Kamis, 19 Oktober 2017 | 14.21 WIB
Metro24Jam>News>Metro 24 Jam>Beritakan MTSN Lubukpakam Terkait Dugaan Pungli, Wartawan Metro24Jam Dapat SMS Gelap

Beritakan MTSN Lubukpakam Terkait Dugaan Pungli, Wartawan Metro24Jam Dapat SMS Gelap

Kamis, 12 Oktober 2017 - 17:59 WIB

IMG-41792

SMS gelap yang diterima wartawan Metro24jam. (ist/metro24jam.com)

LUBUKPAKAM, metro24jam.com – Wartawan Metro24Jam yang memberitakan soal adanya dugaan pungutan di sekolah MTs Negeri Lubukpakam Kabupaten Deliserdang mendapat pesan singkat (SMS) gelap bernada sinis dari nomor ponsel yang tidak dikenal Kamis, (12/10).

Belum diketahui secara pasti siapa orang yang mengirimkan SMS ke nomor ponselnya itu.

“Ada tiga kali sms masuk ke handpone ku. Nomor yang mengirimkan sms 085311798491,” ujar Fani Ardana, wartawan Metro24Jam yang menulis berita tersebut pertama kali.

SMS gelap yang masuk, pertama kali diterima, jam 13.00 Wib.

“Cemen ente…berani cuma sama madrasah..tu pemkab koruptor besar gak berani ente korankan…cemen…cemen.. bandot.com,” bunyi isi SMS tersebut.

Sedangkan SMS kedua, yang diterima pada jam 13.37 Wib, berisikan pesan, “dibayar berapa ente bro…cemen…bandot.com.”

Sedangkan pesan terakhir dikirimkan jam 14.23 Wib, dengan isi pesan, “anda seorang muslim…tapi anda menjelekkan lembaga agama punya muslim…gak jelas juga agama ente bro…bandot.com.”

Terkait hal ini Fani mengaku sempat mencoba menghubungi nomor itu untuk mengetahui siapa yang mengirimkan namun hingga Kamis sore pengirimnya pun tidak bersedia menjawab panggilannya.

“Ya kitakan memberitakan setelah melakukan konfirmasi terlebih dahulu. Kita juga punya narasumber,” kata Fani.

Sebelumnya, sekira jam 12.00 Wib, wartawan Metro24jam bersama seorang wartawan dari media lain menemui Kepala Sekolah MTs Negeri, M Syukur Harahap, untuk konfirmasi ulang.

SMS gelap yang diterima wartawan Metro24jam. (ist/metro24jam.com)

Saat itu M Syukur memberikan klarifikasi dan mengaku merasa senang karena ia dikonfirmasi dalam pemberitaan.

Namun, sepulang dari wawancara singkat, tersebut, SMS dimaksud pun masuk ke HP wartawan.

Mendapat pesan singkat itu, Fani kembali menghubungi M Syukur lewat telpon selular, untuk menanyakan perihal tersebut.

“Ya Allah kok bisa begitu? Kalau saya demi Allah gak ada melakukan itu. Siapa lah itu yang SMS seperti itu. Saya senang kali kalian datang tadi untuk konfirmasi. Tapi kalau SMS itu saya sama sekali gak tahu,” kata Syukur, seperti dituturkan Fani.

Diberitakan sebelumnya, MTs Negeri Lubukpakam melakukan pungutan uang Rp 85 ribu perorang untuk 18 orang yang ikut dalam Olimpiade Sains di USU.

Meski saat ini di sekolah ada infaq yang dalam satu minggunya bisa terkumpul hingga Rp 900 ribu namun pada saat itu siswa masih saja dikenakan pungutan meskipun ketika ikut membawa nama sekolah. (asp)

BACA JUGA:
Dalihnya Uang Infaq dan Olimpiade Sains, MTsN Lubukpakam Diduga Pungli Siswa


Loading...
KOMENTAR ANDA
Berita Terkini Lainnya
4 Parpol di Siantar Belum Sesuai Sipol
Siantar 24 Jam - Kamis, 19 Oktober 2017 - 14:14 WIB

4 Parpol di Siantar Belum Sesuai Sipol

KPUD Siantar perpanjang pendaftaran partai politik (parpol) kepesertaan Pemilu 2019 hingga 17 Oktober 2017, sesuai Surat Edaran KPU RI nomor ...
Palak Pedagang Boneka, Preman Kampung Digaruk Polisi
Metro 24 Jam - Kamis, 19 Oktober 2017 - 14:11 WIB

Palak Pedagang Boneka, Preman Kampung Digaruk Polisi

Warga Jalan Umum Perbatasan, Desa Bakaran Batu, Kecamatan Lubuk Pakam mendadak heboh. Pasalnya, personel Sat Reskrim Polres Deliserdang tiba-tiba meringkus ...
DPO Cabul Tak Kunjung Ditangkap, Kasat Reskrim Dinilai Lakukan Pembohongan Publik
Siantar 24 Jam - Kamis, 19 Oktober 2017 - 13:54 WIB

DPO Cabul Tak Kunjung Ditangkap, Kasat Reskrim Dinilai Lakukan Pembohongan Publik

Pasca dilantik sebagai Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Siantar, Selasa (16/5) lalu, AKP Restuadi dinilai telah melakukan pembohongan ...
Penjual Sabu Nangis Dipenjara 5 Tahun, Jaksa: Inilah yang Terakhir Kita Jumpa Ya!
Siantar 24 Jam - Kamis, 19 Oktober 2017 - 13:40 WIB

Penjual Sabu Nangis Dipenjara 5 Tahun, Jaksa: Inilah yang Terakhir Kita Jumpa Ya!

Andi Junaidi (39), menangis begitu mendengar vonis yang dijatuhkan majelis hakim Pengadilan Negeri Siantar, Rabu (18/10) sore kemarin. Jaksa Penuntut ...
Poyek Stadion Sang Naualuh Bau Kolusi
Metro 24 Jam - Kamis, 19 Oktober 2017 - 13:31 WIB

Poyek Stadion Sang Naualuh Bau Kolusi

Pelaksanaan proyek revitalisasi Stadion Sang Nauluh di Kelurahan Asuhan, Kecamatan Siantar Timur yang dikerjakan PT Duta Sumatera Perkasa yang bermarkas ...
Aspol Pasar Merah Medan jadi Lautan Api, 3 Rumah Polisi Ludes Terbakar
Metro 24 Jam - Kamis, 19 Oktober 2017 - 13:25 WIB

Aspol Pasar Merah Medan jadi Lautan Api, 3 Rumah Polisi Ludes Terbakar

Tiga unit rumah di Komplek Asrama Polisi (Aspol) Jl Pasar Merah, Kelurahan Binjai, Kecamatan Medan Denai, ludes terbakar, Rabu (18/10) ...