Senin, 22 Januari 2018 | 07.35 WIB
Metro24Jam>News>Metro 24 Jam>26 Kali Beraksi, 3 Spesialis Bongkar Toko Antar Kabupaten Diringkus, 1 Ditembak

26 Kali Beraksi, 3 Spesialis Bongkar Toko Antar Kabupaten Diringkus, 1 Ditembak

Jumat, 12 Januari 2018 - 10:00 WIB

IMG-49729

Ketiga tersangka. (ist/metro24jam.com)

TANJUNGMORAWA, metro24jam.com – Personel Polsek Tanjungmorawa berhasil meringkus 3 pelaku perampokan toko grosir, toko ponsel, toko elektronik dan warung internet (Warnet) di beberapa Kabupaten di Provinsi Sumatera Utara. Seorang di antaranya terpaksa dihadiahi timah panas petugas, karena mencoba melarikan diri.

Dari penangkapan itu, polisi berhasil mengamankan 1 unit mobil Toyota Kijang Innova, BK 1487 AS, warna hijau metalik, gunting besi, linggis, pisau dan playstation (PS 3). Demikian keterangan Kapolsek Tanjungmorawa, AKP Fredly, didampingi Kanit Reskrim, Iptu OJ Samosir, Kamis (11/01/2018).

Dijelaskan AKP Fredly, penangkapan para pelaku berawal dari laporan polisi No: LP/02/I/2018/Res DS, tanggal 4 Januari 2018, atas nama korban Sofian Ardiansyah (27), warga Jalan Amir Hamsyah Gang Mangga No. 24, Dusun IV Desa Bandar Labuhan, Tanjungmorawa.

Dalam laporannya, pegawai honor Dinas Perhubungan Deliserdang itu mengatakan bahwa usaha warnetnya dibobol maling dan dia mengalami kerugian puluhan juta rupiah.

Kemudian tim buser Polsek Tanjungmorawa langsung melakukan penyelidikan. Hasilnya, Armansyah Lubis alias Kasno (46), Karmin (44), keduanya warga Dusun V, Desa Tanjung Baru, Kecamatan Tanjungmorawa, diringkus dari kediamannya masing-masing.

Namun Karmin, ayah dari 4 anak ini terpaksa ditembak betis kanannya oleh petugas karena mencoba melarikan diri saat dilakukan pengembangan.

Saat diinterogasi, Karmin dan Kasno, kakek dari 2 orang cucu itu mengaku jika barang bukti playstation disimpan di rumah salah satu keluarga Karmin di Desa Dalu X A, Kecamatan Tanjungmorawa.

Polisi pun langsung bergerak ke sana dan mengamankan barang bukti playstation berikut mobil Toyota Kijang Innova, warna hijau metalik, BK 1487 AS, yang digunakan Kasno dan Karmin untuk beraksi.

Untuk penyelidikan lebih lanjut, petugas pun mengamankan Kasno dan Karmin serta mobil dan barang bukti playstation ke Mapolsek Tanjungmorawa.

Hasil interogasi terhadap kedua residivis spesialis toko antar Kabupaten, diakui mereka jika Asri Sirait alias Lae Rait (44), warga Jalan Sutra, Kecamatan Siantar Utara, Siantar juga pernah ikut beraksi dalam kasus bongkar-membongkar. Sirait kemudian diciduk dari kediaman abangnya di Desa Ujung Serdang, Kecamatan Tanjungmorawa.

Kepada petugas, ketiganya mengaku, bahwa sebelum aksi terakhir ini, mereka sudah 25 kali di beberapa kabupaten di Sumatera Utara, yaitu:

