Senin, 11 Desember 2017 | 20.22 WIB
Metro24Jam>News>Metro 24 Jam>Tangan Penuh Luka Sayat, Song Jinbu Tewas, Leher Terjerat di Pohon Sawit

Tangan Penuh Luka Sayat, Song Jinbu Tewas, Leher Terjerat di Pohon Sawit

Jumat, 11 Agustus 2017 - 16:34 WIB

IMG-38153

LANGKAT, metro24jam.com – Dari kampungnya di Tanah Tiongkok, Song Jinbu (33) datang ke Langkat dan bekerja di PLTU Pangkalan Susu. Itu 2015. Setahun kemudian, dia menikahi gadis lokal dan kemarin (10/8) siang ditemukan tewas dengan terjerat pada sebatang pohon sawit. Belum diyakini tewas karena bunuh diri.

Song Jinbu semasa hidup. (ist/metro24jam.com)

Sejak menikahi Rika Sugiarti, Song Jinbu diketahui punya nama baru, yakni M Alwi. Bersama istri dan anak hasil perkawinannya dengan Rika, WNA asal RRC dengan nomor pasport: E61052210 dan visa: V6C099035 itu diketahui tinggal di Dusun III Desa Pintu Air, Kecamatan Pangkalan Susu, Langkat.

Temuan heboh kematian Song Jinbu kali pertama diketahui Amiruddin (49), warga Lingkungan VI Kelurahan Beras Basah, Pangkalan Susu.

Selain terjerat kaku, luka sayat juga ditemukan pada tangan kiri perantauan itu. Akibat luka itu, nadi Song Jinbu bahkan ditengarai putus. Guna otopsi atau untuk mengetahui biang kematiannya, dari lokasi penemuan polisi mengevakuasi jenazahnya ke RS Bhayangkari Polri di Medan.

Info dihimpun dari Mapolsek Pangkalan Susu menyebut, petaka pekerja dari Tiongkok ini berawal Selasa malam 8 Agustus lalu. Ceritanya, malam itu sekira pukul 9, Song Jinbu dan istrinya, Rika, pergi ke pasar malam di kawasan Jalan Lintas Pangkalan Brandan-Pangkalan Susu. Mereka mengendarai kereta.

Tak lama kemudian, sekitar jam 21.35 WIB, mereka pulang ke rumah di Dusun III Desa Pintu Air. Namun di tengah perjalanan, ban motor mereka bocor. Rika lalu menempel ban kereta di kawasan Jalan Lintas Brandan-Pangkalan Susu, persisnya di Kelurahan Beras Basah, Pangkalan Susu.

Sementara Song Jinbu menunggu di pinggir Jalan Tanjung Pasir Panton, Desa Sei Siur, Pangkalan Susu. Sampai di sini, belum diketahui mengapa Pasutri itu berpisah. Nah, sekira jam 21.55 wib, Rika yang telah selesai menempel ban motornya lalu menjemputnya suaminya. Tapi Song Jinbu tak ditemukan di lokasi penungguannya itu.

Lewat HP, Rika lalu mengontak suaminya. Lewat kontak telepon itu, Song Jinbu dilaporkan menangis saat bercerita pada istrinya. Dia malah mengaku tak tahu di mana keberadaannya. Tersesat? Cici, warga yang ditemukan Rika saat sibuk mencari suaminya, malam itu mengaku melihat seorang laki dengan ciri mirip Song Jinbu.

Menurutnya, laki itu ditemukan berjalan kaki seorang diri di Jalan Lintas Pangkalan Brandan-Pangkalan Susu, persisnya di Kelurahan Beras Basah, Pangkalan Susu. Laki itu bahkan dilaporkan kembali melewati areal pasar malam yang sebelumnya didatangi Rika bersama Song Jinbu.

Karena tak ditemukan hingga pagi, Rabu siang 9 Agustus lalu, Rika pun melaporkan kisah suaminya hilang ke Mapolsek Pangkalan Susu.

“Setelah menerima laporan itu, kita langsung mencarinya dengan mencoba menelpon HP korban, namun tidak diangkat dan dibalas saat dihubungi maupun di-SMS,” ujar Kapolsek Pangkalan Susu AKP Bambang P seusai mendapat kabar: Song Jinbu ditemukan mati tergantung di areal kebun kelapa sawit, Bambang bercerita.

