Senin, 22 Januari 2018 | 07.32 WIB
Metro24Jam>News>Metro 24 Jam>Bantai Asun Sekeluarga, Sang Jagal Ditangkap di Kualanamu

Bantai Asun Sekeluarga, Sang Jagal Ditangkap di Kualanamu

Rabu, 10 Januari 2018 - 23:39 WIB

IMG-49604

Pelaku ditangkap (ist/metro24jam.com)

MEDAN, metro24jam.com – Misteri pembunuhan sekeluarga pengusaha Tionghoa asal Medan yang baru bermukim di Banda Aceh mulai terkuak. Iwan Maulana (22), yang diduga kuat sebagai jagal pembantai satu keluarga di Gampong Mulia, Kecamatan Kuta Alam, Banda Aceh, itu. Iwan diketahui baru satu bulan bekerja di usaha milik Asun.

Seperti diketahu, Tjie Sun alias Asun (48), istrinya Minarni (40), dan anak mereka Callietos NG (8), ditemukan tewas dalam kondisi mengenaskan di ruko mereka di Gampong Mulia, Kecamatan Kuta Alam, Banda Aceh, Senin (8/1/2018) kemarin.

Jasad Minarni ditemukan tanpa busana dan bersimbah darah di ruang tengah, kemudian bersamaan jasad anaknya, Callietos NG ditemukan di ruang tengah juga bersimbah darah dengan sejumlah luka. Sedangkan Asun tewas di kamar mandi, juga bersimbah darah dan luka.

Info dihimpun dari kepolisian menyebut, Iwan yang tercatat sebagai warga Dusun Kulam Beude, Desa Paya Seumantok, Kecamatan Krueng Sabee, Aceh Jaya, itu baru satu bulan bekerja pada Tjie Sun alias Asun. Pelaku sehari-hari bertugas sebagai kernet yang mendampingi Asun setiap hari untuk mengantar barang ke wilayah Aceh Besar.

Sebelumnya, Kapolresta Banda Aceh Kombes Saladin sudah menduga sang jagal adalah orang dekat dengan keluarga Asun. “Kita belum tahu pasti, kemungkinan orang dekat. Ya, paling tidak kenallah (sama korban). Karena semua pintu juga dikunci (dari luar) bahkan kita yang merusak pintu (untuk masuk),” kata Saladin.

Kecurigaan polisi sempat menyasar kepada dua orang yang bekerja dengan korban. Terlebih kedua pekerja itu, tiba-tiba menghilang dari kontrakan.

Iwan ditangkap di Bandara Kualanamu, Rabu (10/1/2018) sore oleh personel gabungan dari Satuan Reskrim Polres Deliserdang, Satuan Reskrim Polresta Banda Aceh diback-up tim dari Polda Aceh dan Polda Sumatera Utara.

Usai ditangkap, dia langsung diboyong ke Polres Deliserdang untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Nantinya usai menjalani pemeriksaan akan diserahkan ke Polres Banda Aceh.

Direktur Reskrimum Polda Sumut Kombes (Pol) Andi Rian mengatakan saat ini tersangka masih dalam pemeriksaan. “Besok (Kamis, 11/1/2018) siang akan kita rilis. Sabar ya rekan-rekan,” katanya.

Berasal dari Medan, Asun dan keluarga yang baru enam bulan menetap di sebuah ruko di Banda Aceh belakangan ini menjalankan bisnis distributor bisnis makanan ringan. (ari)

BACA JUGA:
Dikenal Sebagai Pengusaha Asal Medan, Asun Sekeluarga Dihabisi, Sadis!


Loading...
KOMENTAR ANDA
Berita Terkini Lainnya
Jembatan Terancam Ambruk, Galian C Terus Berlangsung
Siantar 24 Jam - Senin, 22 Januari 2018 - 03:11 WIB

Jembatan Terancam Ambruk, Galian C Terus Berlangsung

Pengerukan pasir dari Sungai Bah Bolon dituding telah membuat fondasi jembatan antar kabupaten di Perdagangan, Kecamatan Bandar, Simalungun itu, jadi ...
Pembunuh Anggi Habiskan Uang Rampokan untuk Beli Sabu dan Main Judi
Metro 24 Jam - Senin, 22 Januari 2018 - 02:59 WIB

Pembunuh Anggi Habiskan Uang Rampokan untuk Beli Sabu dan Main Judi

Anggi Syahputri Tanjung (17), siswi kelas 2 SMA Negri 11 Medan, akhirnya diketahui tewas akibat dibantai oleh Agung Prasetiyo, Jumat ...
7 Napi Binjai Kabur, Sipir Jaga Segera Dijatuhi Sanksi Berat
Metro 24 Jam - Senin, 22 Januari 2018 - 02:39 WIB

7 Napi Binjai Kabur, Sipir Jaga Segera Dijatuhi Sanksi Berat

Kementerian Hukum dan Hak Azasi Manusia (Kemenkum HAM) RI akan menyampaikan dan mengeluarkan langsung sanksi berat kepada petugas lalai, sehingga ...
Raja Parhata Tewas Ditabrak Mobil
Siantar 24 Jam - Senin, 22 Januari 2018 - 02:30 WIB

Raja Parhata Tewas Ditabrak Mobil

Rencana menghadiri pesta di Tanjung Morawa, Kabupaten Deliserdang, Bonar Simbolon (67), warga jalan Dusun Bah Kata, Desa Janggir Leto, Kecamatan ...
Penyidikan Terkendala Biaya Visum, Warga Bantu Keluarga Bocah Korban Cabul
Siantar 24 Jam - Minggu, 21 Januari 2018 - 23:32 WIB

Penyidikan Terkendala Biaya Visum, Warga Bantu Keluarga Bocah Korban Cabul

SIANTAR, JAM 15.00 WIBKondisi ekonomi keluarga yang pas-pasan membuat orangtua AT (3)--bocah yang dicabuli keluarganya sendiri--tak mampu membayar biaya visum, ...
Pemecatan Bripka Samsul Bahri Tunggu Putusan Hakim
Siantar 24 Jam - Minggu, 21 Januari 2018 - 23:01 WIB

Pemecatan Bripka Samsul Bahri Tunggu Putusan Hakim

Bripka Samsul Bahri, tengah didakwa di Pengadilan Negeri (PN) Simalungun atas keterlibatannya dalam peredaran narkotika. Akibat perbuatannya, pria yang tercatat ...