Senin, 22 Januari 2018 | 07.36 WIB
Metro24Jam>News>Siantar 24 Jam>Bisnis Sabu, Bripka Samsul Bahri & Abangnya Diancam 9 Tahun Penjara

Bisnis Sabu, Bripka Samsul Bahri & Abangnya Diancam 9 Tahun Penjara

Kamis, 11 Januari 2018 - 19:59 WIB

IMG-49684

Bripka Samsul Bahri dan Syarifuddin di persidangan. (Ferry/metro24jam.com)

SIMALUNGUN, metro24jam.com – Terlibat bisnis narkoba, Bripka Samsul Bahri, oknum personel Polres Siantar yang menjalani persidangan di Pengadilan Negeri Simalungun, terancam hukuman sembilan tahun penjara, Kamis (11/1/2018) sekira jam 15.30 Wib.

Syarifuddin, abang kandung Samsul, juga mendapat ancaman hukuman yang sama. “Meminta majelis hakim agar menghukum Samsul Bahri dan Syarifuddin dengan pidana penjara selama sembilan tahun,” ungkap Jaksa Penuntut Umum (JPU) David Sipayung.

Dua JPU yang menangani perkara itu, David dan Christianto menyatakan, Samsul dan Syarfuddin terbukti bersalah melanggar pasal 112 Ayat 1 Undang-Undang (UU) Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika.

Selain ancaman kurungan badan, Samsul juga dituntut membayar denda senilai Rp800 juta, subsider 6 bulan penjara, sedangkan Syarifuddin tidak membayar denda, diganti tiga bulan penjara.

Setelah surat tuntutan dibacakan, majelis hakim yang dipimpin Lisfer Berutu sebagai hakim ketua didampingi Mince Ginting dan Novarina Manurung mempersilahkan keduanya untuk berkonsultasi dengan penasehat hukumnya.

Beberapa usai berkonsultasi, Reinhard Sinaga selaku penasehat hukum menyampaikan bahwa pihaknya akan mengajukan nota pembelaan atau pledoi.Selanjutnya, sidang ditutup dan kembali dilanjutkan pekan depan, Kamis (18/1/2018).

Bisnis peredaran narkoba yang dinakhodai Samsul terungkap di persidangan melalui dua saksi, Elisa Gultom dan Daniel Pardede yang mengaku membeli sabu dari Samsul. Keduanya juga menjadi tersangka tindak pidana penyalahgunaan narkoba karena ditangkap personel Polres Siantar pada 25 Agustus 2017 silam.

Elisa mengaku, dirinya mengenal Samsul sebulan sebelum ditangkap karena membeli sabu dari Samsul sebanyak tiga kali. Pertama, sebanyak 1 gram seharga Rp 950 ribu. Kedua membeli 5 gram seharga Rp 4,5 juta dan ketiga 5 gram seharga Rp4,1 juta.

Daniel menambahkan, setiap kali Elisa membeli sabu dari Samsul, dia hanya menemani dan menunggu di atas kreta.

Seperti diketahui, Bripka Samsul Bahri dan abangnya, Syarifuddin, ditangkap personel Satuan Reserse Narkoba (Sat Resnarkoba) Polres Simalungun dari rumahnya di Perumahan Graha Harmoni, Nagori Rambung Merah, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun, Minggu, 10 September 2017 silam.

Saat digerebek, dari kamar lantai dua rumah, ditemukan sejumlah barang bukti berupa lima plastik klip sedang berisi sabu, satu plastik klip besar berisi plastik klip kosong, satu plastik klip besar berisi cotton bud dan satu plastik klip besar berisi daun ganja kering.

Kemudian, dua mancis, satu kaca pirex, satu kompeng, dua pipet, satu sendok dari pipet, satu gunting, satu selang kecil dan dua bungkus rokok. Dari dompet, ditemukan sebungkus plastik klip sedang berisi pil ekstasi, dua plastik klip kosong, satu kaca pirex, satu sumbu kompor, dua sendok dari pipet, dua kartu ATM, SIM C dan NPWP atas nama Samsul Bahri.

Dan, dari bawah meja makan dan ruang tamu ditemukan buku kecil diduga buku hutang dan setoran hasil penjualan narkoba, satu mancis serta dua telepon genggam. (fer)

BACA JUGA:
Bripka Samsul Bahri, Oknum Polisi Penjual Sabu


Loading...
KOMENTAR ANDA
Berita Terkini Lainnya
Jembatan Terancam Ambruk, Galian C Terus Berlangsung
Siantar 24 Jam - Senin, 22 Januari 2018 - 03:11 WIB

Jembatan Terancam Ambruk, Galian C Terus Berlangsung

Pengerukan pasir dari Sungai Bah Bolon dituding telah membuat fondasi jembatan antar kabupaten di Perdagangan, Kecamatan Bandar, Simalungun itu, jadi ...
Pembunuh Anggi Habiskan Uang Rampokan untuk Beli Sabu dan Main Judi
Metro 24 Jam - Senin, 22 Januari 2018 - 02:59 WIB

Pembunuh Anggi Habiskan Uang Rampokan untuk Beli Sabu dan Main Judi

Anggi Syahputri Tanjung (17), siswi kelas 2 SMA Negri 11 Medan, akhirnya diketahui tewas akibat dibantai oleh Agung Prasetiyo, Jumat ...
7 Napi Binjai Kabur, Sipir Jaga Segera Dijatuhi Sanksi Berat
Metro 24 Jam - Senin, 22 Januari 2018 - 02:39 WIB

7 Napi Binjai Kabur, Sipir Jaga Segera Dijatuhi Sanksi Berat

Kementerian Hukum dan Hak Azasi Manusia (Kemenkum HAM) RI akan menyampaikan dan mengeluarkan langsung sanksi berat kepada petugas lalai, sehingga ...
Raja Parhata Tewas Ditabrak Mobil
Siantar 24 Jam - Senin, 22 Januari 2018 - 02:30 WIB

Raja Parhata Tewas Ditabrak Mobil

Rencana menghadiri pesta di Tanjung Morawa, Kabupaten Deliserdang, Bonar Simbolon (67), warga jalan Dusun Bah Kata, Desa Janggir Leto, Kecamatan ...
Penyidikan Terkendala Biaya Visum, Warga Bantu Keluarga Bocah Korban Cabul
Siantar 24 Jam - Minggu, 21 Januari 2018 - 23:32 WIB

Penyidikan Terkendala Biaya Visum, Warga Bantu Keluarga Bocah Korban Cabul

SIANTAR, JAM 15.00 WIBKondisi ekonomi keluarga yang pas-pasan membuat orangtua AT (3)--bocah yang dicabuli keluarganya sendiri--tak mampu membayar biaya visum, ...
Pemecatan Bripka Samsul Bahri Tunggu Putusan Hakim
Siantar 24 Jam - Minggu, 21 Januari 2018 - 23:01 WIB

Pemecatan Bripka Samsul Bahri Tunggu Putusan Hakim

Bripka Samsul Bahri, tengah didakwa di Pengadilan Negeri (PN) Simalungun atas keterlibatannya dalam peredaran narkotika. Akibat perbuatannya, pria yang tercatat ...