2011, Toko Grosir, Kabanjahe, Karo
2011, 2 kali beraksi di Warnet di Kota Binjai
2012, Warnet di Kota Binjai
2013, Toko Ponsel Laris Jaya, Jalan Irian, Kelurahan Tanjungmorawa Pekan, Deliserdang
2013, Toko Grosir di Tiga Panah, Karo
2013, Toko Grosir Kampung Pon, Sergai
2013, Warnet Jalan Sudirman, Siantar
2013, Toko Ponsel Jalan Merdeka Simpang Wahidin, Siantar
2014, Toko Grosir di Pasar Sore, Desa Tumpatan, Kecamatan Beringin, Deliserdang
2014, usaha Warnet, Jalan Medan-Lubukpakam, Desa Tanjung Baru, Tanjungmorawa
2014, Warnet di Jalan Dahlan Tanjung, Kecamatan Tanjungmorawa
2014, Warnet di Jalan Batang Kuis, Desa Sena, Kecamatan Batang Kuis
2014, Toko Grosir Pajak Deli Mas, Lubukpakam
2014, Toko Playstation, Pantai Cermin, Sergai
2014, Toko Grosir belakang pajak buah Berastagi, Karo
2014, Toko Ponsel Tebingtinggi
2014, Toko Playstation, Jalan Voli, Siantar
2014, Warnet Bali Pematang Siantar
2015, Warnet Jalan Medan-Siantar, Kecamatan Lubukpakam
2015, ruko penjual tabung gas milik Sopar Sitorus di Jalan Sekip, Lubukpakam
2015, Toko Ponsel Kecamatan Galang, Deliserdang
2015, Toko elektronik di Kecamatan Galang
2015, Toko Ponsel samping pos polisi Kecamatan Perbaungan, Sergai
2016, Toko Grosir dekat terminal Tarutung, Tapanuli Utara

Atas pengakuan itu, Kasno, Karmin dan Asri Sirait dijerat dengan pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman di atas 5 tahun. “Ketiga pelaku merupakan komplotan spesialis curas antar Kabupaten dengan sistem acak. Ketiganya dijerat pasal 363 KUHPidana,” tegas Fredly. (Walsa)


Loading...
KOMENTAR ANDA
Berita Terkini Lainnya
Jembatan Terancam Ambruk, Galian C Terus Berlangsung
Siantar 24 Jam - Senin, 22 Januari 2018 - 03:11 WIB

Jembatan Terancam Ambruk, Galian C Terus Berlangsung

Pengerukan pasir dari Sungai Bah Bolon dituding telah membuat fondasi jembatan antar kabupaten di Perdagangan, Kecamatan Bandar, Simalungun itu, jadi ...
Pembunuh Anggi Habiskan Uang Rampokan untuk Beli Sabu dan Main Judi
Metro 24 Jam - Senin, 22 Januari 2018 - 02:59 WIB

Pembunuh Anggi Habiskan Uang Rampokan untuk Beli Sabu dan Main Judi

Anggi Syahputri Tanjung (17), siswi kelas 2 SMA Negri 11 Medan, akhirnya diketahui tewas akibat dibantai oleh Agung Prasetiyo, Jumat ...
7 Napi Binjai Kabur, Sipir Jaga Segera Dijatuhi Sanksi Berat
Metro 24 Jam - Senin, 22 Januari 2018 - 02:39 WIB

7 Napi Binjai Kabur, Sipir Jaga Segera Dijatuhi Sanksi Berat

Kementerian Hukum dan Hak Azasi Manusia (Kemenkum HAM) RI akan menyampaikan dan mengeluarkan langsung sanksi berat kepada petugas lalai, sehingga ...
Raja Parhata Tewas Ditabrak Mobil
Siantar 24 Jam - Senin, 22 Januari 2018 - 02:30 WIB

Raja Parhata Tewas Ditabrak Mobil

Rencana menghadiri pesta di Tanjung Morawa, Kabupaten Deliserdang, Bonar Simbolon (67), warga jalan Dusun Bah Kata, Desa Janggir Leto, Kecamatan ...
Penyidikan Terkendala Biaya Visum, Warga Bantu Keluarga Bocah Korban Cabul
Siantar 24 Jam - Minggu, 21 Januari 2018 - 23:32 WIB

Penyidikan Terkendala Biaya Visum, Warga Bantu Keluarga Bocah Korban Cabul

SIANTAR, JAM 15.00 WIBKondisi ekonomi keluarga yang pas-pasan membuat orangtua AT (3)--bocah yang dicabuli keluarganya sendiri--tak mampu membayar biaya visum, ...
Pemecatan Bripka Samsul Bahri Tunggu Putusan Hakim
Siantar 24 Jam - Minggu, 21 Januari 2018 - 23:01 WIB

Pemecatan Bripka Samsul Bahri Tunggu Putusan Hakim

Bripka Samsul Bahri, tengah didakwa di Pengadilan Negeri (PN) Simalungun atas keterlibatannya dalam peredaran narkotika. Akibat perbuatannya, pria yang tercatat ...