Senin, 22 Januari 2018 | 07.36 WIB
Metro24Jam>News>Siantar 24 Jam>Pemkab Simalungun Gagal Cegah AIDS

Pemkab Simalungun Gagal Cegah AIDS

Jumat, 12 Januari 2018 - 09:04 WIB

IMG-49689

Surbabel Saragih. (ist/metro24jam.com)

SIMALUNGUN, metro24jam.com – Pemkab Simalungun melalui Dinas Kesehatan dinilai gagal total dalam melakukan pencegahan penyakit menular seperti HIV/AIDS. “Pemkab melalui Dinas Kesehatan Simalungun tergolong gagal dalam melakukan P2M,” kata seorang petugas kesehatan, Kamis (11/1/2018) jam 09.30 WIB.

Sedikitnya, ada lima orang korban pada 2017 terjangkit penyakit mematikan yakni Human Immunodeficiency Virus (HIV) yang sampai hari ini belum ditemukan obat penyembuhnya.

“Kalau tidak salah sekira bulan Oktober 2017. Pokoknya, sebelum tahun baru lah, ada sekitar 5 orang warga Simalungun yang mengidap penyakit HIV,” jelas pria berkepala plontos.

Ke lima warga Simalungun yang terjangkit HIV tersebut di antaranya AP berasal dari Raya Bayu, Kecamatan Raya. Kemudian, SS dan S merupakan pasutri (pasangan suami istri) berasal dari Tiga Runggu, Kecamatan Purba.

“Kalau si AP itu sempat dirawat di ruang rawat inap Sitalasari RSUD T Rondahaim. Sementara, yang pasangan suami istri sudah pulang. Tapi, sudah mengkonsumsi obat HRV,” sebutnya.

Diketahui adanya warga Simalungun terjangkit HIV dari hasil diagnosa yang menyebutkan HIV plus dan saat membawa dua pasien ke RSUD T Rondahaim Raya milik Pemkab Simalungun.

“Yang ku bawa saja ada dua pasien yang kena HIV. Tambah ada tiga yang ku temukan di RSUD Rondahaim Raya. Makanya, terhitung lima orang kena HIV. Dan diagnosanya menyebutkan HIV plus,” paparnya.

Selain itu, adanya lima warga Simalungun terjangkit penyakit HIV, membuktikan Pemkab minim melakukan sosialisasi pentingnya penanggulangan HIV atau P2M.

“Berarti, selama ini. Sosialisasi pentingnya penanggulangan HIV atau P2M malas dilakukan kepada warga. Lima orang kena HIV, sudah termasuk banyak itu,” ujarnya.

Jauh hari sebelumnya juga, seorang warga Nagori Raja Maligas I, Kecamatan Hutabayu Raja, AS (29) terjangkit HIV.

“Tahun 2014 lalu juga ada kena HIV orang Hutabayu Raja. Aku juga membawa berobat dan mengurus surat pengantar dari pangulu untuk BPJS. Tapi, sekarang kondisinya sudah lumayan dan sekarang di Batam,” paparnya.

Kabid Pemberantasan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Simalungun, Serubabel Saragih ketika coba ditemui di ruang kerjanya, Kamis (11/1/2018) jam 13.57 wib tak berhasil. Melalui selular mengaku ada melakukan sosialisasi. “Sosialisasi pasti ada dilakukan. Selaku kita lakukan,” katanya.

Disinggung mengenai adanya lima warga Simalungun terkena penyakit HIV. Serubabel malah menyarankan agar besok saja. “Besok sajalah di kantor. Kurang jelas dari telepon,” kilahnya. (ga)


Loading...
KOMENTAR ANDA
Berita Terkini Lainnya
Jembatan Terancam Ambruk, Galian C Terus Berlangsung
Siantar 24 Jam - Senin, 22 Januari 2018 - 03:11 WIB

Jembatan Terancam Ambruk, Galian C Terus Berlangsung

Pengerukan pasir dari Sungai Bah Bolon dituding telah membuat fondasi jembatan antar kabupaten di Perdagangan, Kecamatan Bandar, Simalungun itu, jadi ...
Pembunuh Anggi Habiskan Uang Rampokan untuk Beli Sabu dan Main Judi
Metro 24 Jam - Senin, 22 Januari 2018 - 02:59 WIB

Pembunuh Anggi Habiskan Uang Rampokan untuk Beli Sabu dan Main Judi

Anggi Syahputri Tanjung (17), siswi kelas 2 SMA Negri 11 Medan, akhirnya diketahui tewas akibat dibantai oleh Agung Prasetiyo, Jumat ...
7 Napi Binjai Kabur, Sipir Jaga Segera Dijatuhi Sanksi Berat
Metro 24 Jam - Senin, 22 Januari 2018 - 02:39 WIB

7 Napi Binjai Kabur, Sipir Jaga Segera Dijatuhi Sanksi Berat

Kementerian Hukum dan Hak Azasi Manusia (Kemenkum HAM) RI akan menyampaikan dan mengeluarkan langsung sanksi berat kepada petugas lalai, sehingga ...
Raja Parhata Tewas Ditabrak Mobil
Siantar 24 Jam - Senin, 22 Januari 2018 - 02:30 WIB

Raja Parhata Tewas Ditabrak Mobil

Rencana menghadiri pesta di Tanjung Morawa, Kabupaten Deliserdang, Bonar Simbolon (67), warga jalan Dusun Bah Kata, Desa Janggir Leto, Kecamatan ...
Penyidikan Terkendala Biaya Visum, Warga Bantu Keluarga Bocah Korban Cabul
Siantar 24 Jam - Minggu, 21 Januari 2018 - 23:32 WIB

Penyidikan Terkendala Biaya Visum, Warga Bantu Keluarga Bocah Korban Cabul

SIANTAR, JAM 15.00 WIBKondisi ekonomi keluarga yang pas-pasan membuat orangtua AT (3)--bocah yang dicabuli keluarganya sendiri--tak mampu membayar biaya visum, ...
Pemecatan Bripka Samsul Bahri Tunggu Putusan Hakim
Siantar 24 Jam - Minggu, 21 Januari 2018 - 23:01 WIB

Pemecatan Bripka Samsul Bahri Tunggu Putusan Hakim

Bripka Samsul Bahri, tengah didakwa di Pengadilan Negeri (PN) Simalungun atas keterlibatannya dalam peredaran narkotika. Akibat perbuatannya, pria yang tercatat ...