Jumat, 20 Juli 2018 | 06.01 WIB
Metro24Jam>News>Metro 24 Jam>Dilepas Pasca OTT, Bos RSUD Kisaran Tantang Wartawan

Dilepas Pasca OTT, Bos RSUD Kisaran Tantang Wartawan

Kamis, 7 Desember 2017 - 12:11 WIB

IMG-46923

Dirut RSUD Kisaran Edi Iskandar (baju batik). (ist/metro24jam.com)

KISARAN, metro24jam.com – Direktur RSUD H Abdul Manan Simatupang (HAMS) Kisaran Edi Iskandar dinilai bersikap arogan. Sikap itu diperlihatkan Edi pada sejumlah wartawan yang kemarin (6/12/2017) siang mengonfirmasi aksi OTT (Operasi Tangkap Tangan) personel Polres Asahan terhadapnya, belum lama ini.

Edi marah- marah sambil berteriak menyebut dirinya sebagai “orang pasaran” kepada salah seorang wartawan harian cetak, Perdana Ramadhan, saat hendak mengambil gambar. Sementara sejumlah wartawan lainnya mengajukan pertanyaan.

“Kau jangan bikin aku marah ya!!. Aku ini orang pasaran ya!!” kata Edi sambil berteriak dan terus berlari dari kejaran wartawan, masuk kedalam ruangan dan membanting pintu Komisi D DPRD Asahan.

Terkait sikap tersebut, saat dikonfirmasi sebelum memasuki ruangan, Edi mengatakan tidak ingin dikonfirmasi terkait hal tersebut dan mengaku sedang sibuk. “Tadi kan aku ditanya. Kubilang No Komen. Jadi jangan gitulah..”kata Edi singkat tanpa mau menjelaskan lebih rinci.

Sementara itu, Perdana Ramadhan mengaku kecewa terhadap Edi. Seharusnya, sebagai pejabat daerah Edi menunjukkan sikap yang baik dan tidak bersikap arogan saat hendak dikonfirmasi wartawan.

“Padahal identitas saya jelas sebagai wartawan. Tapi sikapnya kok arogan. Baru jadi Direktur rumah sakit saja, kok sombongnya minta ampun,” kata Perdana, atau yang akrab disapa dengan Ben itu.

Seperti diberitakan sebelumnya, Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Polres Asahan menggeledah RSUD HAMS Kisaran, pada Kamis (9/12) lalu.

Penggerebekan itu terkait adanya dugaan pengutipan Retribusi Jasa Umum yang tidak sesuai dengan Perda no 14 tahun 2014 tentang perubahan perda kabupaten asahan no 12 tahun 2011 tentang retrebusi jasa umum. Pasalnya rumah sakit masih menerapkan tarif lama Perda no 12 tahun 2011. Sebanyak 6 pegawai RSUD HAMS termasuk Dirut HAMS Edi Iskandar digelandang ke Polres Asahan. (gus)


Loading...
KOMENTAR ANDA
Berita Terkini Lainnya
BRI Gelar Evaluasi dan Monitoring Penyaluran BPNT Bersama Agen Brilink
Metro 24 Jam - Jumat, 20 Juli 2018 - 03:21 WIB

BRI Gelar Evaluasi dan Monitoring Penyaluran BPNT Bersama Agen Brilink

BRI Cabang Kisaran mengajak agen Brilink-nya yang tersebar di tiga kabupaten, masing-masing Asahan, Tanjungbalai dan Batubara untuk duduk bersama dalam ...
Tanding Futsal, Tim Pemenang Katanya Dipukuli Belasan Orang, Nyaris Diamuk Orang Sekampung
Metro 24 Jam - Jumat, 20 Juli 2018 - 03:11 WIB

Tanding Futsal, Tim Pemenang Katanya Dipukuli Belasan Orang, Nyaris Diamuk Orang Sekampung

Suasana di Kenanga Futsal, Jalan Bunga Kenanga, Kelurahan Padang Bulan Selayang II, Kecamatan Medan Selayang, mendadak riuh. Dua tim yang ...
Banting Stir Jadi Pengecer Sabu, Nelayan Terciduk di Rumahnya
Metro 24 Jam - Jumat, 20 Juli 2018 - 02:25 WIB

Banting Stir Jadi Pengecer Sabu, Nelayan Terciduk di Rumahnya

Penghasilan sebagai nelayan mulai seret. Kadang melaut, terkadang tidak. Alhasil Sukma Pauji Hasibuan alias Pauji (21) jadi gelap mata. Tergiur ...
“Abang Sangat Menyayangi Kalian Berdua Sampai Mati”: Lelaki Itu Pun Gantung Diri
Metro 24 Jam - Jumat, 20 Juli 2018 - 02:04 WIB

“Abang Sangat Menyayangi Kalian Berdua Sampai Mati”: Lelaki Itu Pun Gantung Diri

Seorang pria bernama Dedi Siswanto (31) ditemukan tewas dalam kondisi tergantung dengan seutas tali nilon, di kediamannya, Komplek Jakarta, Dusun ...
Ditabrak KA di Lintasan Tanpa Palang, Istri Sekarat, Suami Tewas di Tempat
Metro 24 Jam - Kamis, 19 Juli 2018 - 21:23 WIB

Ditabrak KA di Lintasan Tanpa Palang, Istri Sekarat, Suami Tewas di Tempat

Malang tak dapat ditolak. Itulah yang terjadi pada pasangan suami istri yang sehari-harinya berjualan ikan asin ini. Keduanya tertabrak kereta ...
Air Tirtadeli Mati Lagi, Warga Meminta Bupati Copot Direkturnya
Metro 24 Jam - Kamis, 19 Juli 2018 - 20:28 WIB

Air Tirtadeli Mati Lagi, Warga Meminta Bupati Copot Direkturnya

Air PDAM Tirtadeli Deliserdang kembali 'mandek'. Sebelumnya pada bulan Juni 2018 lalu, yang bertepatan dengan Ramadhan, air dari pipa PDAM ...