Sabtu, 24 Februari 2018 | 21.31 WIB
Metro24Jam>News>Metro 24 Jam>Terjadi Pas Bonceng Penumpang, Driver Grab Dibunuh Begal

Terjadi Pas Bonceng Penumpang, Driver Grab Dibunuh Begal

Minggu, 24 September 2017 - 08:35 WIB

IMG-40511

Isak tangis keluarga. (Ist/metro24jam.com)

MEDAN, metro24jam.com – Sadis tapi ber-IQ (intelligence quotient) ‘jongkok’. Demikian aksi 4 begal di bundaran depan Hotel Pardede, Jl Juanda, Medan, Sabtu (23/9) dini hari sekira pukul 04.30 WIB. Alih-alih menuai hasil ‘tidak seberapa’, kreta yang ditarget tak dapat, sang korban malah tewas terbunuh.

Petaka berawal saat Ridwan Limbong (34), sang driver ojek online, jelang Subuh itu dilaporkan membonceng penumpang wanita. Tapi saat melaju di bundaran depan Hotel Pardede, motor Vario hitam BK 2132 AHC yang dikendarai Limbong dipepet dan distop 4 begal berkendara 2 sepeda motor.

Tersangka MD yang berhasil ditangkap. (ist/metro24jam.com)

Teriakan Limbong di sela coba mempertahankan motornya membuat kwartet begal bersenjata pisau itu panik. Saking panik, Limbong yang terus melawan akhirnya ‘diselesaikan’. Ia pun roboh bersimbah darah.

Melihat target aksi terkapar di badan jalan, kawanan begal itu pun tancap gas -tanpa sempat melarikan motor Limbong. Namun, sial! Di menit menegangkan yang mengundang perhatian warga sekitar itu, 1 dari kawanan begal itu tertinggal di lokasi peristiwa.

Dia adalah MD alias L (24), warga Jalan Tuba IV, Kecamatan Medan Denai. Begal berpostur tubuh gempal itu kemudian dibekuk 2 petugas security di sekitar lokasi peristiwa, yakni Yoki (Satpam Singapore School) dan Irwansyah Putra (Satpam BNI). Seiring 1 begal berhasil ditangkap, Limbong yang sekarat lalu dilarikan warga ke RS Boloni, Jalan Mongonsidi, Medan.

Tapi karena luka parah yang dialaminya, Limbong yang nafasnya sudah cengap-cengap selanjutnya dilarikan ke RS Bhayangkara, Jalan KH Wahid Hasyim, Medan. Dalam perjalanan ke rumah sakit kedua itulah nyawa driver ojek online itu melayang.

Selain luka lebam di wajah, 3 liang tikaman dengan kedalaman luka mencapai 1 Cm hingga 2 Cm ditemukan di dada kiri, paha kiri serta paha tengah jasad Limbong.

“Masih pengembangan. Nanti kita ekspose ya,” singkat Kapolsek Medan Baru Kompol Hendra usai MD alias L digelandang ke sel Polsek Medan Baru. Seraya terus memburu 3 begal lain, Hendra juga mengaku pihaknya akan mendatangi kantor Grab di Medan guna memastikan status Limbong. Laki nahas ini diketahui tinggal di Jl Palem IX, Perumnas Helvetia, Medan.

Siapa Cewek Penumpang Grab Maut ?
Kedatangan ambulance yang membawa jenazah Ridwan Limbong (34) ke rumah duka di Jl Palem IX, Perumnas Helvetia, Medan, kemarin (23/9) siang, kontan disambut hujan tangis.

Menggendong anaknya yang masih kecil, Ny Betti Wani Purba (33), istri Ridwan Limbong, yang histeris bahkan nyaris roboh karena melihat suami tercinta pulang dengan jasad terbujur kaku.

“(Jumat 22 September) jam 7 malam dia pamit mau cari sewa untuk mengejar bonus harian dari Grab,” ucap Ny Betti, sambil terus menangis. Lewat seorang polisi yang menelponnya, ibu 2 anak itu mendapat kabar kematian suaminya, Sabtu (23/9) pagi sekitar pukul 7.

