Kamis, 21 Juni 2018 | 11.27 WIB
Metro24Jam>News>Siantar 24 Jam>Debt Collector Tarik Paksa Mobil Kredit, ADMF Siantar Disomasi

Debt Collector Tarik Paksa Mobil Kredit, ADMF Siantar Disomasi

Sabtu, 12 Agustus 2017 - 14:36 WIB

IMG-38191

Kantor ADMF Siantar. (Jonathan/metro24jam.com)

SIANTAR, metro24jam.com – Tindakan debt collector utusan PT Adira Dinamika Multi Finance (ADMF) Jalan Asahan Komplek Mega Land, Kota Siantar, yang melakukan sita paksa mobil atas nama Simson Sijabat (44), warga Huta III Waringin, Kecamatan Gunung Malela, Kabupaten Simalungun, akhirnya berujung somasi kepada pihak perusahaan.

Hal ini dikatakan Simson melalui kuasa hukumnya, Sepriandi Saragih SH, Jumat (11/8) siang. Ia mengatakan, jika kliennya telah membayar kredit selama 31 bulan dan hanya menyisakan 17 bulan lagi untuk pelunasan kredit yang akan dibayar kliennya.

“Kita sudah melayangkan somasi ke pihak Adira Finance Kota Siantar di Jalan Sangnaualuh, Komplek Megaland, bahwasannya mobil klien kami ditarik di kediamannya, Kamis (27/7) lalu, dengan unsur paksaan serta melawan hukum,” katanya saat menyambangi Polres Siantar.

Sepriandi mengatakan jika yang menarik mobil Daihatsu Grandmax Pick Up hitam BK 8360 TP milik kliennya tersebut adalah debt colector PT ADMF.

“Yang menarik mobil Daihatsu Pick Up BK 8360 TP milik klien kami ini yakni debt collector PT Adira dan mereka juga mengintimidasi istri klien kami untuk menyerahkan mobil itu segera,” ucapnya.

Dikatakannya, perbuatan debt collector PT Adira itu telah melawan hukum, karena melakukan penarikan atau penyitaan tanpa adanya penetapan dari pengadilan. Dijelaskannya, yang berhak mengeksekusi hasil penetapan tersebut adalah pihak kepolisian, bukan pihak leasing sebagaimana tertuang dalam Pasal 7 UU No 48 tahun 2009 tentang Kekuasaan Kehakiman dan Peraturan Kapolri No 8 tahun 2012.

“Diindikasi, PT Adira sudah melawan hukum sebagaimana tertulis di UU dan Peraturan Kapolri (Perkap) serta bekerja tidak sesuai prosedural. Penarikan tanpa prosedural ini bisa menjadi tindak pidana pencurian dengan pemberatan sebagaimana diatur dalam pasal 365 KHUPidana,” kata Sepriandi.

Padahal selama ini, Simson Sijabat dikatakan selalu taat membayar dan sudah 31 bulan dibayar kreditnya. “Tinggal 17 bulan lagi. Ini belum terbayarkan karena usaha dagangannya merosot belakangan ini,” terang Sepri.

Dalam surat somasi yang dilayangkannya ke PT Adira Dinamika Multi Finance Kota Siantar tertanggal 10 Agustus 2017, bahwa keluarga kliennya juga mengalami rasa ketakutan dan trauma atas sikap serta tindakan dari debt collector pihak leasing tersebut.

“Tanggal 9 Agustus, klien kami pernah datang dengan niat baik-baik ke kantor Adira untuk mempertanyakan hal apa yang perlu dilakukan agar mobilnya bisa dikembalikan sampai negosiasi untuk meminta keringanan pembayaran. Namun, usaha itu sia-sia dan malah pihak Adira terkesan tidak menghargai klien kami dan mempertunjukkan sikap mempersulit,” katanya.

Ia pun menduga, jika pihak leasing telah mengalihkan mobil milik kliennya, serta somasi yang sudah dilayangkan agar ditanggapi oleh pihak leasing tersebut.

