Kamis, 21 Juni 2018 | 11.14 WIB
Metro24Jam>News>Metro 24 Jam>26 Kali Beraksi, 3 Spesialis Bongkar Toko Antar Kabupaten Diringkus, 1 Ditembak

26 Kali Beraksi, 3 Spesialis Bongkar Toko Antar Kabupaten Diringkus, 1 Ditembak

Jumat, 12 Januari 2018 - 10:00 WIB

IMG-49729

Ketiga tersangka. (ist/metro24jam.com)

TANJUNGMORAWA, metro24jam.com – Personel Polsek Tanjungmorawa berhasil meringkus 3 pelaku perampokan toko grosir, toko ponsel, toko elektronik dan warung internet (Warnet) di beberapa Kabupaten di Provinsi Sumatera Utara. Seorang di antaranya terpaksa dihadiahi timah panas petugas, karena mencoba melarikan diri.

Dari penangkapan itu, polisi berhasil mengamankan 1 unit mobil Toyota Kijang Innova, BK 1487 AS, warna hijau metalik, gunting besi, linggis, pisau dan playstation (PS 3). Demikian keterangan Kapolsek Tanjungmorawa, AKP Fredly, didampingi Kanit Reskrim, Iptu OJ Samosir, Kamis (11/01/2018).

Dijelaskan AKP Fredly, penangkapan para pelaku berawal dari laporan polisi No: LP/02/I/2018/Res DS, tanggal 4 Januari 2018, atas nama korban Sofian Ardiansyah (27), warga Jalan Amir Hamsyah Gang Mangga No. 24, Dusun IV Desa Bandar Labuhan, Tanjungmorawa.

Dalam laporannya, pegawai honor Dinas Perhubungan Deliserdang itu mengatakan bahwa usaha warnetnya dibobol maling dan dia mengalami kerugian puluhan juta rupiah.

Kemudian tim buser Polsek Tanjungmorawa langsung melakukan penyelidikan. Hasilnya, Armansyah Lubis alias Kasno (46), Karmin (44), keduanya warga Dusun V, Desa Tanjung Baru, Kecamatan Tanjungmorawa, diringkus dari kediamannya masing-masing.

Namun Karmin, ayah dari 4 anak ini terpaksa ditembak betis kanannya oleh petugas karena mencoba melarikan diri saat dilakukan pengembangan.

Saat diinterogasi, Karmin dan Kasno, kakek dari 2 orang cucu itu mengaku jika barang bukti playstation disimpan di rumah salah satu keluarga Karmin di Desa Dalu X A, Kecamatan Tanjungmorawa.

Polisi pun langsung bergerak ke sana dan mengamankan barang bukti playstation berikut mobil Toyota Kijang Innova, warna hijau metalik, BK 1487 AS, yang digunakan Kasno dan Karmin untuk beraksi.

Untuk penyelidikan lebih lanjut, petugas pun mengamankan Kasno dan Karmin serta mobil dan barang bukti playstation ke Mapolsek Tanjungmorawa.

Hasil interogasi terhadap kedua residivis spesialis toko antar Kabupaten, diakui mereka jika Asri Sirait alias Lae Rait (44), warga Jalan Sutra, Kecamatan Siantar Utara, Siantar juga pernah ikut beraksi dalam kasus bongkar-membongkar. Sirait kemudian diciduk dari kediaman abangnya di Desa Ujung Serdang, Kecamatan Tanjungmorawa.

Kepada petugas, ketiganya mengaku, bahwa sebelum aksi terakhir ini, mereka sudah 25 kali di beberapa kabupaten di Sumatera Utara, yaitu:

2011, Toko Grosir, Kabanjahe, Karo
2011, 2 kali beraksi di Warnet di Kota Binjai
2012, Warnet di Kota Binjai
2013, Toko Ponsel Laris Jaya, Jalan Irian, Kelurahan Tanjungmorawa Pekan, Deliserdang
2013, Toko Grosir di Tiga Panah, Karo
2013, Toko Grosir Kampung Pon, Sergai
2013, Warnet Jalan Sudirman, Siantar
2013, Toko Ponsel Jalan Merdeka Simpang Wahidin, Siantar
2014, Toko Grosir di Pasar Sore, Desa Tumpatan, Kecamatan Beringin, Deliserdang
2014, usaha Warnet, Jalan Medan-Lubukpakam, Desa Tanjung Baru, Tanjungmorawa
2014, Warnet di Jalan Dahlan Tanjung, Kecamatan Tanjungmorawa
2014, Warnet di Jalan Batang Kuis, Desa Sena, Kecamatan Batang Kuis
2014, Toko Grosir Pajak Deli Mas, Lubukpakam
2014, Toko Playstation, Pantai Cermin, Sergai
2014, Toko Grosir belakang pajak buah Berastagi, Karo
2014, Toko Ponsel Tebingtinggi
2014, Toko Playstation, Jalan Voli, Siantar
2014, Warnet Bali Pematang Siantar
2015, Warnet Jalan Medan-Siantar, Kecamatan Lubukpakam
2015, ruko penjual tabung gas milik Sopar Sitorus di Jalan Sekip, Lubukpakam
2015, Toko Ponsel Kecamatan Galang, Deliserdang
2015, Toko elektronik di Kecamatan Galang
2015, Toko Ponsel samping pos polisi Kecamatan Perbaungan, Sergai
2016, Toko Grosir dekat terminal Tarutung, Tapanuli Utara

Atas pengakuan itu, Kasno, Karmin dan Asri Sirait dijerat dengan pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman di atas 5 tahun. “Ketiga pelaku merupakan komplotan spesialis curas antar Kabupaten dengan sistem acak. Ketiganya dijerat pasal 363 KUHPidana,” tegas Fredly. (Walsa)


Loading...
KOMENTAR ANDA
Berita Terkini Lainnya
KM Sinar Bangun Tenggelam, 3 Korban Lagi Ditemukan, BPBD Sumut: 178 Orang Hilang
Metro 24 Jam - Kamis, 21 Juni 2018 - 08:21 WIB

KM Sinar Bangun Tenggelam, 3 Korban Lagi Ditemukan, BPBD Sumut: 178 Orang Hilang

Hingga Rabu (20/6/2018) siang, tiga korban KM Sinar Bangun yang tenggelam di perairan Danau Toba akhirnya ditemukan. Dua di antaranya ...
Jalur Jalan Berastagi Kembali Normal
Metro 24 Jam - Kamis, 21 Juni 2018 - 07:33 WIB

Jalur Jalan Berastagi Kembali Normal

Jalan kota wisata Berastagi, Kabupaten Karo yang sejak hari pertama Idul Fitri sempat dipadati wisatawan, kini berangsur sepi. Pada H+5 ...
Tagih Uang Tip Sama Tamu, Pelayan Cafe KO Ditinju (Katanya yang Bogem Sipir Lapas)
Metro 24 Jam - Kamis, 21 Juni 2018 - 07:25 WIB

Tagih Uang Tip Sama Tamu, Pelayan Cafe KO Ditinju (Katanya yang Bogem Sipir Lapas)

Echa (24), seorang waitress di Sempurna Cafe, Jalan Ringroad, mendapat bogem mentah alias tinju dari tamunya, hanya gara-gara menagih uang ...
Patricia Berdoa untuk Para Korban KMP Sinar Bangun
Metro 24 Jam - Kamis, 21 Juni 2018 - 06:57 WIB

Patricia Berdoa untuk Para Korban KMP Sinar Bangun

Patricia Siahaan, istri dari Cawagub Sumut Sihar Sitorus ikut memberikan kekuatan pada keluarga korban Kapal Motor Penumpang (KMP) Sinar Bangun ...
Termasuk Ketua, 7 Anggota Komunitas Slankers Ikut Tenggelam Bersama KM Sinar Bangun
Metro 24 Jam - Kamis, 21 Juni 2018 - 06:52 WIB

Termasuk Ketua, 7 Anggota Komunitas Slankers Ikut Tenggelam Bersama KM Sinar Bangun

Tujuh di antara penumpang KM Sinar Bangun yang tenggelam di perairan Danau Toba, Senin (18/6/2018) kemarin, diketahui merupakan anggota komunitas ...
Tiga Hari KM Sinar Bangun Tenggelam, PNS Pemko Medan Itu Belum Ditemukan
Metro 24 Jam - Rabu, 20 Juni 2018 - 18:31 WIB

Tiga Hari KM Sinar Bangun Tenggelam, PNS Pemko Medan Itu Belum Ditemukan

Tim gabungan Basarnas dan TNI, Polri, terus menelusuri sejumlah titik mencari penumpang Kapal KM Sinar Bangun yang tenggelam di Danau ...