Sabtu, 24 Februari 2018 | 21.31 WIB
Metro24Jam>News>Metro 24 Jam>Bentrok !! Sampali Berdarah, Iihh, Tangan Penggarap Putus Dibacok

Bentrok !! Sampali Berdarah, Iihh, Tangan Penggarap Putus Dibacok

Rabu, 11 Oktober 2017 - 12:39 WIB

IMG-41675

Purwanto dirawat. (Arvin/metro24jam.com)

PERCUT, metro24jam.com – Sengkarut sengketa soal tanah eks HGU perusahaan-perusahaan perkebunan negeri ini memang serasa bom waktu. Lihatlah keributan massal di areal tanah garapan di Simpang Pasar 7 Desa Sampali, Kecamatan Percut Sei Tuan, Deliserdang. Untuk kali kesekian, ‘bom waktu itu kembali meledak’ Selasa (10/10) siang

Dua kubu penggarap di sana terlibat bentrok sejak pukul 10 kemarin siang. Akibatnya, Purwanto (42), seorang petani penggarap lahan di sana, dibacok hingga sekujur tubuhnya penuh luka dan tangan kanannya putus -bahkan tangan kirinya pun nyaris bernasib serupa.

Hingga kemarin, warga asal Dusun 5 Cempaka Desa Lau Dendang, Percut Seituan, itu masih terbaring kritis di RS Haji Medan.

Info dihimpun dari pihak Polsek Percut Seituan menyebut, bentrok massal itu berawal saat Budi Jong, Ketua BPRPI (Badan Perjuangan Rakyat Penunggu Indonesia) di kawasan itu memerintahkan anggotanya, Syafrijal, untuk menjemput Purwanto. Itu karena lahan yang mereka klaim sah diduduki itu tengah ditraktor oleh pihak penggarap lain.

Begitulah. Budi Jong menyuruh Syafrijal dan Purwanto menyetop aktivitas sang operator traktor di lahan garapan itu. Setelah tiba di-lokasi, Purwanto dan Sayafrizal (kini berstatus saksi) melihat (tersangka) Alung, Naibaho dan 2 orang rekannya duduk di dalam gubuk di lokasi lahan garapan tersebut.

Selanjutnya, Purwanto pun langsung menghentikan sang operator traktor dan memintanya segera keluar dari areal tanah garapan itu. Berhasil mengusir operator dan traktornya, Purwanto lalu didatangi Alung dan Naibaho. Di sinilah adu mulut berujung duel berdarah itu terjadi.

“Dari kejauhan, saksi yang kita periksa masih mmelihat traktor berhenti atas perintah Purwanto kepada Syafrijal untuk mendatangi traktor tersebut untuk melanjutkan perjalanan. Setelah traktor melanjutkan perjalanan, Syafrijal kembali ke TKP namun tidak ada lagi melihat Purwanto dan melihat Alung membawa klewang dan Ari membawa parang babat berlari menjauhi TKP,” kata Kanit Reskrim Polsek Percut Sei Tuan Iptu (Pol) Philip Antonio Purba kepada wartawan.

Mengetahui temannya tak lagi berada d- lokasi dan terkejut melihat kedua pelaku (Alung dan Ari) berlari jauh sambil menenteng senjata tajam, firasat Syafrijal langsung tak menentu.

Beriiringan juga Syafrijal mendengar suara memangil dari dalam parit di-sekitar lokasi. Di situlah dia terkejut saat mendapati Purwanto sudah dalam kondisi berlumuran darah. Selanjutnya Syafrijal langsung menghubungi temannya dan mengevakuasi Purwanto ke RS Haji Medan.

Personil kepolisian Polsek Percut Sei Tuan yang mendengar kejadian bentrok tersebut, terjun ke TKP dan menuju RS Haji Medan guna melihat kondisi Purwanto.

