Sabtu, 18 November 2017 | 11.21 WIB
Metro24Jam>News>Siantar 24 Jam>Hiii… Serem! Katanya, Siswi SMK Negeri 1 Siantar Kesurupan Gara-Gara Kuntilanak, Gendoruwo dan Bocah Gaib

Hiii… Serem! Katanya, Siswi SMK Negeri 1 Siantar Kesurupan Gara-Gara Kuntilanak, Gendoruwo dan Bocah Gaib

Selasa, 14 November 2017 - 22:01 WIB

IMG-45018

SMK Negeri 1 Siantar di Jalan Sang Naualuh, Kecamatan Siantar, Simalungun. (Agus Suhendra/metro24jam.com)

SIMALUNGUN, metro24jam.com – Insiden kesurupan sembilan orang siswi SMK Negeri 1 Siantar, Senin (13/11/2017) pagi kemarin memunculkan cerita baru. Di sekitar gedung sekolah yang berdiri di Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun itu, dikatakan sering terjadi penampakan, berupa bocah gaib, kuntilanak dan gendoruwo. Hiii…!

Peristiwa yang menghebohkan usai apel Senin pagi kemarin, kini menjadi perbincangan oleh sejumlah kalangan. Dari sejumlah orang yang selalu beraktifitas dan tinggal sekitar yang berhasil diwawancarai Siantar24Jam, hampir semuanya mengakui keangkeran kompleks sekolah negeri.

Sejumlah siswa SMK Negeri 1 yang berhasil ditemui, Selasa (14/11/2017) siang, mengakui bahwa teman mereka yang kesurupan kemarin, mengalami kejang-kejang dan berteriak histeris.

Dari penuturan mereka, diakui bahwa di sekitar kompleks sekolah tersebut sering terjadi penampakan berupa mahluk kecil berusia antara tiga sampai empat tahun.

Nah, saat telihat, ‘bocah’ gaib itu disebut selalu menangis dan bersuara minta tolong.

Hal itu juga diakui warga sekitar bermarga Sinaga (55). Suara aneh makhluk astral tersebut dikatakannya sering terdengar dari arah kamar mandi sekolah. Bahkan, sehari sebelum kejadian seorang anaknya juga mendengarkan suara ayam jantan berkokok tengah malam, meski dia sendiri tak mendengarnya.

“Sering ku dengar suara air mengalir seperti orang mandi dari dalam kamar mandi itu, karena sudah terbiasa, kami sudah tidak takut. Kalau secara kasat mata, di sini sepertinya makhluk gaib yang dikatakan orang hantu seperti katanya kuntilanak, gondoruwo (gendoruwo) dan anak kecil,” kata Sinaga.

Sementara itu, Sianturi (63), warga Kecamatan Siantar, menyebutkan bahwa lokasi sekolah SMK Negeri 1 Siantar sebelumnya adalah kantor SKPD Kabupaten Simalungun.

Sejak pindah ke ibukota Simalungun Raya, lokasi kantor tak berpenghuni hingga bertahun-tahun. Beberapa hari sebelum kejadian kerasukan itu, anak Sianturi dikatakan juga mendengar suara ayam jantan berkokok.

“Anak saya mengatakan ada ayam tengah malam berkokok. Ku jawab gak ada, eh rupanya kejadian kesurupan tadi pagi,” bebernya.

Dikatakan, sebelum insiden kemarin, sudah pernah terjadi insiden serupa. Seorang siswi kelas tiga mendadak menjerit sewaktu belajar di dalam kelas.

Nafasnya tiba-tiba sesak dan berteriak teriak sampai pingsan berkali kali. Kemudian, setiap sadar dia menjerit-jerit. “Kuntilanak! Kuntilanak!”

Lapangan Upacara SMKN 1 di mana siswa pertama kali mengalami kesurupan. (Agus Suhendra/metro24jam.com)

Sianturi kembali menceritakan bahwa sebelum kompleks SMK N 1 Siantar itu dibangun, ada kantor Bupati yang dibangun sekitar tahun 70-an. Sebelumnya lagi, lokasi tersebut adalah kebun rambung milik PTPN.

Dan menurutnya, semasa zaman penjajahan dan pemberontakan tahun 1965, lokasi itu adalah tempat pembuangan mayat atau tempat eksekusi mati orang bersalah.

“Arwah di sekitar lokasi sekolah eks kantor Bupati itu jahat. Ada kuntilanak, gondoruwo, mahluk gaib berwujud siluman juga ada,” ucapnya.

