Kamis, 19 Oktober 2017 | 14.19 WIB
Metro24Jam>News>Metro 24 Jam>Terjadi Pas Bonceng Penumpang, Driver Grab Dibunuh Begal

Terjadi Pas Bonceng Penumpang, Driver Grab Dibunuh Begal

Minggu, 24 September 2017 - 08:35 WIB

IMG-40511

Isak tangis keluarga. (Ist/metro24jam.com)

MEDAN, metro24jam.com – Sadis tapi ber-IQ (intelligence quotient) ‘jongkok’. Demikian aksi 4 begal di bundaran depan Hotel Pardede, Jl Juanda, Medan, Sabtu (23/9) dini hari sekira pukul 04.30 WIB. Alih-alih menuai hasil ‘tidak seberapa’, kreta yang ditarget tak dapat, sang korban malah tewas terbunuh.

Petaka berawal saat Ridwan Limbong (34), sang driver ojek online, jelang Subuh itu dilaporkan membonceng penumpang wanita. Tapi saat melaju di bundaran depan Hotel Pardede, motor Vario hitam BK 2132 AHC yang dikendarai Limbong dipepet dan distop 4 begal berkendara 2 sepeda motor.

Tersangka MD yang berhasil ditangkap. (ist/metro24jam.com)

Teriakan Limbong di sela coba mempertahankan motornya membuat kwartet begal bersenjata pisau itu panik. Saking panik, Limbong yang terus melawan akhirnya ‘diselesaikan’. Ia pun roboh bersimbah darah.

Melihat target aksi terkapar di badan jalan, kawanan begal itu pun tancap gas -tanpa sempat melarikan motor Limbong. Namun, sial! Di menit menegangkan yang mengundang perhatian warga sekitar itu, 1 dari kawanan begal itu tertinggal di lokasi peristiwa.

Dia adalah MD alias L (24), warga Jalan Tuba IV, Kecamatan Medan Denai. Begal berpostur tubuh gempal itu kemudian dibekuk 2 petugas security di sekitar lokasi peristiwa, yakni Yoki (Satpam Singapore School) dan Irwansyah Putra (Satpam BNI). Seiring 1 begal berhasil ditangkap, Limbong yang sekarat lalu dilarikan warga ke RS Boloni, Jalan Mongonsidi, Medan.

Tapi karena luka parah yang dialaminya, Limbong yang nafasnya sudah cengap-cengap selanjutnya dilarikan ke RS Bhayangkara, Jalan KH Wahid Hasyim, Medan. Dalam perjalanan ke rumah sakit kedua itulah nyawa driver ojek online itu melayang.

Selain luka lebam di wajah, 3 liang tikaman dengan kedalaman luka mencapai 1 Cm hingga 2 Cm ditemukan di dada kiri, paha kiri serta paha tengah jasad Limbong.

“Masih pengembangan. Nanti kita ekspose ya,” singkat Kapolsek Medan Baru Kompol Hendra usai MD alias L digelandang ke sel Polsek Medan Baru. Seraya terus memburu 3 begal lain, Hendra juga mengaku pihaknya akan mendatangi kantor Grab di Medan guna memastikan status Limbong. Laki nahas ini diketahui tinggal di Jl Palem IX, Perumnas Helvetia, Medan.

Siapa Cewek Penumpang Grab Maut ?
Kedatangan ambulance yang membawa jenazah Ridwan Limbong (34) ke rumah duka di Jl Palem IX, Perumnas Helvetia, Medan, kemarin (23/9) siang, kontan disambut hujan tangis.

Menggendong anaknya yang masih kecil, Ny Betti Wani Purba (33), istri Ridwan Limbong, yang histeris bahkan nyaris roboh karena melihat suami tercinta pulang dengan jasad terbujur kaku.

“(Jumat 22 September) jam 7 malam dia pamit mau cari sewa untuk mengejar bonus harian dari Grab,” ucap Ny Betti, sambil terus menangis. Lewat seorang polisi yang menelponnya, ibu 2 anak itu mendapat kabar kematian suaminya, Sabtu (23/9) pagi sekitar pukul 7.

