersama sejumlah bunga yang dibeli menggunakan APBD Simalungun tersebut telah tercatat pada neraca Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun. Maka, ketika ribuan paving blok dan sejumlah bunga raib, jelas menambah catatan buruk bagi Pemkab Simalungun. Sebab, peralihan barang dan bangunan harus melalui proses lelang.

“Jika dihapus, juga harus ada pemberitahuan kepada DPRD Simalungun. Tapi, sejauh ini, mengenai pembongkaran, keberadaan paving blok tak tau di mana. Pemkab Simalungun belum pernah memberitahukan. Apakah telah dihapus atau dilelang,” tandas Bernhard.

Diketahui, penataan pelataran halaman Kantor Bupati Simalungun kala itu diselenggarakan Dinas Tata Ruang dan Pemukiman–sekarng Dinas PUPR (Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat).

Kepala Dinas PUPR Simalungun, Beny Saragih, yang coba dikonfirmasi di ruang kerjanya, Kamis (11/1/2018) sekira jam 13.30 Wib, tidak berhasil ditemui. Pintu ruang kerja Beny tampak tertutup rapat.

Seperti diketahui, jika dirunut satu demi satu, proyek diselenggarakan dinas PUPR Simalungun tidak hanya empat paket proyek SPAM (Sistem Pengadaan Air Minum) 2016 menelan biaya Rp1 miliar lebih saja yang menyimpan kejanggalan dan sedang ditelisik Kejatisu.

Pembongkaran ribuan batang paving blok dari pelataran halaman kantor Bupati Simalungun sekira bulan April 2017 lalu juga rancu. Setelah dibongkar, keberadaannya kini tak tau entah di mana. (ga)

BACA JUGA:
Ribuan Paving Blok Raib, Proyek Dinas PUPR Bermasalah


Loading...
KOMENTAR ANDA
Berita Terkini Lainnya
Jembatan Terancam Ambruk, Galian C Terus Berlangsung
Siantar 24 Jam - Senin, 22 Januari 2018 - 03:11 WIB

Jembatan Terancam Ambruk, Galian C Terus Berlangsung

Pengerukan pasir dari Sungai Bah Bolon dituding telah membuat fondasi jembatan antar kabupaten di Perdagangan, Kecamatan Bandar, Simalungun itu, jadi ...
Pembunuh Anggi Habiskan Uang Rampokan untuk Beli Sabu dan Main Judi
Metro 24 Jam - Senin, 22 Januari 2018 - 02:59 WIB

Pembunuh Anggi Habiskan Uang Rampokan untuk Beli Sabu dan Main Judi

Anggi Syahputri Tanjung (17), siswi kelas 2 SMA Negri 11 Medan, akhirnya diketahui tewas akibat dibantai oleh Agung Prasetiyo, Jumat ...
7 Napi Binjai Kabur, Sipir Jaga Segera Dijatuhi Sanksi Berat
Metro 24 Jam - Senin, 22 Januari 2018 - 02:39 WIB

7 Napi Binjai Kabur, Sipir Jaga Segera Dijatuhi Sanksi Berat

Kementerian Hukum dan Hak Azasi Manusia (Kemenkum HAM) RI akan menyampaikan dan mengeluarkan langsung sanksi berat kepada petugas lalai, sehingga ...
Raja Parhata Tewas Ditabrak Mobil
Siantar 24 Jam - Senin, 22 Januari 2018 - 02:30 WIB

Raja Parhata Tewas Ditabrak Mobil

Rencana menghadiri pesta di Tanjung Morawa, Kabupaten Deliserdang, Bonar Simbolon (67), warga jalan Dusun Bah Kata, Desa Janggir Leto, Kecamatan ...
Penyidikan Terkendala Biaya Visum, Warga Bantu Keluarga Bocah Korban Cabul
Siantar 24 Jam - Minggu, 21 Januari 2018 - 23:32 WIB

Penyidikan Terkendala Biaya Visum, Warga Bantu Keluarga Bocah Korban Cabul

SIANTAR, JAM 15.00 WIBKondisi ekonomi keluarga yang pas-pasan membuat orangtua AT (3)--bocah yang dicabuli keluarganya sendiri--tak mampu membayar biaya visum, ...
Pemecatan Bripka Samsul Bahri Tunggu Putusan Hakim
Siantar 24 Jam - Minggu, 21 Januari 2018 - 23:01 WIB

Pemecatan Bripka Samsul Bahri Tunggu Putusan Hakim

Bripka Samsul Bahri, tengah didakwa di Pengadilan Negeri (PN) Simalungun atas keterlibatannya dalam peredaran narkotika. Akibat perbuatannya, pria yang tercatat ...