“Setelah dilakukan pengecekan ke RS Haji Medan, ternyata anggota tubuh korban yang terkena benda tajam diantaranya; Tangan kanan putus, tangan kiri juga hampir putus, Kepala bagian belakang luka koyak, Mata kaki koyak, Dada luka koyak, hingga Punggung koyak. “Saat ini korban sudah dirujuk ke RS Pringadi Medan untuk mendapatkan perawatan lanjut,” imbuh Philip seraya mengaku pihaknya tengah memburu para penganiaya Purwanto.

Guna mengungkap kasus ini, Philip juga mengaku pihaknya telah memeriksa 2 saksi, yakni Yusrijal (40) warga Dusun I Kamboja, Desa Lau Dendang dan Supriadi (44) warga Desa Pematang Johar, Kecamatan Labuhan Deli. “Pelakunya ada 2 , yaitu Alung (37) warga Dusun 1 Desa Kamboja, dan Ari alias Begal (35) warga Pasar 7 Desa Sampali. Saat ini keduanya masih dalam pengejaran,” tandas Philip. (vin)


Loading...
KOMENTAR ANDA
Berita Terkini Lainnya
Targe Tembus Pasar Internasional, Beras Organik Sergai Butuh Sertifikat LSO
BISNIS - Sabtu, 24 Februari 2018 - 21:25 WIB

Targe Tembus Pasar Internasional, Beras Organik Sergai Butuh Sertifikat LSO

Beras organik merk Sri Wangi produk Kelompok Tani Fajar di Desa Pematang Setrak, Kecamatan Teluk Mengkudu, Sergai yang berhasil menembus ...
Gelar Silahturahmi Alumni Al Azhar, GNPF MUI Sumut Deklarasi Dukung Eramas
Metro 24 Jam - Sabtu, 24 Februari 2018 - 20:35 WIB

Gelar Silahturahmi Alumni Al Azhar, GNPF MUI Sumut Deklarasi Dukung Eramas

Tokoh dan alumni Al Azhar Mesir menggelar silaturahmi di Medan, Jumat (23/2/2018). Silaturahmi bertema Menatap Indonesia Baru Bersama Tuan Guru ...
Pagar Merbau II Geger, Cewek ABG Ditikami 7 Liang
Metro 24 Jam - Sabtu, 24 Februari 2018 - 20:26 WIB

Pagar Merbau II Geger, Cewek ABG Ditikami 7 Liang

Warga Desa Pagar Merbau II, Kecamatan Pagar Merbau, digegerkan dengan temuan seorang gadis berusia sekira 16 tahun yang berlumuran darah ...
Sejak Dicabuli Gurunya, Bocah Ini Tak Sekolah dan Jadi Pemurung
Siantar 24 Jam - Sabtu, 24 Februari 2018 - 20:08 WIB

Sejak Dicabuli Gurunya, Bocah Ini Tak Sekolah dan Jadi Pemurung

Pasca mengalami pelecehan seksual secara berulang dari terduga pelaku, HP (50), oknum wali kelasnya, bocah perempuan, NS, (10) yang masih ...
Sihar Sitorus: Budayakan Literasi untuk Mendapatkan Kebenaraan Informasi
Metro 24 Jam - Sabtu, 24 Februari 2018 - 20:03 WIB

Sihar Sitorus: Budayakan Literasi untuk Mendapatkan Kebenaraan Informasi

Penyebaran informasi yang semakin masif dan canggih, membuat masyarakat dengan mudah mengaksesnya. Hal ini juga menjadi peluang bagi penyebar berita ...
Perumahan Alam Asri, Dibangun di Kawasan Hunian Sejuk
BISNIS - Sabtu, 24 Februari 2018 - 19:59 WIB

Perumahan Alam Asri, Dibangun di Kawasan Hunian Sejuk

Hunian satu ini sangat pas untuk keluarga yang ingin memiliki tempat tinggal alami dan sejuk dengan udara segar pedesaan yang ...