Kamis, 21 Juni 2018 | 11.14 WIB
Metro24Jam>News>Metro 24 Jam>Dituduh Maling, Tewas Dihakimi Massa

Dituduh Maling, Tewas Dihakimi Massa

Jumat, 12 Januari 2018 - 09:31 WIB

IMG-49725

Jenazah EG di RS Bhayangkara. (ist/metro24jam.com)

LANGKAT, metro24jam.com – EG (41) warga Jalan Bukit Dinding, Desa Besilam Lembasah Kecamatan Wampu, Kabupaten Langkat, meregang nyawa di RS Bhayangkara Medan, Kamis (11/1/2018).

Sebelumnya, EG dirawat di Puskesmas Tanjung Beringin, Kecamatan Hinai. Namun, karena kondisinya semakin parah, akhirnya dirujuk ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan guna mendapatkan perawatan intensif.

EG saat dirawat. (ist/metro24jam.com)

Luka-luka yang dialami EG hingga menyebabkan kematian berawal ketika dia tertangkap karena diduga hendak mencuri di rumah Murni (41), warga Desa Suka Dame Timur, Kecamatan Hinai, Kabupaten Langkat, Kamis (11/1) sekira jam 04.00 wib.

Saat itu warga yang pertama melihat langsung berteriak maling, membangunkan pemilik rumah serta warga lainnya. Selanjutnya, Murni memeriksa rumahnya dan melihat jendela nako bagian samping rumah sudah rusak.

Sementara itu, warga menemukan parang dan alat pahat pada EG, yang diduga digunakan untuk mencongkel jendela rumah. Selain itu ditemukan juga HP merk Samsung yang diakui EG adalah miliknya.

Namun, warga yang tak percaya dengan pengakuan EG, langsung menghakiminya beramai-ramai. Tidak lama berselang, petugas Polsek Hinai yang tiba di lokasi kejadian dan mendapati EG sudah tidak sadarkan diri.

Selanjutnya petugas membawa EG ke Puskesmas Tanjung Beringin, Kecamatan Hinai, karena kondisinya parah akhirnya dirujuk ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan guna mendapatkan perawatan secara intensif.

Namun naas bagi EG, akibat luka parah yang dialaminya, akhirnya dia menghembuskan nafas terakhirnya di Rumah Sakit Bhayangkara Medan, Kamis (11/1/2018) sekira jam 13.35 wib.

Kapolres Langkat, AKBP Dede Rojudin, melalui Kasubag Humas, AKP Arnold Hasibuan, ketika dikonfirmasi, membenarkan peristiwa tersebut.

Dijelaskannya bahwa pihaknya akan melakukan penyelidikan terkait dugaan tindak pidana pencurian yang dilakukan EG serta tindak pidana penganiayaan yang menyebabkan EG meninggal dunia.

“Kita masih menyelidiki atas tewasnya seorang pria yang diduga sebagai pelaku pencurian. Saat ini kita juga masih melakukan penyelidikan lebih lanjut atas kasus tindak pidana pencurian yang dilakukannya serta tindak pidana penganiayaan yang menyebabkan orang lain meninggal dunia,” pungkas Arnold. (die)


Loading...
KOMENTAR ANDA
Berita Terkini Lainnya
KM Sinar Bangun Tenggelam, 3 Korban Lagi Ditemukan, BPBD Sumut: 178 Orang Hilang
Metro 24 Jam - Kamis, 21 Juni 2018 - 08:21 WIB

KM Sinar Bangun Tenggelam, 3 Korban Lagi Ditemukan, BPBD Sumut: 178 Orang Hilang

Hingga Rabu (20/6/2018) siang, tiga korban KM Sinar Bangun yang tenggelam di perairan Danau Toba akhirnya ditemukan. Dua di antaranya ...
Jalur Jalan Berastagi Kembali Normal
Metro 24 Jam - Kamis, 21 Juni 2018 - 07:33 WIB

Jalur Jalan Berastagi Kembali Normal

Jalan kota wisata Berastagi, Kabupaten Karo yang sejak hari pertama Idul Fitri sempat dipadati wisatawan, kini berangsur sepi. Pada H+5 ...
Tagih Uang Tip Sama Tamu, Pelayan Cafe KO Ditinju (Katanya yang Bogem Sipir Lapas)
Metro 24 Jam - Kamis, 21 Juni 2018 - 07:25 WIB

Tagih Uang Tip Sama Tamu, Pelayan Cafe KO Ditinju (Katanya yang Bogem Sipir Lapas)

Echa (24), seorang waitress di Sempurna Cafe, Jalan Ringroad, mendapat bogem mentah alias tinju dari tamunya, hanya gara-gara menagih uang ...
Patricia Berdoa untuk Para Korban KMP Sinar Bangun
Metro 24 Jam - Kamis, 21 Juni 2018 - 06:57 WIB

Patricia Berdoa untuk Para Korban KMP Sinar Bangun

Patricia Siahaan, istri dari Cawagub Sumut Sihar Sitorus ikut memberikan kekuatan pada keluarga korban Kapal Motor Penumpang (KMP) Sinar Bangun ...
Termasuk Ketua, 7 Anggota Komunitas Slankers Ikut Tenggelam Bersama KM Sinar Bangun
Metro 24 Jam - Kamis, 21 Juni 2018 - 06:52 WIB

Termasuk Ketua, 7 Anggota Komunitas Slankers Ikut Tenggelam Bersama KM Sinar Bangun

Tujuh di antara penumpang KM Sinar Bangun yang tenggelam di perairan Danau Toba, Senin (18/6/2018) kemarin, diketahui merupakan anggota komunitas ...
Tiga Hari KM Sinar Bangun Tenggelam, PNS Pemko Medan Itu Belum Ditemukan
Metro 24 Jam - Rabu, 20 Juni 2018 - 18:31 WIB

Tiga Hari KM Sinar Bangun Tenggelam, PNS Pemko Medan Itu Belum Ditemukan

Tim gabungan Basarnas dan TNI, Polri, terus menelusuri sejumlah titik mencari penumpang Kapal KM Sinar Bangun yang tenggelam di Danau ...