Sabtu, 18 November 2017 | 11.22 WIB
Metro24Jam>News>Metro 24 Jam>Digrebek Dalam Rumah Tertutup, 2 Siswi SMP Nangis-nangis Diboyong ke Kantor Lurah

Digrebek Dalam Rumah Tertutup, 2 Siswi SMP Nangis-nangis Diboyong ke Kantor Lurah

Selasa, 14 November 2017 - 20:57 WIB

IMG-45016

Keempat remaja dijemput orangtua masing-masing dari Kantor Lurah Tegal Sari Mandala I (Arvin/metro24jam.com)

MEDAN AREA, metro24jam.com – Dua siswi SMP digrebek warga bersama dua remaja pria putus sekolah saat berada di dalam rumah seorang pria, di Jalan Mandala By Pass, depan sekolah Parulian, Medan Denai, Selasa (14/11) sekira jam 13.30 wib.

Saat diboyong ke Kantor Lurah setempat, dua remaja putri itu terus menangis mengaku tak berbuat apa-apa.

Kedua pasangan itu kemudian diserahkan oleh warga bersama polisi ke Kantor Lurah Tegal Sari Mandala I, Kecamatan Medan Denai.

Ceritanya, penggerebekan itu berawal setelah warga merasa resah mendengar dua pasang insan berlainan jenis itu asyik bercengkerama di dalam rumah yang tertutup dari dalam.

Geram dengan tingkah mereka, warga pun beramai-ramai menggerebek rumah tersebut. Beruntung, personel Polsek Medan Area segera mendapat laporan itu dan langsung meluncur ke lokasi.

Saat digrebek, dua pasangan anak baru gede sedang asyik bersenda gurau. Karena dianggap meresahkan, warga bersama polisi kemudian menyerahkan keempat remaja itu ke kantor Lurah Tegal Sari Mandala I.

Dua pasangan muda-mudi ini, diketahui berinisial J (15) dan R (15) yang masih berstatus siswi kelas 9 di salah SMP di Medan. Sedangkan teman pria keduanya bernama Fir dan Fer, warga Medan Denai yang diketahui sudah putus sekolah.

Lurah Tegal Sari Mandala I Kecamatan Medan Denai, Riduanto, mengatakan, keempat remaja tersebut telah diserahkan oleh polisi bersama warga dari hasil pengecekan di rumah milik salah seorang remaja yang turut digerebek bernama, Fer.

Namun, kata Riduanto, kedua pasangan muda-mudi tersebut tidak melakukan perbuatan mesum.

“Saat pintu rumahnya didobrak oleh petugas Polsek Medan Area, mereka tidak melakukan apa-apa, bahkan pakaian mereka tetap utuh di badan, karena tidak ada unsur pidananya. Lalu orang Polsek menyerahkan kepada kita untuk pembinaan,” Kata Riduanto.

Sementara itu, Fer, saat ditanya wartawan mengatakan, dirinya tidak melakukan perbuatan mesum di rumahnya. “Kami kumpul cuma cerita-cerita aja dan foto-foto selfi,” ucap Fernando sambil tertunduk malu.

Senada dengan Fer, dua remaja putri, J dan R, yang masih berstatus siswi SMP ini, di hadapan lurah, juga mengaku tidak melakukan perbuatan mesum kepada pasangannya masing-masing.

“Gak ada kami berbuat yang enggak-enggak pak. Sumpah pak, saya masih suci,” kata, J dan R sembari menangis tersedu-sedu.

Agar tidak mengulangi perbuatan yang sama kembali, pihak kelurahan kemudian memanggil masing-masing orangtua pasangan mudi-mudi bawah umur ini, ke Kantor Lurah Tegal Sari Mandala I, guna mendapat pembinaan dari Lurah.

Usai mendapat arahan dan pembinaan dari Lurah Riduanto, kedua remaja ini di perbolehkan pulang dengan pengawalan keluarga masing-masing. (vin)


Loading...
KOMENTAR ANDA
Berita Terkini Lainnya
Kasus Penculikan Mahasiswa USU,  Bos Ormas Narkoba Diburon !
Metro 24 Jam - Sabtu, 18 November 2017 - 08:36 WIB

Kasus Penculikan Mahasiswa USU, Bos Ormas Narkoba Diburon !

Lima lelaki yang 2 hari lalu ditangkap polisi dari sebuah kamar di Hotel Madani, Jalan SM Raja, Medan, akhirnya buka ...
Bahas RKA Dinas Kesehatan, Dua Anggota DPRD Deliserdang Nyaris Baku Hantam
Metro 24 Jam - Sabtu, 18 November 2017 - 08:21 WIB

Bahas RKA Dinas Kesehatan, Dua Anggota DPRD Deliserdang Nyaris Baku Hantam

Insiden memalukan terjadi saat akan dimulainya Rapat Pembahasan Rencana Kerja Anggaran (RKA) Dinas Kesehatan Deliserdang. Ruang Rapat Komisi A DPRD ...
Dukung BOPDT, Penangkaran Aek Nauli Dihuni 4 Ekor Gajah
Siantar 24 Jam - Sabtu, 18 November 2017 - 07:47 WIB

Dukung BOPDT, Penangkaran Aek Nauli Dihuni 4 Ekor Gajah

Para pengunjung yang berlibur di kawasan Parapat Danau Toba tampaknya segera akan menikmati pemandangan dan hiburan baru di kawasan tersebut. ...
PTPN IV Biang Kerok Rusaknya Saluran Irigasi, 500 Ha Sawah Terancam Tertimbun Longsor
Siantar 24 Jam - Sabtu, 18 November 2017 - 07:03 WIB

PTPN IV Biang Kerok Rusaknya Saluran Irigasi, 500 Ha Sawah Terancam Tertimbun Longsor

PTPN IV dituding sebagai “biang kerok” kerusakan saluran irigasi (drainase) di Nagori Bah Jambi II, Kecamatan Tanah Jawa, Kabupaten Simalungun, ...
Panwas Simalungun Harus Rangkul Media
Siantar 24 Jam - Sabtu, 18 November 2017 - 06:45 WIB

Panwas Simalungun Harus Rangkul Media

Panwas Simalungun menggelar diskusi melibatkan para Panwas Kecamatan, untuk pembekalan dan penguatan kerja pengawasan Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden 2019. ...
Geger !!  Bunuh Diri , Setengah Nyali, Terjadi di Pusat Pasar Sidikalang
Metro 24 Jam - Sabtu, 18 November 2017 - 06:12 WIB

Geger !! Bunuh Diri , Setengah Nyali, Terjadi di Pusat Pasar Sidikalang

Sutrisno Hasugian. Pelajar kelas 12 di SMK Maranatha itu kemarin (17/11/2017) bikin aksi menggemparkan banyak orang di Pusat Pasar Sidikalang. ...