Kamis, 21 Juni 2018 | 11.18 WIB
Metro24Jam>News>Metro 24 Jam>Bentrok !! Sampali Berdarah, Iihh, Tangan Penggarap Putus Dibacok

Bentrok !! Sampali Berdarah, Iihh, Tangan Penggarap Putus Dibacok

Rabu, 11 Oktober 2017 - 12:39 WIB

IMG-41675

Purwanto dirawat. (Arvin/metro24jam.com)

PERCUT, metro24jam.com – Sengkarut sengketa soal tanah eks HGU perusahaan-perusahaan perkebunan negeri ini memang serasa bom waktu. Lihatlah keributan massal di areal tanah garapan di Simpang Pasar 7 Desa Sampali, Kecamatan Percut Sei Tuan, Deliserdang. Untuk kali kesekian, ‘bom waktu itu kembali meledak’ Selasa (10/10) siang

Dua kubu penggarap di sana terlibat bentrok sejak pukul 10 kemarin siang. Akibatnya, Purwanto (42), seorang petani penggarap lahan di sana, dibacok hingga sekujur tubuhnya penuh luka dan tangan kanannya putus -bahkan tangan kirinya pun nyaris bernasib serupa.

Hingga kemarin, warga asal Dusun 5 Cempaka Desa Lau Dendang, Percut Seituan, itu masih terbaring kritis di RS Haji Medan.

Info dihimpun dari pihak Polsek Percut Seituan menyebut, bentrok massal itu berawal saat Budi Jong, Ketua BPRPI (Badan Perjuangan Rakyat Penunggu Indonesia) di kawasan itu memerintahkan anggotanya, Syafrijal, untuk menjemput Purwanto. Itu karena lahan yang mereka klaim sah diduduki itu tengah ditraktor oleh pihak penggarap lain.

Begitulah. Budi Jong menyuruh Syafrijal dan Purwanto menyetop aktivitas sang operator traktor di lahan garapan itu. Setelah tiba di-lokasi, Purwanto dan Sayafrizal (kini berstatus saksi) melihat (tersangka) Alung, Naibaho dan 2 orang rekannya duduk di dalam gubuk di lokasi lahan garapan tersebut.

Selanjutnya, Purwanto pun langsung menghentikan sang operator traktor dan memintanya segera keluar dari areal tanah garapan itu. Berhasil mengusir operator dan traktornya, Purwanto lalu didatangi Alung dan Naibaho. Di sinilah adu mulut berujung duel berdarah itu terjadi.

“Dari kejauhan, saksi yang kita periksa masih mmelihat traktor berhenti atas perintah Purwanto kepada Syafrijal untuk mendatangi traktor tersebut untuk melanjutkan perjalanan. Setelah traktor melanjutkan perjalanan, Syafrijal kembali ke TKP namun tidak ada lagi melihat Purwanto dan melihat Alung membawa klewang dan Ari membawa parang babat berlari menjauhi TKP,” kata Kanit Reskrim Polsek Percut Sei Tuan Iptu (Pol) Philip Antonio Purba kepada wartawan.

Mengetahui temannya tak lagi berada d- lokasi dan terkejut melihat kedua pelaku (Alung dan Ari) berlari jauh sambil menenteng senjata tajam, firasat Syafrijal langsung tak menentu.

Beriiringan juga Syafrijal mendengar suara memangil dari dalam parit di-sekitar lokasi. Di situlah dia terkejut saat mendapati Purwanto sudah dalam kondisi berlumuran darah. Selanjutnya Syafrijal langsung menghubungi temannya dan mengevakuasi Purwanto ke RS Haji Medan.

Personil kepolisian Polsek Percut Sei Tuan yang mendengar kejadian bentrok tersebut, terjun ke TKP dan menuju RS Haji Medan guna melihat kondisi Purwanto.

