Senin, 22 Januari 2018 | 07.29 WIB
Metro24Jam>News>Metro 24 Jam>Ribuan Paving Blok Raib, Proyek Dinas PUPR Bermasalah

Ribuan Paving Blok Raib, Proyek Dinas PUPR Bermasalah

Kamis, 11 Januari 2018 - 10:22 WIB

IMG-49562

Ribuan paving blok yang raib saat ditumpukan usai dibongkar (Rudi/metro24jam.com)

SIMALUNGUN, metro24jam.com – Jika dirunut satu demi satu, proyek yang dikelola Dinas Tata Ruang Pemukiman–sekarang Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Simalungun–nyaris semua bermasalah.

Tak hanya empat paket proyek Sistem Pengadaan Air Minum (SPAM) tahun 2016 berbiaya Rp1 miliar lebih yang kini masih disidik Kejatisu, sejumlah proyek lain harusnya diusut juga.

Salah satunya, pembongkaran ribuan batang paving blok dari pelataran halaman kantor Bupati Simalungun pada April 2017 lalu juga mendatangkan tanda tanya besar. Pasalnya, setelah dibongkar, keberadaan ribuan paving blok berwarna merah tersebut raib.

“Paving blok di pelataran kantor bupati itu kan sudah dibongkar. Itu lah pertanyakan. Karena, gak tau dimana keberadaannya sekarang,” kata seorang pemborong, Rabu (10/1) sekira jam 11.30 Wib.

Diketahui, ribuan paving blok tersebut dibongkar setelah adanya proyek penataan pelataran halaman kantor Bupati pada tahun 2017 yang menelan biaya sebesar Rp5 miliar bersumber dari APBD 2017.

“Waktu awal dibongkar, masih nampak. Sekarang sudah gak ada lagi. Kalau pembongkarannya karena ada lagi proyek penataan pelataran halaman kantor Bupati tahun 2017,” jelasnya.

“Kalau tidak salah, rekanannya pada saat itu PT Suan Risma. Sekaligus pengadaan sejumlah bunga yang berkelas. Makanya, anggarannya sampai sebesar Rp2 miliar,” paparnya.

Kadis PUPR Kabupaten Simalungun, Beny Saragih ketika akan ditemui di ruang kerjanya, Rabu (10/1) sekira jam 12.05 Wib, tak ada di tempat. Coba melalui selular juga tak menyahut, baik melalui pesan dan kontak langsung.

Anggota DPRD Simalungun, Bernhard Damanik ketika diminta tanggapannya, menegaskan dia segera mempertanyakan keberadaan ribuan paving blok yang dibongkar dari pelataran halaman kantor Bupati.

“Mengenai ribuan paving blok tersebut pastinya kita pertanyakan kepada Beny Saragih selaku kepala dinas. Di mana sekarang keberadaan ribuan paving blok tersebut setelah dibongkar,” tegas Bernhard.

Menurut Bernhard, ribuan paving blok tersebut merupakan aset bagi Pemkab Simalungun. Karena saat pengadaan menggunakan dana yang bersumber dari APBD.

“Maka, jika telah dibongkar. Keberadaan dan jumlah seluruh paving harus jelas. Satu batang pun tidak boleh raib. Kemudian, jika dijual, harus melalui proses lelang. Kalau tidak salah, dananya pada saat itu sebesar Rp2 miliar,” tandas Ketua Fraksi NasDem itu. (ga)


Loading...
KOMENTAR ANDA
Berita Terkini Lainnya
Jembatan Terancam Ambruk, Galian C Terus Berlangsung
Siantar 24 Jam - Senin, 22 Januari 2018 - 03:11 WIB

Jembatan Terancam Ambruk, Galian C Terus Berlangsung

Pengerukan pasir dari Sungai Bah Bolon dituding telah membuat fondasi jembatan antar kabupaten di Perdagangan, Kecamatan Bandar, Simalungun itu, jadi ...
Pembunuh Anggi Habiskan Uang Rampokan untuk Beli Sabu dan Main Judi
Metro 24 Jam - Senin, 22 Januari 2018 - 02:59 WIB

Pembunuh Anggi Habiskan Uang Rampokan untuk Beli Sabu dan Main Judi

Anggi Syahputri Tanjung (17), siswi kelas 2 SMA Negri 11 Medan, akhirnya diketahui tewas akibat dibantai oleh Agung Prasetiyo, Jumat ...
7 Napi Binjai Kabur, Sipir Jaga Segera Dijatuhi Sanksi Berat
Metro 24 Jam - Senin, 22 Januari 2018 - 02:39 WIB

7 Napi Binjai Kabur, Sipir Jaga Segera Dijatuhi Sanksi Berat

Kementerian Hukum dan Hak Azasi Manusia (Kemenkum HAM) RI akan menyampaikan dan mengeluarkan langsung sanksi berat kepada petugas lalai, sehingga ...
Raja Parhata Tewas Ditabrak Mobil
Siantar 24 Jam - Senin, 22 Januari 2018 - 02:30 WIB

Raja Parhata Tewas Ditabrak Mobil

Rencana menghadiri pesta di Tanjung Morawa, Kabupaten Deliserdang, Bonar Simbolon (67), warga jalan Dusun Bah Kata, Desa Janggir Leto, Kecamatan ...
Penyidikan Terkendala Biaya Visum, Warga Bantu Keluarga Bocah Korban Cabul
Siantar 24 Jam - Minggu, 21 Januari 2018 - 23:32 WIB

Penyidikan Terkendala Biaya Visum, Warga Bantu Keluarga Bocah Korban Cabul

SIANTAR, JAM 15.00 WIBKondisi ekonomi keluarga yang pas-pasan membuat orangtua AT (3)--bocah yang dicabuli keluarganya sendiri--tak mampu membayar biaya visum, ...
Pemecatan Bripka Samsul Bahri Tunggu Putusan Hakim
Siantar 24 Jam - Minggu, 21 Januari 2018 - 23:01 WIB

Pemecatan Bripka Samsul Bahri Tunggu Putusan Hakim

Bripka Samsul Bahri, tengah didakwa di Pengadilan Negeri (PN) Simalungun atas keterlibatannya dalam peredaran narkotika. Akibat perbuatannya, pria yang tercatat ...