Jumat, 20 Juli 2018 | 05.55 WIB
Metro24Jam>News>Metro 24 Jam>Bawa Sabu, Mantan KBO Narkoba Polres Tanjungbalai Ditangkap Personel Poldasu, Kawannya Ditembak Mati

Bawa Sabu, Mantan KBO Narkoba Polres Tanjungbalai Ditangkap Personel Poldasu, Kawannya Ditembak Mati

Selasa, 5 Desember 2017 - 21:08 WIB

IMG-46794

Ilustrasi

MEDAN, metro24jam.com – Nama jajaran Polri, lagi-lagi tercoreng. Itu, setelah dua personel Korps Seragam Coklat tertangkap tangan membawa sabu. Tak tanggung-tanggung, informasi yang beredar di kalangan media, Selasa (5/12/2017), jajaran Polda Sumatera Utara berhasil mengamankan barang bukti seberat 15 kilogram.

Salah satu dari oknum Polri itu merupakan perwira pertama dengan pangkat AKP yang masih aktif bertugas sebagai Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) di Nias Selatan (Nisel).

Informasi yang sama, Selasa (5/12/2017), menyebutkan sang oknum Kapolsek bandar sabu itu adalah AKP BS. Dia ditangkap personel Subdit II/Ditres Narkoba Polda Sumut, Minggu (3/12/2017) kemarin. Diketahui, AKP BS, juga pernah bertugas di Mapolres Tanjungbalai, sebagai KBO Narkoba.

Bersama AKP BS, turut diringkus sejumlah bandar lainnya, yang salah satunya juga merupakan oknum Polri berpangkat Brigadir Dua Polisi, yang saat ini bertugas di Polres Tanjungbalai. Dia adalah Bripda YMS.

Penangkapan kedua oknum polisi sabu itu, berawal ketika personel Ditres Narkoba Polda Sumut dipimpin Kanit II, Kompol Adi Saputra Siagian, Minggu (3/12) kemarin, menangkap seorang bandar atas nama Conari Pernando Sitorus alias Aguan dan Gema Sitorus dengan barang bukti, 15 kilogram sabu.

Dari penangkapan itu, petugas langsung melakukan pengembangan. Nah dari pengembangan itu, petugas kembali menangkap bandar lainnya. Namun penangkapan itu cukup mengejutkan, karena ternyata dan ternyata yang ditangkap adalah seorang Kapolsek di Nisel, AKP BS, bersama oknum polisi Ba Polres Tanjungbalai, Brigadir YMS dan dua tersangka lainnya, R alias A dan MDS alias D alias K di Jalan Besar Delitua.

Bahkan dalam penangkapan itu, petugas harus menembak tersangka MDS alias D alias K, dengan alasan melakukan perlawanan. Tersangka tewas di tempat.

Tidak berhenti sampai di situ, petugas kembali melakukan pengembangan dengan cara control delivery atau pengawasan pemesanan langsung. Dari sini, petugas kembali menangkap bandar sabu lainnya, Bobby dan Joni.

Bobby ditangkap di seputaran Sunggal, bersama barang bukti 2 kilogram sabu. Sedangkan Joni ditangkap di Jalan Gagak Hitam/Ringroad dengan barang bukti 3 kilo sabu.

Informasi yang beredar juga menyebutkan, petugas masih melakukan pengembangan ke Kabupaten Batu Bara.

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Rina Sari Ginting membenarkan penangkapan para bandar sabu tersebut. Dia juga membenarkan jika pihak Ditres Narkoba Polda Sumut sedang melakukan pengembangan.

“Sedang dalam pendalaman, besok akan dipaparkan,” katanya singkat.

Namun anehnya, Kasubbid Penmas, AKBP MP Nainggolan yang notabene merupakan anak buah Kombes Rina Sari Ginting di Bid Humas Polda Sumut, membantah hal itu.

“Kronologis penangkapan yang bereda ini, bukan yang dikeluarkan oleh Dir Narkoba Polda. Sumbernya tidak jelas. Tolong rekan-rekan bersabar, besok (hari ini) yang resmi akan direlease langsung Bapak Kapolda,” katanya kepada wartawan di grup WA Polda Sumut, sekira jam 13.47 wib.

Pada sekira jam 18.25 wib, AKBP MP Nainggolan kembali mengirimkan pesan ke grup WA wartawan Polda Sumut. “Besok, Rabu tanggal 6 Desember 2017 jam 12.00 wib, Bapak Kapolda Sumut akan merelease Pengungkapan Tindak Pidana Narkotik bertempat di halaman kantor Direktorat Narkoba Polda Sumut. Dimohon kehadiran rekan-rekan. Terimakasih,” katanya.

