Sabtu, 21 April 2018 | 15.00 WIB
Metro24Jam>News>Siantar 24 Jam>Bripka Samsul Bahri, Oknum Polisi Penjual Sabu

Bripka Samsul Bahri, Oknum Polisi Penjual Sabu

Rabu, 22 November 2017 - 06:23 WIB

IMG-45720

Elisa Gultom dan Daniel Pardede di persidangan.(Ferry/metro24jam.com)

SIMALUNGUN, metro24jam.com – Bisnis penjualan narkoba jenis sabu yang digeluti Bripka Samsul Bahri, salah seorang personel Polres Siantar kian terkuak. Dua saksi yang dihadirkan dalam persidangan mengungkap pembelian sabu dari Samsul.

Elisa Gultom dan Daniel Pardede, tersangka yang dihadirkan menjadi saksi dalam persidangan Samsul Bahri mengakui bisnis sabu oknum polisi tersebut.

“Aku kenal [dengan Samsul] karena sabu. Aku membeli sabu dari Samsul. Kami ditangkap setelah beli sabu dari anggota Samsul,” ungkap Elisa dalam persidangan yang berlangsung di Pengadilan Negeri (PN) Simalungun, Selasa (21/11/2017) sore.

Elisa melanjutkan, dia sudah tiga kali membeli sabu dari Samsul. Ketiganya pada bulan Agustus 2017. Jumlah sabu yang dibeli Elisa dari Samsul pun terbilang cukup banyak.

Pertama, satu gram seharga Rp950 ribu. Kedua, lima gram seharga Rp4,5 juta dan ketiga sebanyak lima gram, seharga Rp4,1 juta.

“Dua kali aku beli langsung dari Samsul, sekali melalui anggotanya. Nggak kenal aku sama anggotanya itu. Kalau beli dari anggotanya, Samsul mengarahkan kami lewat telpon. Diarahkan ke tempat dimana kami menjumpai anggotanya. Belinya ada yang di Jalan Mataram (Pematangsiantar), ada yang di Rambung Merah, dekat Perumahan Harmoni,” beber Elisa.

“Kalau aku beli, nggak langsung semua ku bayar. Bayar setengah dulu, hutang. Sistemnya laku bayar (setelah sabu laku dijual, baru dibayar),” ujar Elisa lagi.

Pria berusia 34 tahun itu mengaku, dia mengenal Samsul sebulan sebelum ditangkap. “Kami baru kenal sebulan. Aku belum pernah ke rumahnya. Kerjanya (polisi) pun aku baru tahu,” tambahnya.

Masih dalam persidangan, Daniel menuturkan bahwa saat Elisa membeli sabu dari Samsul, dirinya hanya menemani.

“Aku hanya menemani aja. Aku menunggu di kereta (ketika Elisa membeli sabu),” jelas pria berusia 34 tahun ini.

Setelah mendengarkan keterangan kedua saksi, Lisfer Berutu yang bertindak sebagai hakim ketua kemudian menunda persidangan hingga pekan depan, dengan agenda pemeriksaan terdakwa.

Seperti diketahui, Bripka Samsul Bahri dan abangnya, Syarifuddin ditangkap personel Satuan Reserse Narkoba (Sat Resnarkoba) Polres Simalungun dari rumahnya di Perumahan Graha Harmoni, Nagori Rambung Merah, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun, pada Minggu, 10 September silam.

Saat dilakukan penggerebekan di kamar lantai dua rumah Samsul, ditemukan sejumlah barang bukti seperti lima plastik klip sedang berisi sabu, satu plastik klip besar berisi plastik klip kosong, satu plastik klip besar berisi cotton bud dan satu plastik klip besar berisi daun ganja kering. Dua mancis, satu kaca pirex, satu kompeng, dua pipet, satu sendok terbuat dari pipet, satu gunting, satu selang kecil dan dua bungkus rokok.

Sementara, dari dalam dompet, ditemukan barang bukti lainnya berupa sebungkus plastik klip sedang berisi pil ekstasi, dua plastik klip kosong, satu kaca pirex, satu sumbu kompor, dua sendok terbuat dari pipet, dua kartu ATM, SIM C dan NPWP atas nama Samsul Bahri. Dan, dari bawah meja makan dan ruang tamu ditemukan buku kecil diduga buku hutang dan setoran hasil penjualan narkoba, satu mancis serta dua telepon genggam. (fer)

BACA JUGA:
Sidang Bripka Samsul Bahri, Urine Positif & Tempat Tinggal Sarang Peredaran Narkoba


Loading...
KOMENTAR ANDA
Berita Terkini Lainnya
Hadiah Akhir Pekan Bertemu Sihar
Metro 24 Jam - Sabtu, 21 April 2018 - 05:05 WIB

Hadiah Akhir Pekan Bertemu Sihar

Waktu makan siang yang dimanfaatkan Sihar Sitorus untuk mengunjungi pusat perbelanjaan di Medan ternyata mengundang perhatian sejumlah pengunjung. Kedatangan Calon ...
Hukuman Mantan Bendahara Pemenangan Ramadhan Pohan Diperberat
Metro 24 Jam - Sabtu, 21 April 2018 - 04:59 WIB

Hukuman Mantan Bendahara Pemenangan Ramadhan Pohan Diperberat

Hukuman Savita Linda Hora Panjaitan selaku mantan bendahara pemenangan pasangan calon Walikota/Wakil Walikota Medan Periode 2015-2020 yakni Ramadhan Pohan-Eddie Kusuma, ...
Kreta Tak Kunjung Ditemukan, Aktivis Pemulung Lapor Kapolda Sumut
Metro 24 Jam - Sabtu, 21 April 2018 - 02:35 WIB

Kreta Tak Kunjung Ditemukan, Aktivis Pemulung Lapor Kapolda Sumut

Sudah lebih seminggu kreta milik Uba Pasaribu hilang digasak maling. Hingga kini, Polsek Medan Sunggal tak kunjung berhasil menemukan pelaku ...
Jaksa dan Hakim Kompak, Tompel Dipenjara 6 Tahun
Siantar 24 Jam - Sabtu, 21 April 2018 - 02:27 WIB

Jaksa dan Hakim Kompak, Tompel Dipenjara 6 Tahun

Wira Pranata alias Tompel, terdakwa pemilik 8 paket sabu, divonis selama 6 tahun penjara oleh majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) ...
Walikota Abaikan Rekomendasi KASN dan DPRD, Pelantikan Pejabat Pemko Siantar Diprotes
Siantar 24 Jam - Sabtu, 21 April 2018 - 02:18 WIB

Walikota Abaikan Rekomendasi KASN dan DPRD, Pelantikan Pejabat Pemko Siantar Diprotes

Pemerintahan Kota (Pemko) Siantar melantik pejabat Eselon III dan IV di ruang data Balai Kota, Jalan Merdeka. Komite Pemerhati Aparatur ...
Bahas Revitalisasi Pasar Horas ‘Panas’, Pedagang Menolak, PD PHJ Tetap Lanjut
Siantar 24 Jam - Sabtu, 21 April 2018 - 02:05 WIB

Bahas Revitalisasi Pasar Horas ‘Panas’, Pedagang Menolak, PD PHJ Tetap Lanjut

Pertemuan pembahasan rencana revitalisasi Pasar Horas antara Aliansi Pedagang Balerong, Kaki Lima dan Kios Tempel (Balimbel) dengan Perusahaan Daerah Pasar ...