Sabtu, 19 Agustus 2017 | 08.53 WIB
Metro24Jam>News>Metro 24 Jam>Sikat Kreta & 2 TV, Maling di Pasar 7 Tembung Didukunin

Sikat Kreta & 2 TV, Maling di Pasar 7 Tembung Didukunin

Minggu, 13 Agustus 2017 - 04:12 WIB

IMG-38208

Amri. (ist/metro24jam.com)

PERCUT, metro24jam.com – Amri (35), warga Jl Makmur Ujung, Pasar 7, Kecamatan Tembung, Deliserdang, mendadak kalang kabut. Itu kereta sport Yamaha miliknya raib disikat maling. Sebelum kemarin (11/8)

melapor ke Polsek Percut Seituan, lewat jasa seorang paranormal, ayah 3 anak itu mengaku telah mendukunin sang maling .

Peristiwa pencurian itu diketahui Rabu (9/8) pagi lalu. Ternyata, selain membawa kabur kereta, maling juga melarikan 2 unit pesawat tivi merek LCS. “Ya, sudah sempat ke orang

pintar (untuk) mencari pencurinya,” amin seorang abang ipar Amri saat ikut mendamping bikin laporan di Mapolsek Percut Sei Tuan, Kamis (10/8) siang.

Ceritanya, kata sang dukun, pelakunya berjumlah 3 orang. Trio maling itu dilaporkan berciri fisik kurus, tinggi, dan satu di antaranya berkulit legam.

“Ada 3 pelakunya, ciri-cirinya kulit putih, satu lagi kulit putih tinggi dan berkulit hitam,”

kata Amri. “Lho, kok ke dukun?!” tanya wartawan.

“Keluarga berembuk, makanya sempat ke sana untuk mengungkap pelaku-pelakunnya,” katanya. Langkah itu setelah mengetahui ciri-ciri pelakunya dan keluarga memutuskan mengadukan pelakunya ke polisi.”Kejadian kemarin dan hari ini (Kamis) kita adukan ke polisi,” sebutnya lagi.

Menurutnya, kasus pencurian diketahui saat orangtuanya bangun untuk melaksanakan sholat subuh, kaget. Tivi yang berada di dapur tak terlihat di tempatnya.

“Sempat nggak tahu, pikir ibunya saya tivi dibawa ke kamar,” kata Amri. Usai sholat, ia pun dikejutkan dengan temuan: kereta menantunya yang sebelumnya diparkir di ruang tamu tak lagi terlihat. Begitu kaget, ia pun memanggil anaknya yang tengah berada di kamar.

“Biasa kereta diparkir di ruang tamu,” sebutnya. Selidik punya selidik, kawanan maling itu diduga 3 orang dan berhasil masuk usai

merusak kawat nyamuk pintu belakang rumah korban. “Nggak ada yang rusak, yang rusak cuma kawat nyamuk,” sebutnya. Setelah merusak itu, kawanan maling mencongkel kunci diduga dengan menggunakan

benda keras. “Kunci ngak ada yang rusak di dekat kuni itu yang rusak,” katanya mengakhiri. (zal)


Loading...
KOMENTAR ANDA
Berita Terkini Lainnya
SDN 124390 Ikut Semarakkan HUT RI
Metro 24 Jam - Sabtu, 19 Agustus 2017 - 05:02 WIB

SDN 124390 Ikut Semarakkan HUT RI

Dalam pelaksanaan rangkaian menyemarakkan hari ulang tahun Republik Indonesia ke 72 tahun 2017, sejumlah masyarakat mulai dari tingkat kelurahan, kecamatan ...
Waspadai Jaringan ISIS di Indonesia
Metro 24 Jam - Sabtu, 19 Agustus 2017 - 04:43 WIB

Waspadai Jaringan ISIS di Indonesia

Pelaksanaan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Litbang pemetaan jaringan Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) Indonesia dipimpin Pangdam I/BB ...
Unimed Wajibkan Mahasiswa Baru Ikuti Sosialisasi Akademik
Metro 24 Jam - Sabtu, 19 Agustus 2017 - 04:32 WIB

Unimed Wajibkan Mahasiswa Baru Ikuti Sosialisasi Akademik

Universitas Negeri Medan (Unimed) mewajibkan mahasiswa baru mengikuti sosialisasi peraturan akademik pada 18 sampai 19 Agustus 2017 di Gedung ...
Rektor UMSU: HUT Ke- 72 RI  Momen Kerja Keras
Metro 24 Jam - Sabtu, 19 Agustus 2017 - 04:25 WIB

Rektor UMSU: HUT Ke- 72 RI Momen Kerja Keras

Rektor Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) Dr Agussani, MAP menjadi Inspektur Upacara (Irup) pada Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan ...
Peringatan HUT Kemerdekaan RI Ke 72 di Kanwil Kemenagsu  Khidmat
Metro 24 Jam - Sabtu, 19 Agustus 2017 - 04:15 WIB

Peringatan HUT Kemerdekaan RI Ke 72 di Kanwil Kemenagsu Khidmat

Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 72 Kemerdekaan RI di Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara berlangsung ...
Diotaki Pangulu, Hutan Sibatuloteng Dirambah
Siantar 24 Jam - Selasa, 15 Agustus 2017 - 16:00 WIB

Diotaki Pangulu, Hutan Sibatuloteng Dirambah

Lahan seluas 600 hektar lebih, hutan register II Sibatuloteng, Kecamatan Hatonduhan, Kabupaten Simalungun, dirambah. Oknum pangulu setempat disinyalir terlibat, bahkan ...