Kamis, 19 Oktober 2017 | 14.17 WIB
Metro24Jam>News>Metro 24 Jam>Ambulance Langsir Dokter, Pasien Naik Betor

Ambulance Langsir Dokter, Pasien Naik Betor

Kamis, 12 Oktober 2017 - 10:10 WIB

IMG-41749

Pasien luka parah diusung ke betor. (Agus Suhendra/metro24jam.com)

TANAH JAWA, metro24jam.com – Pelayanan Puskesmas Tanah Jawa di Jalan Sisingamangaraja, Kelurahan Tanah Jawa, Kecamatan Tanah Jawa dikeluhkan warga sekitar. Pasalnya, mobil ambulance yang sejatinya digunakan transportasi darurat untuk para pasien, malah dijadikan kendaraan ‘eksekutif’ untuk melangsir dokter.

Seperti yang terjadi, Rabu (11/10) siang. Seorang pasien bermarga Saragih yang kakinya cidera berat akibat tersabet pisau babat rumput harus terlantar di salah satu ruangan Puskesmas Tanah Jawa karena tenaga medis yang ada tidak sanggup menanganinya.

Akibat kondisinya begitu mengkawatirkan, pasien terpaksa dirujuk ke RSU Balimbingan yang masih berada di kecamatan Tanah Jawa. Ironisnya, pasien harus menunggu mobil ambulance dipakai menjadi mobil dinas dokter, pasien yang tinggal di Kecamatan Hatonduan, Kabupaten Simalungun.

Karena ambulance tak kunjung datang, pasien pun terpaksa dilarikan menggunakan becak motor (betor) yang kebetulan melintas di depan Puskesmas.

Informasi yang diperoleh, mobil ambulance ternyata dibawa salah seorang oknum dokter Puskesmas.

“Itu kan bukan mobil operasional dokter Puskesmas, tetapi untuk membawa pasien,” beber salah seorang pasien Puskesmas.

Diungkapkan bahwa peristiwa tersebut bukan yang pertama kali. Tetapi, sudah sering terjadi. Kebiasaan itu, diharapkan warga agar menjadi perhatian serius, karena pasien yang membutuhkan ambulance harus dijadikan prioritas.

“Inikan menyangkut nyawa manusia dan hal seperti itu tidak terulang kembali kepada pasien-pasien lain,” sambungnya.

Amatan Siantar24Jam, saat pasien yang mengalami luka serius itu diangkut dari Puskesmas menuju RSU Balimbingan, tak seorang pun tenaga medis yang mendampingi atau membantu pasien saat akan dibawa ke RS Balimbingan.

Ketika dikonfirmasi melalui telepon seluler sekira jam 15.10 Wib, Kepala Puskesmas Tanah Jawa, dr Sahrul mengakui jika mobil ambulance tersebut dibawa ke Raya dalam rangka dinas ke gudang farmasi.

“Iya tadi ambulance dibawa ke Raya karena hari ini jadwal mengambil obat-obatan, untuk mengangkut obat di Raya,” ucapnya sembari menerangkan bahwa dokter tersebut kebetulan menghadiri serah terima pergantian Kapus di Raya.

Sebelumnya, seorang petugas tata usaha Puskesmas Tanah Jawa mengatakan, pihaknya hanya sebisa mungkin melakukan pertolong pertama. “Kita tidak punya fasilitas UGD maka kita rujuk ke RSU terdekat di Balimbingan karena darah pasien tidak berhenti mengalir,” jelasnya.

Sementara identitas pasien diindetinfikasi karena dalam situasi emergency. Pasien itu katanya terkena mesin babat rumput. Akibatnya darah terus mengalir dari luka sabetan di kaki sebelah kanannya. (ag)


Loading...
KOMENTAR ANDA
Berita Terkini Lainnya
4 Parpol di Siantar Belum Sesuai Sipol
Siantar 24 Jam - Kamis, 19 Oktober 2017 - 14:14 WIB

4 Parpol di Siantar Belum Sesuai Sipol

KPUD Siantar perpanjang pendaftaran partai politik (parpol) kepesertaan Pemilu 2019 hingga 17 Oktober 2017, sesuai Surat Edaran KPU RI nomor ...
Palak Pedagang Boneka, Preman Kampung Digaruk Polisi
Metro 24 Jam - Kamis, 19 Oktober 2017 - 14:11 WIB

Palak Pedagang Boneka, Preman Kampung Digaruk Polisi

Warga Jalan Umum Perbatasan, Desa Bakaran Batu, Kecamatan Lubuk Pakam mendadak heboh. Pasalnya, personel Sat Reskrim Polres Deliserdang tiba-tiba meringkus ...
DPO Cabul Tak Kunjung Ditangkap, Kasat Reskrim Dinilai Lakukan Pembohongan Publik
Siantar 24 Jam - Kamis, 19 Oktober 2017 - 13:54 WIB

DPO Cabul Tak Kunjung Ditangkap, Kasat Reskrim Dinilai Lakukan Pembohongan Publik

Pasca dilantik sebagai Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Siantar, Selasa (16/5) lalu, AKP Restuadi dinilai telah melakukan pembohongan ...
Penjual Sabu Nangis Dipenjara 5 Tahun, Jaksa: Inilah yang Terakhir Kita Jumpa Ya!
Siantar 24 Jam - Kamis, 19 Oktober 2017 - 13:40 WIB

Penjual Sabu Nangis Dipenjara 5 Tahun, Jaksa: Inilah yang Terakhir Kita Jumpa Ya!

Andi Junaidi (39), menangis begitu mendengar vonis yang dijatuhkan majelis hakim Pengadilan Negeri Siantar, Rabu (18/10) sore kemarin. Jaksa Penuntut ...
Poyek Stadion Sang Naualuh Bau Kolusi
Metro 24 Jam - Kamis, 19 Oktober 2017 - 13:31 WIB

Poyek Stadion Sang Naualuh Bau Kolusi

Pelaksanaan proyek revitalisasi Stadion Sang Nauluh di Kelurahan Asuhan, Kecamatan Siantar Timur yang dikerjakan PT Duta Sumatera Perkasa yang bermarkas ...
Aspol Pasar Merah Medan jadi Lautan Api, 3 Rumah Polisi Ludes Terbakar
Metro 24 Jam - Kamis, 19 Oktober 2017 - 13:25 WIB

Aspol Pasar Merah Medan jadi Lautan Api, 3 Rumah Polisi Ludes Terbakar

Tiga unit rumah di Komplek Asrama Polisi (Aspol) Jl Pasar Merah, Kelurahan Binjai, Kecamatan Medan Denai, ludes terbakar, Rabu (18/10) ...