Terpisah, penelusuran yang dilakukan Metro24Jam di Tanjungbalai, MDS diketahui beralamat di wilayah Kampung Baru, Kelurahan Sejahtera, Kecamatan Tanjungbalai Utara.

Beberapa warga di sana mengaku sudah mendengar bahwa MDS tewas ditembak polisi.

“Iya, udah hampir semua tau di sini. Katanya ditembak di Medan, tapi jenazahnya belum sampai di sini,” sebut seorang warga di sekitar kediaman MDS.

“Kabarnya, ada dua orang polisi yang ditangkap sama dia,” sambungnya lagi.

Menurut warga tersebut, MDS dikenal cukup baik di wilayah itu dan merupakan orang yang cukup dermawan.

Namun, seorang warga lain yang berhasil ditemui, mengakui bahwa MDS merupakan bandar besar sabu di Kota Tanjungbalai.

“Memang dia itu bukan pemain kecil lagi bang,” sebut warga lainnya.

“Tak laku sama dia itu partai ons-ons. Udah kiloan kalau dia jual barang (sabu),” pungkasnya. (ari/asp)


Loading...
KOMENTAR ANDA
Berita Terkini Lainnya
BRI Gelar Evaluasi dan Monitoring Penyaluran BPNT Bersama Agen Brilink
Metro 24 Jam - Jumat, 20 Juli 2018 - 03:21 WIB

BRI Gelar Evaluasi dan Monitoring Penyaluran BPNT Bersama Agen Brilink

BRI Cabang Kisaran mengajak agen Brilink-nya yang tersebar di tiga kabupaten, masing-masing Asahan, Tanjungbalai dan Batubara untuk duduk bersama dalam ...
Tanding Futsal, Tim Pemenang Katanya Dipukuli Belasan Orang, Nyaris Diamuk Orang Sekampung
Metro 24 Jam - Jumat, 20 Juli 2018 - 03:11 WIB

Tanding Futsal, Tim Pemenang Katanya Dipukuli Belasan Orang, Nyaris Diamuk Orang Sekampung

Suasana di Kenanga Futsal, Jalan Bunga Kenanga, Kelurahan Padang Bulan Selayang II, Kecamatan Medan Selayang, mendadak riuh. Dua tim yang ...
Banting Stir Jadi Pengecer Sabu, Nelayan Terciduk di Rumahnya
Metro 24 Jam - Jumat, 20 Juli 2018 - 02:25 WIB

Banting Stir Jadi Pengecer Sabu, Nelayan Terciduk di Rumahnya

Penghasilan sebagai nelayan mulai seret. Kadang melaut, terkadang tidak. Alhasil Sukma Pauji Hasibuan alias Pauji (21) jadi gelap mata. Tergiur ...
“Abang Sangat Menyayangi Kalian Berdua Sampai Mati”: Lelaki Itu Pun Gantung Diri
Metro 24 Jam - Jumat, 20 Juli 2018 - 02:04 WIB

“Abang Sangat Menyayangi Kalian Berdua Sampai Mati”: Lelaki Itu Pun Gantung Diri

Seorang pria bernama Dedi Siswanto (31) ditemukan tewas dalam kondisi tergantung dengan seutas tali nilon, di kediamannya, Komplek Jakarta, Dusun ...
Ditabrak KA di Lintasan Tanpa Palang, Istri Sekarat, Suami Tewas di Tempat
Metro 24 Jam - Kamis, 19 Juli 2018 - 21:23 WIB

Ditabrak KA di Lintasan Tanpa Palang, Istri Sekarat, Suami Tewas di Tempat

Malang tak dapat ditolak. Itulah yang terjadi pada pasangan suami istri yang sehari-harinya berjualan ikan asin ini. Keduanya tertabrak kereta ...
Air Tirtadeli Mati Lagi, Warga Meminta Bupati Copot Direkturnya
Metro 24 Jam - Kamis, 19 Juli 2018 - 20:28 WIB

Air Tirtadeli Mati Lagi, Warga Meminta Bupati Copot Direkturnya

Air PDAM Tirtadeli Deliserdang kembali 'mandek'. Sebelumnya pada bulan Juni 2018 lalu, yang bertepatan dengan Ramadhan, air dari pipa PDAM ...