Sabtu, 24 Februari 2018 | 21.31 WIB
Metro24Jam>News>Metro 24 Jam>Setubuh Sama Pacar, Hamil 5 Bulan, Bayinya Meninggal di Perut

Setubuh Sama Pacar, Hamil 5 Bulan, Bayinya Meninggal di Perut

Kamis, 7 September 2017 - 14:47 WIB

IMG-39523

Bunga tergeletak di ranjang rumah sakit. (Rajali/metro24jam.com)

LANGKAT, metro24jam.com – Sepandai-pandai menyimpan bangkai, akhirnya akan tercium juga. Inilah yang sekarang dirasakan Bunga (nama samaran). Pelajar berusia 16 tahun, warga Lingkungan 6,Kelurahan Bukit Kubu, Kecamatan Besitang Langkat ini berhasil menutupi perilaku tak terpujinya dari kedua orangtuannya.

Dia enak-enak bersetubuh dengan pacarnya dan akhirnya hamil. Lantas di usia kehamilannya yang masuk 5 bulan, kuasa Ilahi pun muncul. Aib yang selama ini ditutupi, akhirnya terbongkar, Rabu (6/9). Sedihnya lagi, aib itu terbongkar dengan cara yang cukup mengenaskan.

Bunga tiba-tiba mengalami pendarahan berat. Darah terus mengucur dari kemaluannya. Bunga pun terus-terusan mengerang kesakitan. Melihat putri tercintanya seperti itu, ibunya, H boru P pun cemas.

Dia buru-buru membawa anak perempuannya itu ke Rumah Sakit (RS) Pertamina Pangkalan Brandan.

Sesampainya di rumah sakit, Bunga langsung diperiksa salah seorang dokter. Seusai melakukan pemeriksaan, sang dokter menemui H dan menyampaikan, jika putrinya sedang hamil 5 bulan. Bak disambar petir di siang bolong, Halimah terkejut bukan kepalang. Dia tak menyangka, jika anaknya akan seperti itu.

Belum buyar rasa terkejutnya, H kembali dikagetkan dengan kabar berikutnya dari dokter tersebut. Sang dokter berkata, Bunga mengalami pendarahan berat dan si jabang bayi sudah meninggal di dalam perut.

Jedeerrrr! Untuk kali kedua, H br P kembali merasa disambar halilintar di siang bolong. Dia tak bisa berkata apa-apa, hanya tertunduk lesu, matanya berkaca-kaca.

“Aku tak tahu kalau selama ini dia hamil. Aku baru tahu ini, karena kejadian ini,” keluhnya saat dikonfirmasi via seluler oleh kru koran ini.

Di tengah kegalauan yang sangat mendalam itu, H mungkin bisa sedikit merasa lega. Sebab, dari pengakuan putrinya, pria yang telah menghamilinya alias sang pacar, bersedia bertanggungjawab untuk menikahi Bunga.

“Kata anak saya, pacarnya mau bertanggungjawab. Ya sudahlah, mau kayakmana lagi,” imbuhnya.

Sementara sampai saat ini, Bunga masih menjalani perawatan di rumah sakit. Karena rencananya, hari ini Bunga akan menjalani operasi untuk mengeluarkan si jabang bayi dalam perutnya yang sudah tak bernyawa lagi.

“Kemungkinan besok (hari ini), anak saya dioperasi. Karena di dalam perut anak saya, bayinya sudah meninggal,” tuturnya.

Metro24Jam yang menyambanginya ke rumah sakit, melihat Bunga masih terkulai lemas di tempat tidur pasien di salah satu ruangan. Diapun terlihat sedikit malu.

Perlahan kru media ini mulai bertanya mengenai apa yang baru saja dialaminya. Namun, Bunga tak mau blak-blakan. Dia malah berkilah, dengan mengaku tak tahu menahu kenapa perutnya bisa membesar alias hamil.

“Aku tak tahu kalau perutku semakin hari semakin besar. Tiba-tiba keluar darah, aku langsung dibawa ke RS. Pacarku mau menikahiku dan bertanggungjawab denganku,” akunya. (raj)


Loading...
KOMENTAR ANDA
Berita Terkini Lainnya
Targe Tembus Pasar Internasional, Beras Organik Sergai Butuh Sertifikat LSO
BISNIS - Sabtu, 24 Februari 2018 - 21:25 WIB

Targe Tembus Pasar Internasional, Beras Organik Sergai Butuh Sertifikat LSO

Beras organik merk Sri Wangi produk Kelompok Tani Fajar di Desa Pematang Setrak, Kecamatan Teluk Mengkudu, Sergai yang berhasil menembus ...
Gelar Silahturahmi Alumni Al Azhar, GNPF MUI Sumut Deklarasi Dukung Eramas
Metro 24 Jam - Sabtu, 24 Februari 2018 - 20:35 WIB

Gelar Silahturahmi Alumni Al Azhar, GNPF MUI Sumut Deklarasi Dukung Eramas

Tokoh dan alumni Al Azhar Mesir menggelar silaturahmi di Medan, Jumat (23/2/2018). Silaturahmi bertema Menatap Indonesia Baru Bersama Tuan Guru ...
Pagar Merbau II Geger, Cewek ABG Ditikami 7 Liang
Metro 24 Jam - Sabtu, 24 Februari 2018 - 20:26 WIB

Pagar Merbau II Geger, Cewek ABG Ditikami 7 Liang

Warga Desa Pagar Merbau II, Kecamatan Pagar Merbau, digegerkan dengan temuan seorang gadis berusia sekira 16 tahun yang berlumuran darah ...
Sejak Dicabuli Gurunya, Bocah Ini Tak Sekolah dan Jadi Pemurung
Siantar 24 Jam - Sabtu, 24 Februari 2018 - 20:08 WIB

Sejak Dicabuli Gurunya, Bocah Ini Tak Sekolah dan Jadi Pemurung

Pasca mengalami pelecehan seksual secara berulang dari terduga pelaku, HP (50), oknum wali kelasnya, bocah perempuan, NS, (10) yang masih ...
Sihar Sitorus: Budayakan Literasi untuk Mendapatkan Kebenaraan Informasi
Metro 24 Jam - Sabtu, 24 Februari 2018 - 20:03 WIB

Sihar Sitorus: Budayakan Literasi untuk Mendapatkan Kebenaraan Informasi

Penyebaran informasi yang semakin masif dan canggih, membuat masyarakat dengan mudah mengaksesnya. Hal ini juga menjadi peluang bagi penyebar berita ...
Perumahan Alam Asri, Dibangun di Kawasan Hunian Sejuk
BISNIS - Sabtu, 24 Februari 2018 - 19:59 WIB

Perumahan Alam Asri, Dibangun di Kawasan Hunian Sejuk

Hunian satu ini sangat pas untuk keluarga yang ingin memiliki tempat tinggal alami dan sejuk dengan udara segar pedesaan yang ...