Kamis, 19 Oktober 2017 | 14.17 WIB
Metro24Jam>News>Metro 24 Jam>Hasil Visum Belum Keluar, Ayah ‘Monster’ Masih Bebas

Hasil Visum Belum Keluar, Ayah ‘Monster’ Masih Bebas

Kamis, 12 Oktober 2017 - 10:54 WIB

IMG-41751

Korban cabul ayah kandung saat melapor ke Polres Siantar. (file/metro24jam.com)

SIANTAR, metro24jam.com – Ayah ‘monster’ yang telah dilaporkan menjadikan putri kandungnya–sebut saja namanya Melati (11)–menjadi budak seks, ternyata belum juga ditahan. Alasannya, Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (UPPA) Satuan Reskrim Polres Siantar, masih menunggu hasil resmi visum dari rumah sakit.

Pernyataan itu disampaikan Kanit UPPA, Ipda Herlina Damanik, di ruang kerjanya, Rabu (11/10) sekira jam 15.00 Wib. Menurutnya, pengaduan terkait dugaan korban pencabulan anak di bawah umur dialami Melati yang pada saat itu didampingi pihak sekolah dan dinas sosial masih melaporkan sesuai keterangan yang didapat dari keterangan korban.

“Pengaduan dugaan korban pencabulan anak di bawah umur baru kita terima secara resmi setelah pihak sekolah dan dinas sosial melaporkan kembali kemarin, Selasa (10/10). Penyidik sendiri langsung memeriksa saksi (pihak sekolah dan dinas sosial hari itu juga). Makanya laporan resmi sudah di terima penyidik PPA,” katanya.

Mengenai adanya dugaan tindak perbuatan pencabulan sebagaimana keterangan dari pihak sekolah dan dinas sosial yang pada saat mendampingi korban, dikatakan masih hanya sebatas keterangan saksi.

“Pihak sekolah kan mengetahui kejadian itu karena korban bercerita sama teman sekolahnya. Pihak sekolah memanggil teman korban dan menanyakan kejadian akan apa dialami si anak (Melati). Jadi masih hanya sebatas informasi yang diketahui pihak sekolah,” kata Ipda Herlina.

Dijelaskan, demi meluruskan semua itu agar tidak ada kesalahpahaman, pihaknya hingga kini masih menunggu hasil visum dari pihak rumah sakit dan tak bisa berandai-andai akan kebenaran keterangan yang didapat dari pihak sekolah maupun dinas sosial ketika mendampingi korban membuat pengaduan.

Herlina memang mengakui, terkait tindak kejahatan apalagi pencabulan anak di bawah umur, siapa saja bisa mendampingi dan melaporkannya ke polisi. Namun disamping itu, guna mengetahui kebenarannya, penyidik kepolisian tentu membutuhkan hasil visum dari rumah sakit.

“Hasil visum itu yang kita minta dan kita tunggu. Dan dari situlah nanti penyidik bisa memintai keterangan dari keluarga korban, baik itu neneknya dan ayah kandungnya,” ucapnya.

Untuk itu, hingga saat ini, pihaknya dikatakan masih menunggu hasil visum dari rumah sakit dan belum bisa menyimpulkan apakah ada tindak pencabulan atau tidak. Karena, menurut dia penyidik sendiri sebenarnya tidak ingin aksi kejahatan seperti ini terjadi, apalagi dialami anak di bawah umur. Tapi, untuk proses selanjutnya membutuhkan alat bukti yakni hasil visum tersebut jadi tak bisa hanya berkata-kata dan hasil keterangan saksi saja.

“Sekali lagi saya luruskan kita tunggu hasil visum dari pihak rumah sakit dan acuan kita proses penyelidikan selanjutnya terhadap pemanggilan terhadap pihak keluarga korban sendiri dan dalam waktu dekat ini ayah dan nenek korban akan dipanggil,” pungkasnya. (Jo)

BACA JUGA:
Setubuhi Putri Kandung, ‘Ayah Monster’ Masih Berkeliaran
Masih SD Sudah Jadi Budak Seks, Diungkap Pihak Sekolah, ‘Ayah Badau’ Ditangkap


Loading...
KOMENTAR ANDA
Berita Terkini Lainnya
4 Parpol di Siantar Belum Sesuai Sipol
Siantar 24 Jam - Kamis, 19 Oktober 2017 - 14:14 WIB

4 Parpol di Siantar Belum Sesuai Sipol

KPUD Siantar perpanjang pendaftaran partai politik (parpol) kepesertaan Pemilu 2019 hingga 17 Oktober 2017, sesuai Surat Edaran KPU RI nomor ...
Palak Pedagang Boneka, Preman Kampung Digaruk Polisi
Metro 24 Jam - Kamis, 19 Oktober 2017 - 14:11 WIB

Palak Pedagang Boneka, Preman Kampung Digaruk Polisi

Warga Jalan Umum Perbatasan, Desa Bakaran Batu, Kecamatan Lubuk Pakam mendadak heboh. Pasalnya, personel Sat Reskrim Polres Deliserdang tiba-tiba meringkus ...
DPO Cabul Tak Kunjung Ditangkap, Kasat Reskrim Dinilai Lakukan Pembohongan Publik
Siantar 24 Jam - Kamis, 19 Oktober 2017 - 13:54 WIB

DPO Cabul Tak Kunjung Ditangkap, Kasat Reskrim Dinilai Lakukan Pembohongan Publik

Pasca dilantik sebagai Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Siantar, Selasa (16/5) lalu, AKP Restuadi dinilai telah melakukan pembohongan ...
Penjual Sabu Nangis Dipenjara 5 Tahun, Jaksa: Inilah yang Terakhir Kita Jumpa Ya!
Siantar 24 Jam - Kamis, 19 Oktober 2017 - 13:40 WIB

Penjual Sabu Nangis Dipenjara 5 Tahun, Jaksa: Inilah yang Terakhir Kita Jumpa Ya!

Andi Junaidi (39), menangis begitu mendengar vonis yang dijatuhkan majelis hakim Pengadilan Negeri Siantar, Rabu (18/10) sore kemarin. Jaksa Penuntut ...
Poyek Stadion Sang Naualuh Bau Kolusi
Metro 24 Jam - Kamis, 19 Oktober 2017 - 13:31 WIB

Poyek Stadion Sang Naualuh Bau Kolusi

Pelaksanaan proyek revitalisasi Stadion Sang Nauluh di Kelurahan Asuhan, Kecamatan Siantar Timur yang dikerjakan PT Duta Sumatera Perkasa yang bermarkas ...
Aspol Pasar Merah Medan jadi Lautan Api, 3 Rumah Polisi Ludes Terbakar
Metro 24 Jam - Kamis, 19 Oktober 2017 - 13:25 WIB

Aspol Pasar Merah Medan jadi Lautan Api, 3 Rumah Polisi Ludes Terbakar

Tiga unit rumah di Komplek Asrama Polisi (Aspol) Jl Pasar Merah, Kelurahan Binjai, Kecamatan Medan Denai, ludes terbakar, Rabu (18/10) ...