Sabtu, 24 Februari 2018 | 21.31 WIB
Metro24Jam>News>Metro 24 Jam>Capek Ngurus Hidupnya, Anak Bunuh Emak Jompo (Kepala Dibelah, 2 Mata Hampir Tercungkil)

Capek Ngurus Hidupnya, Anak Bunuh Emak Jompo (Kepala Dibelah, 2 Mata Hampir Tercungkil)

Rabu, 30 Agustus 2017 - 18:42 WIB

IMG-39124

Kondisi jasad Sopiani br Nainggolan saat ditemukan. (Gabe/metro24jam.com)

TEBINGTINGGI, metro24jam.com – Air susu dibalas air tuba. Itu pepatah ‘zaman baheula’. Malin Kundang era milenium ke-3 ini ‘membalas air susu (ibu) dengan air baterai’. Setidaknya, demikian gambaran kisah jagal terkeji dari Serdang Bedagai ini.

Kisah keji ini berawal heboh penemuan sesosok mayat wanita tua di pinggiran Sungai Padang, persis di bawah jembatan Dusun II Desa Gelak Sei Serimah, Kec Bandar Khalifah, Serdang Bedagai (Sergai), Senin (28/8) siang sekira jam 11.00 WIB. Sempat berstatus ‘tanpa identitas’, belakangan sosok wanita malang dengan kondisi kepala terbelah itu diketahui bernama Sopiani boru Parhusip. Itu terungkap setelah mayat dievakuasi ke RSUD Kumpulan Pane di Kota Tebingtinggi.

Ibu 60 tahun itu diketahui tinggal nun…. di Dusun Tapian Nauli, Desa Sei Serima, Bandar Khalifah, Sergai. Lazimnya orang berumur uzur, Sopiana boru Parhusip pun sering sakit-sakitan.

2 tahun terakhir, pasca ditinggal mati suami tercinta, sakit fisiknya malah diperparah dengan derita depresi. Di usia senjanya, Sopiana tinggal bersama anak kandungnya, Sangkot Manurung (23). Sangkot dilaporkan mengurus segala tetek bengek kebutuhan hidup ibunya itu.

Tapi di akhir pekan kemarin, semua budinya itu terhenti. Sangkot berubah 360 derajat. Ia, yang merasa telah capek mengurus hidup ibunya yang jompo mendadak beraksi bak setan. Bersenjata parang dan sebongkah batu besar, Sangkot tega membantai wanita yang melahirkannya itu. Sopiana yang ringkih seketika tewas dengan sejumlah luka mengerikan : kepala terbelah dan 2 mata nyaris tercungkil.

Guna menghilangkan jejak, dia kemudian membuang mayat sang ibu ke sungai dekat rumahnya. Beruntung 2 hari kemudian warga di tepi Sungai Padang alur Desa Gelak, Bandar Khalifah, menemukan mayat Sopiana. Lalu bagaimana kisah jagal anak durhaka ini akhirnya terungkap?

Semua berawal dari H Manurung (43). Datang dari Desa Paya Lombang, Langau, 2 hari lalu adik almarhum ayah Sangkot itu datang ke rumah guna menjenguk Sopiana, kakak iparnya. Tapi Sopiana tak ditemukan. Begitu juga Sangkot.

Temuan aneh itu lalu dilapor Manurung ke Polsek Bandar Khalifah. Laporannya soal hilangnya sesosok wanita tua itu kemudian sebangun dengan temuan mayat perempuan uzur di Sungai Padang. Di sinilah tabir keji itu mulai tersingkap. Polisi kemudian segera mencari Sangkot. Laki edan itu ternyata tak susah ditemukan. Sangkot ditangkap di kawasan dekat rumah yang ditinggalkannya.

“Kami berharap tersangka (Sangkot) selamanya diungsikan dari kehidupan kami,” ujar Manurung seusai Sangkot digelandang ke Polsek Bandar Khalifah.

Sangkot Manurung. (Walsa/metro24jam.com)

Hingga kemarin, laki sadis itu masih tampak ditahan dan diperiksa polisi penyidik. Hasil pemeriksaan sementara, Sangkot mengaku tega membunuh ibu kandungnya setelah dia terbujuk sebuah bisikan gaib. Polisi masih mendalami motif pembunuhan sadis ini.

“Kasus ini masih menunggu perintah Kapolres (Sergai) (soal) siapa yang menangani (kasus ini),” singkat Kapolsek Bandar Khalifah APK Sopian. (gabe)


Loading...
KOMENTAR ANDA
Berita Terkini Lainnya
Targe Tembus Pasar Internasional, Beras Organik Sergai Butuh Sertifikat LSO
BISNIS - Sabtu, 24 Februari 2018 - 21:25 WIB

Targe Tembus Pasar Internasional, Beras Organik Sergai Butuh Sertifikat LSO

Beras organik merk Sri Wangi produk Kelompok Tani Fajar di Desa Pematang Setrak, Kecamatan Teluk Mengkudu, Sergai yang berhasil menembus ...
Gelar Silahturahmi Alumni Al Azhar, GNPF MUI Sumut Deklarasi Dukung Eramas
Metro 24 Jam - Sabtu, 24 Februari 2018 - 20:35 WIB

Gelar Silahturahmi Alumni Al Azhar, GNPF MUI Sumut Deklarasi Dukung Eramas

Tokoh dan alumni Al Azhar Mesir menggelar silaturahmi di Medan, Jumat (23/2/2018). Silaturahmi bertema Menatap Indonesia Baru Bersama Tuan Guru ...
Pagar Merbau II Geger, Cewek ABG Ditikami 7 Liang
Metro 24 Jam - Sabtu, 24 Februari 2018 - 20:26 WIB

Pagar Merbau II Geger, Cewek ABG Ditikami 7 Liang

Warga Desa Pagar Merbau II, Kecamatan Pagar Merbau, digegerkan dengan temuan seorang gadis berusia sekira 16 tahun yang berlumuran darah ...
Sejak Dicabuli Gurunya, Bocah Ini Tak Sekolah dan Jadi Pemurung
Siantar 24 Jam - Sabtu, 24 Februari 2018 - 20:08 WIB

Sejak Dicabuli Gurunya, Bocah Ini Tak Sekolah dan Jadi Pemurung

Pasca mengalami pelecehan seksual secara berulang dari terduga pelaku, HP (50), oknum wali kelasnya, bocah perempuan, NS, (10) yang masih ...
Sihar Sitorus: Budayakan Literasi untuk Mendapatkan Kebenaraan Informasi
Metro 24 Jam - Sabtu, 24 Februari 2018 - 20:03 WIB

Sihar Sitorus: Budayakan Literasi untuk Mendapatkan Kebenaraan Informasi

Penyebaran informasi yang semakin masif dan canggih, membuat masyarakat dengan mudah mengaksesnya. Hal ini juga menjadi peluang bagi penyebar berita ...
Perumahan Alam Asri, Dibangun di Kawasan Hunian Sejuk
BISNIS - Sabtu, 24 Februari 2018 - 19:59 WIB

Perumahan Alam Asri, Dibangun di Kawasan Hunian Sejuk

Hunian satu ini sangat pas untuk keluarga yang ingin memiliki tempat tinggal alami dan sejuk dengan udara segar pedesaan yang ...