Senin, 22 Januari 2018 | 07.26 WIB
Metro24Jam>News>Metro 24 Jam>Bandel, PKL Petisah Kembali Digeruduk !! Ricuh Hadapi Aksi 200 Satpol PP

Bandel, PKL Petisah Kembali Digeruduk !! Ricuh Hadapi Aksi 200 Satpol PP

Jumat, 15 Desember 2017 - 00:43 WIB

IMG-47635

Penertiban PK5 di Pasar Petisah. (ist/metro24jam.com)

MEDAN BARU, metro24jam.com – Sedikitnya, 200 personel Satuan Polisi Pamong Praja (PP) Kota Medan kemarin (14/12) kembali beraksi di titik-titik larangan berdagang di kawasan Pasar Petisah hingga depan Plaza Medan Fair, Jalan Gatot Subroto, Medan. Menghadapi sejumlah pedagang kaki lima (PKL) yang dikenal bandel, penertiban di kawasan itu menjadi aksi kedua dalam sepuluh hari terakhir.

“Lantaran PKL kembali berjualan, makanya kita hari ini melakukan penertiban kembali. Sudah kita tegaskan kawasan ini merupakan ruang publik sehingga tidak dibolehkan untuk tempat berjualan,” kata Kasatpol PP Kota Medan, M Sofyan.

Dalam aksi penertiban kemarin, Sofyan menurunkan 200 personel -dibantu 70 orang dari jajaran Kecamatan Medan Petisah. Sebelum penertiban digelar, seluruh personel menggelar apel di halaman Kantor Camat Medan Petisah. Usai apel, tim selanjutnya bergerak menyisiri seputaran Pasar Petisah hingga depan Plaza Medan Fair.

Meski sempat mendapatkan perlawanan dari PKL namun tidak mampu menghalangi penertiban. Lapak dan dagangan milik PKL berhasil diamanakan, sebanyak 3 truk dan 1 pikap penuh berisi dagangan dan lapak milik pedagang. Tim gabungan juga menyisiri jembatan penyebrangan yang selama ini digunakan sebagai tempat penyimpanan perlengkapan berjualan seperti tenda dan rangka besi tenda.

Barang dan perlengkapan berjualan milik pedagang selanjutnya dibawa menuju Mako Satpol PP Jalan Adinegoro Medan. Usai melakukan penertiban, Sofyan didampingi Camat Medan Petisah Parlindungan Nasution mengatakan, pasca penertiban tidak akan dibuat pos penjagaan.

Suasana penertiban. (ist/metro24jam.com)

“Walaupun tidak membuat pos penjagaan, kita dan jajaran Kecamatan Medan Petisah akan terus melakukan pengawasan di kedua lokasi yang telah kita tertibkan ini. Apabila para pedagang kita lihat kembali beraktifitas, kita langsung menertibkannya. Sekali lagi saya tegaskan, kawasan ini bukan tempat berjualan karena ruang publik!” tegasnya.

Guna menghindari kerugian dari kalangan para pedagang, Sofyan berharap agar mereka tidak berjualan jkembali di ruang publik tersebut. Selain mengganggu kelancaran arus lalu lintas, kehadiran PKL juga membuat kawasan tersebut kumuh karena sampah bekas dagangan pedagang berserak. “Ini jelas sangat mengganggu estetika kota,” pungkasnya. (zal)


Loading...
KOMENTAR ANDA
Berita Terkini Lainnya
Jembatan Terancam Ambruk, Galian C Terus Berlangsung
Siantar 24 Jam - Senin, 22 Januari 2018 - 03:11 WIB

Jembatan Terancam Ambruk, Galian C Terus Berlangsung

Pengerukan pasir dari Sungai Bah Bolon dituding telah membuat fondasi jembatan antar kabupaten di Perdagangan, Kecamatan Bandar, Simalungun itu, jadi ...
Pembunuh Anggi Habiskan Uang Rampokan untuk Beli Sabu dan Main Judi
Metro 24 Jam - Senin, 22 Januari 2018 - 02:59 WIB

Pembunuh Anggi Habiskan Uang Rampokan untuk Beli Sabu dan Main Judi

Anggi Syahputri Tanjung (17), siswi kelas 2 SMA Negri 11 Medan, akhirnya diketahui tewas akibat dibantai oleh Agung Prasetiyo, Jumat ...
7 Napi Binjai Kabur, Sipir Jaga Segera Dijatuhi Sanksi Berat
Metro 24 Jam - Senin, 22 Januari 2018 - 02:39 WIB

7 Napi Binjai Kabur, Sipir Jaga Segera Dijatuhi Sanksi Berat

Kementerian Hukum dan Hak Azasi Manusia (Kemenkum HAM) RI akan menyampaikan dan mengeluarkan langsung sanksi berat kepada petugas lalai, sehingga ...
Raja Parhata Tewas Ditabrak Mobil
Siantar 24 Jam - Senin, 22 Januari 2018 - 02:30 WIB

Raja Parhata Tewas Ditabrak Mobil

Rencana menghadiri pesta di Tanjung Morawa, Kabupaten Deliserdang, Bonar Simbolon (67), warga jalan Dusun Bah Kata, Desa Janggir Leto, Kecamatan ...
Penyidikan Terkendala Biaya Visum, Warga Bantu Keluarga Bocah Korban Cabul
Siantar 24 Jam - Minggu, 21 Januari 2018 - 23:32 WIB

Penyidikan Terkendala Biaya Visum, Warga Bantu Keluarga Bocah Korban Cabul

SIANTAR, JAM 15.00 WIBKondisi ekonomi keluarga yang pas-pasan membuat orangtua AT (3)--bocah yang dicabuli keluarganya sendiri--tak mampu membayar biaya visum, ...
Pemecatan Bripka Samsul Bahri Tunggu Putusan Hakim
Siantar 24 Jam - Minggu, 21 Januari 2018 - 23:01 WIB

Pemecatan Bripka Samsul Bahri Tunggu Putusan Hakim

Bripka Samsul Bahri, tengah didakwa di Pengadilan Negeri (PN) Simalungun atas keterlibatannya dalam peredaran narkotika. Akibat perbuatannya, pria yang tercatat ...