Kamis, 19 Oktober 2017 | 14.20 WIB
Metro24Jam>News>Metro 24 Jam>Capek Ngurus Hidupnya, Anak Bunuh Emak Jompo (Kepala Dibelah, 2 Mata Hampir Tercungkil)

Capek Ngurus Hidupnya, Anak Bunuh Emak Jompo (Kepala Dibelah, 2 Mata Hampir Tercungkil)

Rabu, 30 Agustus 2017 - 18:42 WIB

IMG-39124

Kondisi jasad Sopiani br Nainggolan saat ditemukan. (Gabe/metro24jam.com)

TEBINGTINGGI, metro24jam.com – Air susu dibalas air tuba. Itu pepatah ‘zaman baheula’. Malin Kundang era milenium ke-3 ini ‘membalas air susu (ibu) dengan air baterai’. Setidaknya, demikian gambaran kisah jagal terkeji dari Serdang Bedagai ini.

Kisah keji ini berawal heboh penemuan sesosok mayat wanita tua di pinggiran Sungai Padang, persis di bawah jembatan Dusun II Desa Gelak Sei Serimah, Kec Bandar Khalifah, Serdang Bedagai (Sergai), Senin (28/8) siang sekira jam 11.00 WIB. Sempat berstatus ‘tanpa identitas’, belakangan sosok wanita malang dengan kondisi kepala terbelah itu diketahui bernama Sopiani boru Parhusip. Itu terungkap setelah mayat dievakuasi ke RSUD Kumpulan Pane di Kota Tebingtinggi.

Ibu 60 tahun itu diketahui tinggal nun…. di Dusun Tapian Nauli, Desa Sei Serima, Bandar Khalifah, Sergai. Lazimnya orang berumur uzur, Sopiana boru Parhusip pun sering sakit-sakitan.

2 tahun terakhir, pasca ditinggal mati suami tercinta, sakit fisiknya malah diperparah dengan derita depresi. Di usia senjanya, Sopiana tinggal bersama anak kandungnya, Sangkot Manurung (23). Sangkot dilaporkan mengurus segala tetek bengek kebutuhan hidup ibunya itu.

Tapi di akhir pekan kemarin, semua budinya itu terhenti. Sangkot berubah 360 derajat. Ia, yang merasa telah capek mengurus hidup ibunya yang jompo mendadak beraksi bak setan. Bersenjata parang dan sebongkah batu besar, Sangkot tega membantai wanita yang melahirkannya itu. Sopiana yang ringkih seketika tewas dengan sejumlah luka mengerikan : kepala terbelah dan 2 mata nyaris tercungkil.

Guna menghilangkan jejak, dia kemudian membuang mayat sang ibu ke sungai dekat rumahnya. Beruntung 2 hari kemudian warga di tepi Sungai Padang alur Desa Gelak, Bandar Khalifah, menemukan mayat Sopiana. Lalu bagaimana kisah jagal anak durhaka ini akhirnya terungkap?

Semua berawal dari H Manurung (43). Datang dari Desa Paya Lombang, Langau, 2 hari lalu adik almarhum ayah Sangkot itu datang ke rumah guna menjenguk Sopiana, kakak iparnya. Tapi Sopiana tak ditemukan. Begitu juga Sangkot.

Temuan aneh itu lalu dilapor Manurung ke Polsek Bandar Khalifah. Laporannya soal hilangnya sesosok wanita tua itu kemudian sebangun dengan temuan mayat perempuan uzur di Sungai Padang. Di sinilah tabir keji itu mulai tersingkap. Polisi kemudian segera mencari Sangkot. Laki edan itu ternyata tak susah ditemukan. Sangkot ditangkap di kawasan dekat rumah yang ditinggalkannya.

“Kami berharap tersangka (Sangkot) selamanya diungsikan dari kehidupan kami,” ujar Manurung seusai Sangkot digelandang ke Polsek Bandar Khalifah.

Sangkot Manurung. (Walsa/metro24jam.com)

Hingga kemarin, laki sadis itu masih tampak ditahan dan diperiksa polisi penyidik. Hasil pemeriksaan sementara, Sangkot mengaku tega membunuh ibu kandungnya setelah dia terbujuk sebuah bisikan gaib. Polisi masih mendalami motif pembunuhan sadis ini.

“Kasus ini masih menunggu perintah Kapolres (Sergai) (soal) siapa yang menangani (kasus ini),” singkat Kapolsek Bandar Khalifah APK Sopian. (gabe)


Loading...
KOMENTAR ANDA
Berita Terkini Lainnya
4 Parpol di Siantar Belum Sesuai Sipol
Siantar 24 Jam - Kamis, 19 Oktober 2017 - 14:14 WIB

4 Parpol di Siantar Belum Sesuai Sipol

KPUD Siantar perpanjang pendaftaran partai politik (parpol) kepesertaan Pemilu 2019 hingga 17 Oktober 2017, sesuai Surat Edaran KPU RI nomor ...
Palak Pedagang Boneka, Preman Kampung Digaruk Polisi
Metro 24 Jam - Kamis, 19 Oktober 2017 - 14:11 WIB

Palak Pedagang Boneka, Preman Kampung Digaruk Polisi

Warga Jalan Umum Perbatasan, Desa Bakaran Batu, Kecamatan Lubuk Pakam mendadak heboh. Pasalnya, personel Sat Reskrim Polres Deliserdang tiba-tiba meringkus ...
DPO Cabul Tak Kunjung Ditangkap, Kasat Reskrim Dinilai Lakukan Pembohongan Publik
Siantar 24 Jam - Kamis, 19 Oktober 2017 - 13:54 WIB

DPO Cabul Tak Kunjung Ditangkap, Kasat Reskrim Dinilai Lakukan Pembohongan Publik

Pasca dilantik sebagai Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Siantar, Selasa (16/5) lalu, AKP Restuadi dinilai telah melakukan pembohongan ...
Penjual Sabu Nangis Dipenjara 5 Tahun, Jaksa: Inilah yang Terakhir Kita Jumpa Ya!
Siantar 24 Jam - Kamis, 19 Oktober 2017 - 13:40 WIB

Penjual Sabu Nangis Dipenjara 5 Tahun, Jaksa: Inilah yang Terakhir Kita Jumpa Ya!

Andi Junaidi (39), menangis begitu mendengar vonis yang dijatuhkan majelis hakim Pengadilan Negeri Siantar, Rabu (18/10) sore kemarin. Jaksa Penuntut ...
Poyek Stadion Sang Naualuh Bau Kolusi
Metro 24 Jam - Kamis, 19 Oktober 2017 - 13:31 WIB

Poyek Stadion Sang Naualuh Bau Kolusi

Pelaksanaan proyek revitalisasi Stadion Sang Nauluh di Kelurahan Asuhan, Kecamatan Siantar Timur yang dikerjakan PT Duta Sumatera Perkasa yang bermarkas ...
Aspol Pasar Merah Medan jadi Lautan Api, 3 Rumah Polisi Ludes Terbakar
Metro 24 Jam - Kamis, 19 Oktober 2017 - 13:25 WIB

Aspol Pasar Merah Medan jadi Lautan Api, 3 Rumah Polisi Ludes Terbakar

Tiga unit rumah di Komplek Asrama Polisi (Aspol) Jl Pasar Merah, Kelurahan Binjai, Kecamatan Medan Denai, ludes terbakar, Rabu (18/10) ...