“Setelah dilakukan pengecekan ke RS Haji Medan, ternyata anggota tubuh korban yang terkena benda tajam diantaranya; Tangan kanan putus, tangan kiri juga hampir putus, Kepala bagian belakang luka koyak, Mata kaki koyak, Dada luka koyak, hingga Punggung koyak. “Saat ini korban sudah dirujuk ke RS Pringadi Medan untuk mendapatkan perawatan lanjut,” imbuh Philip seraya mengaku pihaknya tengah memburu para penganiaya Purwanto.

Guna mengungkap kasus ini, Philip juga mengaku pihaknya telah memeriksa 2 saksi, yakni Yusrijal (40) warga Dusun I Kamboja, Desa Lau Dendang dan Supriadi (44) warga Desa Pematang Johar, Kecamatan Labuhan Deli. “Pelakunya ada 2 , yaitu Alung (37) warga Dusun 1 Desa Kamboja, dan Ari alias Begal (35) warga Pasar 7 Desa Sampali. Saat ini keduanya masih dalam pengejaran,” tandas Philip. (vin)


Loading...
KOMENTAR ANDA
Berita Terkini Lainnya
KM Sinar Bangun Tenggelam, 3 Korban Lagi Ditemukan, BPBD Sumut: 178 Orang Hilang
Metro 24 Jam - Kamis, 21 Juni 2018 - 08:21 WIB

KM Sinar Bangun Tenggelam, 3 Korban Lagi Ditemukan, BPBD Sumut: 178 Orang Hilang

Hingga Rabu (20/6/2018) siang, tiga korban KM Sinar Bangun yang tenggelam di perairan Danau Toba akhirnya ditemukan. Dua di antaranya ...
Jalur Jalan Berastagi Kembali Normal
Metro 24 Jam - Kamis, 21 Juni 2018 - 07:33 WIB

Jalur Jalan Berastagi Kembali Normal

Jalan kota wisata Berastagi, Kabupaten Karo yang sejak hari pertama Idul Fitri sempat dipadati wisatawan, kini berangsur sepi. Pada H+5 ...
Tagih Uang Tip Sama Tamu, Pelayan Cafe KO Ditinju (Katanya yang Bogem Sipir Lapas)
Metro 24 Jam - Kamis, 21 Juni 2018 - 07:25 WIB

Tagih Uang Tip Sama Tamu, Pelayan Cafe KO Ditinju (Katanya yang Bogem Sipir Lapas)

Echa (24), seorang waitress di Sempurna Cafe, Jalan Ringroad, mendapat bogem mentah alias tinju dari tamunya, hanya gara-gara menagih uang ...
Patricia Berdoa untuk Para Korban KMP Sinar Bangun
Metro 24 Jam - Kamis, 21 Juni 2018 - 06:57 WIB

Patricia Berdoa untuk Para Korban KMP Sinar Bangun

Patricia Siahaan, istri dari Cawagub Sumut Sihar Sitorus ikut memberikan kekuatan pada keluarga korban Kapal Motor Penumpang (KMP) Sinar Bangun ...
Termasuk Ketua, 7 Anggota Komunitas Slankers Ikut Tenggelam Bersama KM Sinar Bangun
Metro 24 Jam - Kamis, 21 Juni 2018 - 06:52 WIB

Termasuk Ketua, 7 Anggota Komunitas Slankers Ikut Tenggelam Bersama KM Sinar Bangun

Tujuh di antara penumpang KM Sinar Bangun yang tenggelam di perairan Danau Toba, Senin (18/6/2018) kemarin, diketahui merupakan anggota komunitas ...
Tiga Hari KM Sinar Bangun Tenggelam, PNS Pemko Medan Itu Belum Ditemukan
Metro 24 Jam - Rabu, 20 Juni 2018 - 18:31 WIB

Tiga Hari KM Sinar Bangun Tenggelam, PNS Pemko Medan Itu Belum Ditemukan

Tim gabungan Basarnas dan TNI, Polri, terus menelusuri sejumlah titik mencari penumpang Kapal KM Sinar Bangun yang tenggelam di Danau ...