Minggu, 22 Juli 2018 | 15.55 WIB
Metro24Jam>News>Metro 24 Jam>TKI Asal Rantauprapat Diperkosa dan Dibunuh di Malaysia

TKI Asal Rantauprapat Diperkosa dan Dibunuh di Malaysia

Jumat, 13 Oktober 2017 - 12:42 WIB

IMG-41823

Jenazah Ratnasari saat akan dikebumikan. (Tanjung/metro24jam.com)

RANTAUPRAPAT, metro24jam.com – Ratnasari warga Dusun Siluman A, Desa Tebing Linggahara, Kecamatan Bilah Barat, Kabupaten Labuhanbatu Sumut, Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang bekerja di wilayah Pelabuhan Klang, Selangor, dipulangkan dalam peti jenazah dari Malaysia, Kamis (12/10/2017).

Gadis usia 34 tahun itu diduga diperkosa sebelum dibunuh oleh imigran asal Myanmar di Negeri Jiran tersebut.

Informasi yang dihimpun, Kamis (12/10), anak pasangan Efendi (65) dan Sariyem alias Atik (61) itu dibunuh dengan cara dicekik oleh seorang pria asal Myanmar, Selasa (3/10).

Orangtua almh Ratnasari. (Tanjung/metro24jam.com)

Camat Bilah Barat, Nunggang Siregar saat dihubungi membenarkan informasi tewasnya gadis yang sudah bekerja selama 17 (tujuh belas) tahun di Malaysia itu. Namun, ia mengatakan, untuk lebih jelasnya agar menghubungi Soleh, Kepala Desa setempat.

“Ya, ada saya dapat info dari Kades, saat ini jenazah sudah diperjalanan menuju rumah duka, mungkin sebentar lagi sampai,” kata Camat Kecamatan Bilah Barat saat dihubungi.

Kepala Desa Tebing Linggahara, Solehuddin Ritonga saat dikonfirmasi juga membenarkan kejadian yang menewaskan Ratnasari.

“Ya, meninggal dunia di Malaysia, jasadnya masih dalam perjalanan ke rumah duka di Dusun Siluman A, infonya dikebumikan hari ini juga,” sebutnya.

Sementara ayah korban, Efendi (65) saat dikonfirmasi membeberkan kejadian pemerkosaan dan pembunuhan yang dialami anak kandungnya itu yang sudah 17 tahun menjadi TKI di Pelabuhan Klang, Selangor, Malaysia.

“Tak disangka kejadiannya, anak ku diperkosa dan dibunuh di Malaysia. Itu lah kabar yang kami dapat dan infonya juga, kejadian nya sudah diberitakan koran dan TV di Malaysia,” kata Efendi didampingi Kepala Dusun Siluman A, Paeran dan RT setempat.

Ayah lima anak itu menceritakan, bahwa Ratnasari berangkat pertama kali menjadi TKI ke Malaysia pada tahun 2002 dan pernah pulang di tahun 2010, sebelum kabar duka ini diterima pihak keluarga.

“Dia kan tulang punggung keluarga. Pernah pulang tahun 2010. Meninggal, Selasa (3/10/2017) dan keluarga dikabarkan, Rabu (4/10/2017) sekira jam 23.00 wib.

Padahal dia (Ratnasari), Senin (2/10/2017), baru saja menelpon kami (keluarga). Keadaannya sehat dan tidak pernah ada masalah di kerjaannya. Padahal rencananya bulan dua belas (Desember) ini dia pulang. ‘Pulanglah kau nak biar Bapak carikan jodoh di sini’,” tutur Efendi menirukan pembicaraan nya kepada sang anak sehari sebelum kejadian.

Terakhir pembicaraan ditelepon, tambah Efendi, Ratnasari meminta foto kedua orangtuanya, dan foto itu sudah dikirimkan. Hal tersebut, kata Efendi tidak bisa dilupakan oleh dirinya dan keluarga.

“Anaknya bagus bergaul dengan keluarga dan tetangga, dia mau pulang katanya bawa kejutan. Nggak taunya, dia pulang sudah meninggal. Pelaku pemerkosaan warga negara Myanmar sudah ditangkap polisi Malaysia dan informasi yang diterima keluarga dari Malaysia, pelaku lebih dari satu orang dan masih dalam pencarian pihak Kepolisian Malaysia,” bebernya. (ast)


Loading...
KOMENTAR ANDA
Berita Terkini Lainnya
Deklarasi Ganti & Dukung Presiden di Medan, Spanduk Eramas Dukung Jokowi Bertebaran
Metro 24 Jam - Minggu, 22 Juli 2018 - 15:26 WIB

Deklarasi Ganti & Dukung Presiden di Medan, Spanduk Eramas Dukung Jokowi Bertebaran

Polrestabes Medan mengambil langkah pengamanan khusus terkait deklarasi dua kelompok massa pendukung Jokowi Dua Periode dan massa pendukung Ganti Presiden ...
Bawa Sabu 3 Kg dari Malaysia Lewat Tanjungbalai, Warga Tanjungpinag Ditembak
Metro 24 Jam - Minggu, 22 Juli 2018 - 14:34 WIB

Bawa Sabu 3 Kg dari Malaysia Lewat Tanjungbalai, Warga Tanjungpinag Ditembak

Personel Satuan Reserse Narkoba Tanjungbalai berhasil meringkus seorang pria yang membawa sabu seberat 3 kilogram, Sabtu (21/7/2018) sekira jam 5.00 ...
3 Kelompok Massa Sampaikan Aspirasi Pilpres
Metro 24 Jam - Minggu, 22 Juli 2018 - 14:08 WIB

3 Kelompok Massa Sampaikan Aspirasi Pilpres

Tiga kelompok massa melakukan aksi untuk menyampaikan aspirasi mereka serta mendeklarasikan sikap politik, terkait Pilpres 2019, di Medan, Minggu (22/7/2018). ...
Pengadaan Ternak Sapi di Dinas Pertanian Deliserdang Diperiksa Kejari?
Metro 24 Jam - Minggu, 22 Juli 2018 - 09:34 WIB

Pengadaan Ternak Sapi di Dinas Pertanian Deliserdang Diperiksa Kejari?

Dinas Pertanian Deliserdang dikabarkan diperiksa Kejari Deliserdang. Hal itu disebutkan oleh seorang sumber metro24jam.com, Sabtu (21/7/2018), di Lubukpakam. Pemeriksaan dikatakan ...
Gol! Penghina Suku Batak Ditangkap Polisi
Metro 24 Jam - Minggu, 22 Juli 2018 - 00:43 WIB

Gol! Penghina Suku Batak Ditangkap Polisi

Faisal Abdi alias Bombay alias Memet, terduga pelaku ujaran kebencian terhadap suku Batak, ditangkap polisi, Jumat (20/7/2018) sekira jam 22.00 ...
Aziz Mirza Korban Kebakaran Meninggal Dunia, Pemilik Gina Cafe & Resto Berduka
Metro 24 Jam - Sabtu, 21 Juli 2018 - 21:00 WIB

Aziz Mirza Korban Kebakaran Meninggal Dunia, Pemilik Gina Cafe & Resto Berduka

Peristiwa kebakaran di Cafe Gina & Resto, Kamis (19/7/2018) lalu akhirnya mengambil korban jiwa. Aziz Mirza (17) salam seorang karyawan ...