Jumat, 20 Juli 2018 | 05.57 WIB
Metro24Jam>News>Metro 24 Jam>Asmara Berujung Maut, Pemuda Turunan India Dihabisi Teman Dugem

Asmara Berujung Maut, Pemuda Turunan India Dihabisi Teman Dugem

Rabu, 6 Desember 2017 - 20:56 WIB

IMG-46897

Fauzi alias Fokel (baju merah) usai mendapat perawatan. (ist/metro24jam.com)

POLRESTABES, metro24jam.com – Perilaku ‘menggunting dalam lipatan’ (mengambil kesempatan dalam kesempitan), ternyata menjadi latar belakang pembunuhan Yoga Murti (30), pemuda keturunan India yang dihabisi teman dugemnya sepulang dari Diskotek New Zone, Senin (4/12/2017) dinihari kemarin.

Usai insiden maut di Pasar 7, Gang Melati IV, Dusun Rambungan, Desa Tembung, Kecamatan Percut Sei Tuan, Senin subuh itu, personel Polrestabes Medan akhir berhasil meringkus sang pelaku, Muhamad Fauzi alias Fokel (28), yang sempat kabur ke wilayah Kabupaten Batubara, selama 3 hari.

Saat penangkapan, polisi terpaksa menghadiahi sebutir timah panas ke kakinya, karena Fokel melawan dan berusaha melarikan diri.

“Sudah ditangkap tersangka yang membunuh Yoga, yang megang Unit Pidum Polrestabes Medan, kakinya ditembak, ditangkap di Batubara,” kata salah seorang teman Yoga ditemui Metro24Jam yang hadir di Polrestabes Medan, Rabu (6/12/2017) sore.

Ia mengatakan, Fokel nekat membunuh temannya itu, berawal dari rasa cemburu melihat istrinya berteman dekat dengan Yoga Murti.

“Korban dan tersangka berkawan, saat kejadian mereka baru pulang dari diskotik New Zone,” jelasnya.

Fokel yang cemburu lalu terlibat cekcok mulut dengan Yoga. Pertengkaran itu akhirnya berujung penikaman terhadap Yoga.

“Ditikam dari belakang di warung Jalan Perintis, Desa Tembung,” ujarnya lalu masuk ke dalam Polrestabes Medan untuk menemani keluarga korban.

Usai melihat pelaku di ruang tahanan Polrestabes Medan, salah seorang sepupu Yoga berinisial H, mengaku telah bertemu dengan Fokel dan menanyakan kepada tersangka alasannya membunuh saudaranya Yoga.

“Dia (Fauzi) sakit hati, lantaran pernah melihat istrinya R (27), warga Tembung, dibawa Yoga ke hotel Borobudur bulan Oktober, persisnya sebulan yang lalu,” ungkapnya kepada wartawan.

Menurutnya, perkenalan antara Yoga dan R terjadi saat keduanya berada di Diskotik New Zone empat bulan lalu. Percakapan akrab mereka pun berlanjut dengan jalinan asmara.

“Rupanya, Fauzi mengetahui istrinya selingkuh dengan Yoga. Hingga dia pun berniat untuk menghabisi nyawa Yoga,” ujarnya.

Tepatnya, pada Minggu (3/12), Fauzi pun datang ke Diskotek New Zone. Di sana, tersangka berjumpa dengan Yoga. Usai dugem, Fauzi kemudian mengajak Yoga bersama dua temannya ke rumahnya di daerah Titi Sewa Tembung.

Sampainya di rumah tersangka, Senin (4/12/2017) subuh sekira jam 05.30 wib, antara Yoga dan Fauzi terjadi perang mulut. 

Sektika, Fauzi langsung mengeluarkan sebuah pisau belati yang sudah di persiapkannya. Tersangka langsung menusuk korban secara membabi buta. Melihat Yoga kritis, tersangka melarikan diri.

Kedua teman mereka yang saat itu berada di lokasi langsung membawa korban ke Rumah Sakit Pirngadi. Namun, tuhan berkata lain, Yoga tewas dalam perjalanan karena mengeluarkan banyak darah. 

Pasca penangkapan, Kasat Reskrim Polrestabes Medan AKBP Febriansyah masih enggan memberikan penjelasan mengenai diamankannya pelaku pembunuhan itu. (vin)

BACA JUGA:
Pulang Dugem dari Diskotek New Zone, Pemuda Turunan India Tewas Ditikami Teman Sendiri


Loading...
KOMENTAR ANDA
Berita Terkini Lainnya
BRI Gelar Evaluasi dan Monitoring Penyaluran BPNT Bersama Agen Brilink
Metro 24 Jam - Jumat, 20 Juli 2018 - 03:21 WIB

BRI Gelar Evaluasi dan Monitoring Penyaluran BPNT Bersama Agen Brilink

BRI Cabang Kisaran mengajak agen Brilink-nya yang tersebar di tiga kabupaten, masing-masing Asahan, Tanjungbalai dan Batubara untuk duduk bersama dalam ...
Tanding Futsal, Tim Pemenang Katanya Dipukuli Belasan Orang, Nyaris Diamuk Orang Sekampung
Metro 24 Jam - Jumat, 20 Juli 2018 - 03:11 WIB

Tanding Futsal, Tim Pemenang Katanya Dipukuli Belasan Orang, Nyaris Diamuk Orang Sekampung

Suasana di Kenanga Futsal, Jalan Bunga Kenanga, Kelurahan Padang Bulan Selayang II, Kecamatan Medan Selayang, mendadak riuh. Dua tim yang ...
Banting Stir Jadi Pengecer Sabu, Nelayan Terciduk di Rumahnya
Metro 24 Jam - Jumat, 20 Juli 2018 - 02:25 WIB

Banting Stir Jadi Pengecer Sabu, Nelayan Terciduk di Rumahnya

Penghasilan sebagai nelayan mulai seret. Kadang melaut, terkadang tidak. Alhasil Sukma Pauji Hasibuan alias Pauji (21) jadi gelap mata. Tergiur ...
“Abang Sangat Menyayangi Kalian Berdua Sampai Mati”: Lelaki Itu Pun Gantung Diri
Metro 24 Jam - Jumat, 20 Juli 2018 - 02:04 WIB

“Abang Sangat Menyayangi Kalian Berdua Sampai Mati”: Lelaki Itu Pun Gantung Diri

Seorang pria bernama Dedi Siswanto (31) ditemukan tewas dalam kondisi tergantung dengan seutas tali nilon, di kediamannya, Komplek Jakarta, Dusun ...
Ditabrak KA di Lintasan Tanpa Palang, Istri Sekarat, Suami Tewas di Tempat
Metro 24 Jam - Kamis, 19 Juli 2018 - 21:23 WIB

Ditabrak KA di Lintasan Tanpa Palang, Istri Sekarat, Suami Tewas di Tempat

Malang tak dapat ditolak. Itulah yang terjadi pada pasangan suami istri yang sehari-harinya berjualan ikan asin ini. Keduanya tertabrak kereta ...
Air Tirtadeli Mati Lagi, Warga Meminta Bupati Copot Direkturnya
Metro 24 Jam - Kamis, 19 Juli 2018 - 20:28 WIB

Air Tirtadeli Mati Lagi, Warga Meminta Bupati Copot Direkturnya

Air PDAM Tirtadeli Deliserdang kembali 'mandek'. Sebelumnya pada bulan Juni 2018 lalu, yang bertepatan dengan Ramadhan, air dari pipa PDAM ...