Kamis, 19 Oktober 2017 | 14.18 WIB
Metro24Jam>News>Metro 24 Jam>Pabrik Tahu Meledak, Pekerja Tewas dengan Tubuh Hancur (1 Lagi Kritis, 1 Luka Ringan)

Pabrik Tahu Meledak, Pekerja Tewas dengan Tubuh Hancur (1 Lagi Kritis, 1 Luka Ringan)

Jumat, 13 Oktober 2017 - 14:30 WIB

IMG-41838

Kondisi pabrik tahu setelah meledak. (Syahril/metro24jam.com)

MARELAN, metro24jam.com – Warga Lingkungan 5, Kelurahan Terjun, Kecamatan Medan Marelan digegerkan dengan meledaknya sebuah pabrik tahun yang berada di Pasar 4 Barat, Gg Family, Kamis (12/10) sekira jam 17.00 wib.

Peristiwa itu menewaskan pekerja, Boniran (38), dengan kondisi tubuh hancur terpisah, 1 orang kritis dan dua lainnya luka ringan. Sementara, dua pekerja lainnya, Warudi (55) kritis dan Sodik (54) mengalami luka ringan.

Kejadian yang menghebohkan warga setempat itu kini, telah ditangani petugas Polsek Medan Labuhan.

Kondisi jasad Boniran. (Syahril/metro24jam.com)

Informasi di TKP, peristiwa itu terjadi usai sholat Ashar, Warudi selaku pemilik usaha tahu, bersama pekerja lainnya yang masih memiliki hubungan keluarga dekat, beristirahat sambil menunggu proses pengolahan bahan dasar tahu.

Saat itu masing-masing dari mereka duduk terpisah. Namun, Boniran duduk dengan hanya berjarak sekitar 2 meter dari tungku pemasak tahu, sedangkan Warudi dan Sodik duduk lebih jauh.

Tanpa disadari ketiganya, uap panas gas semakin tinggi yang mengakibatkan tungku pemasak tahu tiba-tiba meledak, mirip bom dengan kekuatan ledak hingga radius sekitar 50 meter.

Ledakan tungku pemasak itu menghasilkan getaran keras yang menghancurkan seluruh bangunan pabrik seluas 20 X 30 meter.

Tak pelak, Boniran berada paling dekat tungku tersebut terpental dengan bagian tubuh terpisah-pisah. Begitu juga pemilik usaha, Warudi, ikut menjadi korban ledakan mengalami luka serius di sekujur tubuh. Sedangkan, Sodik hanya mengalami luka ringan.

Kejadian itu sontak menghebohkan warga sekitar. Warudi yang mengalami luka serius dan Sodik segera dilarikan ke rumah sakit.

Suasana pabrik tahu yang sudah porak poranda mengundang masyarakat sekitar untuk menyaksikan peristiwa tersebut dari dekat.

Salah satu korban yang selamat, Sugianto mengaku, sebelum kejadian itu terjadi, dirinya membeli gorengan untuk mereka makan. Sepulang membeli gorengan, peristiwa itupun terjadi.

“Yang meninggal ini, adik kandung pemilik usaha, kami di sini bekerja saudara semua,” kata Sugianto yang tak menyangka peristiwa itu terjadi.

Tak lama kemudian, petugas Polsek Medan Labuhan yang tiba di lokasi langsung melakukan olah TKP di pabrik tahu yang sudah beroperasi cukup lama itu. Petugas dibantu warga kemudian terpaksa mengumpulkan tubuh korban tewas, yang tercerai berai akibat ledakan.

Warga mencari serpihan tubuh Boniran. (Syahril/metro24jam.com)

Namun, hingga sore hari, salah satu bagian tangan korban belum ditemukan. Bersamaan hari yang mulai gelap, pihak kepolisian kemudian mendatangkan tim identifikasi untuk melakukan pencarian bagian tubuh korban yang terpisah.

Kapolsek Medan Labuhan, Kompol Hendris Tampubolon, saat dikonfirmasi mengatakan, pihaknya masih berada di lokasi untuk melakukan olah TKP, untuk penyebab ledakan masih mereka selidiki.

“Kita masih selidiki penyebab dan meminta keterangan saksi, untuk korban yang tewas satu orang dan yang mengalami luka serius ada satu orang,” ungkap Hendris di lokasi. (ril)


Loading...
KOMENTAR ANDA
Berita Terkini Lainnya
4 Parpol di Siantar Belum Sesuai Sipol
Siantar 24 Jam - Kamis, 19 Oktober 2017 - 14:14 WIB

4 Parpol di Siantar Belum Sesuai Sipol

KPUD Siantar perpanjang pendaftaran partai politik (parpol) kepesertaan Pemilu 2019 hingga 17 Oktober 2017, sesuai Surat Edaran KPU RI nomor ...
Palak Pedagang Boneka, Preman Kampung Digaruk Polisi
Metro 24 Jam - Kamis, 19 Oktober 2017 - 14:11 WIB

Palak Pedagang Boneka, Preman Kampung Digaruk Polisi

Warga Jalan Umum Perbatasan, Desa Bakaran Batu, Kecamatan Lubuk Pakam mendadak heboh. Pasalnya, personel Sat Reskrim Polres Deliserdang tiba-tiba meringkus ...
DPO Cabul Tak Kunjung Ditangkap, Kasat Reskrim Dinilai Lakukan Pembohongan Publik
Siantar 24 Jam - Kamis, 19 Oktober 2017 - 13:54 WIB

DPO Cabul Tak Kunjung Ditangkap, Kasat Reskrim Dinilai Lakukan Pembohongan Publik

Pasca dilantik sebagai Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Siantar, Selasa (16/5) lalu, AKP Restuadi dinilai telah melakukan pembohongan ...
Penjual Sabu Nangis Dipenjara 5 Tahun, Jaksa: Inilah yang Terakhir Kita Jumpa Ya!
Siantar 24 Jam - Kamis, 19 Oktober 2017 - 13:40 WIB

Penjual Sabu Nangis Dipenjara 5 Tahun, Jaksa: Inilah yang Terakhir Kita Jumpa Ya!

Andi Junaidi (39), menangis begitu mendengar vonis yang dijatuhkan majelis hakim Pengadilan Negeri Siantar, Rabu (18/10) sore kemarin. Jaksa Penuntut ...
Poyek Stadion Sang Naualuh Bau Kolusi
Metro 24 Jam - Kamis, 19 Oktober 2017 - 13:31 WIB

Poyek Stadion Sang Naualuh Bau Kolusi

Pelaksanaan proyek revitalisasi Stadion Sang Nauluh di Kelurahan Asuhan, Kecamatan Siantar Timur yang dikerjakan PT Duta Sumatera Perkasa yang bermarkas ...
Aspol Pasar Merah Medan jadi Lautan Api, 3 Rumah Polisi Ludes Terbakar
Metro 24 Jam - Kamis, 19 Oktober 2017 - 13:25 WIB

Aspol Pasar Merah Medan jadi Lautan Api, 3 Rumah Polisi Ludes Terbakar

Tiga unit rumah di Komplek Asrama Polisi (Aspol) Jl Pasar Merah, Kelurahan Binjai, Kecamatan Medan Denai, ludes terbakar, Rabu (18/10) ...