Ny Sasmita, ibu Limbong, yang terisak di tengah kerumunan pelayat menangis di rumahnya, juga tak kalah histeris. “Seperti belum percaya kalau anakku pergi secepat ini. Baru tadi malam dia permisi (katanya) mau tidur di rumah temannya selesai mencari sewa. Terkejut kali kami saat mendapat kabar dari polisi tadi pagi,” rintih Sasmita.

“Lihatlah 2 anaknya, kasihan masih kecil-kecil. Memang keji kali pelaku begal itu. Tak segan-segan menghabisi nyawa korbannya. Mudah-mudahan semua pelakunya cepat tertangkap dan dihukum seberat-beratnya,” imbuh Sinambela, tetangga Limbong.

Kreta yang dijadikan Grab Bike oleh Limbong. (Baim/metro24jam.com)

Selain misteri pelarian 3 teman MD alias L, kasus begal maut ini hingga kemarin juga menyisakan satu tanda tanya. Siapa sosok wanita yang dilaporkan menjadi penumpang ojek Limbong di pagi mautnya itu? (baim)


Loading...
KOMENTAR ANDA
Berita Terkini Lainnya
Targe Tembus Pasar Internasional, Beras Organik Sergai Butuh Sertifikat LSO
BISNIS - Sabtu, 24 Februari 2018 - 21:25 WIB

Targe Tembus Pasar Internasional, Beras Organik Sergai Butuh Sertifikat LSO

Beras organik merk Sri Wangi produk Kelompok Tani Fajar di Desa Pematang Setrak, Kecamatan Teluk Mengkudu, Sergai yang berhasil menembus ...
Gelar Silahturahmi Alumni Al Azhar, GNPF MUI Sumut Deklarasi Dukung Eramas
Metro 24 Jam - Sabtu, 24 Februari 2018 - 20:35 WIB

Gelar Silahturahmi Alumni Al Azhar, GNPF MUI Sumut Deklarasi Dukung Eramas

Tokoh dan alumni Al Azhar Mesir menggelar silaturahmi di Medan, Jumat (23/2/2018). Silaturahmi bertema Menatap Indonesia Baru Bersama Tuan Guru ...
Pagar Merbau II Geger, Cewek ABG Ditikami 7 Liang
Metro 24 Jam - Sabtu, 24 Februari 2018 - 20:26 WIB

Pagar Merbau II Geger, Cewek ABG Ditikami 7 Liang

Warga Desa Pagar Merbau II, Kecamatan Pagar Merbau, digegerkan dengan temuan seorang gadis berusia sekira 16 tahun yang berlumuran darah ...
Sejak Dicabuli Gurunya, Bocah Ini Tak Sekolah dan Jadi Pemurung
Siantar 24 Jam - Sabtu, 24 Februari 2018 - 20:08 WIB

Sejak Dicabuli Gurunya, Bocah Ini Tak Sekolah dan Jadi Pemurung

Pasca mengalami pelecehan seksual secara berulang dari terduga pelaku, HP (50), oknum wali kelasnya, bocah perempuan, NS, (10) yang masih ...
Sihar Sitorus: Budayakan Literasi untuk Mendapatkan Kebenaraan Informasi
Metro 24 Jam - Sabtu, 24 Februari 2018 - 20:03 WIB

Sihar Sitorus: Budayakan Literasi untuk Mendapatkan Kebenaraan Informasi

Penyebaran informasi yang semakin masif dan canggih, membuat masyarakat dengan mudah mengaksesnya. Hal ini juga menjadi peluang bagi penyebar berita ...
Perumahan Alam Asri, Dibangun di Kawasan Hunian Sejuk
BISNIS - Sabtu, 24 Februari 2018 - 19:59 WIB

Perumahan Alam Asri, Dibangun di Kawasan Hunian Sejuk

Hunian satu ini sangat pas untuk keluarga yang ingin memiliki tempat tinggal alami dan sejuk dengan udara segar pedesaan yang ...