Kamis, 21 Juni 2018 | 11.05 WIB
Metro24Jam>News>Metro 24 Jam>Kasus Percobaan Pembunuhan Wartawan Belum Terungkap, DPRD Tanjungbalai Minta Polisi Ciptakan Rasa Aman

Kasus Percobaan Pembunuhan Wartawan Belum Terungkap, DPRD Tanjungbalai Minta Polisi Ciptakan Rasa Aman

Jumat, 12 Januari 2018 - 10:23 WIB

IMG-49731

Nasa gabungan dari wartawan, LSM, LBH dan mahasiswa saat mengikuti RDP dengan anggota DPRD Tanjungbalai terkait kasus percobaan pembunuhan Maksum Nasution. (Eko/metro24jam.com)

TANJUNGBALAI, metro24jam.com – Ratusan massa gabungan dari wartawan, LSM, LBH dan mahasiswa kembali mendatangi Kantor DPRD Tanjungbalai guna menyampaikan sikap ketidakpuasan mereka terhadap kinerja pihak kepolisian dalam mengusut pelaku dan aktor intelektual di balik percobaan pembunuhan Maksum Nasution, seorang wartawan media cetak terbitan Medan, Kamis (11/1/2018).

Kedatangan massa membuat DPRD segera mengadakan Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama perwakilan massa. Dalam RDP tersebut disebutkan bahwa, kepemimpinan M Syahrial sebagai Walikota Tanjungbalai dinilai sebagai rezim mafia.

Maksum Nasution, di hadapan anggota DPRD Tanjungbalai dalam keterangannya menyampaikan kronologi percobaan pembunuhan yang dialaminya itu.

“Sambil membawa golok, para pelaku ini sebelumnya datang ke kampung ku. Waktu itu didekat rumah ku ada pesta. Nah di tenga-tengah keramaian itu pula mereka mencari tau keberadaan saya dengan cara bertanya kepada anak kecil yang ada di lokasi pesta. Malam itu saya tidak ditemukan mereka. Tiba keesokan harinya kejadian yang saya alami ini pun terjadi,” katanya.

Seperti diberitakan sebelumnya, percobaan pembunuhan itu terjadi ketika Maksum keluar dari rumahnya di Jalan MT Haryono, Kelurahan Selat Tanjung Medan, Kecamatan Datuk Bandar Timur , untuk melaksanakan tugas profesi jurnalisnya.

“Kejadiannya pagi sekitar pukul 10:00. Waktu itu saya dengan mengendarai sepeda motor dihadang dari depan oleh sebuah mobil warna hitam yang melaju kencang dari arah belakang saya,” beber Maksum mengulang pernyataan dia terdahulu.

“Begitu penghadangan itu terjadi satu orang dengan membawa martil keluar dari mobil itu dan langsung mengejar saya.”

“Melihat kedatangan dengan bringas untuk melakukan pembantaian, bersamaan itu pula saya pun spontan melarikan diri, hingga terjadi kejar-kejaran di antara kami. Sayapun terjatuh hingga telentang di aspal.”

Melihat saya terjatuh, pelaku yang dalam posisi berhadapan dengan saya, langsung mengarahkan kapak martil (kapak Siam) yang dibawanya ke arah kepala saya.”

Tindakannya itu tidak berhasil, dikarenakan saya melakukan perlawanan dengan cara menendangkan kaki saya ke arahnya,” beber Maksum.

Perbuatan yang nyaris merenggut nyawanya itu, disebut Maksum terhenti setelah pelaku dipergoki salah seorang warga yang melintas di TKP pada waktu itu.

“Beruntung ada seorang warga yang melihat kejadian itu menolong saya dengan cara menabrak pelaku. Begitu pelaku mundur, saya pun bangkit dan langsung melarikan diri,” ungkapnya.

Sebelumnya, Maksum berkeyakinan bahwa percobaan pembunuhan yang dialaminya itu, murni dikarenakan pemberitaan terkait dugaan korupsi dan kritikan terhadap Pemko Tanjungbalai.