Ny Sasmita, ibu Limbong, yang terisak di tengah kerumunan pelayat menangis di rumahnya, juga tak kalah histeris. “Seperti belum percaya kalau anakku pergi secepat ini. Baru tadi malam dia permisi (katanya) mau tidur di rumah temannya selesai mencari sewa. Terkejut kali kami saat mendapat kabar dari polisi tadi pagi,” rintih Sasmita.

“Lihatlah 2 anaknya, kasihan masih kecil-kecil. Memang keji kali pelaku begal itu. Tak segan-segan menghabisi nyawa korbannya. Mudah-mudahan semua pelakunya cepat tertangkap dan dihukum seberat-beratnya,” imbuh Sinambela, tetangga Limbong.

Kreta yang dijadikan Grab Bike oleh Limbong. (Baim/metro24jam.com)

Selain misteri pelarian 3 teman MD alias L, kasus begal maut ini hingga kemarin juga menyisakan satu tanda tanya. Siapa sosok wanita yang dilaporkan menjadi penumpang ojek Limbong di pagi mautnya itu? (baim)


Loading...
KOMENTAR ANDA
Berita Terkini Lainnya
4 Parpol di Siantar Belum Sesuai Sipol
Siantar 24 Jam - Kamis, 19 Oktober 2017 - 14:14 WIB

4 Parpol di Siantar Belum Sesuai Sipol

KPUD Siantar perpanjang pendaftaran partai politik (parpol) kepesertaan Pemilu 2019 hingga 17 Oktober 2017, sesuai Surat Edaran KPU RI nomor ...
Palak Pedagang Boneka, Preman Kampung Digaruk Polisi
Metro 24 Jam - Kamis, 19 Oktober 2017 - 14:11 WIB

Palak Pedagang Boneka, Preman Kampung Digaruk Polisi

Warga Jalan Umum Perbatasan, Desa Bakaran Batu, Kecamatan Lubuk Pakam mendadak heboh. Pasalnya, personel Sat Reskrim Polres Deliserdang tiba-tiba meringkus ...
DPO Cabul Tak Kunjung Ditangkap, Kasat Reskrim Dinilai Lakukan Pembohongan Publik
Siantar 24 Jam - Kamis, 19 Oktober 2017 - 13:54 WIB

DPO Cabul Tak Kunjung Ditangkap, Kasat Reskrim Dinilai Lakukan Pembohongan Publik

Pasca dilantik sebagai Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Siantar, Selasa (16/5) lalu, AKP Restuadi dinilai telah melakukan pembohongan ...
Penjual Sabu Nangis Dipenjara 5 Tahun, Jaksa: Inilah yang Terakhir Kita Jumpa Ya!
Siantar 24 Jam - Kamis, 19 Oktober 2017 - 13:40 WIB

Penjual Sabu Nangis Dipenjara 5 Tahun, Jaksa: Inilah yang Terakhir Kita Jumpa Ya!

Andi Junaidi (39), menangis begitu mendengar vonis yang dijatuhkan majelis hakim Pengadilan Negeri Siantar, Rabu (18/10) sore kemarin. Jaksa Penuntut ...
Poyek Stadion Sang Naualuh Bau Kolusi
Metro 24 Jam - Kamis, 19 Oktober 2017 - 13:31 WIB

Poyek Stadion Sang Naualuh Bau Kolusi

Pelaksanaan proyek revitalisasi Stadion Sang Nauluh di Kelurahan Asuhan, Kecamatan Siantar Timur yang dikerjakan PT Duta Sumatera Perkasa yang bermarkas ...
Aspol Pasar Merah Medan jadi Lautan Api, 3 Rumah Polisi Ludes Terbakar
Metro 24 Jam - Kamis, 19 Oktober 2017 - 13:25 WIB

Aspol Pasar Merah Medan jadi Lautan Api, 3 Rumah Polisi Ludes Terbakar

Tiga unit rumah di Komplek Asrama Polisi (Aspol) Jl Pasar Merah, Kelurahan Binjai, Kecamatan Medan Denai, ludes terbakar, Rabu (18/10) ...