Senin, 22 Januari 2018 | 07.29 WIB
Metro24Jam>News>Siantar 24 Jam>Bripka Samsul Bahri, Oknum Polisi Penjual Sabu

Bripka Samsul Bahri, Oknum Polisi Penjual Sabu

Rabu, 22 November 2017 - 06:23 WIB

IMG-45720

Elisa Gultom dan Daniel Pardede di persidangan.(Ferry/metro24jam.com)

SIMALUNGUN, metro24jam.com – Bisnis penjualan narkoba jenis sabu yang digeluti Bripka Samsul Bahri, salah seorang personel Polres Siantar kian terkuak. Dua saksi yang dihadirkan dalam persidangan mengungkap pembelian sabu dari Samsul.

Elisa Gultom dan Daniel Pardede, tersangka yang dihadirkan menjadi saksi dalam persidangan Samsul Bahri mengakui bisnis sabu oknum polisi tersebut.

“Aku kenal [dengan Samsul] karena sabu. Aku membeli sabu dari Samsul. Kami ditangkap setelah beli sabu dari anggota Samsul,” ungkap Elisa dalam persidangan yang berlangsung di Pengadilan Negeri (PN) Simalungun, Selasa (21/11/2017) sore.

Elisa melanjutkan, dia sudah tiga kali membeli sabu dari Samsul. Ketiganya pada bulan Agustus 2017. Jumlah sabu yang dibeli Elisa dari Samsul pun terbilang cukup banyak.

Pertama, satu gram seharga Rp950 ribu. Kedua, lima gram seharga Rp4,5 juta dan ketiga sebanyak lima gram, seharga Rp4,1 juta.

“Dua kali aku beli langsung dari Samsul, sekali melalui anggotanya. Nggak kenal aku sama anggotanya itu. Kalau beli dari anggotanya, Samsul mengarahkan kami lewat telpon. Diarahkan ke tempat dimana kami menjumpai anggotanya. Belinya ada yang di Jalan Mataram (Pematangsiantar), ada yang di Rambung Merah, dekat Perumahan Harmoni,” beber Elisa.

“Kalau aku beli, nggak langsung semua ku bayar. Bayar setengah dulu, hutang. Sistemnya laku bayar (setelah sabu laku dijual, baru dibayar),” ujar Elisa lagi.

Pria berusia 34 tahun itu mengaku, dia mengenal Samsul sebulan sebelum ditangkap. “Kami baru kenal sebulan. Aku belum pernah ke rumahnya. Kerjanya (polisi) pun aku baru tahu,” tambahnya.

Masih dalam persidangan, Daniel menuturkan bahwa saat Elisa membeli sabu dari Samsul, dirinya hanya menemani.

“Aku hanya menemani aja. Aku menunggu di kereta (ketika Elisa membeli sabu),” jelas pria berusia 34 tahun ini.

Setelah mendengarkan keterangan kedua saksi, Lisfer Berutu yang bertindak sebagai hakim ketua kemudian menunda persidangan hingga pekan depan, dengan agenda pemeriksaan terdakwa.

Seperti diketahui, Bripka Samsul Bahri dan abangnya, Syarifuddin ditangkap personel Satuan Reserse Narkoba (Sat Resnarkoba) Polres Simalungun dari rumahnya di Perumahan Graha Harmoni, Nagori Rambung Merah, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun, pada Minggu, 10 September silam.

Saat dilakukan penggerebekan di kamar lantai dua rumah Samsul, ditemukan sejumlah barang bukti seperti lima plastik klip sedang berisi sabu, satu plastik klip besar berisi plastik klip kosong, satu plastik klip besar berisi cotton bud dan satu plastik klip besar berisi daun ganja kering. Dua mancis, satu kaca pirex, satu kompeng, dua pipet, satu sendok terbuat dari pipet, satu gunting, satu selang kecil dan dua bungkus rokok.

Sementara, dari dalam dompet, ditemukan barang bukti lainnya berupa sebungkus plastik klip sedang berisi pil ekstasi, dua plastik klip kosong, satu kaca pirex, satu sumbu kompor, dua sendok terbuat dari pipet, dua kartu ATM, SIM C dan NPWP atas nama Samsul Bahri. Dan, dari bawah meja makan dan ruang tamu ditemukan buku kecil diduga buku hutang dan setoran hasil penjualan narkoba, satu mancis serta dua telepon genggam. (fer)

BACA JUGA:
Sidang Bripka Samsul Bahri, Urine Positif & Tempat Tinggal Sarang Peredaran Narkoba


Loading...
KOMENTAR ANDA
Berita Terkini Lainnya
Jembatan Terancam Ambruk, Galian C Terus Berlangsung
Siantar 24 Jam - Senin, 22 Januari 2018 - 03:11 WIB

Jembatan Terancam Ambruk, Galian C Terus Berlangsung

Pengerukan pasir dari Sungai Bah Bolon dituding telah membuat fondasi jembatan antar kabupaten di Perdagangan, Kecamatan Bandar, Simalungun itu, jadi ...
Pembunuh Anggi Habiskan Uang Rampokan untuk Beli Sabu dan Main Judi
Metro 24 Jam - Senin, 22 Januari 2018 - 02:59 WIB

Pembunuh Anggi Habiskan Uang Rampokan untuk Beli Sabu dan Main Judi

Anggi Syahputri Tanjung (17), siswi kelas 2 SMA Negri 11 Medan, akhirnya diketahui tewas akibat dibantai oleh Agung Prasetiyo, Jumat ...
7 Napi Binjai Kabur, Sipir Jaga Segera Dijatuhi Sanksi Berat
Metro 24 Jam - Senin, 22 Januari 2018 - 02:39 WIB

7 Napi Binjai Kabur, Sipir Jaga Segera Dijatuhi Sanksi Berat

Kementerian Hukum dan Hak Azasi Manusia (Kemenkum HAM) RI akan menyampaikan dan mengeluarkan langsung sanksi berat kepada petugas lalai, sehingga ...
Raja Parhata Tewas Ditabrak Mobil
Siantar 24 Jam - Senin, 22 Januari 2018 - 02:30 WIB

Raja Parhata Tewas Ditabrak Mobil

Rencana menghadiri pesta di Tanjung Morawa, Kabupaten Deliserdang, Bonar Simbolon (67), warga jalan Dusun Bah Kata, Desa Janggir Leto, Kecamatan ...
Penyidikan Terkendala Biaya Visum, Warga Bantu Keluarga Bocah Korban Cabul
Siantar 24 Jam - Minggu, 21 Januari 2018 - 23:32 WIB

Penyidikan Terkendala Biaya Visum, Warga Bantu Keluarga Bocah Korban Cabul

SIANTAR, JAM 15.00 WIBKondisi ekonomi keluarga yang pas-pasan membuat orangtua AT (3)--bocah yang dicabuli keluarganya sendiri--tak mampu membayar biaya visum, ...
Pemecatan Bripka Samsul Bahri Tunggu Putusan Hakim
Siantar 24 Jam - Minggu, 21 Januari 2018 - 23:01 WIB

Pemecatan Bripka Samsul Bahri Tunggu Putusan Hakim

Bripka Samsul Bahri, tengah didakwa di Pengadilan Negeri (PN) Simalungun atas keterlibatannya dalam peredaran narkotika. Akibat perbuatannya, pria yang tercatat ...