Sepriandi menduga pihak PT Adira Finance telah menyembunyikan atau malah sudah mengalihkan mobil tersebut. Sehingga, pihak leasing diminta menanggapi somasi paling lama 2×24 jam hari kerja untuk mengembalikan mobil dimaksud. Apabila tidak ditanggapi, akan segera dilaporkan kepada Polres Simalungun.

“Besok atau hari Senin paling lama akan kita laporkan ke Polres Simalungun,” tegasnya.

Terpisah, pihak PT Adira Finance Kota Siantar saat disambangi wartawan di kantornya belum dapat ditemui. Salah seorang Satpam dan Admin mengatakan, pimpinan mereka sedang tidak berada di kantor.

Saat seorang Admin menghubungi seorang pimpinan mereka yang diketahui bernama Kurnia yang menjabat sebagai HR Head mengatakan agar esok hari wartawan bertemu langsung dengannya karena sedang berada di luar kota. (Jo)


Loading...
KOMENTAR ANDA
Berita Terkini Lainnya
KM Sinar Bangun Tenggelam, 3 Korban Lagi Ditemukan, BPBD Sumut: 178 Orang Hilang
Metro 24 Jam - Kamis, 21 Juni 2018 - 08:21 WIB

KM Sinar Bangun Tenggelam, 3 Korban Lagi Ditemukan, BPBD Sumut: 178 Orang Hilang

Hingga Rabu (20/6/2018) siang, tiga korban KM Sinar Bangun yang tenggelam di perairan Danau Toba akhirnya ditemukan. Dua di antaranya ...
Jalur Jalan Berastagi Kembali Normal
Metro 24 Jam - Kamis, 21 Juni 2018 - 07:33 WIB

Jalur Jalan Berastagi Kembali Normal

Jalan kota wisata Berastagi, Kabupaten Karo yang sejak hari pertama Idul Fitri sempat dipadati wisatawan, kini berangsur sepi. Pada H+5 ...
Tagih Uang Tip Sama Tamu, Pelayan Cafe KO Ditinju (Katanya yang Bogem Sipir Lapas)
Metro 24 Jam - Kamis, 21 Juni 2018 - 07:25 WIB

Tagih Uang Tip Sama Tamu, Pelayan Cafe KO Ditinju (Katanya yang Bogem Sipir Lapas)

Echa (24), seorang waitress di Sempurna Cafe, Jalan Ringroad, mendapat bogem mentah alias tinju dari tamunya, hanya gara-gara menagih uang ...
Patricia Berdoa untuk Para Korban KMP Sinar Bangun
Metro 24 Jam - Kamis, 21 Juni 2018 - 06:57 WIB

Patricia Berdoa untuk Para Korban KMP Sinar Bangun

Patricia Siahaan, istri dari Cawagub Sumut Sihar Sitorus ikut memberikan kekuatan pada keluarga korban Kapal Motor Penumpang (KMP) Sinar Bangun ...
Termasuk Ketua, 7 Anggota Komunitas Slankers Ikut Tenggelam Bersama KM Sinar Bangun
Metro 24 Jam - Kamis, 21 Juni 2018 - 06:52 WIB

Termasuk Ketua, 7 Anggota Komunitas Slankers Ikut Tenggelam Bersama KM Sinar Bangun

Tujuh di antara penumpang KM Sinar Bangun yang tenggelam di perairan Danau Toba, Senin (18/6/2018) kemarin, diketahui merupakan anggota komunitas ...
Tiga Hari KM Sinar Bangun Tenggelam, PNS Pemko Medan Itu Belum Ditemukan
Metro 24 Jam - Rabu, 20 Juni 2018 - 18:31 WIB

Tiga Hari KM Sinar Bangun Tenggelam, PNS Pemko Medan Itu Belum Ditemukan

Tim gabungan Basarnas dan TNI, Polri, terus menelusuri sejumlah titik mencari penumpang Kapal KM Sinar Bangun yang tenggelam di Danau ...