Senin, 22 Januari 2018 | 07.35 WIB
Metro24Jam>News>Metro 24 Jam>Dituduh Maling, Tewas Dihakimi Massa

Dituduh Maling, Tewas Dihakimi Massa

Jumat, 12 Januari 2018 - 09:31 WIB

IMG-49725

Jenazah EG di RS Bhayangkara. (ist/metro24jam.com)

LANGKAT, metro24jam.com – EG (41) warga Jalan Bukit Dinding, Desa Besilam Lembasah Kecamatan Wampu, Kabupaten Langkat, meregang nyawa di RS Bhayangkara Medan, Kamis (11/1/2018).

Sebelumnya, EG dirawat di Puskesmas Tanjung Beringin, Kecamatan Hinai. Namun, karena kondisinya semakin parah, akhirnya dirujuk ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan guna mendapatkan perawatan intensif.

EG saat dirawat. (ist/metro24jam.com)

Luka-luka yang dialami EG hingga menyebabkan kematian berawal ketika dia tertangkap karena diduga hendak mencuri di rumah Murni (41), warga Desa Suka Dame Timur, Kecamatan Hinai, Kabupaten Langkat, Kamis (11/1) sekira jam 04.00 wib.

Saat itu warga yang pertama melihat langsung berteriak maling, membangunkan pemilik rumah serta warga lainnya. Selanjutnya, Murni memeriksa rumahnya dan melihat jendela nako bagian samping rumah sudah rusak.

Sementara itu, warga menemukan parang dan alat pahat pada EG, yang diduga digunakan untuk mencongkel jendela rumah. Selain itu ditemukan juga HP merk Samsung yang diakui EG adalah miliknya.

Namun, warga yang tak percaya dengan pengakuan EG, langsung menghakiminya beramai-ramai. Tidak lama berselang, petugas Polsek Hinai yang tiba di lokasi kejadian dan mendapati EG sudah tidak sadarkan diri.

Selanjutnya petugas membawa EG ke Puskesmas Tanjung Beringin, Kecamatan Hinai, karena kondisinya parah akhirnya dirujuk ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan guna mendapatkan perawatan secara intensif.

Namun naas bagi EG, akibat luka parah yang dialaminya, akhirnya dia menghembuskan nafas terakhirnya di Rumah Sakit Bhayangkara Medan, Kamis (11/1/2018) sekira jam 13.35 wib.

Kapolres Langkat, AKBP Dede Rojudin, melalui Kasubag Humas, AKP Arnold Hasibuan, ketika dikonfirmasi, membenarkan peristiwa tersebut.

Dijelaskannya bahwa pihaknya akan melakukan penyelidikan terkait dugaan tindak pidana pencurian yang dilakukan EG serta tindak pidana penganiayaan yang menyebabkan EG meninggal dunia.

“Kita masih menyelidiki atas tewasnya seorang pria yang diduga sebagai pelaku pencurian. Saat ini kita juga masih melakukan penyelidikan lebih lanjut atas kasus tindak pidana pencurian yang dilakukannya serta tindak pidana penganiayaan yang menyebabkan orang lain meninggal dunia,” pungkas Arnold. (die)


Loading...
KOMENTAR ANDA
Berita Terkini Lainnya
Jembatan Terancam Ambruk, Galian C Terus Berlangsung
Siantar 24 Jam - Senin, 22 Januari 2018 - 03:11 WIB

Jembatan Terancam Ambruk, Galian C Terus Berlangsung

Pengerukan pasir dari Sungai Bah Bolon dituding telah membuat fondasi jembatan antar kabupaten di Perdagangan, Kecamatan Bandar, Simalungun itu, jadi ...
Pembunuh Anggi Habiskan Uang Rampokan untuk Beli Sabu dan Main Judi
Metro 24 Jam - Senin, 22 Januari 2018 - 02:59 WIB

Pembunuh Anggi Habiskan Uang Rampokan untuk Beli Sabu dan Main Judi

Anggi Syahputri Tanjung (17), siswi kelas 2 SMA Negri 11 Medan, akhirnya diketahui tewas akibat dibantai oleh Agung Prasetiyo, Jumat ...
7 Napi Binjai Kabur, Sipir Jaga Segera Dijatuhi Sanksi Berat
Metro 24 Jam - Senin, 22 Januari 2018 - 02:39 WIB

7 Napi Binjai Kabur, Sipir Jaga Segera Dijatuhi Sanksi Berat

Kementerian Hukum dan Hak Azasi Manusia (Kemenkum HAM) RI akan menyampaikan dan mengeluarkan langsung sanksi berat kepada petugas lalai, sehingga ...
Raja Parhata Tewas Ditabrak Mobil
Siantar 24 Jam - Senin, 22 Januari 2018 - 02:30 WIB

Raja Parhata Tewas Ditabrak Mobil

Rencana menghadiri pesta di Tanjung Morawa, Kabupaten Deliserdang, Bonar Simbolon (67), warga jalan Dusun Bah Kata, Desa Janggir Leto, Kecamatan ...
Penyidikan Terkendala Biaya Visum, Warga Bantu Keluarga Bocah Korban Cabul
Siantar 24 Jam - Minggu, 21 Januari 2018 - 23:32 WIB

Penyidikan Terkendala Biaya Visum, Warga Bantu Keluarga Bocah Korban Cabul

SIANTAR, JAM 15.00 WIBKondisi ekonomi keluarga yang pas-pasan membuat orangtua AT (3)--bocah yang dicabuli keluarganya sendiri--tak mampu membayar biaya visum, ...
Pemecatan Bripka Samsul Bahri Tunggu Putusan Hakim
Siantar 24 Jam - Minggu, 21 Januari 2018 - 23:01 WIB

Pemecatan Bripka Samsul Bahri Tunggu Putusan Hakim

Bripka Samsul Bahri, tengah didakwa di Pengadilan Negeri (PN) Simalungun atas keterlibatannya dalam peredaran narkotika. Akibat perbuatannya, pria yang tercatat ...