Sabtu, 24 Februari 2018 | 21.31 WIB
Metro24Jam>News>Metro 24 Jam>Beritakan MTSN Lubukpakam Terkait Dugaan Pungli, Wartawan Metro24Jam Dapat SMS Gelap

Beritakan MTSN Lubukpakam Terkait Dugaan Pungli, Wartawan Metro24Jam Dapat SMS Gelap

Kamis, 12 Oktober 2017 - 17:59 WIB

IMG-41792

SMS gelap yang diterima wartawan Metro24jam. (ist/metro24jam.com)

LUBUKPAKAM, metro24jam.com – Wartawan Metro24Jam yang memberitakan soal adanya dugaan pungutan di sekolah MTs Negeri Lubukpakam Kabupaten Deliserdang mendapat pesan singkat (SMS) gelap bernada sinis dari nomor ponsel yang tidak dikenal Kamis, (12/10).

Belum diketahui secara pasti siapa orang yang mengirimkan SMS ke nomor ponselnya itu.

“Ada tiga kali sms masuk ke handpone ku. Nomor yang mengirimkan sms 085311798491,” ujar Fani Ardana, wartawan Metro24Jam yang menulis berita tersebut pertama kali.

SMS gelap yang masuk, pertama kali diterima, jam 13.00 Wib.

“Cemen ente…berani cuma sama madrasah..tu pemkab koruptor besar gak berani ente korankan…cemen…cemen.. bandot.com,” bunyi isi SMS tersebut.

Sedangkan SMS kedua, yang diterima pada jam 13.37 Wib, berisikan pesan, “dibayar berapa ente bro…cemen…bandot.com.”

Sedangkan pesan terakhir dikirimkan jam 14.23 Wib, dengan isi pesan, “anda seorang muslim…tapi anda menjelekkan lembaga agama punya muslim…gak jelas juga agama ente bro…bandot.com.”

Terkait hal ini Fani mengaku sempat mencoba menghubungi nomor itu untuk mengetahui siapa yang mengirimkan namun hingga Kamis sore pengirimnya pun tidak bersedia menjawab panggilannya.

“Ya kitakan memberitakan setelah melakukan konfirmasi terlebih dahulu. Kita juga punya narasumber,” kata Fani.

Sebelumnya, sekira jam 12.00 Wib, wartawan Metro24jam bersama seorang wartawan dari media lain menemui Kepala Sekolah MTs Negeri, M Syukur Harahap, untuk konfirmasi ulang.

SMS gelap yang diterima wartawan Metro24jam. (ist/metro24jam.com)

Saat itu M Syukur memberikan klarifikasi dan mengaku merasa senang karena ia dikonfirmasi dalam pemberitaan.

Namun, sepulang dari wawancara singkat, tersebut, SMS dimaksud pun masuk ke HP wartawan.

Mendapat pesan singkat itu, Fani kembali menghubungi M Syukur lewat telpon selular, untuk menanyakan perihal tersebut.

“Ya Allah kok bisa begitu? Kalau saya demi Allah gak ada melakukan itu. Siapa lah itu yang SMS seperti itu. Saya senang kali kalian datang tadi untuk konfirmasi. Tapi kalau SMS itu saya sama sekali gak tahu,” kata Syukur, seperti dituturkan Fani.

Diberitakan sebelumnya, MTs Negeri Lubukpakam melakukan pungutan uang Rp 85 ribu perorang untuk 18 orang yang ikut dalam Olimpiade Sains di USU.

Meski saat ini di sekolah ada infaq yang dalam satu minggunya bisa terkumpul hingga Rp 900 ribu namun pada saat itu siswa masih saja dikenakan pungutan meskipun ketika ikut membawa nama sekolah. (asp)

BACA JUGA:
Dalihnya Uang Infaq dan Olimpiade Sains, MTsN Lubukpakam Diduga Pungli Siswa


Loading...
KOMENTAR ANDA
Berita Terkini Lainnya
Targe Tembus Pasar Internasional, Beras Organik Sergai Butuh Sertifikat LSO
BISNIS - Sabtu, 24 Februari 2018 - 21:25 WIB

Targe Tembus Pasar Internasional, Beras Organik Sergai Butuh Sertifikat LSO

Beras organik merk Sri Wangi produk Kelompok Tani Fajar di Desa Pematang Setrak, Kecamatan Teluk Mengkudu, Sergai yang berhasil menembus ...
Gelar Silahturahmi Alumni Al Azhar, GNPF MUI Sumut Deklarasi Dukung Eramas
Metro 24 Jam - Sabtu, 24 Februari 2018 - 20:35 WIB

Gelar Silahturahmi Alumni Al Azhar, GNPF MUI Sumut Deklarasi Dukung Eramas

Tokoh dan alumni Al Azhar Mesir menggelar silaturahmi di Medan, Jumat (23/2/2018). Silaturahmi bertema Menatap Indonesia Baru Bersama Tuan Guru ...
Pagar Merbau II Geger, Cewek ABG Ditikami 7 Liang
Metro 24 Jam - Sabtu, 24 Februari 2018 - 20:26 WIB

Pagar Merbau II Geger, Cewek ABG Ditikami 7 Liang

Warga Desa Pagar Merbau II, Kecamatan Pagar Merbau, digegerkan dengan temuan seorang gadis berusia sekira 16 tahun yang berlumuran darah ...
Sejak Dicabuli Gurunya, Bocah Ini Tak Sekolah dan Jadi Pemurung
Siantar 24 Jam - Sabtu, 24 Februari 2018 - 20:08 WIB

Sejak Dicabuli Gurunya, Bocah Ini Tak Sekolah dan Jadi Pemurung

Pasca mengalami pelecehan seksual secara berulang dari terduga pelaku, HP (50), oknum wali kelasnya, bocah perempuan, NS, (10) yang masih ...
Sihar Sitorus: Budayakan Literasi untuk Mendapatkan Kebenaraan Informasi
Metro 24 Jam - Sabtu, 24 Februari 2018 - 20:03 WIB

Sihar Sitorus: Budayakan Literasi untuk Mendapatkan Kebenaraan Informasi

Penyebaran informasi yang semakin masif dan canggih, membuat masyarakat dengan mudah mengaksesnya. Hal ini juga menjadi peluang bagi penyebar berita ...
Perumahan Alam Asri, Dibangun di Kawasan Hunian Sejuk
BISNIS - Sabtu, 24 Februari 2018 - 19:59 WIB

Perumahan Alam Asri, Dibangun di Kawasan Hunian Sejuk

Hunian satu ini sangat pas untuk keluarga yang ingin memiliki tempat tinggal alami dan sejuk dengan udara segar pedesaan yang ...