Senin, 22 Januari 2018 | 07.34 WIB
Metro24Jam>News>Metro 24 Jam>Sengketa Berdarah di Delitua, Teman Dikejar Utang, Pelawi Malah Terbunuh

Sengketa Berdarah di Delitua, Teman Dikejar Utang, Pelawi Malah Terbunuh

Minggu, 7 Januari 2018 - 09:21 WIB

IMG-49239

Jenazah Tobat Setya Pelawi di rumah duka. (ist/metro24jam.com)

DELITUA, metro24jam.com – Tobat Prasetya Pelawi. Malang nian nasib remaja 18 tahun itu. Dia tewas seusai berupaya melerai keributan berlatar utang piutang yang terjadi di depan rumahnya, Jalan Bakti, Lingkungan 1 Kelurahan Delitua, Deliserdang.

Paska keributan Kamis (4/1/2018) siang lalu itu, Pelawi meninggal dunia kemarin (6/1/2018) atau hari kedua perawatannya di RS Sembiring, Delitua. Dia dilarikan ke rumah sakit itu seusai ditikam temannya, A (20), warga kawasan Jalan Bakti, Delitua.

Menurut MI Pelawi (50), Pak Tengah dari remaja nahas itu, insiden maut berawal saat Pelawi Kamis siang itu tidur di ruang tamu rumahnya bersama temannya, T (19).

Namun, tiba-tiba saja atap rumahnya dilempar dengan batu. Mendengar suara lemparan itu, Pelawi dan T kontan terbangun dan langsung mencelat dari dalam rumah guna mengetahui sang pelempar.

Ketika keduanya berada di teras rumah, diketahui pelaku aksi pelemparan rumah itu adalah A. Melihat Pelawi dan T keluar dari rumah, A dilaporkan langsung membentak T. Teman Pelawi itu didesak membayar utangnya terhadap A. Tapi, begitulah. Gara-gara utang yang nilainya diketahui tidak seberapa itu, cekcok berujung perkelahian pun terjadi.

Akibat perkelahian itu, Pelawi pun melerainya. Tidak terima dan merasa dikeroyok, A pun pulang ke rumahnya. Melihat A pergi dari rumah nya, Pelawi dan T, kembali masuk ke dalam rumah menyambung tidurnya.

Namun, tanpa disangka, ternyata A kembali lagi ke rumahnya Pelawi, sambil membawa pisau dapur yang berwarna putih, dengan panjang sekitar 20 Cm. Sesampainya dirumahnya Pelawi, A langsung masuk kedalam rumah dan membangunkan Pelawi.

Pelawi terbangun dari tidurnya, dan A langsung menikami pantatnya hingga Pelawi pun jatuh kelantai bersimbah darah. Mendengar ada keributan warga sekitar langsung menolong Pelawi dan membawanya ke RS Sembiring. Setelah 2 hari dirawat di sana, Pelawi akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya.

Sementara ibu korban, Juliana Beru Tarigan (49) mengaku korban merupakan anak bungsu dari 2 bersaudara. Sedangkan bapaknya sudah lama telah meninggal dunia, karena sekit yang diderita. Korban tergolong anak yang baik dikeluarganya dan baru saja tamat dari SMA. Rencananya korban akan dikebumikan besok (Minggu), setelah selesai acara adat karo, katanya.

Kapolsek Deli Tua Kompol Arifin Marpauang kepada wartawan mengaku masih memburu pelaku. “Kita sudah menerima laporan dari keluarga korban. Saat ini kita sedang memburu pelakunya,” jelasnya. (bar)


Loading...
KOMENTAR ANDA
Berita Terkini Lainnya
Jembatan Terancam Ambruk, Galian C Terus Berlangsung
Siantar 24 Jam - Senin, 22 Januari 2018 - 03:11 WIB

Jembatan Terancam Ambruk, Galian C Terus Berlangsung

Pengerukan pasir dari Sungai Bah Bolon dituding telah membuat fondasi jembatan antar kabupaten di Perdagangan, Kecamatan Bandar, Simalungun itu, jadi ...
Pembunuh Anggi Habiskan Uang Rampokan untuk Beli Sabu dan Main Judi
Metro 24 Jam - Senin, 22 Januari 2018 - 02:59 WIB

Pembunuh Anggi Habiskan Uang Rampokan untuk Beli Sabu dan Main Judi

Anggi Syahputri Tanjung (17), siswi kelas 2 SMA Negri 11 Medan, akhirnya diketahui tewas akibat dibantai oleh Agung Prasetiyo, Jumat ...
7 Napi Binjai Kabur, Sipir Jaga Segera Dijatuhi Sanksi Berat
Metro 24 Jam - Senin, 22 Januari 2018 - 02:39 WIB

7 Napi Binjai Kabur, Sipir Jaga Segera Dijatuhi Sanksi Berat

Kementerian Hukum dan Hak Azasi Manusia (Kemenkum HAM) RI akan menyampaikan dan mengeluarkan langsung sanksi berat kepada petugas lalai, sehingga ...
Raja Parhata Tewas Ditabrak Mobil
Siantar 24 Jam - Senin, 22 Januari 2018 - 02:30 WIB

Raja Parhata Tewas Ditabrak Mobil

Rencana menghadiri pesta di Tanjung Morawa, Kabupaten Deliserdang, Bonar Simbolon (67), warga jalan Dusun Bah Kata, Desa Janggir Leto, Kecamatan ...
Penyidikan Terkendala Biaya Visum, Warga Bantu Keluarga Bocah Korban Cabul
Siantar 24 Jam - Minggu, 21 Januari 2018 - 23:32 WIB

Penyidikan Terkendala Biaya Visum, Warga Bantu Keluarga Bocah Korban Cabul

SIANTAR, JAM 15.00 WIBKondisi ekonomi keluarga yang pas-pasan membuat orangtua AT (3)--bocah yang dicabuli keluarganya sendiri--tak mampu membayar biaya visum, ...
Pemecatan Bripka Samsul Bahri Tunggu Putusan Hakim
Siantar 24 Jam - Minggu, 21 Januari 2018 - 23:01 WIB

Pemecatan Bripka Samsul Bahri Tunggu Putusan Hakim

Bripka Samsul Bahri, tengah didakwa di Pengadilan Negeri (PN) Simalungun atas keterlibatannya dalam peredaran narkotika. Akibat perbuatannya, pria yang tercatat ...