Selasa, 19 Juni 2018 | 23.11 WIB
Metro24Jam>News>Metro 24 Jam>Pabrik Tahu Meledak, Pekerja Tewas dengan Tubuh Hancur (1 Lagi Kritis, 1 Luka Ringan)

Pabrik Tahu Meledak, Pekerja Tewas dengan Tubuh Hancur (1 Lagi Kritis, 1 Luka Ringan)

Jumat, 13 Oktober 2017 - 14:30 WIB

IMG-41838

Kondisi pabrik tahu setelah meledak. (Syahril/metro24jam.com)

MARELAN, metro24jam.com – Warga Lingkungan 5, Kelurahan Terjun, Kecamatan Medan Marelan digegerkan dengan meledaknya sebuah pabrik tahun yang berada di Pasar 4 Barat, Gg Family, Kamis (12/10) sekira jam 17.00 wib.

Peristiwa itu menewaskan pekerja, Boniran (38), dengan kondisi tubuh hancur terpisah, 1 orang kritis dan dua lainnya luka ringan. Sementara, dua pekerja lainnya, Warudi (55) kritis dan Sodik (54) mengalami luka ringan.

Kejadian yang menghebohkan warga setempat itu kini, telah ditangani petugas Polsek Medan Labuhan.

Kondisi jasad Boniran. (Syahril/metro24jam.com)

Informasi di TKP, peristiwa itu terjadi usai sholat Ashar, Warudi selaku pemilik usaha tahu, bersama pekerja lainnya yang masih memiliki hubungan keluarga dekat, beristirahat sambil menunggu proses pengolahan bahan dasar tahu.

Saat itu masing-masing dari mereka duduk terpisah. Namun, Boniran duduk dengan hanya berjarak sekitar 2 meter dari tungku pemasak tahu, sedangkan Warudi dan Sodik duduk lebih jauh.

Tanpa disadari ketiganya, uap panas gas semakin tinggi yang mengakibatkan tungku pemasak tahu tiba-tiba meledak, mirip bom dengan kekuatan ledak hingga radius sekitar 50 meter.

Ledakan tungku pemasak itu menghasilkan getaran keras yang menghancurkan seluruh bangunan pabrik seluas 20 X 30 meter.

Tak pelak, Boniran berada paling dekat tungku tersebut terpental dengan bagian tubuh terpisah-pisah. Begitu juga pemilik usaha, Warudi, ikut menjadi korban ledakan mengalami luka serius di sekujur tubuh. Sedangkan, Sodik hanya mengalami luka ringan.

Kejadian itu sontak menghebohkan warga sekitar. Warudi yang mengalami luka serius dan Sodik segera dilarikan ke rumah sakit.

Suasana pabrik tahu yang sudah porak poranda mengundang masyarakat sekitar untuk menyaksikan peristiwa tersebut dari dekat.

Salah satu korban yang selamat, Sugianto mengaku, sebelum kejadian itu terjadi, dirinya membeli gorengan untuk mereka makan. Sepulang membeli gorengan, peristiwa itupun terjadi.

“Yang meninggal ini, adik kandung pemilik usaha, kami di sini bekerja saudara semua,” kata Sugianto yang tak menyangka peristiwa itu terjadi.

Tak lama kemudian, petugas Polsek Medan Labuhan yang tiba di lokasi langsung melakukan olah TKP di pabrik tahu yang sudah beroperasi cukup lama itu. Petugas dibantu warga kemudian terpaksa mengumpulkan tubuh korban tewas, yang tercerai berai akibat ledakan.

Warga mencari serpihan tubuh Boniran. (Syahril/metro24jam.com)

Namun, hingga sore hari, salah satu bagian tangan korban belum ditemukan. Bersamaan hari yang mulai gelap, pihak kepolisian kemudian mendatangkan tim identifikasi untuk melakukan pencarian bagian tubuh korban yang terpisah.

Kapolsek Medan Labuhan, Kompol Hendris Tampubolon, saat dikonfirmasi mengatakan, pihaknya masih berada di lokasi untuk melakukan olah TKP, untuk penyebab ledakan masih mereka selidiki.

“Kita masih selidiki penyebab dan meminta keterangan saksi, untuk korban yang tewas satu orang dan yang mengalami luka serius ada satu orang,” ungkap Hendris di lokasi. (ril)


Loading...
KOMENTAR ANDA
Berita Terkini Lainnya
Daftar Terbaru,  147 Penumpang KM Sinar Bangun Belum Ditemukan
Metro 24 Jam - Selasa, 19 Juni 2018 - 18:18 WIB

Daftar Terbaru, 147 Penumpang KM Sinar Bangun Belum Ditemukan

Berdasarkan daftar terbaru yang dirilis Posko Bencana Danau Toba, hingga Selasa (19/6/2018), ada 147 penumpang yang dinyatakan hilang dalam musibah ...
KM Sinar Bangun Tenggelam, 94 Korban Belum Ditemukan, Ini Daftarnya
Metro 24 Jam - Selasa, 19 Juni 2018 - 16:41 WIB

KM Sinar Bangun Tenggelam, 94 Korban Belum Ditemukan, Ini Daftarnya

Tim penyelamat gabungan terus melakukan pencarian terhadap para korban yang dinyatakan hilang dalam peristiwa tenggelamnya KM Sinar Bangun, hingga Selasa ...
PDPM Protes Keras Logo Muhammadiyah Dicatut Relawan Ashari-Yusuf
Metro 24 Jam - Selasa, 19 Juni 2018 - 15:54 WIB

PDPM Protes Keras Logo Muhammadiyah Dicatut Relawan Ashari-Yusuf

Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Kabupaten Deliserdang menyayangkan logo Muhammadiyah dicatut untuk mendukung calon Bupati Deliserdang, Ashari Tambunan - Yusuf ...
Pihak Ini Paling Bertanggungjawab Atas Tragedi KM Sinar Bangun
Metro 24 Jam - Selasa, 19 Juni 2018 - 13:21 WIB

Pihak Ini Paling Bertanggungjawab Atas Tragedi KM Sinar Bangun

Tenggelamnya Kapal Motor Penumpang (KMP) Sinar Bangun di perairan Danau Toba sangat disesalkan Sekretaris Komisi D DPRD Sumatera Utara (Sumut), ...
Djoss Diyakini Unggul di Deliserdang
Metro 24 Jam - Selasa, 19 Juni 2018 - 11:53 WIB

Djoss Diyakini Unggul di Deliserdang

Pasangan Djarot Sihar Sitorus diyakini unggul di Deliserdang. Bahkan ditarget 75 persen suara di Deliserdang akan jatuh pada pasangan yang ...
Video: Detik-detik Tenggelamnya KM Sinar Bangun
Metro 24 Jam - Selasa, 19 Juni 2018 - 11:47 WIB

Video: Detik-detik Tenggelamnya KM Sinar Bangun

Awan gelap mengiringi jerit tangis penumpang Kapal Motor Sinar Bangun saat tenggelam di perairan Danau Toba, Senin (18/6/2018) sekira jam ...