Minggu, 18 Februari 2018 | 12.22 WIB
Metro24Jam>News>Metro 24 Jam>Hasil Visum Belum Keluar, Ayah ‘Monster’ Masih Bebas

Hasil Visum Belum Keluar, Ayah ‘Monster’ Masih Bebas

Kamis, 12 Oktober 2017 - 10:54 WIB

IMG-41751

Korban cabul ayah kandung saat melapor ke Polres Siantar. (file/metro24jam.com)

SIANTAR, metro24jam.com – Ayah ‘monster’ yang telah dilaporkan menjadikan putri kandungnya–sebut saja namanya Melati (11)–menjadi budak seks, ternyata belum juga ditahan. Alasannya, Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (UPPA) Satuan Reskrim Polres Siantar, masih menunggu hasil resmi visum dari rumah sakit.

Pernyataan itu disampaikan Kanit UPPA, Ipda Herlina Damanik, di ruang kerjanya, Rabu (11/10) sekira jam 15.00 Wib. Menurutnya, pengaduan terkait dugaan korban pencabulan anak di bawah umur dialami Melati yang pada saat itu didampingi pihak sekolah dan dinas sosial masih melaporkan sesuai keterangan yang didapat dari keterangan korban.

“Pengaduan dugaan korban pencabulan anak di bawah umur baru kita terima secara resmi setelah pihak sekolah dan dinas sosial melaporkan kembali kemarin, Selasa (10/10). Penyidik sendiri langsung memeriksa saksi (pihak sekolah dan dinas sosial hari itu juga). Makanya laporan resmi sudah di terima penyidik PPA,” katanya.

Mengenai adanya dugaan tindak perbuatan pencabulan sebagaimana keterangan dari pihak sekolah dan dinas sosial yang pada saat mendampingi korban, dikatakan masih hanya sebatas keterangan saksi.

“Pihak sekolah kan mengetahui kejadian itu karena korban bercerita sama teman sekolahnya. Pihak sekolah memanggil teman korban dan menanyakan kejadian akan apa dialami si anak (Melati). Jadi masih hanya sebatas informasi yang diketahui pihak sekolah,” kata Ipda Herlina.

Dijelaskan, demi meluruskan semua itu agar tidak ada kesalahpahaman, pihaknya hingga kini masih menunggu hasil visum dari pihak rumah sakit dan tak bisa berandai-andai akan kebenaran keterangan yang didapat dari pihak sekolah maupun dinas sosial ketika mendampingi korban membuat pengaduan.

Herlina memang mengakui, terkait tindak kejahatan apalagi pencabulan anak di bawah umur, siapa saja bisa mendampingi dan melaporkannya ke polisi. Namun disamping itu, guna mengetahui kebenarannya, penyidik kepolisian tentu membutuhkan hasil visum dari rumah sakit.

“Hasil visum itu yang kita minta dan kita tunggu. Dan dari situlah nanti penyidik bisa memintai keterangan dari keluarga korban, baik itu neneknya dan ayah kandungnya,” ucapnya.

Untuk itu, hingga saat ini, pihaknya dikatakan masih menunggu hasil visum dari rumah sakit dan belum bisa menyimpulkan apakah ada tindak pencabulan atau tidak. Karena, menurut dia penyidik sendiri sebenarnya tidak ingin aksi kejahatan seperti ini terjadi, apalagi dialami anak di bawah umur. Tapi, untuk proses selanjutnya membutuhkan alat bukti yakni hasil visum tersebut jadi tak bisa hanya berkata-kata dan hasil keterangan saksi saja.

“Sekali lagi saya luruskan kita tunggu hasil visum dari pihak rumah sakit dan acuan kita proses penyelidikan selanjutnya terhadap pemanggilan terhadap pihak keluarga korban sendiri dan dalam waktu dekat ini ayah dan nenek korban akan dipanggil,” pungkasnya. (Jo)

BACA JUGA:
Setubuhi Putri Kandung, ‘Ayah Monster’ Masih Berkeliaran
Masih SD Sudah Jadi Budak Seks, Diungkap Pihak Sekolah, ‘Ayah Badau’ Ditangkap


Loading...
KOMENTAR ANDA
Berita Terkini Lainnya
Perempuan Sergai Taklukkan Puncak Tertinggi Amerika Selatan
Metro 24 Jam - Minggu, 18 Februari 2018 - 11:52 WIB

Perempuan Sergai Taklukkan Puncak Tertinggi Amerika Selatan

Seorang putri Indonesia asal Serdang Bedagai berhasil menaklukkan puncak Gunung Aconcagua di provinsi Mendoza, Argentina, yang memiliki ketinggian 6.962 meter ...
Poldasu Grebek Gudang Sawit Milik Oknum Dewan Simalungun, Puluhan Orang Diamankan
Siantar 24 Jam - Minggu, 18 Februari 2018 - 11:20 WIB

Poldasu Grebek Gudang Sawit Milik Oknum Dewan Simalungun, Puluhan Orang Diamankan

Sepasukan personel Ditreskrimsus dibantu personel Brimob Poldasu, menggerebek gudang penimbunan Tandan Buah Sawit (TBS) di Nagori Baja Dolok dan Kecamatan ...
Setengah Tahun Buron, Residivis Kasus Pencurian Ditangkap
Metro 24 Jam - Minggu, 18 Februari 2018 - 11:04 WIB

Setengah Tahun Buron, Residivis Kasus Pencurian Ditangkap

Berakhir sudah aksi pelarian Dwi Suhatmoko (37). Setelah buron selama setengah tahun lebih, pria yang tinggal di Jalan Dwikora, Kelurahan ...
Curi Kotak Infaq, Penyabu Digiring ke Polsek
- Minggu, 18 Februari 2018 - 10:57 WIB

Curi Kotak Infaq, Penyabu Digiring ke Polsek

Seorang pencuri kotak infaq diamankan polisi usai kepergok warga dan pengurus mesjid saat beraksi di Masjid Ali Imran, Dusun 10, ...
Kepergok Curi Kreta, Feri Bengkak-bengkak Dihajar Massa
Metro 24 Jam - Minggu, 18 Februari 2018 - 10:51 WIB

Kepergok Curi Kreta, Feri Bengkak-bengkak Dihajar Massa

Wajah Feri Efendi Pane (30), warga Jalan Mesjid, dekat Asrama Zipur, bengkak-bengkak dihajar massa usai kepergok mencuri kreta di Jalan ...
Cabuli Siswi SMA, Guru Honor Ditangkap dan Terancam Dipecat
Metro 24 Jam - Minggu, 18 Februari 2018 - 10:38 WIB

Cabuli Siswi SMA, Guru Honor Ditangkap dan Terancam Dipecat

Syahrul Huda (29) warga Simpang Roda, Desa Sei Buluh, Kecamatan Teluk Mengkudu, Sergai ditangkap Sat Reksrim Polres Sergai atas kasus ...