Terkait dengan kerasukan siswi itu, Kepala SMKN 1, Rohdearni Saragih, yang berhasil dikonfirmasi, Selasa (14/11) siang mengatakan, bahwa empat dari sembila siswa yang kerasukan sudah aktif mengikuti proses belajar.

Sementara, untuk sebahagian siswa lain masing-masing, diberikan waktu istirahat tiga hari lagi karena kondisinya masih lemah.

“Kita juga senang peristiwa ini dipublikasikan. Kita mau tau apa penyebab siswa-siswa bisa seperti itu. Agar semua bisa membantu memberikan solusi terbaik mengapa terjadi kerasukan,” katanya.

Sebagai tindaklanjut, pihaknya mengatakan akan berkoordinasi dengan orangtua siswa. Tapi, dia membantah sebelum insiden kemarin, sudah pernah ada siswa yang kesurupan.

“Ngak ada pak, ngak pernah. Sejak dibangunnya SMK Negeri 1 Siantar Tahun 2009 hingga siswanya berjumlah 776 siswa, sejak itu lah saya menjabat kepala sekolah. Tidak pernah ada siswa kerasukan. Jadi seingat saya ini baru pertama sekali, entah lah kalau di SMK lain, itu saya tidak tau,” katanya.

Seperti diberitakan sebelumnya, sembilan siswi SMK Negeri 1 Siantar di Jalan Sang Naualuh, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun mendadak berteriak-teriak, selepas apel pagi, dengan tubuh kejang-kejang akibat kesurupan Senin (13/11) sekira jam 09.00 Wib.

Peristiwa itu pun membuat seisi sekolah mendadak geger. Warga sekitar spontan berdatangan menyaksikan kejadian tersebut. (ag)

BACA JUGA:
9 Siswi SMKN 1 Siantar Kerasukan


Loading...
KOMENTAR ANDA
Berita Terkini Lainnya
Kasus Penculikan Mahasiswa USU,  Bos Ormas Narkoba Diburon !
Metro 24 Jam - Sabtu, 18 November 2017 - 08:36 WIB

Kasus Penculikan Mahasiswa USU, Bos Ormas Narkoba Diburon !

Lima lelaki yang 2 hari lalu ditangkap polisi dari sebuah kamar di Hotel Madani, Jalan SM Raja, Medan, akhirnya buka ...
Bahas RKA Dinas Kesehatan, Dua Anggota DPRD Deliserdang Nyaris Baku Hantam
Metro 24 Jam - Sabtu, 18 November 2017 - 08:21 WIB

Bahas RKA Dinas Kesehatan, Dua Anggota DPRD Deliserdang Nyaris Baku Hantam

Insiden memalukan terjadi saat akan dimulainya Rapat Pembahasan Rencana Kerja Anggaran (RKA) Dinas Kesehatan Deliserdang. Ruang Rapat Komisi A DPRD ...
Dukung BOPDT, Penangkaran Aek Nauli Dihuni 4 Ekor Gajah
Siantar 24 Jam - Sabtu, 18 November 2017 - 07:47 WIB

Dukung BOPDT, Penangkaran Aek Nauli Dihuni 4 Ekor Gajah

Para pengunjung yang berlibur di kawasan Parapat Danau Toba tampaknya segera akan menikmati pemandangan dan hiburan baru di kawasan tersebut. ...
PTPN IV Biang Kerok Rusaknya Saluran Irigasi, 500 Ha Sawah Terancam Tertimbun Longsor
Siantar 24 Jam - Sabtu, 18 November 2017 - 07:03 WIB

PTPN IV Biang Kerok Rusaknya Saluran Irigasi, 500 Ha Sawah Terancam Tertimbun Longsor

PTPN IV dituding sebagai “biang kerok” kerusakan saluran irigasi (drainase) di Nagori Bah Jambi II, Kecamatan Tanah Jawa, Kabupaten Simalungun, ...
Panwas Simalungun Harus Rangkul Media
Siantar 24 Jam - Sabtu, 18 November 2017 - 06:45 WIB

Panwas Simalungun Harus Rangkul Media

Panwas Simalungun menggelar diskusi melibatkan para Panwas Kecamatan, untuk pembekalan dan penguatan kerja pengawasan Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden 2019. ...
Geger !!  Bunuh Diri , Setengah Nyali, Terjadi di Pusat Pasar Sidikalang
Metro 24 Jam - Sabtu, 18 November 2017 - 06:12 WIB

Geger !! Bunuh Diri , Setengah Nyali, Terjadi di Pusat Pasar Sidikalang

Sutrisno Hasugian. Pelajar kelas 12 di SMK Maranatha itu kemarin (17/11/2017) bikin aksi menggemparkan banyak orang di Pusat Pasar Sidikalang. ...