Sebelum ditemukan tewas, saat dikontak dan lewat bantuan teknologi BTS posisi Song Jinbu diketahui berada di kawasan Stabat, Langkat. Lokasi ini terbilang jauh dari kawasan penemuan mayat Song Jinbu.

“Kita mengecek melalui BTS dan HP nya masih hidup dan bahkan kembali lagi mencoba menelepon HP korban, namun tidak diangkat dan dibalas saat dihubungi maupun di SMS. Hingga akhirnya saya mendapat kabar dari anggota bahwa korban sudah ditemukan sama warga telah meninggal dunia tergantung di pohon sawit, dan lengan tangan kirinya mengalami luka sayat,” sambung Bambang.

Menikahi Rika pada 2016 dan kini dikaruniai seorang anak berusia 7 bulan, belum lama ini Song Jinbu diketahui pernah dirawat di RS Bunda Thamrin, Jl Gajah Mada, Medan.

“Tapi karena kata istrinya di rumah sakit itu tidak ada dokter spesialis untuk penyakit yang dialami suaminya, korban dibawa pulang dan dirawat di RS Pertamina, Pangkalan Brandan. Di rumah sakit itu, korban yang kabarnya mengidap sakit demam dan susah buang air kecil sempat dirawat selama 1 malam,” tandas Bambang. Hingga kemarin polisi masih menyelidiki motif kematian pekerja imigran itu. (die)


Loading...
KOMENTAR ANDA
Berita Terkini Lainnya
Tak Becus Kerja, DPRD Simalungun Diprotes Keras
Siantar 24 Jam - Senin, 11 Desember 2017 - 19:17 WIB

Tak Becus Kerja, DPRD Simalungun Diprotes Keras

DPRD Simalungun mendapat protes keras dari Komite Nasional Pemuda Simalungun Indonesia (KNPSI), lantaran dinilai tak becus melakukan tugas dan fungsi ...
Mendadak Ngidam, Wanita ‘Jadi-jadian’ Ketahuan Simpan Sabu
Metro 24 Jam - Senin, 11 Desember 2017 - 14:09 WIB

Mendadak Ngidam, Wanita ‘Jadi-jadian’ Ketahuan Simpan Sabu

Ada-ada saja tingkah laku pecandu sabu satu ini. Demi mengelabui polisi, Efendi Sinaga alias Wulan (23), mendadak ngidam ketika bertemu ...
Gara-gara ‘Tukang Es’, Panjul dan Tompel Nyangkut di Polsek Perbaungan
Metro 24 Jam - Senin, 11 Desember 2017 - 13:20 WIB

Gara-gara ‘Tukang Es’, Panjul dan Tompel Nyangkut di Polsek Perbaungan

Julianto alias Panjul (24) warga Pasar 7, Gang Kuini, Desa Melati 2, Kecamatan Perbaungan, Sergai dan Andi Zulfikar alias Tompel ...
Perempuan Aceh Diciduk di Loket Bus Antar Provinsi, 1200 Ekstasi Gagal Berangkat ke Palembang
Metro 24 Jam - Senin, 11 Desember 2017 - 09:20 WIB

Perempuan Aceh Diciduk di Loket Bus Antar Provinsi, 1200 Ekstasi Gagal Berangkat ke Palembang

Sebanyak 1200 pil ekstasi gagal berangkat ke Palembang setelah kurirnya, Maulizar--seorang perempuan asal Aceh--diciduk personel Sat Narkoba Polres Tanjungbalai di ...
Jelang Natal & Tahun Baru, Stok Beras Siantar Aman
Siantar 24 Jam - Senin, 11 Desember 2017 - 08:55 WIB

Jelang Natal & Tahun Baru, Stok Beras Siantar Aman

Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2018 yang sudah semakin dekat, Badan Urusan Logistik (Bulog) Sub Divre Pematangsiantar memastikan persediaan ...
Hutan Sitahoan Dirambah Cukong Asal Siantar
Siantar 24 Jam - Senin, 11 Desember 2017 - 08:48 WIB

Hutan Sitahoan Dirambah Cukong Asal Siantar

Ratusan hektar yang diduga sebagai kawasan hutan di Huta Sitahoan, Nagori Sipangan Bolon, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon (Girsip), Kabupaten Simalungun ...