Jumat, 15 Desember 2017 | 13.27 WIB
Metro24Jam>News>Metro 24 Jam>Yakin Tewas Akibat Kecelakaan, 2 Tahun Yono tak Sadar Anaknya Mati Karena Dibunuh

Yakin Tewas Akibat Kecelakaan, 2 Tahun Yono tak Sadar Anaknya Mati Karena Dibunuh

Kamis, 7 September 2017 - 15:35 WIB

IMG-39541

Suherman alias Iwan Kakek. (ist/metro24jam.com)

PN MEDAN, metro24jam.com – Ditemukan tewas di jalan bersama sepeda motor yang tergeletak di malam Ramadhan 12 Juli 2015, baru 4 bulan lalu Suyono tahu kebenaran dari penyebab kematian anak tercintanya, Suherman alias Iwan Kakek. Motif dan modus pembunuhan terhadap anaknya terungkap lewat aksi Andi Lala Cs membantai sekeluarga di Mabar, Medan Deli, April lalu.

Demikian kesaksian Suyono alias Yono dalam persidangan perkara pembunuhan terhadap anaknya yang kembali digelar di Ruang Cakra VII Gedung Pengadilan Negeri (PN) Medan, Rabu (6/9) sore. Pada majelis hakim persidangan yang diketuai Dominghus Silaban itu, Suyono mengaku selama 2 tahun dia dan keluarganya meyakini kematian Iwan Kakek terjadi akibat kecelakaan lalu lintas.

Alih-alih tahu dibunuh oleh Andi Lala bersama istri dan seorang temannya, sebelum April lalu, Yono bahkan tak mengetahui soal kisah perselingkuhan anaknya itu dengan Reni Safitri, istri Andi Lala. Ia baru mengetahui kebenaran motif dan modus kematian anaknya setelah diberitahu seorang penyidik di Polda Sumut, yang menangani kasus pembantaian sadis Andi Lala Cs terhadap sekeluarga malang di Mabar.

“Saya tidak tahu majelis hakim. Anak (Iwan Kakek) saya itu, (pada hari kejadian) keluar dari rumah jam 7 malam. Saat saya telpon mau sahur, telpon Iwan sudah tidak aktif lagi,” kata Yono. Peristiwa pembunuhan terhadap Iwan Kakek diketahui berlatar dendam dan terencana.

Itu setelah Andi Lala terkaget-kaget mengetahui istri tercintanya, Ny Reni Safitri, berulang kali bermain seks dengan Iwan Kakek. Tinggal di Lubuk Pakam, Iwan Kakek diketahui ‘telah lama’ menjadi pacar gelap Reni. Sebelum akhirnya tewas dibantai Andi, Iwan Kakek dilaporkan telah 7 kali meniduri istri sang jagal sadis itu.

Bersama motornya, mayat Iwan Kakek ditemukan di parit Jl Pembangunan II, Desa Sekip, Kec Lubuk Pakam, Deliserdang, 12 Juli 2015. Modus itu sengaja dibuat Andi agar kisah temuan jasad Iwan Kakek disimpulkan mati karena kecelakaan lalu lintas.

“Saya melihat wajah dan mengenali kereta anak saya. Keretanya Honda Vario warna merah,” lanjut Yono dalam kesaksiannya.

“Saya tidak tahu soal anak saya ada main dengan istri orang. Tapi saya tahu itu setelah mendengar dari orang lain,” imbuhnya sembari menunjuk ke arah Andi Lala yang duduk di kursi pesakitan.

Dalam sidang kali ini, jaksa penuntut (JPU) Kadlan Sinaga juga menghadirkan Carles Hutapea, sang penemu mayat Iwan Kakek. Juga E Siagian, Kepala Lingkungan di lokasi penemuan mayat Iwan. Minus kesadisannya menghabisi nyawa sekeluarga di Mabar pada April lalu, atas aksinya membunuh Iwan Kakek, Andi Lala didakwa dengan pasal berlapis.

Sang jagal dijerat Pasal 340 atau Pasal 338 jo Pasal 365, atau Pasal 363 jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 jo Pasal 65 ayat (1) KUHPidana. Semua pasal seram itu berujung sanksi hukuman mati. (rez)


Loading...
KOMENTAR ANDA
Berita Terkini Lainnya
Sudah 4 Bulan Kasus Belum P21, Keluarga Korban  Cabul Berdemo  di Polres Sergai
Metro 24 Jam - Jumat, 15 Desember 2017 - 00:53 WIB

Sudah 4 Bulan Kasus Belum P21, Keluarga Korban Cabul Berdemo di Polres Sergai

Butet. Sebut saja demikian korban cabul yang deritanya dilapor ke Polres Sergai, Agustus lalu. Siswi SMP itu mengaku berulang kali ...
Setor Duit Ratusan Juta, Ketipu !!, Massa Korban  Loker Pabrik  Tamora Ngamuk
Metro 24 Jam - Jumat, 15 Desember 2017 - 00:52 WIB

Setor Duit Ratusan Juta, Ketipu !!, Massa Korban Loker Pabrik Tamora Ngamuk

Bermodus menawarkan kerja di PT Kimia Farma dan PT Sosro, puluhan warga yang berasal dari berbagai wilayah di Sumatera Selatan ...
Diklaim Nihil Temuan Pidana, Hasil OTT Bos  RSUD Kisaran  Digeser Polisi ke Inspektorat
Metro 24 Jam - Jumat, 15 Desember 2017 - 00:48 WIB

Diklaim Nihil Temuan Pidana, Hasil OTT Bos RSUD Kisaran Digeser Polisi ke Inspektorat

Digelar November lalu, operasi tangkap tangan (OTT) personil Tipikor (Tindak Pidana Korupsi) Polres Asahan terhadap Direktur Utama RSUD Kisaran, dr ...
Bandel, PKL Petisah Kembali Digeruduk !!  Ricuh Hadapi Aksi 200 Satpol PP
Metro 24 Jam - Jumat, 15 Desember 2017 - 00:43 WIB

Bandel, PKL Petisah Kembali Digeruduk !! Ricuh Hadapi Aksi 200 Satpol PP

Sedikitnya, 200 personel Satuan Polisi Pamong Praja (PP) Kota Medan kemarin (14/12) kembali beraksi di titik-titik larangan berdagang di kawasan ...
Tragis !! Ica Tewas di Malam Jahanam, Polisi Gelar Rekon Pembunuhan Janda Muda Tembung
Metro 24 Jam - Jumat, 15 Desember 2017 - 00:40 WIB

Tragis !! Ica Tewas di Malam Jahanam, Polisi Gelar Rekon Pembunuhan Janda Muda Tembung

Nyaris 2 bulan berlalu, reka ulang tragedi kematian Khairunnisa alias Ica (20) digelar di halaman Mapolsek Percut Seituan, Kamis (14/12/2017) ...
Habis Persiapan Acara Natalan, Duh! Anak SD  Tewas Ketabrak  Odong-odong
Metro 24 Jam - Jumat, 15 Desember 2017 - 00:21 WIB

Habis Persiapan Acara Natalan, Duh! Anak SD Tewas Ketabrak Odong-odong

Jerit tangis terdengar hingga keluar ruang instalasi jenazah RS Patar Asih di Desa Tumpatan, Kecamatan Beringin, Deliserdang. Peristiwa itu ternyata ...