“Sampai saat ini saya tidak mempunyai musuh dan bertengkar dengan siapa pun dan saya juga tidak melakukan bisnis yang bersentuhan dengan mafia. Namun, saya belakangan ini ada memberitakan kebijakan Pemerintah. DPRD Tanjungbalai ini diminta agar dapat memperjuangan aspirasi ini demi menciptakan kepastian hukum di Kota ini,” pungkasnya.

Terkait hal itu, anggota DPRD Tanjungbalai dalam RDP sepakat untuk memberikan dukungan kepada ratusan massa dan mendesak pihak kepolisian (Polres Tanjungbalai) segera melakukan penegakkan supremasi hukum demi terciptanya rasa aman di tengah-tengah masyarakat.

Seperti diberitakan sebelumnya, Maksum telah membuat pengaduan ke Mapolres Tanjungbalai dengan nomor: STPL/92/XII/SPKT/RES TJB. Namun, hingga hari ini, belum satu pun dari beberapa orang yang berupaya melakukan pembunuhan terhadap dirinya diringkus personel Polres Tanjungbalai. (eko)

BACA JUGA:
Beritakan Soal Jual Beli Proyek Pemko, Wartawan Tanjungbalai Dikejar Kapak dan Parang


Loading...
KOMENTAR ANDA
Berita Terkini Lainnya
KM Sinar Bangun Tenggelam, 3 Korban Lagi Ditemukan, BPBD Sumut: 178 Orang Hilang
Metro 24 Jam - Kamis, 21 Juni 2018 - 08:21 WIB

KM Sinar Bangun Tenggelam, 3 Korban Lagi Ditemukan, BPBD Sumut: 178 Orang Hilang

Hingga Rabu (20/6/2018) siang, tiga korban KM Sinar Bangun yang tenggelam di perairan Danau Toba akhirnya ditemukan. Dua di antaranya ...
Jalur Jalan Berastagi Kembali Normal
Metro 24 Jam - Kamis, 21 Juni 2018 - 07:33 WIB

Jalur Jalan Berastagi Kembali Normal

Jalan kota wisata Berastagi, Kabupaten Karo yang sejak hari pertama Idul Fitri sempat dipadati wisatawan, kini berangsur sepi. Pada H+5 ...
Tagih Uang Tip Sama Tamu, Pelayan Cafe KO Ditinju (Katanya yang Bogem Sipir Lapas)
Metro 24 Jam - Kamis, 21 Juni 2018 - 07:25 WIB

Tagih Uang Tip Sama Tamu, Pelayan Cafe KO Ditinju (Katanya yang Bogem Sipir Lapas)

Echa (24), seorang waitress di Sempurna Cafe, Jalan Ringroad, mendapat bogem mentah alias tinju dari tamunya, hanya gara-gara menagih uang ...
Patricia Berdoa untuk Para Korban KMP Sinar Bangun
Metro 24 Jam - Kamis, 21 Juni 2018 - 06:57 WIB

Patricia Berdoa untuk Para Korban KMP Sinar Bangun

Patricia Siahaan, istri dari Cawagub Sumut Sihar Sitorus ikut memberikan kekuatan pada keluarga korban Kapal Motor Penumpang (KMP) Sinar Bangun ...
Termasuk Ketua, 7 Anggota Komunitas Slankers Ikut Tenggelam Bersama KM Sinar Bangun
Metro 24 Jam - Kamis, 21 Juni 2018 - 06:52 WIB

Termasuk Ketua, 7 Anggota Komunitas Slankers Ikut Tenggelam Bersama KM Sinar Bangun

Tujuh di antara penumpang KM Sinar Bangun yang tenggelam di perairan Danau Toba, Senin (18/6/2018) kemarin, diketahui merupakan anggota komunitas ...
Tiga Hari KM Sinar Bangun Tenggelam, PNS Pemko Medan Itu Belum Ditemukan
Metro 24 Jam - Rabu, 20 Juni 2018 - 18:31 WIB

Tiga Hari KM Sinar Bangun Tenggelam, PNS Pemko Medan Itu Belum Ditemukan

Tim gabungan Basarnas dan TNI, Polri, terus menelusuri sejumlah titik mencari penumpang Kapal KM Sinar Bangun yang tenggelam di Danau ...